Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hak Dasar Masyarakat, Komisi IV DPRD Badung Soroti Masalah Kesehatan dan Pendidikan di Badung

BALIILU Tayang

:

hak dasar
Rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar ditutup sesi foto bersama di Ruang Rapat Gosana III Lantai II DPRD Kabupaten Badung, pada Rabu, 5 Oktober 2022. (Foto: Gs)

Badung, baliilu.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja di Ruang Rapat Gosana III Lantai II DPRD Kabupaten Badung, pada Rabu, 5 Oktober 2022.

Dalam rapat kerja tersebut, hadir Wakil Ketua I DPRD Badung, Made Sumerta, Sekretaris, Ni Luh Putu Gede Rara Hita Suksma Dewi dan Anggota DPRD Badung, I Wayan Edi Sanjaya dan I Gede Aryantha.

Rapat kerja menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Badung, Gusti Made Dwipayana, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Padma Puspita dan Direktur Rumah Sakit Mangusada, Kabupaten Badung, dr. Wayan Darta.

Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Made Suwardana menyampaikan, raker ini sangat penting lantaran menyangkut hak dasar masyarakat tentang masalah kesehatan dan pendidikan.

Pihaknya berharap Diskes, RSD Mangusada dan Disdikpora yang menangani masalah ini benar-benar memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Badung.

hak dasar
Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Made Suwardana saat memimpin raker dengan OPD terkait. (Foto: Gs)

“Masalah kesehatan dan pendidikan merupakan hak dasar masyarakat, makanya kami memandang penting untuk duduk bersama dengan OPD terkait guna membahas permasalahan-permasalahan yang ada di bidang kesehatan dan pendidikan,” kata Made Suwardana.

Dalam rapat kerja, OPD tersebut secara bergiliran diberikan kesempatan memaparkan program kerjanya.

Hal senada juga disampaikan rekannya Rara Hita Sukma Dewi. Namun, Srikandi PDIP asal Lukluk, Mengwi ini lebih banyak menyoroti masalah kualitas pelayanan puskesmas, Pustu, dan tenaga KBS serta Jumantik yang ada di Badung.

Diakuinya, masih kurangnya pelayanan para petugas tersebut. Bahkan, ia menyebut petugas Jumantik antara ada dan tidak ada.

“Ada keluhan dari masyarakat, KBS kadang-kadang tidak berfungsi saat dibutuhkan. Begitu juga petugas Jumantik. Tolong ini dipertegas lagi sistem kerja mereka, jangan sampai KBS sopir tidak ada atau ban mobilnya kempes,” jelasnya.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Badung Support Bangun Kembali Puskesmas di Kuta Selatan

Sementara itu, Made Sumerta lebih banyak menyoroti masalah rencana pembangunan rumah sakit di Badung Selatan. Menurutnya, RS di Kecamatan Kuta Selatan sangat dibutuhkan masyarakat.

“Lagi kami mempertanyakan masalah realisasi RS di Kuta selatan. RS ini sangat penting, karena jarak kami ke RSD Mangusada sangat jauh, belum lagi macet,” katanya.

Kalau memang RS belum bisa dibangun di Badung Selatan, politisi PDIP yang juga Bendesa Adat Pecatu ini meminta pemerintah mengoptimalkan Puskesmas agar bisa melayani rawat inap.

“Kalau memang belum bisa (bangun RS), puskesmasnya rawat inap 24 jam, karena masyarakat kami kesulitan untuk dapat layanan rawat inap,”  tegas Sumerta.

Pada kesempatan yang sama, anggota Wayan Edy Sanjaya menyampaikan, ada sejumlah permasalahan yang ingin ditanyakan Dewan, diantaranya terkait pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Oleh karena itu, kata dia, Badung juga mendapat jatah perekrutan P3K untuk tenaga kesehatan.

“Kalau benar ada P3K untuk tenaga medis, lantas tenaga kontrak yang sudah ada bagaimana?,” tanya Edy Sanjaya.

Pihaknya pun berharap pengangkatan P3K ini tidak mengabaikan tenaga kontrak yang sudah terlanjur direkrut oleh Pemkab Badung.

“Kalau bisa kami mohon tenaga kontrak yang ada ini diperjuangkan juga, kalau bisa biar diprioritaskan juga,” jelasnya.

Soal bidang pendidikan, Komisi IV DPRD Badung  juga membahas masalah program-program yang dilaksanakan Disdikpora Badung. Salah satunya, pemerintah menekankan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak di Badung.

Selain itu, Kadiskes Badung dr. Padma Puspita menanggapi, bahwa pihaknya masih terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan. Pihaknya juga terus melakukan pembenahan  internal, baik di lingkungan Puskesmas maupun Pustu.

“Kalau ada keluhan masalah pelayanan tolong sampaikan ke kami, kami akan catat dan tindaklanjuti. Terus terang, kami memang sedang berbenah, baik kualitas maupun sarana dan prasarana,” katanya, sembari menyebut untuk pelayanan kesehatan, masyarakat Badung saat ini bisa menikmati program Krama Badung Sehat (KBS) di 13 Puskesmas dan RSD Mangusada. (gs/bi)

Baca Juga  Raker Komisi IV DPRD Badung dengan 4 OPD

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Undang Petugas Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI ke Hambalang, Presiden Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Dedikasi Mereka

Published

on

By

Presiden Prabowo terima petugas upacara HUT RI
UNDANG PETUGAS UPACARA: Presiden Prabowo Subianto mengundang para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 19 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mengundang para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi para petugas dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 lalu.

“Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya kepada para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 lalu,” tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam unggahannya pada akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Rabu (19/8).

Seskab Teddy menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo turut berpesan kepada para petugas untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kebanggaan atas peran mereka dalam menyukseskan rangkaian peringatan kemerdekaan. Presiden juga berpesan agar pengalaman tersebut menjadi semangat sekaligus bekal berharga untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Dalam pertemuan ini, Presiden menyampaikan pesan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan,” tulis Seskab Teddy.

Presiden, lanjut Seskab Teddy, juga memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan semangat yang telah ditunjukkan para petugas dalam menjalankan tugas. Menurut Seskab Teddy, seluruh petugas upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaiknya dalam menyukseskan seluruh rangkaian perayaan hari kemerdekaan Indonesia.

“Para petugas upacara yang terdiri dari anggota Paskibraka, komandan upacara, penerbang, penerjun, serta para pelaku seni dan budaya telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaiknya untuk menyukseskan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi serta seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan yang berjalan sangat khidmat dan tetap menghibur jutaan pasang mata yang menyaksikan,” ungkapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Komisi IV DPRD Badung Gelar Raker dengan Disdikpora dan BPKAD Terkait SD 3 Pecatu

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Polda, Potensi Panen Capai 2.795 Ton

Published

on

By

Kapolri hadiri penanaman bawang putih serentak
PANEN RAYA: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda, panen raya, serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026). (Foto: Hms Polri)

Lombok Timur, baliilu.com – Polri menggelar penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda, panen raya, serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap percepatan swasembada bawang putih nasional. Penanaman serentak dilaksanakan pada lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 Polres dengan melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani. Dari luasan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 2.795 ton.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan penanaman serentak tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian pangan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

Polda NTB menjadi wilayah dengan lahan penanaman terluas, yakni 120 hektare dengan potensi produksi 1.200 ton. Selanjutnya, Polda Sumatera Selatan menanam pada lahan seluas 81 hektare dengan potensi hasil 810 ton, disusul Polda Jawa Barat seluas 44,58 hektare dengan potensi produksi 445,8 ton.

Penanaman juga dilaksanakan di wilayah Polda Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara, NTT, Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, Bengkulu, Bali, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Kapolri mengatakan penanaman di 14 Polda tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat dan memperluas sentra produksi bawang putih di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Badung Gelar Raker dengan Disdikpora dan BPKAD Terkait SD 3 Pecatu

“Untuk hari ini, kita akan melaksanakan penanaman bersama di luasan lahan 279,5 hektare yang tersebar di hampir seluruh wilayah. Ini sebagai pemanasan untuk Polda-Polda lain,” kata Kapolri.

Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman pada September dan Oktober 2026 dengan menyesuaikan masa tanam serta kondisi cuaca. Ketiganya adalah Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Barat, dan Polda Sulawesi Tengah.

Dalam program tersebut, Polri memperoleh target lahan seluas 4.840 hektare dari Kementerian Pertanian. Hingga saat ini, sebanyak 2.593,1 hektare atau sekitar 54 persen telah terverifikasi dan tersebar di 17 Polda serta 66 Polres. Dari jumlah itu, 927,6 hektare telah ditanami, sedangkan 1.665,6 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan penanaman.

Kapolri mendorong agar potensi lahan yang telah terverifikasi tersebut dapat terus diperluas sehingga target swasembada bawang putih dapat semakin cepat diwujudkan.

“Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” ujar Kapolri.

Selain penanaman serentak, panen raya bawang putih dilaksanakan pada lahan seluas 105 hektare di Sembalun. Kegiatan tersebut melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani dan diproyeksikan menghasilkan 1.050 ton bawang putih.

Kapolri juga mendorong penguatan riset dan pengembangan bibit bawang putih agar budidaya dapat diperluas ke wilayah dengan ketinggian yang lebih rendah.

Penguatan sektor hulu turut dilakukan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian. Bantuan tersebut meliputi 90 unit traktor tangan, satu unit traktor roda empat, lima pompa air tenaga surya, 19 pompa air beserta perlengkapannya, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ Bupati Badung 2025, Komisi IV DPRD Badung Gelar Raker Bersama 8 OPD

Kapolri berharap dukungan sarana produksi tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan petani.

“Sehingga kemudian hasilnya betul-betul bisa optimal dan ini yang tentunya menjadi harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegas Kapolri.

Melalui program ini, Polri tidak hanya mendorong perluasan lahan dan peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat pendampingan kepada kelompok tani. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian bawang putih nasional.

“Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Warga Gerokgak kini Bisa Nyamsat di Kantor Camat

Published

on

By

Peresmian layanan Samsat Gerai Kecamatan Gerokgak di Gedung Paten Kantor Camat Gerokgak, Buleleng
LAYANAN SAMSAT: Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi mengoperasikan layanan Samsat Gerai Kecamatan Gerokgak di Gedung Paten Kantor Camat Gerokgak pada Kamis, 20 Agustus 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Gerokgak dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi mengoperasikan layanan Samsat Gerai Kecamatan Gerokgak di Gedung Paten Kantor Camat Gerokgak pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kehadiran fasilitas terpadu ini ditujukan untuk memangkas jarak pelayanan pajak kendaraan bermotor bagi warga di wilayah barat Kabupaten Buleleng. Peresmian dilakukan oleh Bupati Buleleng, Kamis (20/8).

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan bahwa pembentukan gerai ini merupakan wujud komitmen bersama antara Pemkab Buleleng, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, Ditlantas Polda Bali, dan PT Jasa Raharja. Selama ini, warga Gerokgak harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju pusat kota untuk mengurus administrasi kendaraan.

“Gerokgak ini kecamatannya besar dan jauh dari kota. Layanan terpadu ini memudahkan masyarakat sehingga tidak perlu lagi datang ke Singaraja yang memakan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan,” ujar Sutjidra usai peresmian,

Selain memperdekat jangkauan pelayanan, Sutjdira mengatakan penerimaan dari opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) tersebut diproyeksikan langsung untuk pembenahan sarana publik. Sutjidra menegaskan bahwa sesuai regulasi, minimal 10 persen dari penerimaan opsen pajak wajib dialokasikan khusus untuk pembangunan dan perawatan infrastruktur penunjang transportasi, seperti jalan dan jembatan.

“Memang sudah ada aturannya, 10 persen wajib dipakai untuk kegiatan pemeliharaan jalan. Misalkan penerimaan opsen pajak mencapai Rp 120 miliar, maka minimal Rp 12 miliar dialokasikan untuk perbaikan atau perawatan jalan di Buleleng,” kata Sutjidra.

Ia menambahkan, kinerja penerimaan daerah pada semester pertama tahun ini telah melampaui target yang ditetapkan. Demi menjaga konsistensi pendapatan daerah guna membiayai berbagai program pembangunan, Pemkab Buleleng menerapkan sistem kontrak kerja berbasis target bagi seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga direksi BUMD.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Badung Gelar Raker dengan Disdikpora dan BPKAD Terkait SD 3 Pecatu

Langkah Pemkab Buleleng memperdekat akses layanan pajak ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. I Gusti Ngurah Agung Pernata, salah seorang warga Kecamatan Gerokgak, mengaku sangat terbantu dengan pengoperasian gerai tersebut.

“Saya mengapresiasi fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Hal ini tentu memudahkan saya untuk membayar pajak kendaraan karena tidak perlu lagi pergi jauh ke Kota Singaraja,” kata Ngurah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca