Denpasar, baliilu.com – Sejalan dengan komitmen untuk selalu melayani sepenuh hati, Pegadaian Kanwil VII Denpasar terus tumbuh dan menjadi mitra terpercaya masyarakat. Hal ini terbukti sejak awal Januari hingga April tahun 2026, nasabah aktif di PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar yang membawahi wilayah Bali, NTB dan NTT mengalami pertumbuhan yang demikian pesat, melampaui target pusat.
“Hingga 26 April 2026, jumlah nasabah dan penjualan cicil emas terdapat kenaikan cukup tinggi. Khusus nasabah aktif di Bali mengalami kenaikan 14,04% atau 47.821 nasabah, sementara penjualan emas 112,22% atau 172 Kg. Dari target, kita sudah melampaui,” ujar Pemimpin Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, didampingi Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil Denpasar, I Made Suasmarajaya, pada acara Media Gathering PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Selasa (28/4/2026) di Denpasar.
Edy Purwanto lanjut menjelaskan jika melihat dari data, pertumbuhannya lumayan pesat, dimana akhir tahun 2025 nilai OSL (outstanding loan) dari Pegadaian sebesar 12,6 T, dan sejak awal Januari hingga 27 April 2026 Pegadaian bisa mencapai target pusat dengan pertumbuhan year to date sebesar +22,3% dengan performance OSL gross 15,4 T, dan jumlah nasabah yang dikelola sudah mencapai 1,4 juta.
Dikatakan, produk Pegadaian yang disalurkan ada 3 jenis, yaitu program gadai, program mikro dan UMKM dan program emas. Dari segi portofolio, Pegadaian di Bali memang masih didominasi oleh gadai sekitar 81,81% atau 5,39 T, sisanya produk emas dan mikro dengan jumlah nasabah sekitar 360 ribu.
Sedangkan omzet Kanwil VII Denpasar di 16,95 T atau secara y-o-y performa Kanwil Denpasar meningkat 65,66%. Sedangkan di Pulau Bali menyumbang 1/3 atau 6,21 T.
Kemudian, posisi dari Januari hingga 27 April 2026 untuk penjualan cicil emas total di Bali, NTB dan NTT mencapai 334,6 Kg dengan lebih dari 121.000 nasabah.
Melesatnya kenaikan jumlah nasabah dan penjualan emas, menurut Edy Purwanto juga terjadi di NTB dan NTT. “Meski tak sebesar Bali, namun kontribusi penjualan emas di NTB mencapai 99,7 Kg dengan nasabah 42.002 orang dan NTT 63,2 Kg dengan 31.480 nasabah,” katanya.
Untuk jumlah uang pinjaman (kredit) di 2025 sebesar Rp 12,6 triliun dan di Januari-April 2026 sudah terealisasi sebesar Rp 15,4 triliun dengan 1,4 juta nasabah. “Dari angka tersebut, produk yang paling dominan adalah produk Gadai sebesar 81,8%, sisanya produk Mikro (UMKM) dan Tabungan Emas, dari performa kinerja tersebut, Kanwil VII Denpasar berada di posisi 5 besar secara nasional,” ucapnya.
Sebagai mitra terpercaya masyarakat, Kanwil VII Denpasar juga akan meluncurkan pinjaman gadai peduli, gratis biaya sewa modal/bunga untuk seluruh kategori jaminan di bulan April ini yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Syaratnya, pinjaman mulai dari 50 ribu sampai 2,5 juta, berlaku di seluruh outlet Pegadaian, berlaku untuk 1 kali transaksi nasabah baru dan nasabah inactive gadai, bebas bunga 60 hari untuk gadai reguler dan bebas bunga 30 hari untuk gadai harian. “Gadai peduli ini sifatnya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Jadi nasabah kami yang sudah tidak bertransaksi juga bisa sewa modal selama 60 hari,” tegasnya.
Pegadaian juga ada promo cicil emas batangan, dengan diskon uang muka. Untuk pembelian emas minimal 5 gram mendapatkan diskon 30 ribu/gram. Jadi kalau ambil 5 gram dapat diskon sekitar 150 ribu. Sedangkan nasabah yang melakukan transaksi cicil emas tabungan emas juga diberikan diskon 1% dari jumlah pinjaman. Pegadaian juga memberikan diskon top up Tabungan Emas Pegadaian hingga Rp 50 ribu atau senilai 1 persen dari nilai top up yang hanya berlaku di outlet Pegadaian.
“Sejalan dengan visi kami untuk digitalisasi, jadi Pegadaian punya aplikasi bernama my tring. Tring ini adalah aplikasi Pegadaian terbaru yang update Oktober 2025. Jadi masyarakat sewaktu-waktu bisa menabung emas, cicil emas, mau gadai langsung dari aplikasi juga bisa. Nabung emas di Pegadaian itu gak harus mahal, mulai 10 ribu sudah bisa beli emas lewat aplikasi ini,” ucap Edy Purwanto.
Sejak diluncurkan Oktober 2025, sudah ada peningkatkan nasabah sebesar 54% dengan total transaksi sudah di angka 1,4 juta.
Edy Purwanto juga menyebutkan jika Pegadaian Kanwil VII Denpasar pada 3 Mei mendatang bakal menyerahkan CSR (Corporate Social Responsibility-Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) ke panti asuhan dan pelepasliaran tukik di Jembrana.
“Selain mengejar target keuntungan, kita juga memiliki tanggung jawab sosial yang merupakan bagian dari bisnis kita. Tanggal 3 Mei 2026, tepatnya hari Minggu mendatang, rencananya kita akan ke panti asuhan dan sekaligus melepasliarkan tukik di Kabupaten Jembrana,” tandas Edy Purwanto. (gs/bi)