Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

HUT Ke-40 LPD, Implementasikan ”Catur Purusa Artha” Dalam Pengelolaan LPD

BALIILU Tayang

:

hut lpd
HUT LPD: Penyerahan bantuan paket komputer saat pelaksanaan HUT ke-40 Lembaga Perkreditan Desa pada Senin, 23 Desember 2024 yang berlangsung di auditorium Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar. (Foto: eka)

Denpasar, baliilu.com – Lembaga Perkreditan Desa (LPD) pada Senin, 23 Desember 2024 melaksanakan hari ulang tahunnya (HUT) yang ke-40 yang berlangsung di auditorium Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar dengan tema ‘’Implementasi Catur Purusa Artha 40 Tahun LPD Bali’’.

HUT Lembaga Perkreditan Desa (LPD) semestinya pada tanggal 24 November 2024 namun karena ada hajatan nasional maka diundur pada hari ini yang dihadiri Pj. Gubernur Bali, anggota DPD RI Dr. IB Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si., Ketua DPRD Provinsi Bali, Direktur Utama BPD Bali, Rektor UNHI, Rektor STIKOM Bali, Ketua PHDI Bali, Ketua BKS-LPD Bali I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., Plt. Kepala LP-LPD Bali Nengah Karmayasa, dan undangan lainnya.

Pj. Gubernur Bali yang diwakili Kadis Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra, S.H., M.H. membacakan sambutan Pj. Gubernur mengatakan bahwa tema ‘’Implementasi Catur Purusa Artha 40 Tahun LPB Bali’’ sangat relevan dengan perkembangan LPD saat ini. Catur Purusa Artha adalah 4 tujuan hidup umat Hindu terdiri dari Dharma, Artha, Kama dan Moksa.

‘’Pengelolaan LPD harus mengimplementasikan keempat prinsip tersebut. Prinsip dharma dimaknai bahwa operasional LPD harus berlandaskan pada ajaran agama yakni kebenaran, kesetiaan, kejujuran dan hukum. Demikian juga prinsip Artha Kama dan Moksa harus tercermin dalam pengelolaan LPD sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan krama desa adat dan mewujudkan kesukertan desa adat,’’ ucap Jaya Saputra.

Dengan kurun waktu sejak tahun 1984 sampai saat ini, LPD telah berkembang pesat dan memberikan kontribusi serta manfaat pada pembangunan desa adat, dalam aspek sosial religius perekonomian Bali.

Baca Juga  Bapenda Denpasar Gandeng LPD Dekatkan Pelayanan Penerimaan Pajak Daerah

Berdasarkan data LP-LPD Provinsi Bali pada Oktober 2024 terdapat 1.439 desa adat telah memiliki LPD dengan total aset tercatat sebesar Rp 33 triliun lebih, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 8.200 orang lebih.

Jaya Saputra mengungkapkan, selain LPD telah memberikan kontribusi yang cukup besar pada perekonomian Provinsi Bali, di bagian lain LPD mengalami permasalahan penurunan kinerja. Ada LPD yang tidak sehat, tidak profesional, hubungan yang tidak harmonis antara pengelola LPD dan prajuru desa adat, bahkan ada yang terjerat kasus hukum. ‘’Oleh karena itu saya mengajak semua pihak menjadikan momentum ulang tahun LPD ke-40 ini selain ungkapan rasa syukur atas keberhasilan LPD sekaligus dijadikan evaluasi secara fundamental untuk perbaikan LPD di masa mendatang,’’ ucapnya menegaskan.

‘’Saya mengajak prajuru desa adat, majelis desa adat Bali, LP-LPD, BKS LPD agar segera melakukan langkah-langkah perbaikan tata kelola LPD agar kinerja LPD semakin baik mulai dari mengevaluasi regulasi yang ada, sistem operasional prosedur, penguatan kelembagaan, sistem pengawasan yang kuat dan peningkatan kapasitas SDM pengelola LPD serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi bagian penting dan utama dalam perbaikan tata kelola LPD,’’ imbuhnya lagi.

Jaya Saputra menegaskan bahwa LPD desa adat sebagai kahyangan suci maka krama desa adat, pengelola LPD, prajuru desa adat wajib subakti menyucikan, memuliakan, menjaga dan merawat LPD dengan disiplin dan bertanggung jawab agar dapat memberikan manfaat untuk mewujudkan kesukertan desa adat dan tentunya berkontribusi perekonomian Bali maju untuk kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Bali secara sekala dan niskala.

Sementara itu, Anggota DPD RI IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan bahwa ekosistem itu harus menjadi hal yang sangat penting untuk LPD ke depan dan strategi secara mikro itu perlu dipersiapkan dari sekarang. Sehingga, dalam sistem ekonomi bisa terjawab dalam pemenuhan semua sumber daya manusia. Artinya, semua sumber daya yang dimiliki LPD tersebut bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga  Pemkot Gelar Bimtek Pengelola LPD di Kota Denpasar

’’Itu kira-kira yang perlu dipikirkan ke depan. Sehingga, tata kelola itu satu-satunya hal yang paling penting saat ini, tidak ada lainnya lagi,’’ ucap Rai Mantra.

Sedangkan Ketua BKS-LPD I Nyoman Cendikiawan mengatakan bahwa LPD di usianya yang ke-40, kita jadikan momen untuk kontemplasi diri, apa yang sudah kita lakukan selama 40 tahun, dimana LPD yang sudah baik mari kita tingkatkan, yang masih kurang mari kita perbaiki bersama-sama. ’’Ya ini wujud dari krama Bali bahwa LPD itu masih diperlukan. Ini terbukti 40 tahun sudah usianya,’’ ujarnya.

Namun demikian, kita berharap konsep kekinian berteknologi barat berjiwa timur, tentu secara teknologi digitalisasi, komputerisasi juga menyesuaikan agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik, cepat, mudah dan ringan.

Cendikiawan mengatakan dari 1.439 LPD yang ada di Bali, yang mampu memberikan kontribusi kepada desa adat masih lebih banyak dan jangan semata-mata diukur dari sisi ekonomi bisnis tetapi juga sisi sosialnya dimana LPD telah memberikan manfaat sosial bagi krama adat untuk pelestarian seni, adat dan budaya.

’’Intinya, terima kasih kepada semua pihak di Bali ini, pemerintah, DPRD, tokoh-tokoh adat, utamanya krama adat yang memiliki LPD. Mari kita jaga bersama-sama LPD ini. Semoga bisa menjadi tumpuan ekonomi di masa depan dan saya mewakili teman-teman yang tergabung dalam Badan Kerja Sama LPD Bali mengucapkan terima kasih dan mohon maaf kalau ada yang kurang selama ini. Yang jelas adalah kita tetap konsepnya adalah melihat masa lalu, menengok masa lalu, melihat masa kini dan menatap masa depan,’’ ucapnya.

Cendikiawan menegaskan dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyosialisasikan program-program digital yang tadi sudah diluncurkan artinya bagaimana LPD itu memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan ringan dan bisa terjangkau ke seluruh warga.

Baca Juga  BKS LPD Bali Gelar Upacara "Nganyarin" di Pura Samuan Tiga

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan peluncuran dua buah buku tentang LPD buah karya Prof. I Wayan Ramantha dan Bank BPD Bali. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Koordinasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Published

on

By

Bupati Sanjaya Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi
HADIRI RAKOR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus mendorong penyelamatan aset dan keuangan daerah melalui langkah-langkah pencegahan korupsi.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bali yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali yang diwakili Kabid Pendapatan Hak dan Pendaftaran David Cristhian, Tim KPK RI, serta para Bupati dan Sekretaris Daerah se-Kabupaten/Kota di Bali.

Dalam sambutan Gubernur Bali yang disampaikan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, ditegaskan bahwa perbaikan tata kelola merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan korupsi. Ia mengapresiasi pendampingan dan arahan KPK yang selama ini mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di wilayah Bali yang menunjukkan hasil tinggi.

“Tata kelola itu sifatnya dinamis. Maka, kita terus melakukan langkah-langkah dan penyempurnaan sesuai dengan perubahan regulasi, perkembangan keadaan, serta dinamika pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda menekankan pentingnya penyelamatan keuangan daerah melalui pengelolaan aset yang tertib dan akuntabel. Menurutnya, aset daerah memiliki nilai ekonomi yang harus dijaga agar tidak menimbulkan potensi kerugian keuangan daerah.

“Kalau aset-aset kita tidak ditangani dengan baik, apalagi bermasalah, upaya efisiensi dan penghematan yang dilakukan pemerintah tentu tidak akan memberikan hasil optimal. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa manfaat dan perbaikan bagi penyelamatan keuangan daerah di seluruh wilayah Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkot Gelar Bimtek Pengelola LPD di Kota Denpasar

Dalam koordinasi tersebut, pembahasan difokuskan pada progres sertifikasi aset milik pemerintah daerah, khususnya berupa tanah dan bangunan, serta penyelesaian tindak lanjut hasil review dan pendampingan KPK. Masing-masing pemerintah daerah juga diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan penertiban dan sertifikasi aset sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan koordinasi tersebut. Menurutnya, sinergi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menjaga aset serta keuangan daerah demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami menyambut baik dan mendukung upaya pencegahan korupsi melalui penguatan tata kelola pemerintahan. Melalui koordinasi dan pendampingan ini, kami berharap pengelolaan aset dan keuangan daerah semakin tertib, transparan, serta akuntabel,” tegas Bupati Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Berbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi
KUNJUNGI SRT: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)

Karangasem, baliilu.com – Memberikan motivasi dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada generasi muda, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Danrem 163/Wira Satya, Asintel, Aslog, Aster, Kapendam, dan Kazidam IX/Udayana. Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut langsung ole Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf I Putu Gede Widarta dan Wakil Kepala Sekolah Rakyat.

Mengawali kunjungannya, Pangdam menerima paparan dari Wakil Kepala Sekolah mengenai pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Selanjutnya, Pangdam meninjau secara langsung aktivitas para siswa, termasuk pelaksanaan makan siang bersama, serta melihat fasilitas asrama guna memastikan kondisi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui pengarahan dan perkenalan diri. Dalam arahannya, Pangdam menanamkan pemahaman tentang pentingnya keberanian, ketulusan, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam meraih masa depan. Menurutnya, keberanian sejati lahir dari ketulusan hati, tidak memiliki kepentingan pribadi, serta tidak hanya memikirkan keselamatan diri sendiri.

Pangdam menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat melalui sistem pendidikan berasrama (boarding school). Pangdam juga mengingatkan bahwa pada masa perjuangan dahulu, keberadaan Sekolah Rakyat turut melahirkan generasi yang disiplin, rajin, dan memiliki semangat juang tinggi hingga mampu membawa bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

“Kita tidak bisa mencapai keberhasilan kalau tidak disiplin dan rajin belajar. Kita juga harus belajar menghargai satu sama lain, menghargai guru, menghargai lingkungan, serta selalu bersyukur atas apa yang telah kita capai hari ini,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Cendikiawan Kembali Pimpin BKS-LPD Provinsi Bali Periode 2022-2027

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa para siswa patut bersyukur karena mendapatkan berbagai fasilitas pendidikan secara gratis, mulai dari kebutuhan makan, pakaian, buku-buku hingga perlengkapan penunjang pendidikan lainnya. Oleh karena itu, seluruh fasilitas tersebut hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan belajar sungguh-sungguh dan terus berusaha mengembangkan kemampuan diri.

“Rajin-rajinlah belajar untuk mencapai kesuksesan. Jadilah orang yang optimistis, berani bersaing, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Semua profesi itu bagus sepanjang dijalani dengan tulus, ikhlas, penuh tanggung jawab, dan sungguh-sungguh,” pesan Pangdam.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan sekolah, Kodam IX/Udayana juga memberikan bantuan sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih bagi para siswa dan lingkungan sekolah. Selain itu, Pangdam turut memberikan uang saku secara langsung kepada para siswa sebagai bentuk motivasi dan penyemangat agar mereka semakin giat belajar, berprestasi, serta terus berjuang meraih cita-cita.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan yel-yel penuh semangat bersama para siswa, menciptakan suasana akrab dan penuh kegembiraan yang semakin mempererat kedekatan antara Pangdam dengan generasi muda penerus bangsa.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa kunjungan Pangdam IX/Udayana ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Bali merupakan wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus menumbuhkan motivasi dan semangat generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin percaya diri, memiliki karakter disiplin, tekun dalam belajar, serta optimistis dalam menggapai cita-cita. Dukungan terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda menjadi bagian dari upaya TNI dalam turut membangun sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan bangsa dan negara. (gs/bi)

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat HUT Ke-34 LPD Desa Adat Panjer

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Festival Seni Budaya XV Tahun 2026, Langkah Nyata Pemkab Badung Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Festival Seni Budaya XV
PEMBUKAAN FESTIVAL SENI BUDAYA XV: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat pembukaan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung XV Tahun 2026 di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung XV Tahun 2026. Pembukaan perhelatan akbar ini ditandai secara simbolis lewat prosesi penancapan kayonan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan jajaran Forkopimda Badung di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11).

FSB XV tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 4 hingga 16 November 2026. Ajang tahunan ini mengangkat tema utama Sani Buddhayah Taya Ning Rat, sebuah frasa mendalam yang mengandung arti bahwa Seni Budaya Merupakan Sinar Bagi Hati dan Dunia.

Bupati seusai membuka acara memberikan apresiasi yang tinggi kepada para seniman, budayawan, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata Pemkab Badung dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Kebijakan ini dinilai sangat strategis sebagai benteng pertahanan identitas diri di tengah gempuran arus globalisasi yang kian masif.

“Tentu saya berharap dengan kekuatan identitas budaya inilah kita bisa menjadi satu pertahanan yang kuat terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya yang merupakan warisan daripada para leluhur kita ini. Festival ini kita jadikan sebagai momentum bagaimana kita berpihak kepada budaya lokal sekaligus juga memberikan ruang kepada para seniman, generasi muda untuk menunjukkan seni dan kreativitasnya hingga nanti di harapkan akan bermunculan hasil-hasil karya yang sekaligus bagian daripada pelestarian seni dan budaya itu sendiri,” jelas Adi Arnawa didampingi Bagus Alit Sucipta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana menyampaikan bahwa FSB Badung tahun ini dikemas menarik dengan diisi berbagai metode penampilan. Diantaranya adalah Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Reksadana (Pagelaran), serta Kandarupa (Pameran).

Baca Juga  BKS LPD Bali Gelar Upacara "Nganyarin" di Pura Samuan Tiga

Sukadana menyebutkan festival kali ini tampil beda karena tidak hanya diikuti oleh seniman lokal di seantero Pulau Bali saja. Ajang ini juga diramaikan oleh sanggar dan seniman dari luar daerah, seperti sekaa kesenian dari Disbudpar Bandung, Jawa Barat, dan sanggar seni asal Provinsi Sumatera Barat.

“Pada kesempatan yang baik ini, perlu juga saya sampaikan mengenai peserta Festival Seni Budaya Kabupaten Badung tahun ini kurang lebih berjumlah 1.925 orang seniman. Berasal dari 1.421 seniman karawitan, 386 seniman tari, 78 seniman musik, 10 seniman seni rupa, dan 30 seniman partisipan dari luar Bali. Selain para seniman, peserta Festival ini diisi dengan 81 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari Kabupaten Badung,” jelasnya.

Acara pembukaan FSB turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Sekretaris Daerah IB Surya Suamba, beserta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Organisasi kewanitaan beserta anggota, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif, Listibiya Badung, jajaran Camat se-Kabupaten Badung, Lurah, Perbekel, dan Bendesa Adat se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca