Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

SOSIAL

HUT Ke-530 Kota Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Gelar Kunjungan Sosial 

BALIILU Tayang

:

hut kota tabanan
KUNJUNGI PANTI ASUHAN: Ketua K3S Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat mengunjungi Panti Asuhan Salam di Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken dan dilanjutkan ke UPTD Pelayanan Sosial dan PPA Dinsos P3A Kabupaten Tabanan, Br. Wanasara Kelod, Desa Bongan, Selasa (14/11). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Selalu berupaya berperan aktif dan berkomitmen membantu masyarakat, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan yang juga selaku Ketua K3S Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menjalankan Aksi Sosial dalam rangka memeriahkan HUT Ke-530 Kota Tabanan yang dilakukan di 2 tempat. Dengan mengajak serta rombongan, tujuan kunjungannya yang pertama difokuskan pada Panti Asuhan Salam di Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken dan dilanjutkan ke UPTD Pelayanan Sosial dan PPA Dinsos P3A Kabupaten Tabanan, Br. Wanasara Kelod, Desa Bongan, Selasa (14/11).

Dalam kunjungannya tersebut, Bunda Rai tak hanya menunjukkan perhatian dan kasih sayang melalui sumbangan yang diberikan, tetapi juga menjadikannya momen melepas rindu kepada para penghuni panti dengan sapaan hangat yang penuh semangat. Nampak hadir saat itu, Kadis Sosial, para pengurus TP PKK dan K3S Kabupaten Tabanan, Camat dan Perbekel setempat, tokoh masyarakat, serta para stakeholder SOS (Scoolare of Sustainance) dan Bank BPD Bali dan juga para pengurus panti berikut penerima bantuan.

Bunda Rai dalam kunjungannya, sampaikan rasa bahagianya dapat bertemu setelah kunjungan terakhirnya ke Panti Asuhan Salam. Atmosfir luar biasa yang mampu mengetuk hati, dirasakannya saat melangkahkan kaki di tempat itu.

‘’Saya selalu berharap, agar kita semua lebih memberi perhatian lagi, tidak hanya saya selaku wakil pemerintah tapi dari semuanya. Sinergi seperti ini juga sangat saya apresiasi sekali dan saya harapkan nanti akan ada badan sosial lain atau CSR lain yang juga ikut menyertai saya, terus berikan perhatian kepada adik-adik kita atau kepada masyarakat Tabanan yang memiliki masalah sosial,” sebutnya saat itu.

Melalui kegiatan yang masih dirangkaikan dalam menyambut HUT Kota Tabanan ke-530 itu, sebanyak 30 paket sembako seperti; beras, minyak, tepung, susu, sarden, sayur kaleng mie instan dan sayur segar dan juga alat kebersihan diri seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun mandi, sampo dan deterjen, serta bantuan pribadi dari Ibu Bupati berupa masing-masing 6 dus biskuit dan diapers yang diserahkan kepada Panti Asuhan Salam dan para Lansia di UPTD Dinsos P3A.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaksanakan Sosialisasi Kulkul PKK dan Posyandu serta Kunjungi Tempat Pengolahan Sampah Plastik “Bali Harmoni” di Denbantas 

“Jangan dilihat nilainya, tapi bentuk perhatiannya, semoga bisa menguatkan batin adik-adik sehingga nantinya bisa sukses dan maju,’’ ujar Bunda Rai.

Di kesempatan itu, Bunda Rai menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada SOS dan BPD atas bantuannya, juga para pengasuh yang telah membimbing anak-anak asuh, sehingga diharapkan dapat menjadi anak yang hebat, sukses dan maju. Tak lupa, pihaknya juga berharap, agar kolaborasi, perhatian dan support tidak berhenti sampai di sini.

Mengunjungi lokasi kedua, di UPTD Pelayanan Sosial dan PPA Dinsos P3A Kabupaten Tabanan, Srikandi Tabanan itu lanjut menyerahkan bantuan sosial yang sama secara adil dan merata. Bunda Rai sekaligus menyapa para penghuni panti yang tak hanya dihuni 7 orang lansia tapi juga oleh 20 orang dengan disabilitas mental. Bunda Rai sampaikan keinginannya untuk menggagas rumah singgah yang bermanfaat untuk membantu masyarakat Tabanan yang memiliki masalah sosial.

‘’Ini adalah bentuk perhatian Pemerintah, dan Bapak Bupati melalui saya di K3S, menyatakan bahwa kita di pemerintah selalu ada. Terutama untuk kelangsungan rumah singgah di sini,‘‘ ucap Bunda Rai.

Secara pribadi, Bunda Rai sangat mengapresiasi sekali semua relawan dan tenaga pengurus yang telah merawat lingsir-lingsir (para orang tua) di sana. Semuanya dibilang luar biasa dan bagus sekali.

‘’Itu merupakan hal yang tidak mudah, perlu ketulusan hati, jiwa dan Ikhlas secara kemanusiaan. Kedepannya, saya berharap dan inginkan di rumah singgah, adalah sinerginya. Terutama dari Dinas Sosial, bagaimana agar cita-cita saya ini bisa terwujud. Untuk terus diperhatikan dalam segi pengasuhnya, tenaga kesehatannya dan fasilitasnya. Oleh karenanya, selaku penggagas, saya tak hentinya minta dukungan, karena untuk berjalan sendiri tentunya tidak bisa, tapi kolaborasi dan sinergi yang baik untuk mewujudkannya,’’ paparnya lebih lanjut.

Baca Juga  Kunjungi Pasar Rakyat Gianyar, TP PKK Tabanan Dukung Kegiatan Berbelanja dan Berbagi

I Gede Nyoman Gunawan selaku Kadis Sosial juga memberikan dukungan penuh atas inisiasi Srikandi panutan Tabanan itu. ‘’Saya menyambut baik apa yang ibu gagas, konsep yang sangat brilian dan luar biasa dengan adanya Rumah Singgah, semoga bisa memberikan manfaat. Dan tentunya kehadiran Ibu di sini, mudah-mudahan bisa membuat mereka bahagia, bagaimanapun juga orang tua dan saudara kita ini harus kita rawat,’’ katanya.

Tak hanya itu, Gusti Ketut Suardana selaku Ketua Yayasan Panti Asuhan Salam juga menyampaikan terima kasihnya atas bentuk perhatian yang diberikan oleh Ketua TP PKK Tabanan pagi itu. ‘’Kami atas nama keluarga Panti Asuhan mengucapkan banyak terima kasih karena Bapak dan Ibu sudah berbagi dengan kami. Terutama dalam rangkaian HUT Kota Tabanan yang kita cintai ini yang Ke-530. Besar harapan kami, Kota Tabanan menjadi Kota yang Aman, Unggul dan Madani, sehingga masyarakatnya bisa menjadi masyarakat yang makmur kedepannya,’’ harap Ketua Yayasan Panti Asuhan Salam, Panti yang telah berdiri sejak tahun 1979. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

SOSIAL

Implementasi Konsep Tanam Tuwuh, Generasi Penerus Bali Berbagi Kasih di Sidatapa

Published

on

By

tanam tuwuh
TANAM TUWUH: Generasi penerus (GP) Bali yang terdiri atas komunitas tanam tuwuh, Saya Giri Prasta dan komunitas Mahadewa bersinergi dan berkolaborasi ikut berkontribusi menanam benih kebaikan melalui program Koster Giri (KG) Movement, berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Sidatapa Buleleng. (Foto: ist)

Buleleng, baliilu.com – Selain mengusung konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam pilgub 2024, paslon Gubernur / Wakil Gubernur Bali no urut 2 Koster-Giri juga mengusung Konsep Tanam Tuwuh, yang merujuk pada ide menanam “benih-benih peradaban” untuk mendorong kesadaran kolektif dan kolaborasi dalam masyarakat.

Dikenalkan oleh Giri Prasta, konsep ini menekankan pentingnya kontribusi personal, komunal dan pemerintah untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Dengan semakin banyak “benih” yang ditanam, semakin banyak pula kehidupan yang terwujud. Ini mencakup berbagai aspek pembangunan meliputi sosial ekonomi dan budaya di Bali.

Contoh nyata dari konsep Tanam Tuwuh yang telah diterapkan Giri Prasta di Bali meliputi Program Badung Angelus Buana adalah inisiatif Badung memberikan bantuan keuangan untuk kabupaten / kota di Bali, mencerminkan kolaborasi dalam pembangunan masyarakat. Badung juga memberikan bantuan dana untuk pelaksanaan upacara keagamaan, mendukung pelestarian budaya dan tradisi Bali. Serta penguatan Sistem Subak sebagai organisasi pertanian tradisional, yang mengedepankan gotong-royong dan pelestarian lingkungan, hal ini sejalan dengan prinsip Tanam Tuwuh.

Dampak jangka panjang dari penerapan konsep Tanam Tuwuh di Bali mencakup peningkatan kesadaran lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Inisiatif ini mendorong masyarakat untuk mandiri dalam mengelola sumber daya, meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan pertanian dan konservasi. Pengembangan ekonomi berkelanjutan, melalui kolaborasi antardaerah dan dukungan finansial, Tanam Tuwuh berpotensi menciptakan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang lebih adil.

Hal-hal inilah yang menginspirasi generasi penerus (GP) Bali yang terdiri atas komunitas tanam tuwuh, Saya Giri Prasta dan komunitas Mahadewa bersinergi dan berkolaborasi ikut berkontribusi menanam benih kebaikan melalui program Koster Giri (KG) Movement, berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Sidatapa Buleleng.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaksanakan Sosialisasi Kulkul PKK dan Posyandu serta Kunjungi Tempat Pengolahan Sampah Plastik “Bali Harmoni” di Denbantas 

Sebagai generasi penerus Bali mereka memberikan apresiasi tinggi atas upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur fisik selama ini. Namun di sisi lain mereka juga berkomitmen untuk menanam kembali ide dan gagasan dalam menumbuhkan rasa solidaritas & peduli terhadap sesama, sebagai benih peradaban Bali yang adaftif atas perkembangan zaman tanpa pernah kehilangan akar jati diri sebagai krama Bali. Yang terikat dalam konsep “menyama braya” sebagai bentuk penguatan sumber daya manusia Bali.

“Sinergi GP Bali bukan hanya kata, tapi komitmen untuk mendukung semua sektor yang ada di Bali bisa tumbuh dan berkembang dengan harmoni. Sebagai generasi penerus yang cerdas kita harus selektif memilih pemimpin Bali ke depan, Bali memerlukan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh potensi yang ada di Bali. Dan kami melihat itu ada pada pasangan Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta,” ujar koordinator KG Movement di sela kegiatan. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SOSIAL

Pemkot Denpasar Sampaikan Duka Cita Atas Berpulangnya Korban Musibah Pohon Tumbang di Depan Pasar Badung

Published

on

By

korban pohon tumbang pasar badung
MELAYAT: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama jajaran Pemkot Denpasar saat melayat di Rumah Duka Anak Agung Ayu Lakshmi Devi, Jalan Gunung Semeru No. 5, Pemedilan, Pemecutan, Denpasar Barat pada Kamis (5/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Anak Agung Ayu Lakshmi Devi, korban musibah pohon tumbang di depan Pasar Badung, Kota Denpasar. Dimana, siswi berusia 9 tahun ini menghembuskan napas terakhir di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar pada Minggu (1/9) pukul 08.00 Wita setelah menjalani perawatan intensif sejak kejadian tertimpa pohon tumbang tepat sepekan yang lalu, Minggu (25/8) sore.

Ungkapan duka cita disampaikan langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama jajaran Pemkot Denpasar saat melayat di Rumah Duka, Jalan Gunung Semeru No. 5, Pemedilan, Pemecutan, Denpasar Barat pada Kamis (5/9).

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah dan berpulangnya Anak Agung Ayu Lakshmi Devi.

“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Denpasar turut prihatin atas musibah ini (tertimpa pohon tumbang) dan ijinkan kami menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga almarhum mendapatkan tempat yang utama di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dumogi Amor Ing Acintya,” ujar Walikota Jaya Negara.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pemkot Denpasar turut berbelasungkawa atas berpulangnya Anak Agung Ayu Lakshmi Devi, korban tertimpa pohon tumbang di depan Pasar Badung dan sempat menjalani perawatan intensif di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

“Yang pertama kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ayu Lakshmi Devi, dan yang kedua semoga santunan dan bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” ujarnya.

Kepala Lingkungan Banjar Pemedilan, Pemecutan Denpasar, Sutadijaya, mengatakan bahwa Anak Agung Ayu Lakshmi Devi yang akrab disapa Gek Devi yang masih berstatus pelajar SD ini adalah sosok yang baik, polos, penurut, dan ceria di lingkungannya.

Baca Juga  Kenakan Busana Kerajaan, Bupati Sanjaya Beserta Istri Pimpin Iringan Parade Budaya Nusantara HUT Ke-530 Kota Tabanan

“Devi sosoknya itu baik, polos, penurut, sering sama ibunya. Korban juga aktif di banjar, di lingkungan sini, intinya keluarganya tidak neko-neko, taat aturan,” ujarnya.

Untuk diketahui, terkait musibah ini, Pemkot Denpasar turut memberikan santunan yang diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam musibah ini. Santunan diberikan melalui berbagai instansi yakni Santunan Duka Cita dari BPBD Kota Denpasar sebesar Rp. 15 juta, Santunan dari Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar sebesar Rp. 35 juta, dan Santunan Asuransi dari DLHK Kota Denpasar sebesar Rp. 15 juta. Selain itu, pengawalan asuransi perawatan dan pengobatan saat perawatan telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan tanggungan Pemkot Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SOSIAL

‘Pemprov Bali Hadir’ Beri Bantuan Warga Kurang Mampu di Desa Bondalem

‘‘Ngrombo’’ Bersama Komunitas Satu Hati dan Stakeholder Lainnya

Loading

Published

on

By

indra
SERAHKAN BANTUAN: ‘Pemprov Bali Hadir’ yang dipimpin Sekda Bali Dewa Made Indra menyerahkan bantuan di 3 (tiga) lokasi penerima bantuan pada Minggu (23/6) di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui program ‘Pemprov Bali Hadir’ kembali memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Provinsi Bali. Bekerjasama dengan Komunitas Satu Hati, ‘Pemprov Bali Hadir’ menyerahkan bantuan di 3 (tiga) lokasi penerima bantuan pada Minggu (23/6) di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Penerima Bantuan Pertama atas nama Ayu Windrayani beralamat di Banjar Jro Kuta, Desa Bondalem telah lumpuh sejak lahir karena penyakit polio yang mengakibatkan tidak dapat beraktifitas normal seperti perempuan biasanya. Untuk melakukan kegiatan sehari-hari ia sangat bergantung pada bantuan orang tua dan keluarga lainnya. Namun belakangan orang tua Ayu Windrayani yang merupakan nelayan pun tidak dapat membantu banyak dalam ekonomi keluarga karena sudah sering sakit-sakitan mengingat usia tua.

Pemerintah Provinsi Bali ngrombo bersama Komunitas Satu Hati memberikan bantuan berupa kursi roda, kasur, sembako dan uang tunai kepada Ayu Windrayani dan keluarga. Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra mewakili Pj. Gubernur Bali berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu beban keluarga. “Harus dilatih pakai kursi roda biar terbiasa,” ungkap Dewa Made Indra saat menyerahkan bantuan kepada keluarga.

Selanjutnya di Banjar Suksuk, Desa Bondalem Pemerintah Provinsi Bali bersama Komunitas Satu Hati menyerahkan bantuan kepada Bapak Nyoman Kari yang telah 15 tahun lumpuh karena terjatuh dari pohon lontar (ental) ketika hendak mencari tuak. Bantuan yang diberikan berupa bantuan uang tunai, kasur, sembako serta bantuan rehab dapur dan kamar mandi. Bapak Nyoman Kari beserta keluarga tinggal di rumah sangat sederhana dengan dapur terbuka yang kurang layak. Dapur kayu bakar tersebut tidak memiliki dinding yang menyebabkan air akan masuk ketika hujan terjadi. Begitu juga dengan kamar mandi yang terlihat setengah terbuka karena pintu yang rusak.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tabanan Sinergikan Aksi Sosial Bersama TP PKK Provinsi Bali di Desa Beraban

Di lokasi terakhir di Banjar Lemo Sari, Desa Bondalem bantuan biaya sekolah diberikan kepada Novi (7 tahun). Selain itu diserahkan juga bantuan pakaian sekolah lengkap, tas, sembako, uang tunai dan bantuan rehab kamar mandi. Orang tua Novi merupakan penyakap (petani penggarap tanpa lahan) dan pengrajin tuak yang tinggal di lahan orang lain. Penghasilan kedua orang tua-nya nyaris tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Begitupun dengan kedua kakak laki-laki Novi, satu telah tamat SMA dan satu lagi harus putus sekolah setelah tamat SMP.

Sementara itu Sekda Dewa Made Indra berharap Novi memiliki masa depan yang lebih baik dan tidak putus sekolah. Ia meminta agar Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali beserta dengan Disdikpora Provinsi Bali dapat membujuk pihak keluarga agar Novi dapat menjadi anak asuh di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Udyana Wiguna, Buleleng. “Nanti sekolahnya dijamin, makannya dijamin, kebutuhan hariannya juga dijamin. Kalau Galungan atau Sabtu, Minggu bisa dijemput,” kata birokrat asal Pemaron, Buleleng. Ia menyampaikan dengan menjadi anak asuh di PSAA binaan Pemprov Bali tersebut, pendidikan Novi dapat terjamin lebih baik.

Sebelumnya di Balai Desa Bondalem, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga memberikan pelayanan kesehatan gratis serta bantuan kaca mata baca gratis kepada masyarakat. Selain itu diserahkan juga bantuan paket sembako dan uang tunai kepada lansia, anak yatim piatu, balita terindikasi stunting dan penyandang disabilitas yang merupakan bantuan dari Instansi Pemerintah Provinsi Bali, Bank BPD Bali dan Yayasan Metta Mama Maggha. Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan ngrombo bersama berbagai pihak sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Provinsi Bali yang didukung oleh berbagai pihak termasuk Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Rumah Sakit Mata Bali Mandara, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali, Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Biro Pem Kesra Setda Provinsi Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Penuh Antusias, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Buka Lomba Gong Kebyar Wanita

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca