Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Inflasi Harus Direspons Cepat, Koster Tekankan Sinergi Semua Pihak Jaga Stabilitas Harga, Ketahanan Pangan dan Daya Beli

Hadiri “High Level Meeting” TPID Bali 2025 di Bank Indonesia Perwakilan Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
SERAHKAN CINDERAMATA: Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, menyerahkan cinderamata kepada Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka Haluk saat menghadiri HLM Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali 2025 yang digelar di Gedung Bank Indonesia, Denpasar, pada Jumat (14/11). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali Tahun 2025 yang digelar di Gedung Bank Indonesia, Denpasar, pada Jumat (14/11). Pertemuan ini menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan di seluruh daerah Bali.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka Haluk, Forkopimda Bali, para Bupati/Wali Kota se-Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kepala BPS Bali, serta seluruh anggota TPID se-Bali tersebut, Gubernur Koster menyampaikan bahwa kondisi inflasi Bali masih berada dalam kategori terkendali, namun tetap memerlukan langkah antisipatif dan kerja sama yang solid antar-instansi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi Bali pada Oktober 2025 tercatat 2,61% (y-on-y) dengan inflasi 0,16% (m-to-m) dan 1,79% (y-to-date). Inflasi tertinggi berada di Kota Denpasar sebesar 3,29%, sementara terendah di Kabupaten Badung sebesar 1,65%. Angka-angka ini menunjukkan perlunya perhatian serius, terutama untuk menjaga keseimbangan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif sesuai strategi 4K.

Gubernur Koster menegaskan bahwa peningkatan harga sejumlah komoditas pangan strategis, serta naiknya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun, menjadi faktor pendorong inflasi yang perlu direspons cepat melalui sinergi antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, Bulog, serta pelaku usaha.

“Kita harus memastikan stabilitas pasokan dan distribusi kebutuhan pokok agar inflasi tetap rendah dan daya beli masyarakat terjaga,” ujarnya.

Melalui HLM TPID 2025 ini, Gubernur Koster berharap seluruh pihak dapat memperkuat kerja sama dan merumuskan langkah strategis yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga  Sejalan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“, Gubernur Koster Apresiasi Doa Puasa Ester Nasional 2026

Kolaborasi TPID provinsi dengan kabupaten/kota juga diharapkan semakin solid dalam mengawal program pengendalian harga di lapangan.

Wamendagri Ribka Haluk: Percepatan Realisasi APBD Sebagai Penggerak Utama Ekonomi

Selanjutnya, Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka Haluk dalam paparannya menyampaikan ringkasan kondisi ekonomi nasional dan arah kebijakan pemerintah menuju Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden 2025–2029, yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

Wamendagri menjelaskan bahwa inflasi nasional per Oktober 2025 berada pada level 2,86% (y-on-y), meningkat tipis dibanding bulan sebelumnya tetapi tetap dalam batas target pemerintah. Inflasi bulan ke bulan tercatat 0,28%, sementara inflasi tahun kalender sebesar 2,10%. Data ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat tetap kuat, didukung oleh stabilitas ekonomi nasional.

Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan III 2025 yang stabil dan kompetitif dibanding banyak negara G20, serta capaian positif seperti surplus neraca perdagangan selama 64 bulan berturut-turut, penurunan tingkat pengangguran, dan penurunan angka kemiskinan.

Terkait pengendalian inflasi daerah, Wamendagri menekankan pentingnya: Pelaporan dan evaluasi rutin TPID, Penguatan data dan monitoring harga pangan, dan Respons cepat terhadap komoditas penyumbang inflasi.

Wamendagri juga menyampaikan arahan penting terkait percepatan realisasi APBD, mengingat peran belanja pemerintah sebagai penggerak utama ekonomi. Pemda didorong meningkatkan serapan anggaran, mengoptimalkan pendapatan daerah, menertibkan potensi kebocoran pajak, dan menghindari penumpukan belanja pada akhir tahun.

Mengakhiri sambutanya pada HLM TPID, Wamendagri mengajak seluruh pemerintah daerah di Bali memperkuat komitmen, mempercepat kerja-kerja kolaboratif, dan menjaga stabilitas inflasi melalui respons cepat dan kebijakan berbasis data.

Bank Indonesia: Inflasi Bali Lebih Rendah dan Terjaga dari Inflasi Nasional

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, dalam paparannya menyampaikan bahwa Bali mencatat inflasi 0,16% (mtm) pada Oktober 2025, meningkat setelah deflasi bulan sebelumnya. Secara tahunan, inflasi Bali 2,61% (yoy), lebih rendah dari inflasi nasional 2,86% (yoy).

Baca Juga  Penandatanganan KR-BNN di Labuan Bajo, Gubernur Koster: Kita Harus Maju Bersama

Hal ini menunjukkan inflasi Bali relatif terjaga, meski volatilitas harga bulanan masih tinggi dan memerlukan kewaspadaan.

BI menyoroti sejumlah komoditas penyumbang inflasi bulanan, yaitu: cabai merah, sawi hijau, daging ayam ras, emas perhiasan, dan jeruk. Sementara komoditas penyumbang deflasi antara lain: beras, tomat, canang sari, bahan bakar rumah tangga, dan jagung manis.

BI juga menyampaikan bahwa komoditas dengan bobot pengaruh inflasi terbesar adalah: beras, daging ayam ras, minyak goreng, telur ayam ras, dan daging babi. Sementara komoditas dengan volatilitas tertinggi mencakup cabai rawit, cabai merah, tomat, dan sawi hijau, yang harus menjadi fokus pengendalian.

Berdasarkan pola historis, komoditas seperti canang sari, cabai merah, cabai rawit, pisang, jeruk, dan daging babi hampir selalu mengalami kenaikan harga pada periode Galungan–Kuningan.

BI juga menyoroti risiko tambahan seperti tingginya permintaan selama peak season wisatawan, ketidakpastian cuaca yang memengaruhi produksi hortikultura, kenaikan harga emas global, potensi gangguan distribusi akibat gelombang tinggi dan angin kencang.

Data neraca pangan awal November 2025 menunjukkan bahwa meski stok beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan daging babi masih relatif aman, ketahanan stok daging ayam, cabai rawit, dan tomat masih di bawah rasio 3, sehingga perlu penguatan pasokan lokal.

Untuk itu, BI mengusulkan langkah jangka pendek dan menengah melalui strategi 4K, antara lain: Ketersediaan Pasokan: modernisasi pertanian (GAP, smart farming), penguatan cadangan pangan daerah, dan KAD. Keterjangkauan Harga: pasar murah, operasi pasar, dan sinergi dengan Bulog. Kelancaran Distribusi: pemantauan distribusi BBM & LPG, koordinasi satgas pangan, dan fasilitasi distribusi pangan. Komunikasi Efektif: publikasi informasi harga, jadwal pasar murah, dan diseminasi neraca pangan.

Baca Juga  Majelis Umat Kristen Indonesia Provinsi Bali Kompak Dukung Kepemimpinan Gubernur Koster

BI juga menekankan perlunya penguatan program GNPIP 2025 yang mencakup klaster pangan, hilirisasi, pemanfaatan teknologi pertanian, hingga optimalisasi pasar murah di seluruh kabupaten/kota. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

“Bhakti Penganyaran“ Pemkab Badung di Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang

Bupati Badung Adi Arnawa Ajak Jaga Nilai Sradha dan Gotong-royong

Loading

Published

on

By

bupati adi arnawa
SERAHKAN PUNIA: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan punia saat memimpin “bhakti penganyaran“ di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (10/7). (Foto: Hms Badung)

Lumajang, Jatim, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin bhakti penganyaran di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (10/7).

Prosesi pelaksanaan upacara bhakti penganyaran dan bakti penyineban dipuput Ida Pedanda Gede Putu Ngenjung dari Griya Keniten Selat Duda, Karangasem, Bali dan disaksikan langsung oleh Bupati Lumajang Hj. Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang Yudha Aji Kusuma, unsur Forkopimda, PHDI Kabupaten Lumajang, Camat Senduro, Kepala Desa Senduro, serta tokoh masyarakat setempat.

Dari Kabupaten Badung sendiri upacara bhakti penganyaran dan penyineban dihadiri oleh anggota DPRD Badung, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, jajaran pimpinan OPD, serta umat Hindu dari berbagai daerah di Nusantara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung bersama jajaran Pemkab Badung juga menyerahkan dana punia sebesar Rp. 150 juta sebagai bentuk sradha bhakti dan dukungan terhadap pelestarian kegiatan keagamaan di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung. Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama jajaran Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung turut ngayah dengan mempersembahkan Tari Rejang.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengatakan, kehadiran Pemkab Badung dalam bhakti penganyaran merupakan wujud pelaksanaan kewajiban spiritual sekaligus mempererat persaudaraan umat Hindu lintas daerah.

“Kami hadir untuk menghaturkan bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus mempererat tali persaudaraan dengan umat Hindu di Lumajang dan berbagai daerah di Nusantara. Nilai kebersamaan, gotong-royong, dan sradha bhakti harus terus dijaga sebagai kekuatan umat Hindu,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Rangkul Mahasiswa KKN UNUD Bantu Program Pengentasan Kemiskinan, Pendidikan dan Infrastruktur

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Badung akan terus mendukung pelestarian adat, seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari pembangunan yang berlandaskan filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Pelaksanaan bhakti penganyaran berlangsung tertib dan penuh semangat ngayah. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya ikatan spiritual dan persaudaraan antardaerah dalam menjaga kelestarian tradisi serta nilai-nilai keagamaan Hindu di Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Bali Nyoman Giri Prasta Raih Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari SMSI

Published

on

By

Giri Prasta
TERIMA PENGHARGAAN: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Wayan Ekadina, menerima Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam rangkaian FGD yang digelar di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (10/7/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, menerima Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mendukung kebebasan pers, keterbukaan informasi publik, serta membangun kemitraan yang harmonis antara pemerintah dan media massa.

Penghargaan tersebut merupakan usulan dari Pengurus SMSI Provinsi Bali yang menilai I Nyoman Giri Prasta memiliki perhatian besar terhadap peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diterima oleh Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Wayan Ekadina yang mewakili Pemerintah Provinsi Bali.

Ketua SMSI Provinsi Bali Emanuel Dewata Oja menyampaikan, penghargaan ini diberikan karena Wakil Gubernur Bali dinilai konsisten mendorong keterbukaan informasi publik melalui penyediaan akses informasi yang cepat, akurat, dan transparan.

Selain itu Giri Prasta juga dikenal membangun komunikasi yang baik dengan insan pers serta mendukung penyebarluasan berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali.

“Pers memiliki peran yang sangat penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kami menilai Bapak I Nyoman Giri Prasta layak menerima Anugerah Sahabat Pers Indonesia atas komitmennya menjaga keterbukaan informasi dan membangun kemitraan yang baik dengan media,” ujar Edo, sapaan akrabnya.

Sementara itu, mewakili Wakil Gubernur Bali, Dr. Wayan Ekadina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SMSI atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Bali.

“Atas nama Bapak Wakil Gubernur Bali, kami menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Pusat maupun SMSI Provinsi Bali atas penghargaan ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Bali untuk terus memperkuat keterbukaan informasi publik, menjalin sinergi dengan insan pers, serta menghadirkan informasi pembangunan yang akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ekadina.

Baca Juga  Majelis Umat Kristen Indonesia Provinsi Bali Kompak Dukung Kepemimpinan Gubernur Koster

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bali akan terus memandang media sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat edukasi dan literasi informasi di tengah masyarakat.

Anugerah Sahabat Pers Indonesia merupakan penghargaan dari Pengurus Pusat SMSI kepada tokoh dan kepala daerah yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap kebebasan pers, keterbukaan informasi publik, serta penguatan kemitraan yang sehat antara pemerintah dan media demi terciptanya ekosistem informasi yang profesional, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Terima Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari SMSI

Published

on

By

bupati sanjaya
TERIMA ANUGERAH: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam rangkaian FGD yang digelar di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (10/7/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mendukung kebebasan pers, keterbukaan informasi publik, serta membangun kemitraan yang harmonis dengan media massa.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian Focus Group Discussion (FGD) bertema “Mengkapitalisasi Likuiditas Global untuk Akselerasi Infrastruktur dan Pembangunan Nasional Berkelanjutan” yang digelar di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (10/7/2026).

Keputusan penetapan penerima penghargaan dibacakan langsung oleh Wakil Ketua Umum SMSI Pusat, Yono Hartono. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan usulan SMSI Provinsi Bali yang menilai Bupati Tabanan memiliki komitmen kuat dalam menjaga kemerdekaan pers, mendorong keterbukaan informasi publik, serta membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan media massa.

Di bawah kepemimpinan Sanjaya, Pemerintah Kabupaten Tabanan dinilai konsisten memperkuat komunikasi publik melalui penyebarluasan informasi pembangunan yang terbuka, akurat, dan mudah diakses masyarakat. Selain itu, Pemkab Tabanan juga memberikan dukungan terhadap organisasi pers, khususnya SMSI, termasuk dalam menyukseskan berbagai kegiatan organisasi, salah satunya Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Komitmen tersebut dinilai menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan pers dalam menciptakan ekosistem media yang sehat serta mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang kredibel kepada masyarakat.

Usai menerima penghargaan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada SMSI atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga hubungan baik dengan insan pers.

“Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanat bagi kami untuk terus membangun kemitraan yang positif dan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan insan pers di seluruh Bali,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Penandatanganan KR-BNN di Labuan Bajo, Gubernur Koster: Kita Harus Maju Bersama

Ia mengatakan dukungan terhadap SMSI telah dilakukan sejak organisasi tersebut berdiri di Bali. Bahkan, ketika kepengurusan SMSI Kabupaten Tabanan dibentuk, dirinya turut memberikan dukungan secara langsung.

“Kami sudah melakukannya sejak SMSI hadir di Provinsi Bali. Apalagi ketika SMSI hadir di Tabanan, saya menjadi yang pertama tampil untuk mendeklarasikan, mempromosikan, melantik, sekaligus memberikan dukungan kepada SMSI,” katanya.

Sanjaya menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan SMSI tidak hanya sebatas mendukung aktivitas organisasi pers, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

“Kami juga memiliki kebijakan agar SMSI Tabanan turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial. Kami ingin generasi muda mampu memanfaatkan media sosial secara bijak, cerdas, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Anugerah Sahabat Pers Indonesia merupakan penghargaan yang diberikan Pengurus Pusat SMSI kepada tokoh dan kepala daerah yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap kebebasan pers, keterbukaan informasi publik, serta kemitraan yang sehat antara pemerintah dan media sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan penyebarluasan informasi yang berkualitas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca