Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jajaki Kerja Sama Internasional, FT Unud dan SETIA Management Wujudkan Program Magang ke Jepang

BALIILU Tayang

:

penjajagan
FT Unud dan SETIA Management wujudkan Program Magang ke Jepang melalui kerja sama. (Foto: Ist)

Jimbaran, baliilu.com – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Udayana mendapatkan angin segar untuk melaksanakan magang di Jepang setelah perusahaan SETIA Management melakukan kunjungan ke Fakultas Teknik Universitas Udayana Kampus Jimbaran, Senin (23/5/2022).

Perusahaan yang berpusat di Aichi, Nagoya ini menyalurkan minat mahasiswa yang ingin melaksanakan magang maupun bekerja di Jepang. Kegiatan magang di luar negeri ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i Fakultas Teknik untuk memperoleh pengalaman bekerja dengan orang asing dan juga memperluas jejaring sehingga saat lulus nanti lebih mudah bekerja pada industri bertaraf internasional. Adanya mahasiswa yang magang di luar negeri akan memberikan dampak kepada institusi Fakultas Teknik Universitas Udayana dalam meningkatkan mutu lulusan dan pengakuan international. 

Perusahaan SETIA Management ini telah bekerja sama dengan 14 sektor salah satunya ialah perusahaan – perusahaan di bidang engineering seperti pada pabrik produksi dan kontruksi. Terdapat sektor lain seperti bidang kesehatan, produksi makanan, perhotelan dan lainnya. Perusahaan ini telah memiliki partner LPK di Indonesia yaitu ISH (Infomedia Solusi Humanika) dan PT Sahabat Jepang Indonesia. Mereka juga memiliki partner di Jepang yaitu Japan Care-career Development Organization dan APIJ (Asosiasi Pengusaha Indonesia Jepang) seperti yang tersemat pada blog resmi dari perusahaan SETIA Management. 

Diskusi pimpinan FT Unud dengan pihak SETIA Management di ruang sidang Dekan. (Foto: Ist)

Pertemuan dengan pihak SETIA Management dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan II, Mr. Yabe Masanori (SETIA Management) dan Prof. Made Supartha Utama (sebagai narahubung) yang sebelumnya sudah bertemu dengan pihak Rektorat Universitas Udayana.

Dalam paparannya, Mr. Yabe menyampaikan bahwa peserta magang ini sepenuhnya akan ditanggung pihak industri terkait dimana mahasiswa tersebut melaksanakan magang. Biaya tersebut meliputi biaya hidup selama melaksanakan magang, pemondokan, tiket perjalanan dan asuransi. Namun jumlah mahasiswa yang bisa mengikuti magang akan diseleksi setelah mahasiswa wajib mengikuti kegiatan persiapan terutama pelatihan Bahasa Jepang selama 6 bulan dengan biaya dari SETIA Management.  Seleksi peserta magang akan dilakukan oleh industri tempat magang, termasuk penguasaan Bahasa Jepang calon peserta.

Baca Juga  FT Unud Gelar Workshop Standar Kampus Hijau

Pihak Fakultas Teknik menyambut baik tawaran kerja sama ini yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama antar-kedua institusi untuk dijadikan dasar dalam pelaksanaan kegiatan ini. Selanjutnya pihak Fakultas Teknik akan mengagendakan sosialisasi kepada mahasiswa untuk memberikan pemahaman dan juga informasi secara lebih luas via online terkait dengan kegiatan ini.

Dekan Fakultas Teknik Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D. mengungkapkan akan ada seleksi untuk mahasiswa yang bisa ikut dalam kegiatan persiapan untuk melaksanakan pelatihan magang ke Jepang. Setelah pelatihan ini akan ada seleksi dari perusahaan tersebut sehingga bagi yang lulus bisa magang di Jepang selama 6 bulan. Institusi (Fakultas Teknik) akan menghargai mahasiswa yang berhasil lolos pada program ini dengan konversi Mata Kuliah sebanyak 20 SKS. 

‘’Rencananya program ini akan dipersiapkan pada akhir tahun ini (tahun 2022) dengan estimasi dilaksanakannya seleksi magang pada semester genap 2023. Mahasiswa bisa mengikuti program magang ini dengan rentang waktu enam bulan hingga satu tahun. Sebelumnya, mahasiswa diwajibkan untuk melakukan persiapan berupa pelatihan Bahasa Jepang selama 4 bulan dikarenakan pada industri yang akan dilakoninnya berkomunikasi menggunakan Bahasa Jepang,’’ ujarnya.

Dekan Fakultas Teknik kepada media lanjut menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat dijalankan segera sehingga bisa tercapainya IKU (Indikator Kerja Utama) untuk mahasiswa yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui program magang mandiri.

Selain itu, bisa lebih mengembangkan sayap bagi Fakultas Teknik dalam menjalin kerja sama internasional dengan Jepang dan membuka jejaring dengan industri – industri global. ‘’Proses internasionalisasi ini semoga bisa berjalan baik dan bisa menghasilkan lulusan Fakultas Teknik yang lebih mampu bersaing di kancah internasional,’’ ujar Dekan. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1097-Penjajagan-Kerja-Sama-Internasional-FT-Unud-dengan-SETIA-Management-untuk-Mewujudkan-Program-Magang-Ke-Jepang.html (gs/bi)

Baca Juga  UP3M FT Unud Gelar Pelatihan SPMI dan TOT Auditor AMI

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Korlantas Polri: Jangan Percaya Hoaks Polisi akan Denda Rp 250 Ribu untuk Ban Gundul

Published

on

By

Konten hoaks di media sosial soal denda Rp 250 ribu untuk pengendara motor ban gundul yang diklarifikasi Korlantas Polri.
Konten hoax di media sosial terkait denda Rp 250.000 kepada pengendara sepeda motor dengan ban gundul. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Beredar narasi di media sosial bahwa pengendara sepeda motor dengan ban gundul akan dikenai denda Rp 250 ribu atau pidana kurungan selama satu bulan. Korlantas Polri menegaskan narasi tersebut hoaks.

Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto menjelaskan informasi yang beredar itu keliru. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi tersebut.

“Korlantas Polri mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya aturan baru yang menyebut pengendara sepeda motor dengan ban gundul akan dikenakan denda sebesar Rp 250 ribu atau pidana kurungan selama satu bulan,” kata Kombes Pol. Dwi Sumrahadi dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Dia menjelaskan aturan terkait kendaraan sudah diatur dalam UU 22 Tahun 2009. Aturan tersebut menjelaskan soal kondisi ban kendaraan.

“Ketentuan mengenai kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan telah lama diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 48 dijelaskan bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, termasuk kondisi ban yang masih layak digunakan,” ujarnya.

Kemudian, dia menjelaskan Pasal 285 ayat (1) mengatur bahwa pengendara sepeda motor yang mengoperasikan kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dapat dikenai pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

“Dengan demikian, sanksi tersebut bukan merupakan aturan baru dan bukan diberlakukan khusus karena ban gundul, melainkan merupakan ketentuan yang telah lama berlaku bagi setiap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan,” katanya.

Baca Juga  Prodi Teknik Mesin Unud Serahkan Pompa Hydram untuk Meningkatkan Penyediaan Air Bersih di Desa Pelaga

Korlantas Polri terus mengedepankan langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, termasuk mengganti ban yang sudah aus atau gundul. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan kecelakaan lalu lintas dan untuk meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan.

Korlantas Polri juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam menerima informasi di ruang digital. Setiap informasi yang diterima hendaknya diverifikasi lebih dulu melalui kanal resmi Korlantas Polri agar tidak mudah terpengaruh maupun ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Rekomendasi Ijtima Ulama Jadi Amanah untuk Perkuat Kedaulatan dan Kemakmuran Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menerima dokumen kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia di Harlah PKB ke-28 JICC Jakarta.
TERIMA DOKUMEN: Presiden Prabowo Subianto menerima dokumen kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan melalui rekomendasi Ijtima Ulama Indonesia saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 bertajuk “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. Presiden menilai rekomendasi tersebut menjadi amanah sekaligus penguat bagi pemerintah dalam menjalankan pembangunan nasional sesuai amanat konstitusi.

“Hari ini saya dapat hadiah lagi. Luar biasa itu. Langsung dibacakan tadi. Kesepakatan Ijtima Ulama Indonesia. Luar biasa ini. Kesepakatan Ijtima Ulama ini luar biasa,” ujar Presiden.

Presiden kemudian menyoroti salah satu poin penting dalam rekomendasi tersebut, yakni dukungan Ijtima Ulama terhadap langkah-langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kedaulatan bangsa, membangun kemandirian ekonomi, mempercepat industrialisasi dan hilirisasi, mewujudkan ketahanan pangan dan energi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengembalikan arah pembangunan nasional kepada amanat Pancasila dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurut Kepala Negara, seluruh amanah tersebut sejalan dengan keyakinan dan hati nurani yang selama ini menjadi landasan perjuangannya dalam memimpin pemerintahan. “Ini perintah lagi ini. Tapi perintahnya adalah sesuai dengan hati nurani saya,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memastikan negara yang kuat tetap berjalan dalam koridor konstitusi, keadilan, dan tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, Kepala Negara mengapresiasi komitmen para ulama untuk terus memperkuat umat, bangsa, dan negara.

“Saya sangat terima kasih. Saya benar-benar saya tersentuh. Tadi rekomendasi ijtima luar biasa. Saya menangkap bahwa perjuangan kita sudah dipahami dan dimengerti, dan saya percaya partai-partai sudah mengerti itu,” tutur Presiden.

Baca Juga  FT Unud Gelar Workshop Standar Kampus Hijau

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa dukungan dan amanah dari para ulama akan menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk terus bekerja menjaga kedaulatan bangsa, menegakkan amanat konstitusi, dan menghadirkan kemakmuran yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Siap Support Ratu Speed Dunia Jadi Dosen, Harap Terus Berjuang Harumkan Bali

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi di Jayasabha Denpasar.
TERIMA DESAK MADE: Gubernur Bali Wayan Koster menerima Desak Made Rita Kusuma Dewi yang didampingi Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali pada, Jumat 24 Juli 2026 di Jayasabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada atlet panjat tebing Indonesia asal Kabupaten Buleleng, Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi untuk terus memacu semangatnya meraih prestasi.

Sebagai atlet panjat tebing putri dengan peringkat satu dunia nomor speed putri versi IIFSC (ratu speed dunia), Gubernur Wayan Koster yang sebelumnya hanya melihat prestasi Desak Rita melalui media sosial, tercatat pada, Jumat, 24 Juli 2026 Desak hadir ke Jayasabha memenuhi undangan Gubernur Bali sebelum berangkat lagi ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan mengikuti program uji tanding internasional.

Dalam kesempatannya, Desak Made Rita Kusuma Dewi menceritakan dihadapan Gubernur Wayan Koster bahwa dirinya sebelum menjadi atlet nasional panjat tebing, awalnya di usia 8 tahun aktif bermain ke Taman Kota Singaraja dan tiba-tiba saat itu ada seorang atlet yang menawarkan dirinya untuk mencoba olahraga panjat tebing ini.

“Karena banyak anak-anak seumuran yang ikut latihan, membuat saat itu menjadi rutin datang melakoni aktivitas panjat tebing dan dalam berbagai perlombaan, astungkara berhasil meraih berbagai prestasi,” ujar Mahasiswi S2 Pendidikan Olahraga di Undiksha Singaraja ini, sembari melaporkan dihadapan Gubernur Bali, Wayan Koster bahwa prestasi terbaru yang berhasil diraih ialah menyabet emas di World Climbing Series Krakow, Polandia, 3-5 Juli 2026 dan sukses mempersembahkan medali emas pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis.

Mendengar informasi tersebut, Gubernur Wayan Koster yang didampingi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna dan Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudi Atmika menyampaikan prestasi yang diraih Desak Made Rita Kusuma Dewi sangat luar biasa.

Baca Juga  PT PLN Nusantara Power dan FT Unud Lakukan Penandatanganan PKS

Gubernur Koster berharap Bali terus melahirkan bibit atlet panjat tebing seperti yang ditekuni oleh Desak ini.

“Saya mengamati Desak sangat berprestasi di panjat tebing. Sebagai Gubernur Bali mewakili Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Desak yang telah mencapai prestasi terbaik pada olahraga panjat tebing, ini semakin mengharumkan nama Bali di dunia olahraga. Sebelumnya saya tahu dari media, tidak pernah mendapat laporan langsung dari jajaran,” ujar Koster seraya mengungkapkan sangat simpatik atas prestasinya, dan mengundang ke Jayasabha untuk mengetahui tentang Desak bersama keluarganya.

Wayan Koster juga berkesempatan menanyakan apa cita – cita Desak Made Rita Kusuma Dewi selain menjadi atlet panjat tebing dunia.

Menjawab pertanyaan orang nomor satu di Provinsi Bali ini, Desak Rita berharap bisa menjadi Dosen Pendidikan Olahraga di kampus Undiksha Singaraja, karena tahun ini pendidikan S2 sudah mulai finish dan siap wisuda.

Atas informasi tersebut, Gubernur Koster mendukung apa yang menjadi harapan Desak untuk bisa mencapai karirnya sebagai Dosen.

“Semoga terwujud untuk bisa menjadi Dosen. Saya dukung. Saya juga berharap Desak terus memacu prestasinya, karena ini olahraga beresiko dengan ketinggian, maka teruslah berdoa, semangat, dan membawa nama baik keluarga dan Bali di kancah dunia. Sekali lagi selamat kepada Desak Made Rita Kusuma Dewi atas prestasinya, yang telah memberikan kontribusi untuk Bali dan Indonesia,” kata Gubernur Koster yang mendapatkan apresiasi dan ucapan terimakasih dari Desak Rita dan seluruh pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia Bali yang hadir di Jayasabha. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca