Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jelang Nataru 2024, TPID Bali Bersinergi Kendalikan Inflasi

BALIILU Tayang

:

inflasi bali
APRESIASI: Saat HLM, TPID Bali memberikan apresiasi kepada enumerator harga dan neraca pangan https://sigapura.baliprov.go.id/ (Sigapura: Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis). (Foto: Hms BI)

Denpasar, baliilu.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah melaksanakan High Level Meeting (HLM) pada 18 Desember 2023. HLM dipimpin oleh Penjabat Gubernur Bali, dan dihadiri oleh Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kepala Bulog Divre Bali, Kepala Badan Pusat Statistik Bali, Bupati/Walikota se-Bali, Paiketan Perumda Pangan Bali, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. HLM dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga kestabilan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Inflasi nasional maupun Bali secara umum cukup stabil dan terkendali. Pada November 2023, inflasi bulanan nasional tercatat sebesar 0,38% (mtm), sedangkan inflasi bulanan gabungan Kota Denpasar dan Singaraja sebesar 0,41% dan menempati posisi ke-13 secara nasional. Adapun inflasi tahunan gabungan Kota Denpasar dan Singaraja sebesar 2,77% (yoy) lebih rendah dibandingkan nasional sebesar 2,86%, serta berada pada ranking ke-28. Berdasarkan pola historis, tekanan inflasi Volatile Food Gabungan Kota Denpasar dan Singaraja menunjukkan pola peningkatan di akhir tahun, namun kembali menurun pada triwulan pertama.

Penjabat Gubenur Bali, Sang Made Mahendra Jaya menekankan perlunya kerja sama seluruh pihak dengan konsep Ngerombo, yaitu Satu Hati, Satu Kata, dan Satu Tindakan. Konsistensi dari kerja sama TPID Provinsi dan kabupaten/kota se-Bali perlu terus dilakukan untuk menjaga kestabilan harga, khususnya menjelang periode liburan HBKN Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Mahendra juga mengajak seluruh Bupati/Walikota se-Bali terus berkolaborasi dan bekerjasama dengan pihak terkait untuk meningkatkan kinerja guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kd Putra Narendra menekankan pentingnya monitoring harga dan ketersediaan pasokan untuk mendeteksi lebih dini kenaikan harga. Pengawasan pada distribusi bahan pokok penting (bapokting) di lapangan juga menjadi langkah yang perlu terus dilakukan. Narendra menambahkan bahwa Kepolisian akan terus berupaya untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalulintas termasuk penyeberangan sehingga aman dan kondusif selama periode HBKN Natal dan Tahun Baru 2024.

Baca Juga  Dibuka Presiden RI, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Saksikan Langsung Pembukaan PON XXI di Banda Aceh

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja menyampaikan pentingnya memperkuat pasokan dan menjaga kelancaran distribusi bahan pangan. Hal ini mengingat bahwa masyarakat Bali akan menghadapi momen-momen yang berpotensi meningkatkan permintaan sepanjang Desember 2023 hingga triwulan I 2024, seperti Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Tahun Baru Imlek, Pemilihan Umum, Hari Raya Galungan dan Kuningan, awal bulan puasa dan Idulfitri, serta Hari Raya Nyepi. Pada kesempatan ini, seluruh Bupati/Walikota juga memberikan tanggapan atas pengendalian inflasi yang telah dan akan dilakukan di wilayahnya masing-masing.

Seluruh peserta rapat sepakat untuk memperkuat kegiatan pengendalian inflasi berbasis 4K, yaitu Keterjangkuan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. High Level Meeting 18 Desember 2023 menyepakati pentingnya kolaborasi, inovasi, dan sinergi (KIS) dalam rangka pengendalian inflasi melalui kerangka kebijakan 4K, yaitu:

  1. Memperkuat keterjangkauan harga terutama bahan pangan strategis, melalui pelaksanaan operasi pasar, meningkatkan peran Paiketan Perumda Pangan Bali, hilirisasi produk hortikultura, mendorong peran distributor, serta pemberian subsidi biaya angkut.
  2. Meningkatkan ketersediaan pasokan bahan pangan strategis, antara lain dengan memperluas peran Paiketan Perumda Pangan Bali sebagai offtaker dan distributor dengan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan lokal, penguatan program closed loop, dan peningkatan cadangan pangan berkoordinasi dengan Bulog. Lebih lanjut, masing-masing kabupaten/kota juga diharapkan memperkuat data ketersediaan pangan. Ke depan, gerakan pengendalian inflasi pangan akan difokuskan pada komoditas penyumbang utama inflasi, antara lain beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan komoditas hortikultura.
  3. Menjamin kelancaran distribusi bahan pangan strategis, antara lain melalui monitoring arus pangan keluar masuk di titik-titik penyeberangan, termasuk memastikan pasokan suplai bahan bakar dan LPG terjaga menjelang HBKN.
  4. Memperkuat komunikasi efektif kepada masyarakat untuk belanja bijak dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai efisiensi konsumsi dan pengurangan limbah pangan, sehingga mampu menciptakan kesadaran perilaku yang lebih baik terhadap konsumsi, saving, dan investasi.
Baca Juga  Atasi Persoalan Sampah, Pj. Gubernur Dorong Gerakan Pemilahan Berbasis Sumber

Terkait pasar murah, Pemerintah Provinsi Bali bekerjasama dengan Bank Indonesia, BPD Bali, Bulog, TPID Provinsi Bali, Paiketan Perumda Pangan dan Pertamina telah memulai program tersebut pada 10 Desember 2023 lalu. Pasar Murah tersebut bertempat di Depan Kantor Gubernur Bali dan telah dilaksanakan dua kali pada 10 dan 17 Desember 2023, serta akan dilaksanakan pada 24 dan 29 Desember 2023 bersamaan dengan kegiatan car free day. Paling sedikit lima puluh pedagang turut berpartisipasi pada pasar murah tersebut dengan menyediakan komoditas bahan pokok seperti beras, bawah merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, gula pasir, dan ayam potong dengan harga yang terjangkau.

Selain diselenggarakan oleh TPID Provinsi, pasar murah juga dilaksanakan oleh TPID seluruh Kota/Kabupaten se-Bali dengan jadwal yang terkoordinasi dalam rangka menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Pada kesempatan HLM ini, juga dilakukan pemberian apresiasi kepada enumerator harga dan neraca pangan https://sigapura.baliprov.go.id/ (Sigapura: Sistem Informasi Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis). Hal ini diharapkan mampu terus mendorong penggunaan Sigapura sebagai sumber informasi harga, neraca pangan, dan kegiatan pengendalian inflasi kepada masyarakat. Apresiasi juga diberikan kepada enumerator daerah yang aktif melakukan serta melaporkan kegiatan pengendalian inflasi. TPID se-Provinsi Bali akan senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dalam menjaga kestabilan harga di Provinsi Bali.

Pada tahun 2024, akan terdapat 2 (dua) tambahan kota IHK di Provinsi Bali, yaitu Tabanan dan Badung. Dengan demikian, pada 2024 terdapat 4 kota IHK di Provinsi Bali, yaitu Denpasar, Singaraja, Badung, dan Tabanan sehingga lebih dapat mencerminkan angka inflasi se-Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Dibuka Presiden RI, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Saksikan Langsung Pembukaan PON XXI di Banda Aceh

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  Dibuka Presiden RI, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Saksikan Langsung Pembukaan PON XXI di Banda Aceh

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Tekan Laju Inflasi, Pemkot Denpasar Akan Gelar Operasi Pasar

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca