Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kembali ke ‘Kawitan’ PWI Bali, Agung Rai Wirajaya Gelontorkan 250 Paket Sembako

BALIILU Tayang

:

pwi bali
Anggota DPR RI Komisi XI, I Gusti Agung Rai Wirajaya saat menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, pada Rabu (19/4/2023) di Kantor PWI Bali. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Anggota DPR RI Komisi XI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, berkesempatan kembali mengunjungi ‘kawitan’, Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali. Bahkan, menggelontorkan 250 paket sembako untuk disalurkan melalui PWI Bali, Rabu (19/4/2023). 

“Ini suatu kesempatan yang sangat berbahagia, saya kembali ke rumah saya, kawitan. Saya bilang demikian karena orangtua saya, ajik (I Gusti Gede Raka Wiratma, red) adalah Ketua PWI Bali periode 1972 -1983. Saat itu, kondisi dan situasi PWI, wartawan pada saat itu, lagi banyak-banyaknya tekanan, namun bisa berjalan, bahkan kegiatan-kegiatan dan aktivitasnya cukup tinggi,” ujar Agung Rai Wirajaya yang kerap disapa ARW seraya mengenang masa kecilnya yang kerap bermain di Kantor PWI Bali yang berlokasi di Lumintang, Denpasar. 

Agung Rai Wirajaya, yang kedatangannya didampingi putrinya, AA Paramita Dewi, salah satu tokoh perempuan Kota Denpasar, mengungkapkan, Ajik-nya, dulu dijuluki ‘Si Kancil’ oleh Menteri Penerangan di zamannya, Harmoko. Ia beranggapan kembalinya ia ke PWI, tentu sudah tidak asing lagi, dimana dirinya sudah menjalin silaturahmi, kerap menjalin komunikasi dengan insan pers. Apalagi saat ini dirinya duduk di Komisi XI DPR RI. 

“Batin kita, batin saya sendiri, tidak lepas daripada darah yang mengalir sebagai seorang wartawan. Dari itulah, saya berharap PWI terus berjalan dan terus eksis. Mari kita jalin komunikasi yang baik, agar di kemudian hari PWI semakin bertahan dari gempuran-gempuran dunia digital,” ujar politisi PDIP Bali itu yang sudah duduk selama 4 periode di DPR RI.

Namun, tentunya dalam konteks kode etik yang terus dijalankan, siapa pun yang bernaung di PWI, Agung Rai Wirajaya mengajak untuk selalu mengedepankan kode etik jurnalistik sebagai rujukan para wartawan, agar memberikan contoh kepada yang lain. Pasalnya, PWI merupakan organisasi wartawan tertua.

Baca Juga  Peringati HPN 2024, PWI Buleleng Gelar Baksos di Panti Asuhan Destawan

“Saya berharap serangkaian Hari Pers Nasional tingkat Provinsi Bali ini, di kemudian hari, agar terus didengungkan  semangat menjaga keutuhan NKRI dan juga jiwa-jiwa wartawan yang kritis. Yang muda-muda pun, saya berharap, jangan lepas kontrol terhadap kode etik jurnalistik yang sudah disusun, yang dibuat oleh senior-senior, agar terus didalami dan dijadikan panduan dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistik,” kata mantan Anggota DPRD Bali itu.

Salurkan ke Panti Asuhan

Sementara itu, Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, didampingi beberapa pengurus, menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Agung Rai Wirajaya. Ia mengatakan, Agung Rai Wirajaya tidak hanya baru kali membantu PWI Bali dengan bantuan paket sembako tetapi juga banyak membantu  merealisasikan program-program PWI.

“Sebenarnya, dari kami PWI, hanya satu kata, matur suksma, karena bagaimanapun, Pak Agung Rai sudah banyak membantu kita di PWI, terutama untuk merealisasikan program-program PWI. Untuk kali ini, beliau mendukung kita serangkaian Hari Pers Nasional Provinsi Bali di Jembrana, 4 dan 5 Mei mendatang,” ucap Pemimpin Redaksi Harian Warta Bali ini.

Disebutkan, kali ini Agung Rai Wirajaya mendukung PWI dalam kegiatan sosial, memberikan 250 paket sembako. “PWI sangat berterima kasih, mengapresiasi sekali dukungannya, dan ke depan, tentu PWI berharap selaku Anggota DPR RI yang duduk di Komisi XI agar Pak Agung tetap mendukung PWI Bali melalui program-program yang bisa disinergikan.

“Kenapa demikian, karena PWI adalah beliau juga, beliau darahnya adalah darah wartawan, dimana, orangtua, ajik beliau, adalah ketua PWI ketiga, PWI di masa-masa sulit, wartawan di masa-masa sulit. Dan kami adalah generasi penerusnya. Sudah tentu, hubungan keterikatan, benang merah itu, tetap ada dan ini tentu bisa kita teruskan. Sekali lagi, bagi PWI, beliau, selain sebagai sahabat, juga sebagai orangtua di PWI, karena, bagaimanapun juga, meskipun beliau tidak terjun langsung sebagai wartawan, sebagai pengelola media, tetapi, darah beliau adalah darah wartawan, dan tentu saja, seperti yang kita saksikan hari ini, tetap ingat sebagai wartawan, tetap ingat dengan kawitan-nya, yang telah dirintis atas kerja keras orangtua beliau di masa lalu,” pungkas Dwikora.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergitas, Bawaslu Denpasar Datangi PWI Bali

Tak menunggu lama, usai menerima bantuan sembako dari Agung Rai Wirajaya, Ketua PWI Bali bersama beberapa pengurus langsung meluncur ke Yayasan Al-Ittihad Rashid Wa Habib, yang berlokasi di Tegal, Pemecutan, Denpasar dan Panti Sosial Tresna Wreda Wana, Biaung, Gianyar. Tujuannya tak lain untuk menyalurkan bantuan sembako dari Agung Rai Wirajaya. Bantuan paket sembako ini juga disalurkan kepada anggota PWI Bali yang merayakan Idul Fitri serta sejumlah panti asuhan di Jembrana. (*/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Refleksi Akhir Tahun PWI Bali,  Pers Tetap Optimis Hadapi Era Digital
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  PWI Pusat Larang Wartawan dan para Pengurus PWI di Semua Tingkatan Meminta THR

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Peringati HPN 2024, PWI Buleleng Gelar Baksos di Panti Asuhan Destawan

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca