Connect with us

SOSIAL

Kersoshipp XIX di Trunyan: Pandemi Tidak Menyurutkan Semangat untuk Mengabdi

BALIILU Tayang

:

de
Mahasiswa memberikan sosialisasi tentang hipertensi saat Kerja Sosial Hippocrates, 7-8 November di Trunyan Bangli.

Bangli, baliilu.com – Meskipun dalam masa pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dijunjung oleh Universitas Udayana. Hal itu dibuktikan dengan kegiatan Kerja Sosial Hippocrates (Kersoshipp XIX) yang telah terlaksana hari Sabtu-Minggu tanggal 7-8 November 2020.

Ketua Panitia Kersoshipp XIX  Ni Kadek Santi Puspita Dewi menyampaikan Kerja Sosial Hippocrates merupakan program kerja pengabdian masyarakat yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Tahun ini, Kersoshipp XIX kembali dilaksanakan di desa binaan BEM FK Unud yaitu Desa Trunyan, Kintamani, Bangli.

Santi Puspita Dewi lanjut mengatakan Kersoshipp XIX 2020 mengusung tema “Kolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat Mewujudkan Masyarakat Sejahtera”. Melalui kolaborasi dari seluruh komponen FK Universitas Udayana ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat di Desa Trunyan dapat meningkat dan masyarakat bisa merasa lebih baik dari sebelumnya.

‘’Kersoshipp yang biasanya dilakukan dengan kegiatan sosialisasi ke sekolah dasar dan pemberian layanan kesehatan, untuk kali ini kami ubah menjadi sosialisasi door to door, pengisian kuesioner penelitian, dan pembagian sikat gigi dan pasta gigi pada hari pertama. Kemudian dilanjutkan pada hari kedua denganpembagian sembako dan sikat gigi serta pasta gigi,’’ terang Santi Puspita Dewi.

Dana pada kegiatan ini didapatkan dari kas BEM FK Unud, sponsor, dan donasi umum. Dari dana tersebut didapatkan 120 paket sembako dan 100 lebih paket sikat gigi. Paket sembako dibagikan ke tiap rumah, di mana 1 rumah mendapat 1 paket. Sementara untuk paket sikat gigi, 1 anak mendapatkan 1 paket.

Terkait dengan kondisi pandemi Covid-19, Santi Puspita Dewi memaparkan panitia dan volunteer diwajibkan memakai masker dan membawa hand sanitizer. “Dari panitia juga menyiapkan masker dan hand sanitizer kalau sewaktu-waktu diperlukan di desa,” jelas Santi seraya yang mengaku senang dan bahagia bisa menjadi bagian dari panitia Kersoshipp XIX dan bisa lebih dekat dengan masyarakat di Desa Trunyan.

Baca Juga  Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan

‘’Saya juga bangga kepada para panitia yang tetap semangat menjalani acara walaupun medan tempuh ke Desa Trunyan cukup ekstrim. Semoga tahun-tahun berikutnya acara Kersoshipp bisa terlaksana lebih baik lagi dan pandemi bisa cepat berlalu,” harapnya. (bt)

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSIAL

Serahkan Bantuan Sembako di Sembiran, Ny. Putri Koster Ingatkan untuk Terapkan 3M

Published

on

By

de
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster

Buleleng, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak warga untuk tetap ingat pesan ibu “Terapkan 3M” di tengah pandemi Covid-19 yang hingga kini belum ada tanda-tanda akan secepatnya berakhir.

 “3M adalah, memakai masker dimana pun terutama saat berada di tengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain,” kata Ny. Putri Koster di sela penyaluran bantuan sembako di Balai Serbaguna Desa Sembiran, Tejakula, Kabupaten Buleleng, Minggu (29/11) pagi.

Pendamping orang nomor satu di Bali itu menyebutkan, anak-anak muda yang punya lebih banyak aktivitas di luar rumah di masa pandemi ini harus lebih menjaga diri dari paparan virus Corona atau Covid-19. Jangan sampai karena ketidakpedulian malah membawa virus ke lingkungan rumah.

Ny. Putri Koster menyalurkan bantuan sembako di Balai Serbaguna Desa Sembiran, Tejakula, Kabupaten Buleleng, Minggu (29/11) pagi.

“Anak-anak muda yang fisiknya kuat kemungkinan lebih bagus daya tahan tubuhnya jika terinfeksi, namun akan berbahaya bagi orang-orang di rumah, orang tua yang lebih rentan. Ingat, sekarang yang banyak terjadi adalah klaster keluarga dan kita harus waspada. Lindungi orang-orang yang kita sayangi dengan disiplin prokes,” ujar Ny. Putri Koster dengan mengingatkan, “Mari kita sama-sama jaga kesehatan dan bersama pula hadapi pandemi ini.”

Tak lupa, sosok seniman serba bisa tersebut mengharapkan bantuan yang disalurkan berupa paket beras, minyak dan gula tersebut bisa bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. “Pandemi ini tentu berdampak besar pada ekonomi warga, banyak yang dirumahkan, atau mungkin ada yang tidak bisa berangkat ke kapal pesiar. Untuk itu pula saya harap bantuan ini bisa tepat sasaran kepada warga yang benar-benar kurang mampu. Tugas jajaran desa untuk memastikan bantuan diterima oleh orang yang tepat,” katanya, menekankan.

Baca Juga  Update Covid-19 (12/11), Total Pasien Sembuh Capai 91,81 Persen

Di tempat yang sama, Perbekel Desa Sembiran Nengah Sariana mengucapkan terima kasih yang besar kepada Ny. Putri Koster beserta tim TP PKK dan Pemprov Bali. “Saya juga mengajak warga untuk tetap mengikuti segala anjuran pemerintah sampai pandemi ini berakhir,” ucapnya, mengajak.

Sebanyak 750 paket sembako diserahkan pada kesempatan tersebut untuk nantinya disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya. Secara simbolis, 25 paket di antaranya diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali. Selain sembako, disampaikan pula bantuan 1.500 pcs masker dan penunjang protokol kesehatan lain. (gs)

Lanjutkan Membaca

SOSIAL

Badung Peringati Hari Disabilitas Internasional 2020, Wujud Pengakuan dan Eksistensi Penyandang Disabilitas

Published

on

By

de
Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra I Gede Wijaya serahkan sembako saat Peringatan HDI di Kabupaten Badung bertempat di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Jumat (27/11).

Badung, baliilu.com – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa, peran dan kemampuan para penyandang disabilitas, sekaligus momentum untuk menyelesaikan persoalan yang  dihadapi para penyandang disabilitas.

“Peringatan HDI juga dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian, kesetaraan dan kesejahteraan penyandang disabilitas serta wujud pengakuan dan eksistensi Penyandang Disabilitas,” kata Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra I Gede Wijaya saat membacakan sambutan Pjs. Bupati Badung dalam acara Peringatan HDI di Kabupaten Badung bertempat di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Jumat (27/11).

Lebih lanjut Wijaya mengatakan peringatan HDI tahun ini dengan mengusung tema “Not All Disabilities Are Visible“ (tidak semua disabilitas bisa terlihat) menyiratkan pesan kepada khalayak bahwa tidak semua ragam disabilitas dapat disadari dan diketahui masyarakat umum. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19. Mungkin mereka yang disabilitas rungu wicara tidak bisa langsung bisa diketahui bahwa ia adalah penyandang disabilitas.Tentu dalam kondisi tertentu yang mungkin karena ketidaktahuan tersebut, kemudian terjadi perlakuan yang bernuansa diskriminatif dari lingkungan.

“Oleh karenanya, penting bagi kita untuk memastikan bahwa pemerintah memberikan perhatian setara untuk semua ragam disabilitas. Pemerintah dalam hal ini meneguhkan komitmen dan membangun kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pemberdayaan kemandirian dan kesejahteraan para penyandang disabilitas,” ujarnya.

Dalam kondisi pandemi dan peringatan DHI 2020, pihaknya juga menyerukan kepada semua elemen bangsa untuk bersama-sama mendorong upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui program-program inklusi. “Mari membangun masyarakat inklusi dan SDM disabilitas yang unggul penuh karya dan bersama mencegah penyebaran pandemi Covid-19,” kata Gede Wijaya seraya berharap, para penyandang disabilitas bisa mendapatkan lebih besar akses dalam banyak kesempatan.

Sementara itu Kadis Sosial I Ketut Sudarsana melaporkan rangkaian kegiatan peringatan HDI sudah dilaksanakan mulai bulan November sampai dengan tanggal 8 Desember  2020.  Kegiatan yang dilaksanakan berupa pembinaan dan rehabilitasi sosial kepada penyandang disabilitas dengan memberikan alat bantu kecacatan kepada 47 orang.  Di samping itu juga memberikan makanan tambahan berupa sembako dalam pembinaan rehabilitasi kepada 100 orang dan tepat di hari peringatan HDI memberikan bantuan kepada 100 orang.

Baca Juga  Dukung e-Government dan Reformasi Birokrasi, Badung Implementasikan TTE Berbasis Aplikasi Mobile

Dikatakan peringatan HDI tahun ini juga dilaksanakan secara sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya  karena di tengah situasi pandemi Covid-19 dengan penerapan prokes yang ketat. (bt)

Lanjutkan Membaca

SOSIAL

Sinergi Pemkot Denpasar Tekan Covid-19, PT. Astra International Sumbang Ratusan Hand Glove dan Masker Medis

Published

on

By

de
Pada Jumat (27/11) bertempat di Kantor Walikota Denpasar, diserahkan t Alat Pelindung Diri (Hand Gloves dan Masker Medis) oleh PT. Astra International Tbk – Honda Sales Operation Denpasar kepada Pemerintah Kota Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta dioptimalkan Pemerintah Kota Denpasar dalam upaya menekan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Denpasar seperti pengadaan alat kesehatan dan sosialisasi protokol kesehatan di masyarakat secara berkelanjutan.

Pada Jumat (27/11) bertempat di Kantor Walikota Denpasar, diserahkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (Hand Gloves dan Masker Medis) oleh PT. Astra International Tbk – Honda Sales Operation Denpasar yang diwakili Marketing Sub. Dept. Head, Henry Setiawan kepada Pemerintah Kota Denpasar yang pada kesempatan tersebut diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Denapsar, dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes serta Kabag Kerjasama, I.GA Laxmy Saraswaty, SS.MHum. Hadir juga Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I Dewa Gede Rai.

Marketing Sub. Dept. Head PT. Astra International Tbk, Henry Setiawan menjelaskan penyerahan berbagai Alat Pelindung Diri kepada Pemerintah Kota Denpasar merupakan buah dari program Kerjasama Company Social Responsibility (CSR) yang terjalin antara kedua belah pihak dimana merupakan komitmen kami dalam membantu pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. “Bantuan ini merupakan  bentuk kepedulian kami dalam upaya mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar,” kata Henry Setiawan.

Adapun alat pelindung diri yang diserahkan berupa Hand Gloves sebanyak 11.000 pcs atau 5.500 pasang dan Maker Medis sebanyak 1.100 pcs serta penyerahan ini dengan penandatanganan berita acara oleh kedua belah pihak. Selanjutnya bantuan akan didistribusikan ke puseksmas- puskesmas di Kota Denpasar.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes didampingi Kabag Kerjasama IGA Laxmy Saraswaty, SS.MHum mengucapkan terimakasih kepada PT. Astra International Tbk – Honda Sales Operation Denpasar yang telah memberikan bantuan berupa APD (Hand Gloves dan Masker Medis) diserahkan kepada Pemkot Denpasar.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Penting Jaga Kepercayaan Masyarakat bahwa Kita Mampu Terapkan CHSE di Dunia Pariwisata

Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat guna membantu pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar, termasuk PT. Astra International Tbk – Honda Sales Operation Denpasar yang telah memberikan berbagai bantuan APD ini. Semoga bantuan ini memberikan manfaat untuk mendukung penanganan Covid-19, serta mari bersama untuk memutus penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan,” katanya. (eka)

Lanjutkan Membaca