Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kesbangpol Badung Adakan Studi Tiru Paskibraka ke Kota Bandung

Hingga Studi Kepemimpinan dan Wawasan Kebangsaan di IPDN Jatinangor

Loading

BALIILU Tayang

:

kesbangpol badung
STUDI TIRU: Kesbangpol Badung mengadakan Studi Tiru Paskibraka ke Kota Bandung hingga Studi Kepemimpinan dan Wawasan Kebangsaan di IPDN Jatinangor yang dipimpin Kaban Kesbangpol Badung Drs. I Nyoman Suendi, Kadispora I Gusti Made Dwipayana, Kabag Hukum I Nyoman Artaka, dan Kabag Tapem Made Surya Dharma, Selasa (7/5/2024). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Bandung, Jabar, baliilu.com – Kesbangpol Badung pada Selasa, 7 Mei 2024 mengadakan Studi Tiru Paskibraka ke Kota Bandung hingga Studi Kepemimpinan dan Wawasan Kebangsaan di IPDN Jatinangor. Studi Tiru ini merupakan agenda untuk para anggota Paskibraka dalam pembentukan formasi penuh 1 Juni dan dalam rangka studi lintas nusa karena Kota Bandung sudah diakui sebagai kota sejarah internasional. Karena, lintas nusa merupakan bagian dari matriks BPIP agar dapat diterapkan pada Paskibraka di Kabupaten Badung sebanyak 71 orang.

Rombongan ini dipimpin oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung Drs. I Nyoman Suendi, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga I Gusti Made Dwipayana, Kabag Hukum I Nyoman Artaka, dan Kabag Tapem Made Surya Dharma, Selasa (7/5/2024).

Pada saat Studi Tiru Paskibraka ke Kota Bandung, rombongan diterima oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung Sony Teguh Prasetya. Dalam kesempatan itu Sony mengucapkan selamat datang kepada jajaran Kesbangpol Badung dan Anggota Paskibraka Kabupaten Badung yang telah datang dan berterimakasih telah memilih Paskibraka Bandung dalam studi tiru ini.

“Terkait rekrutmen, dimana sekian ratus orang diseleksi dalam berbagai seleksi seperti test kesehatan, fisik, dan seleksi lainnya hingga diklat pemantapan, asrama sampai kepada pengukuhan. Sebagai daya tarik disini pengukuhan Paskibraka Kota Bandung diadakan di malam hari di Balai Kota Bandung dan saya menaruh bangga kepada anggota Paskibraka di Indonesia karena mereka ini terdidik dan terlatih dengan militansi yang tinggi,” ucapnya di Ruang Rosada, Balai Kota Bandung.

Sementara itu, di Balairung Rudini IPDN Jatinangor, Wakil Kepala Satuan Bina Pelatihan Heri Puluala mendampingi rombongan Kesbangpol dan Paskibraka Kabupaten Badung dalam sambutannya mengatakan selamat datang di Kampus IPDN sebagai sekolah tinggi kedinasan dalam naungan Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga  Sekda Badung Hadiri Upacara ‘’Negtegan’’ dan ‘’Ngingsah’’ di Pura Lingga Bhuwana

“Terimakasih atas kepercayaannya memilih kampus IPDN dalam studi bandingnya. Kami berharap nantinya adik-adik yang hadir dapat mengemban pendidikan disini dan dapat memberikan motivasi yang besar. IPDN merupakan sekolah bording school yang memiliki pola pendidikan pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan yang bagaimana tiga pilar ini menjadi pondasi para peserta didik,” ujar Heri Puluala.

Mewakili bapak Sekda Badung sebagai Ketua Seleksi Paskibraka di Kabupaten Badung, Kepala Badan Kesbangpol Badung I Nyoman Suendi dalam kunjungan di Balai Kota Bandung mengatakan apresiasinya atas penerimaan Kesbangpol Bandung yang sesungguhnya kegiatan hari ini karena momenklatur studi tiru sesungguhnya adalah peningkatan lintas nusantara.

“Kalo kami di Kesbangpol ketemu di tempat tertentu namanya lintas nusantara ini sekarang dikembangkan di Paskibraka kita di 2023 kami namakan angkatan ini Gajah Mada 23. Kami fokus ke Bandung adalah karena Bandung adalah bagian sejarah bangsa dan dunia karena ada gedung pertemuan Asia Afrika, perjuangan Bung Karno saat kuliah di Bandung dan itulah kami membuat kajian untuk memilih Bandung,” ujar Suendi.

Suendi lanjut menegaskan, dalam kunjungan di IPDN Jatinangor dapat menjadi motivasi bagi para peserta Paskibraka Badung. ‘’Ini kebanggaan bagi kami bisa berkunjung ke IPDN tidak menutup kemungkinan ini dapat menjadi semangat bagi adik-adik Paskibraka yang masih muda yang satu Juni akan menjadi purnapaskibra karena mereka akan melaksanakan tugas pada pengibaran satu Juni dan adik-adik kita akan masuk latihan kembali dalam rangka pelaksanaan pengibaran bendera maka dari itu kami mendapat perintah agar dapat memfasilitasi adik-adik Paskibraka di Badung untuk meningkatkan wawasan di IPDN Jatinangor,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Pria Lanjut Usia yang Hilang di Gunung Batukaru

Published

on

By

batukaru
HENTIKAN PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menghentikan upaya pencarian dan pertolongan terhadap pria lanjut usia Made Dibya (84) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (2/5/2026). (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menghentikan upaya pencarian dan pertolongan terhadap pria lanjut usia Made Dibya (84) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (2/5/2026). Penghentian pencarian ini dilakukan mengingat selama tujuh hari pencarian tim SAR Gabungan belum menemukan tanda – tanda baru keberadaan korban.

“Sampai pencarian terakhir hari ini, tim SAR gabungan belum menemukan indikasi korban ditemukan,” terang Kepala Seksi Operasi Basarnas Bali I Wayan Juni Antara.

Ia menambahkan, sejak hari pertama, tim SAR gabungan yang melibatkan unsur TNI/Polri, instansi pemerintah, perangkat desa, relawan, masyarakat setempat dan kelurga korban, telah menyisir hutan dan area perbukitan yang dicurigai menjadi titik hilangnya korban, namum pencarian tetap nihil.

Tak hanya itu, saksi mata yang ikut dalam rombongan pendakian, Negah Susana Yasa (61) juga dilibatkan kembali dalam upaya pencarian.

Kondisi curah hujan yang tinggi disertai kabut menyebabkan jalur pendakian menjadi licin dan jarak pandang tim SAR gabungan menjadi terbatas.

“Sesuai dengan regulasi Undang – Undang Nomor. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, pencarian dengan pengerahan unsur SAR gabungan dapat dihentikan apabila selama 7 hari pencarian korban tidak ditemukan,” ungkap Juni Antara.

Meski demikian, Operasi SAR dapat dilanjutkan kembali apabila ditemukan tanda – tanda yang mengarah pada bukti baru yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada seluruh tim SAR gabungan atas dedikasi dan tugas kemanusian yang dilakukan sejak hari pertama hingga terakhir ini, pencarian kita lanjutkan dengan pemantauan dan akan berkoordinasi dengan pemandu – pemandu yang melaksanakan pendakian di Gunung Batukaru untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkab Badung Raih Opini WTP 10 Kali Berturut-turut

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Revitalisasi Bahasa Pedawa Digelar, Sekolah Adat Manik Empul Libatkan Lintas Generasi

Published

on

By

Sekolah Adat Desa Pedawa
REVITALISASI: Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Adat Manik Empul Desa Pedawa Kecamatan Banjar menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Lisan Pedawa. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Adat Manik Empul Desa Pedawa Kecamatan Banjar menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Lisan Pedawa sebagai upaya menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah arus modernisasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengimbasan program revitalisasi yang selama ini secara berkelanjutan dilakukan oleh Manik Empul, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Bali. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahasa Pedawa.

Berbagai materi disajikan dalam kegiatan ini, di antaranya mesatua (bercerita), banyolan atau lawakan menggunakan bahasa Pedawa, pembacaan puisi, serta pidato (pidarta) berbahasa Pedawa. Ragam kegiatan tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali tradisi lisan yang mulai jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah Adat Mani Empul, Wayan Sadnyana ditemui saat kegiatan, Sabtu (2/5) menyampaikan kegiatan revitalisasi ini memiliki dua tujuan utama, yakni memperkuat keberadaan bahasa Pedawa sebagai salah satu dialek Bahasa Bali, serta menggali kembali kearifan lokal yang terkandung dalam berbagai istilah khas Pedawa yang kini mulai terlupakan.

“Banyak istilah lokal yang sesungguhnya sarat makna, namun sudah jarang dipahami generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin menjembatani transfer pengetahuan antar generasi,” ujar Sadnyana.

Secara teknis disampaikan, kegiatan dilaksanakan di wantilan Desa Adat Pedawa setiap akhir pekan sepanjang bulan Mei, dengan melibatkan instruktur dari kalangan relawan serta tokoh adat setempat. Peserta kegiatan mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak tingkat sekolah dasar, remaja SMP dan SMA, hingga mahasiswa dan masyarakat umum.

“Pelibatan lintas generasi ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan bahasa dan sastra lisan Pedawa sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat ikatan komunitas berbasis tradisi,” pungkasnya.

Baca Juga  Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Bansos Bencana Kebakaran di Kapal

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Sekolah Adat Manik Empul berharap bahasa Pedawa tidak hanya bertahan, tetapi juga kembali hidup dan berkembang di tengah masyarakat sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Buruh: DPR Apresiasi Langkah Pemerintah Tata Aturan Outsourcing

Published

on

By

outsourcing
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: Munchen/dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua DPR RI Puan menyambut positif langkah Pemerintah yang dalam rangka Hari Buruh 2026 menerbitkan aturan baru melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya. Salah satu poin dalam Permenaker ini adalah pembatasan jenis pekerjaan dalam outsourcing.

Menurut Puan, penataan aturan outsourcing juga perlu memastikan bahwa fleksibilitas hubungan kerja tidak berkembang menjadi ruang yang memperbesar kerentanan pekerja terhadap kehilangan pekerjaan mendadak.

Puan memandang pembatasan outsourcing pada jenis pekerjaan tertentu pun harus diikuti kejelasan implementasi. “Ini diperlukan agar aturan tersebut tidak menimbulkan pola baru yang justru memindahkan ketidakpastian ke bentuk hubungan kerja lain yang belum sepenuhnya terlindungi,” imbaunya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Kemudian mengenai isu perlindungan pekerja transportasi digital, Puan menilai hal tersebut menjadi bagian dari perubahan struktur kerja yang perlu dibaca lebih luas. Pada peringatan May Day kali ini, Pemerintah disebut akan memberi kejutan bagi para buruh dan pengemudi ojek online (ojol).

“Perlindungan terhadap penghasilan, kepastian hubungan kerja, dan jaminan sosial bagi pengemudi layanan transportasi online menjadi penting karena sektor digital kini menjadi penopang ekonomi banyak keluarga,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Puan mengatakan semua upaya regulasi yang ada bermuara pada satu hal yakni memastikan masyarakat bekerja tetap memiliki rasa aman terhadap masa depannya dan keluarga.

“Karena ketika ketidakpastian kerja meningkat, tekanan sosial akan jauh lebih cepat dirasakan di tingkat keluarga. Ini tentang kebutuhan pokok rumah tangga, pendidikan anak-anak, dan berbagai kebutuhan hidup lain,” tegas Puan.

Puan lalu menyinggung 2 kejadian yang menjadi perhatian beberapa waktu terakhir yakni kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, dan kasus kekerasan pada anak di Tempat Penitipan Anak atau Daycare di Yogyakarta.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Lantik IB Surya Suamba Sebagai Pj. Sekda Badung

“Dalam sepekan terakhir, kita melihat berbagai potret memilukan yang dihadapi pekerja. Kecelakaan kereta baru-baru ini dialami oleh mayoritas pekerja saat hendak pulang ke rumah,” kata Puan.

“Lalu kasus kekerasan pada Daycare, ini juga menjadi keprihatinan kita bersama karena tempat penitipan anak kita ketahui sekarang menjadi alternatif pengasuhan bagi orangtua pekerja,” lanjutnya.

Untuk itu, Puan mendorong agar Pemerintah semakin meningkatkan berbagai fasilitas pelayanan untuk mendukung pekerja. Termasuk keamanan pada transportasi dan kenyamanan pada kebutuhan domestik.

Puan menyatakan, DPR akan terus mengawal setiap kebijakan bagi pekerja, dan mendorong adanya peningkatan kesejahteraan untuk semua masyarakat bekerja. Bahkan DPR juga baru-baru ini mengesahkan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) untuk keadilan bagi pekerja di sektor domestik.

“Pengesahan UU PPRT yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini dan berdekatan dengan momen May Day, kita harapkan menjadi sebuah bentuk perjuangan nyata dari DPR untuk pekerja,” jelas Puan.

Puan menegaskan, semua pekerja berhak memperoleh perlindungan yang layak. “Baik itu pekerja formal, pekerja informal, pekerja di sektor konvensional, pekerja di sektor domestik, freelancer dan kreatif, guru, driver ojek online, PRT, petani gurem, buruh harian, hingga pekerja kaki lama, dan lain-lain, semuanya berhak mendapat perlindungan dari Negara,” urai cucu Bung Karno itu.

“Peringatan Hari Buruh harus dipahami sebagai pengingat bahwa menjaga kualitas hidup pekerja berarti juga menjaga landasan sosial yang menopang pembangunan nasional,” tutup Puan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca