Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi Peradi Denpasar

Parwata Minta Peradi Lakukan Edukasi SDM LPD dan Koperasi

Loading

BALIILU Tayang

:

parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata foto bersama pengurus Peradi usai melakukan audiensi, Rabu (7/9/2022). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Putu Parwata menerima audiensi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Denpasar, pada Rabu (7/9/2022) di ruang kerjanya di Kantor DPRD Badung.  Audiensi dilakukan serangkaian pelantikan Pengurus Peradi serta anggota advokat yang baru.

Di depan pengurus Peradi, Putu Parwata mengharapkan agar Peradi mampu melakukan edukasi kepada masyarakat. Pertama terkait sumber daya manusia (SDM) mengenai tata kelola lembaga perkreditas desa (LPD). “Saya memberi catatan sebuah organisasi keuangan bisa maju apabila dipimpin oleh orang-orang yang memiliki moral yang kuat untuk memajukan lembaga keuangan mikronya,” ucapnya.

Parwata meminta Peradi betul-betul mampu melakukan pembinaan dan pengedukasian kepada semua LPD yang ada di Badung termasuk koperasinya. “Niat pemerintah bagaimana usaha kecil mikro ini bisa berjalan dengan baik dan lancar karena ini menjadi perhatian pemerintah,” tegas politisi PDI Perjuangan Dapil Kuta Utara tersebut.

parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat menerima pengurus Peradi Denpasar, Rabu (7/9/2022). (Foto: Ist)

Kalau usaha mikro sudah jalan, lanjutnya, otomatis akan bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan kemampuan keuangan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat pun akan bisa stabil.

Untuk itulah, Putu Parwata minta peran Peradi untuk melakukan pembinaan bersama pemerintah dan lembaga-lembaga mikro yang ada di Badung. “Itu inti sari pertemuan kami dengan pihak Peradi,” ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung kepada media selepas pertemuan seraya menambahkan siap menghadiri pelantikan pengurus Peradi yang akan segera digelar.

Pengurus Peradi yang hadir di antaranya I Nengah Jimat, Turah Arda, A. Rauf Jawes, Sintya Anjani, serta Anak Agung Istri Mahaputri serta I Wayan Parwita selaku Ketua DPC Peradi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata: Jaga Keamanan, Partisipasi Semua Pihak Mesti Dilibatkan

NEWS

Tak Sekadar Kumpul, DWP Buleleng Bekali Anggota Keterampilan Olahan Kuliner

Published

on

By

DEMO MEMASAK: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kabupaten Buleleng saat menggelar pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan demo memasak dan pelatihan keterampilan olahan kuliner yang berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Singaraja, Selasa (15/9), dan diikuti seluruh anggota DWP Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan demo memasak dan pelatihan keterampilan olahan kuliner dalam hal ini pembuatan kue bakpao. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya DWP Buleleng untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan keterampilan anggotanya.

Kegiatan berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Singaraja, Selasa (15/9), dan diikuti seluruh anggota DWP Buleleng. Suasana keakraban dan kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, yang juga selaku Penasihat DWP Buleleng menyampaikan keberadaan komunitas penting dalam membentuk sikap dan perilaku anggotanya. Menurutnya, setiap komunitas memiliki norma yang menjadi pedoman bersama dalam berinteraksi.

“Setiap komunitas akan membuat norma dan setiap norma akan menjaga mereka. Karena itu, kita semua membutuhkan komunitas. Dharma Wanita Persatuan merupakan salah satu komunitas yang secara resmi dibentuk oleh negara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, mengungkapkan pertemuan rutin bulanan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi anggota.

Pihaknya menjelaskan, setiap pertemuan DWP diupayakan memiliki kegiatan edukatif yang dapat menambah wawasan maupun keterampilan anggota. Pada pertemuan kali ini, kegiatan diisi oleh Bidang Ekonomi melalui demo memasak dan praktik membuat bakpao.

“Selain ajang silaturahmi, kami ingin setiap pertemuan membawa nilai tambah, baik dalam hal pengetahuan maupun keterampilan,” ungkapnya.

Menurut Ny. Dewi Suyasa, keterampilan membuat bakpao diharapkan dapat menginspirasi anggota untuk menyediakan makanan atau camilan sehat bagi keluarga. Selain itu, keterampilan tersebut juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan dalam skala kecil.

Baca Juga  Perkuat Kerja Sama, Sekretariat DPRD Badung dan Media Kunjungi DPRD Balikpapan 

Melalui kegiatan tersebut, DWP Buleleng tidak hanya memperkuat hubungan dan kebersamaan antaranggota, tetapi juga mendorong peningkatan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan sebagai peluang produktif.

Kegiatan ditutup dalam suasana hangat dan kekeluargaan dengan partisipasi aktif seluruh anggota DWP Buleleng. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dukung Bali Bidding Tuan Rumah WCD 2031, Berdampak pada Pariwisata, Ekonomi dan Perkuat Jejaring Kesehatan Internasional

Optimistis Bali Tuan Rumah karena Berpengalaman Gelar Event Global

Loading

Published

on

By

TERIMA PERDOSKI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) di Jayasabha, Denpasar, Selasa (15/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan terhadap pencalonan Bali sebagai tuan rumah World Congress of Dermatology (WCD) 2031. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima jajaran Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) di Jayasabha, Denpasar, Selasa (15/9/2026).

Ketua Umum PERDOSKI Periode 2024–2027, dr. Hanny Nilasari, menyampaikan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan diri mengikuti proses bidding tuan rumah WCD 2031 dengan mengajukan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan. Proses bidding dijadwalkan berlangsung pada 2027 di Meksiko dengan enam negara bersaing menjadi tuan rumah.

WCD merupakan salah satu kongres internasional bergengsi di bidang dermatologi yang mempertemukan dokter spesialis, ahli, dan akademisi dari berbagai negara. Forum tersebut menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, perkembangan keilmuan, pengalaman klinis, serta penguatan jejaring internasional di bidang dermatologi, venereologi, dan estetika.

Menurut dr. Hanny Nilasari, apabila Bali terpilih sebagai tuan rumah, WCD 2031 diperkirakan akan dihadiri lebih dari 12.000 peserta internasional. Jumlah tersebut belum termasuk pendamping peserta sehingga penyelenggaraan kongres berpotensi memberikan dampak ekonomi yang luas bagi Bali, terutama terhadap sektor pariwisata dan industri MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions).

“Kami mohon dukungan Pak Gubernur agar Bali, Indonesia, bisa menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini. Ada enam negara yang mengajukan diri. Perkiraannya lebih dari 12 ribu peserta, belum lagi pendampingnya,” ujar dr. Hanny Nilasari.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan Bali. Pemerintah Provinsi Bali, kata Koster, siap memberikan rekomendasi sekaligus mendukung kebutuhan yang diperlukan PERDOSKI untuk memperkuat posisi Bali dalam proses bidding.

“Tentu saya dukung. Saya berikan rekomendasi untuk itu. Apa-apa yang diperlukan untuk World Congress of Dermatology, sampaikan,” kata Gubernur Koster.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata: Jaga Keamanan, Partisipasi Semua Pihak Mesti Dilibatkan

Koster optimistis Bali memiliki peluang besar untuk memenangkan persaingan sebagai tuan rumah WCD 2031. Optimisme tersebut didasarkan pada pengalaman Bali menyelenggarakan berbagai agenda internasional berskala besar, termasuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan World Water Forum ke-10.

Menurut Koster, keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan Bali dalam menyediakan fasilitas, infrastruktur, serta layanan yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan kegiatan internasional.

Koster mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10 pada 2024. Menurutnya, dari 36 negara yang memiliki hak suara dalam proses pemilihan tuan rumah, hanya enam negara yang tidak memberikan suara kepada Bali. Dukungan mayoritas tersebut dinilainya mencerminkan kepercayaan internasional terhadap kemampuan Bali menjadi tuan rumah kegiatan berskala global.

Pengalaman Bali menjadi tuan rumah KTT G20 juga menjadi modal penting karena Bali telah membuktikan kemampuannya menerima para pemimpin negara, delegasi, dan peserta dari berbagai negara.

Selain pengalaman menyelenggarakan agenda global, Koster menilai daya tarik Bali sebagai destinasi pariwisata internasional menjadi keunggulan dalam proses pencalonan WCD 2031. Infrastruktur pariwisata yang memadai serta kekayaan budaya dan alam dinilai menjadi nilai tambah Bali dibandingkan dengan destinasi lainnya. “Daya tarik Bali luar biasa untuk event internasional,” ujar Koster.

Apabila terpilih sebagai tuan rumah WCD 2031, penyelenggaraan kongres tidak hanya berpotensi memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi Bali, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pengembangan jejaring internasional di bidang kesehatan. Kehadiran ribuan dokter spesialis, ahli, dan akademisi dari berbagai negara diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan tenaga medis Indonesia sekaligus meningkatkan posisi Bali sebagai destinasi kegiatan ilmiah, medis, dan MICE bertaraf internasional.

Dengan pengalaman menyelenggarakan berbagai agenda dunia serta dukungan Pemerintah Provinsi Bali, Gubernur Koster meyakini Bali memiliki modal kuat untuk bersaing dalam proses bidding WCD 2031.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Dukung Wayang Masuk Sekolah

Pemerintah Provinsi Bali menyatakan siap berkoordinasi dengan PERDOSKI untuk mendukung kebutuhan pencalonan sehingga Indonesia dapat memenangkan bidding dan Bali terpilih sebagai tuan rumah World Congress of Dermatology 2031. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Perkuat Peran PKK dalam Peringatan HKG PKK Ke-54 Kabupaten Tabanan

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ny Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan menyerahkan bantuan kepada warga dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di lingkungan Pemkab Tabanan, Selasa (15/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat memperkuat pemberdayaan keluarga sebagai fondasi pembangunan kembali ditegaskan oleh Ny Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, selaku Ketua Pembina TP PKK Kabupaten Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD dan Jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda serta para Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, Selasa (15/9), menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen dan semangat seluruh kader PKK dalam meningkatkan pemberdayaan keluarga.

Melalui Gerakan PKK, keluarga diharapkan agar semakin berdaya, mandiri, dan mampu menjadi kekuatan penting dalam mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 di Tabanan juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, di antaranya Lomba Aku Hatinya PKK, Lomba Karaoke dan Yel-Yel Lansia, Lomba Posyandu 6 SPM, serta aksi sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada para ibu tukang suun Pasar Tabanan. Hadiah bagi para pemenang lomba dan bantuan sosial tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sanjaya bersama Bunda Rai pada Puncak Peringatan HKG PKK Kabupaten Tabanan. Turut hadir para Kepala Instansi Vertikal dan BUMD di Kabupaten Tabanan, jajaran pengurus organisasi wanita di Tabanan, Ketua dan jajaran pengurus PKK Kecamatan hingga Ketua dan Pengurus PKK Desa, serta masyarakat.

Dalam Peringatan HKG PKK Kabupaten Tabanan tahun ini, Bunda Rai juga memberikan ruang kepada masing-masing Kecamatan untuk menampilkan dan menjual hasil-hasil UP2K-nya. Bunda Rai mengatakan Aku Hatinya PKK sangat erat kaitannya dengan UP2K, Program Aku Hatinya PKK tidak hanya diarahkan untuk mewujudkan lingkungan rumah yang asri dan produktif, tetapi juga dapat menjadi sumber potensi ekonomi keluarga. Hasil pemanfaatan pekarangan tersebut selanjutnya dapat dikembangkan melalui UP2K-PKK menjadi produk bernilai tambah, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga  Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang ISHC Kabupaten Kota Se-Bali, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Harapkan Sinergitas dengan Pemerintah

Menyampaikan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Bunda Rai menyampaikan bahwa Peringatan HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut menjadi sarana bagi seluruh jajaran TP PKK dari tingkat pusat hingga desa, kelurahan, dan dasawisma untuk kembali meneguhkan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK, sekaligus mendukung kebijakan pembangunan pemerintah dan pemerintah daerah.

“Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK merupakan momentum untuk semakin meneguhkan komitmen kita dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan pemerintah dan pemerintah daerah,” ucapnya.

Mengangkat tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045”, Bunda Rai mengatakan tema tersebut menegaskan arah gerakan PKK untuk kembali memperkuat dan mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Melalui penguatan tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045.

“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” imbuhnya.

Bunda Rai juga berharap, Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK agar dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan bersama pemerintah dan pemerintah daerah. Terpadu berarti setiap program tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan menguatkan, sedangkan berkelanjutan berarti dilaksanakan secara konsisten, terencana, dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup keluarga. Seiring meningkatnya kepercayaan terhadap Gerakan PKK, kemitraan dengan pemerintah, kementerian, lembaga, dunia usaha, akademisi, dan organisasi masyarakat juga diharapkan semakin diperkuat untuk memperluas manfaat program.

“Mari kita jadikan Peringatan HKG PKK Ke-54 ini sebagai momentum untuk semakin menguatkan komitmen, mempererat kebersamaan, dan meneguhkan semangat pengabdian. Dengan menguatkan 10 Program Pokok PKK, melaksanakan Asta Cita, dan bekerja secara konsisten, kita yakin kontribusi PKK akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Bunda Rai.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata: Jaga Keamanan, Partisipasi Semua Pihak Mesti Dilibatkan

Sejalan dengan pesan tersebut, Bupati Sanjaya menegaskan, PKK yang telah berusia 54 tahun merupakan salah satu organisasi yang mampu menjadi penggerak roda pembangunan di berbagai bidang. Menurutnya, HKG PKK harus menjadi ruang refleksi atas peran PKK sebagai gerakan masyarakat yang berangkat dari keluarga, tetapi memiliki dampak luas terhadap pembangunan daerah dan bangsa. “Peringatan HKG PKK ini bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran PKK sebagai gerakan masyarakat yang berangkat dari keluarga, namun memiliki dampak yang luas bagi pembangunan daerah dan bangsa,” jelasnya.

Sanjaya juga menjelaskan bahwa berbagai program pembangunan dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani memiliki keterkaitan erat dengan gerakan PKK. Mulai dari pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, pelestarian adat, agama, seni dan budaya, pariwisata hingga infrastruktur, seluruhnya membutuhkan keterlibatan PKK. “Hampir 60 persen kegiatan dan program pembangunan yang kami jalankan sejatinya bergerak bersama PKK. Melalui Posyandu, misalnya, kader PKK dari desa, kecamatan hingga kabupaten turut berkontribusi dalam penanganan stunting dan menyukseskan program pembangunan di Tabanan,” ujarnya.

Atas kontribusi tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran PKK yang selama ini telah turut membangun Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan, ditegaskannya, akan terus mendukung berbagai program PKK hingga tingkat desa dan banjar agar manfaatnya semakin dirasakan keluarga dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi serta peran seluruh kader PKK dalam membangun Tabanan yang kita cintai. Kami akan terus mendukung program-program PKK agar memberikan dampak nyata bagi terwujudnya keluarga yang sejahtera dan menjadi bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Apresiasi RAPBD 2024 Sangat Fantastis

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca