Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kodam IX/Udayana Gelar Bakti TNI pada Peringatan Hari Juang TNI AD 2025

BALIILU Tayang

:

kodam udayana
TEBAR BENIH IKAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menebar benih ikan saat memimpin langsung kegiatan Karya Bakti, Bakti Sosial, dan Bakti Kesehatan di Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, pada Jumat, 12 Desember 2025. (Foto: Pendam IX)

Bangli, baliilu.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin langsung kegiatan Karya Bakti, Bakti Sosial, dan Bakti Kesehatan di Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan terpadu ini dilaksanakan usai Ziarah Rombongan dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2025. Hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, Dan/Kabalakdam IX/Udayana dan Wakil Bupati Bangli serta undangan lainnya.

Dalam Karya Bakti, sebanyak 91.000 ekor benih ikan ditebar di kawasan Danau Batur sebagai upaya nyata menjaga keberlanjutan ekosistem dan meningkatkan potensi perikanan masyarakat. Kegiatan Bakti Kesehatan juga digelar untuk memberikan pelayanan langsung bagi warga, meliputi pemeriksaan tensi, EKG, pemeriksaan laboratorium (kolesterol dan gula darah), pemeriksaan mata untuk anak-anak, serta pemberian vitamin. Secara bersamaan, digelar pula Bakti Sosial melalui pembagian 250 paket sembako kepada masyarakat di wilayah sekitar Danau Batur.

Rangkaian kegiatan ini selaras dengan tema Hari Juang TNI AD 2025: “TNI AD Manunggal dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju.” Tema tersebut mencerminkan komitmen TNI AD untuk selalu hadir, membantu, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan lingkungan serta masyarakat.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar. “Saya menyampaikan apresiasi kepada Kodam IX/Udayana atas dipilihnya Desa Kedisan sebagai lokasi pelaksanaan rangkaian Bakti kesehatan, pembagian sembako, dan penebaran benih ikan di Danau Batur.” ungkapnya

Wakil Bupati juga memberikan penghargaan atas inisiatif Kodam IX/Udayana dalam menjaga kelestarian alam melalui kegiatan sosial dan lingkungan.

Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk mempertahankan kesejukan, keindahan, dan keasrian kawasan Kintamani agar tetap lestari dan mampu memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat, terutama melalui sektor pariwisata.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Pimpin Sertijab dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana

Sementara itu, dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa penebaran benih ikan merupakan bagian penting dari upaya kolektif menjaga kelestarian Danau Batur sebagai kawasan strategis penyangga kehidupan.

“Danau Batur memiliki nilai ekologi dan warisan budaya luar biasa. Selain menjadi cadangan air dan sumber air bersih bagi Bali, Danau ini juga menjaga ekosistem, menopang keanekaragaman hayati, serta mendukung sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata,” tegas Pangdam.

Pangdam juga mengajak pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk terus menjaga kawasan yang telah ditetapkan sebagai Global Geopark Network UNESCO sejak 2012 itu. “Masyarakat Bali, khususnya Bangli, harus bangga karena Geopark Batur telah diakui dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa layanan kesehatan gratis dan pembagian sembako merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Upaya ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” tutup Pangdam.

Dengan rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan lingkungan, Kodam IX/Udayana kembali membuktikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah rakyat. Melalui aksi nyata di Danau Batur, Hari Juang TNI AD 2025 tidak hanya menjadi momentum sejarah, tetapi juga menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik 2026

Perkuat Transparansi dan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

Loading

Published

on

By

Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik Polresta Denpasar di Ruang Catur Prasetya
EVALUASI: Rapat Analisa dan Evaluasi terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Analisa dan Evaluasi Terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026).

Dengan dipimpin oleh Kabag Ren Polresta Denpasar AKP I Putu Agus Ady Wijaya, S.H. dan dihadiri para pejabat serta personel dari sejumlah satuan kerja, di antaranya Kanit Regident Sat Lantas, Ka SPKT, KBO Sat Reskrim, PS. Kauryamnin Sat Intelkam Polresta Denpasar, serta personel/staf masing-masing Satker yang ditunjuk.

Forum tersebut juga melibatkan unsur masyarakat sebagai bagian penting dalam memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik, yakni Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Selatan, Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Barat, perwakilan mahasiswa Universitas Warmadewa, Elisabeth International, dan STIKES Bina Usada, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan media.

Kabag Ren Polresta Denpasar menyampaikan bahwa kegiatan FKP menjadi ruang komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat untuk menyepakati serta mengevaluasi standar pelayanan publik. Transparansi menjadi salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan pelayanan, sehingga berbagai masukan dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.

Selain membahas standar pelayanan, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai layanan Polisi 110 sebagai sarana quick response dalam memberikan bantuan Kepolisian kepada masyarakat.

Pada sesi berikutnya, Kanit Regident Sat Lantas Polresta Denpasar memaparkan standar pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), mulai dari dasar hukum, persyaratan, hingga mekanisme pelayanan yang terbagi dalam tujuh zona, yakni zona pendaftaran, registrasi, identifikasi, pencerahan, uji teori, uji praktik, dan cetak SIM.

Baca Juga  Kodam IX/Udayana Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi, Tegaskan Komitmen Disiplin dan Penegakan Hukum Prajurit

Sementara itu, KBO Sat Reskrim Polresta Denpasar menjelaskan standar pelayanan pada proses penyelidikan dan penyidikan. Pelayanan Reskrim mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Disampaikan pula bahwa standar pelayanan Reskrim tidak hanya berorientasi pada kecepatan penanganan perkara, tetapi juga mencakup kepastian proses, perlindungan hak saksi, korban, tersangka maupun masyarakat, tertib administrasi, serta akuntabilitas setiap tindakan. SOP menjadi instrumen pengawasan dan pengendalian agar seluruh proses penyelidikan dan penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan bagian dari upaya Polresta Denpasar untuk memastikan pelayanan Kepolisian senantiasa terbuka terhadap evaluasi dan masukan masyarakat.

“Melalui Forum Konsultasi Publik ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan yang diberikan Polresta Denpasar benar-benar memenuhi standar, mudah diakses, transparan, serta memberikan kepastian kepada masyarakat. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Kasi Humas.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam forum tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun pelayanan publik yang semakin responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan FKP Tahun 2026, Polresta Denpasar berharap terbangun komunikasi dua arah yang semakin kuat antara Kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tindaklanjuti Laporan Warga via Call Center 110, Polsek Dentim Datangi Lokasi Gangguan Musik Keras

Published

on

By

Polsek Dentim respons laporan gangguan musik keras
RESPONS LAPORAN: Personel Polsek Dentim saat merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang disampaikan melalui Call Center Polri 110 terkait adanya gangguan suara musik keras yang mengganggu waktu istirahat warga di kawasan Jl. Dahlia 1, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Jumat (21/8/2026) dini hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Dentim yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda I Wayan Suartana, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi dan kondisi di lapangan.

Setibanya di lokasi, personel UKL Polsek Dentim tidak menemukan adanya aktivitas yang menghidupkan musik dengan suara keras. Petugas hanya mendapati sejumlah anak muda yang sedang duduk dan berbincang-bincang.

Dalam kesempatan tersebut, Pawas memberikan imbauan agar tetap menjaga ketertiban, tidak membuat keributan maupun menyalakan musik dengan volume keras, mengingat waktu sudah memasuki dini hari dan warga sekitar sedang beristirahat. Imbauan tersebut juga disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Setelah diberikan imbauan, anak-anak muda tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center Polri 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Polsek Dentim mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi maupun laporan terkait gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin “Groundbreaking” 24 Titik Jembatan Garuda
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pembudidaya Lokal Badung Kebagian Pasar, Hasil Ikan Diserap untuk 6.200 Paket Gemarikan

Published

on

By

Kepala Dinas Perikanan Badung Nyoman Suardana bersama pembudidaya lokal mengemas paket olahan ikan Gemarikan
KEMAS PAKET OLAHAN IKAN: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M. (kanan) bersama pembudidaya dan pengolah lokal saat mengemas paket olahan ikan. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjadi pasar bagi pembudidaya maupun pengolah ikan lokal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., mengatakan bahan baku paket olahan ikan dalam program Gemarikan berasal dari pembudidaya dan pengolah lokal, yakni Kelompok Ikan Tunjung Putih yang juga berkolaborasi dengan kelompok pembudidaya di Kabupaten Badung guna pemenuhan bahan baku.

“Sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal,” katanya, Kamis (20/8/2026).

Paket Gemarikan tersebut berisi ikan nila, ikan lele, hingga abon tuna yang siap dikonsumsi. Hasil budidaya dan olahan masyarakat lokal tersebut kemudian disalurkan sebagai bagian dari program pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

“Tahun ini, Pemkab Badung menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting. Paket tersebut dibagikan dalam 10 tahap di 10 desa sasaran, dengan masing-masing desa mendapat 200 paket,”ujarnya.

“Secara khusus paket ini diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” sambung Suardana.

Selain itu, pihaknya juga rutin menyalurkan 350 paket olahan ikan setiap bulan. Sasarannya balita yang membutuhkan peningkatan status gizi atau berpotensi mengalami stunting.

“Jika digabung dengan berbagai kegiatan distribusi lainnya sepanjang 2026, total paket olahan ikan yang akan disalurkan kepada masyarakat Badung mencapai 6.200 paket,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, Gemarikan tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi hasil budidaya dan olahan ikan lokal untuk terserap. Pembudidaya dan pengolah ikan Badung pun ikut mendapat manfaat dari program pemerintah tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Hadiri “Pujawali” Pura Agung Udayana dan Dharma Shanti Hari Raya Nyepi Caka 1948
Lanjutkan Membaca