Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pangdam IX/Udayana Pimpin Sertijab dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana

BALIILU Tayang

:

pangdam udayana
SERTIJAB: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Jalan Udayana Nomor 1, Denpasar. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Jalan Udayana Nomor 1, Denpasar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dinamika pembinaan personel dan organisasi TNI Angkatan Darat, khususnya di lingkungan Kodam IX/Udayana, dalam rangka menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan kinerja satuan agar tetap profesional dan adaptif terhadap perkembangan situasi.

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan sebuah mekanisme pembinaan organisasi yang strategis dan berkelanjutan. “Serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat, khususnya di Kodam IX/Udayana, bukan hanya pergantian pejabat semata, tetapi merupakan bagian dari upaya pembinaan organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan peningkatan kinerja satuan,” tegas Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan diharapkan mampu menghadirkan semangat, perspektif, serta inovasi baru dalam menjawab dinamika dan kompleksitas tugas TNI AD, khususnya di wilayah Kodam IX/Udayana yang terus berkembang.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama beserta istri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Kodam IX/Udayana. Kepada para pejabat baru, Pangdam mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas atas amanah yang telah dipercayakan.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan meliputi: Brigjen TNI Agus Muchlis Latif, S.I.P., M.M., yang sebelumnya menjabat Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, selanjutnya mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Hankam Lemhannas, digantikan oleh Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr.(Han).

Baca Juga  Kunjungan Menhan RI Didampingi Pangdam IX/Udayana, Beri Motivasi Prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo

Kolonel Inf. Marwan Supriyanto, S.Sos., yang sebelumnya menjabat Asops Kasdam IX/Udayana, selanjutnya bertugas sebagai Dosen/Patun Sesko TNI, digantikan oleh Kolonel Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P., M.Si., M.M.S.

Kolonel Cpl Atok Martioso, yang sebelumnya menjabat Kapaldam IX/Udayana, selanjutnya menjabat Kapaldam III/Siliwangi, digantikan oleh Kolonel Cpl Muchamad Lutfi Hakim, S.E., M.M., M.Sc.

Kolonel Cku Deri Firmansyah, S.E., M.I.P., yang sebelumnya menjabat Kakudam IX/Udayana, selanjutnya menjabat Kasubdit Bindiklat Ditkuad, digantikan oleh Kolonel Cku Sang Ketut Ratdimara, S.E., M.M.

Kolonel Mar Bambang Purnama, S.T., yang sebelumnya menjabat sebagai LO TNI AL, selanjutnya menjabat Dandenma Kodaeral XI Koarmada RI, digantikan oleh Kolonel Laut (T) I Made Romiyasa, S.T., M.M., M.Tr.Hanla.

Pangdam IX/Udayana meyakini bahwa dengan pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan yang dimiliki para pejabat baru, akan lahir berbagai inovasi dan terobosan konstruktif guna mewujudkan Kodam IX/Udayana yang semakin maju, profesional, dan adaptif terhadap tantangan tugas dan supaya segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing, hadirkan inovasi yang solutif dan aplikatif.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam turut menyinggung keberhasilan pelaksanaan kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat dalam rangka Natal Bersama di Kupang yang berlangsung aman dan penuh kebersamaan, serta kunjungan Menteri Pertahanan RI ke Yonif TP 877/Biinmaffo di Kefamenanu yang mendapat apresiasi atas kesiapan prajurit, kebersihan pangkalan, serta berbagai upaya ketahanan satuan di tengah keterbatasan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa pelaksanaan serah terima jabatan dan laporan korps tersebut merupakan bagian dari sistem pembinaan personel TNI AD yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan.

“Kodam IX/Udayana berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme prajurit dan PNS TNI melalui kepemimpinan yang adaptif, responsif, serta berorientasi pada pengabdian kepada bangsa dan negara”, ujar Kapendam.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Resmikan Rusun di Badung, Dorong Moril dan Kesiapan Tugas Prajurit

Kapendam mengharapkan dengan pergantian pejabat ini, seluruh satuan jajaran Kodam IX/Udayana semakin solid, profesional, dan siap menghadapi berbagai dinamika serta tantangan tugas ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Danrem161/Wira Sakti, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, Perwira Staf Ahli Pangdam, Liaison Officer (LO) TNI AU, para Dan/Kabalak satuan jajaran Kodam IX/Udayana, serta Ketua, Wakil Ketua, dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pertahankan Transparansi, Pemkab Tabanan Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut atas LKPD

Published

on

By

WTP tabanan
TERIMA LHP LKPD 2025: Bupati Tabanan, I Komang Sanjaya menerima LHP LKPD TA 2025 dari BPK RI Perwakilan Bali pada Senin (8/6/2026) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali. (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Pemkab Tabanan sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Pencapaian yang diserahkan pada Senin (8/6) ini menjadi sangat spesial karena menandai keberhasilan Pemkab Tabanan dalam menjaga predikat tertinggi tersebut, 12 kali berturut-turut sejak LKPD TA 2014. Bupati Tabanan, I Komang Sanjaya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat Tabanan atas kerja keras dan sinergi yang terus terjaga.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP secara konsisten ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di lingkungan Pemkab Tabanan berjalan dengan sangat baik. Pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap LKPD TA 2025 meliputi kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, dan efektivitas sistem pengawasan.

Meskipun kembali meraih predikat terbaik, Sanjaya menegaskan, bahwa Pemkab Tabanan tidak boleh berpuas diri. Segala rekomendasi dan catatan kecil yang diberikan oleh BPK akan segera ditindaklanjuti demi penyempurnaan kualitas tata kelola keuangan ke depan. Disamping itu, dikatakan pihaknya dan jajaran selalu fokus pada Akuntabilitas dan Efisiensi serta mempertegas komitmen untuk kesejahteraan Masyarakat.

“Ke depan, Pemkab Tabanan berkomitmen untuk menyelaraskan opini WTP ini dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di lapangan. Dengan diraihnya penghargaan ke-13 kalinya di tahun 2026 ini, Pemkab Tabanan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu daerah di Bali yang paling konsisten dalam menjaga integritas dan profesionalisme tata kelola birokrasi,” imbuh Sanjaya. (gs/bi)

Baca Juga  Apel Gelar Pasukan, Kapolda Bali dan Pangdam Udayana Ajak Masyarakat Isoman untuk Lakukan Isoter

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kodam IX/Udayana Gelar “Melaspas” Wantilan Pura Agung Udayana Dipimpin Langsung Pangdam

Published

on

By

Pura Agung Udayana
MELASPAS: Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, saat memimpin upacara Melaspas (pemelaspasan) Wantilan Pura Agung Udayana, Markas Komando Daerah Militer (Makodam) IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1, Denpasar, pada Senin (8/6/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat dan penuh nuansa spiritual menyelimuti Markas Komando Daerah Militer (Makodam) IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1, Denpasar, pada Senin (8/6/2026). Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, secara langsung memimpin upacara Melaspas (pemelaspasan) Wantilan Pura Agung Udayana.

Kehadiran Pangdam di tengah-tengah umat Hindu jajaran Kodam IX/Udayana ini menegaskan komitmen TNI tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai pelindung dan pemelihara nilai-nilai kearifan lokal serta kerukunan beragama di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Upacara Melaspas merupakan ritual suci dalam tradisi Hindu Bali yang bertujuan untuk “menghidupkan” atau memberikan jiwa (prana) pada sebuah bangunan. Dalam sambutannya, Pangdam menjelaskan bahwa proses ini memiliki makna mendalam secara niskala (spiritual).

“Ritual ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud pembersihan rohaniah untuk menghilangkan energi negatif sisa proses pembangunan. Lebih dari itu, Melaspas adalah penyatuan unsur alam agar material bangunan dapat berfungsi harmonis, serta pemberian ‘jiwa’ agar Wantilan ini mampu membawa ketenangan, keselamatan, dan kerahayuan bagi setiap prajurit dan PNS yang beraktivitas di dalamnya,” ujar Pangdam.

Wantilan atau bale pesandekan yang baru diresmikan ini didesain sebagai bangunan terbuka yang multifungsi. Pangdam menekankan peran strategis bangunan ini sebagai pusat aktivitas sosial-spiritual di lingkungan Makodam.

“Keberadaan Wantilan ini sangat strategis. Selain menjadi tempat persembahyangan yang nyaman bagi umat Hindu di lingkungan Kodam, bangunan ini juga berfungsi sebagai ruang musyawarah. Di sinilah kita bisa duduk bersama, bermusyawarah mufakat, dan mempererat silaturahmi antar sesama prajurit” terang Mayjen TNI Piek Budyakto.

Ia berharap, Wantilan Pura Agung Udayana ini senantiasa mendatangkan manfaat sebesar-besarnya, menjadi sumber kedamaian, dan memperkuat keimanan seluruh personel Kodam IX/Udayana kepada Sang Pencipta.

Baca Juga  Kodam IX/Udayana Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Gugurnya Prajurit dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, mulai dari panitia pembangunan, tenaga ahli, hingga para donatur dan sukarelawan yang telah mendukung kelancaran pembangunan Wantilan hingga tuntas.

Puncak acara ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti Wantilan Pura Agung Udayana oleh Mayjen TNI Piek Budyakto, sebagai simbol resmi beroperasinya fasilitas ibadah baru tersebut.

Kegiatan berlangsung lancar dan hikmat, dihadiri oleh Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, antara lain Kasdam, Irdam, Kapok Sahli, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam, Para Asisten Kasdam, Liaison Officer (LO) AU dan AL, serta para Dan/Kabalak Satuan Jajaran.

Dengan diresmikannya Wantilan ini, Kodam IX/Udayana kembali membuktikan bahwa keberagaman adalah kekuatan. Melalui fasilitas yang inklusif dan bernuansa spiritual, TNI hadir melindungi hak-hak dasar prajurit dalam beribadah, sekaligus memperkuat kohesi sosial internal organisasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Badung Tutup Pelatihan Sensus Ekonomi dan Canangkan “Desa Cantik” 2026

Published

on

By

sekda surya suamba
TUTUP PELATIHAN: Sekda Surya Suamba secara resmi menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, sekaligus mencanangkan program pembinaan Desa Cinta Statistik tahun 2026 di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung diwakili Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba secara resmi menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, sekaligus mencanangkan program pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026 di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (7/6).

Ada tiga Desa yang dicanangkan sebagai Desa Cantik Kabupaten Badung 2026 yaitu Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Gulingan dan Desa Pererenan. Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali diwakili Kabag Umum Komang Bagus Pawastra, Kepala BPS Badung, Made Bimbo Abdi Suardika, Kadis PMD Badung Komang Budi Argawa, Kadis Kominfo Ketut Gede Arta, perwakilan Camat Abiansemal dan Mengwi, para Perbekel serta Petugas Sensus Ekonomi 2026.

Dalam sambutannya Sekda Surya Suamba mengapresiasi BPS Badung yang terus memperkuat kualitas data sebagai pondasi pembangunan. Menurutnya, keberhasilan sensus ekonomi memiliki arti yang sangat penting. Data yang akurat dan mutakhir sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran, efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Dijelaskan, pelaksanaan sensus ekonomi 2026 yang diintegrasikan dengan pengumpulan informasi atau data sosial ekonomi keluarga menjadi momentum penting untuk ikut berkontribusi mendukung pemutakhiran data tunggal sosial ekonomi nasional. Data ini nantinya menjadi salah satu landasan dalam penyusunan berbagai program perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan sehingga bantuan dan intervensi pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kepada para petugas sensus, Sekda mengajak agar bertugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, jujur dan menjunjung tinggi integritas.

Selain itu, pencanangan program Desa Cantik merupakan langkah tepat dan strategis. Program Desa Cantik tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi statistik dan kualitas pengelolaan data di desa, tetapi juga mendorong pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Sampaikan Rasa Bangga atas Keberhasilan Prajurit di Operasi Intan Jaya

“Desa yang memiliki kemampuan mengelola data dengan baik akan lebih mudah mengidentifikasi potensi wilayah, memetakan permasalahan masyarakat serta menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara, Kepala BPS Badung Made Bimbo Abdi Suardika menjelaskan bahwa pelaksanaan sensus ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Tujuannya untuk memperoleh gambaran utuh kondisi dan struktur perekonomian Indonesia, termasuk perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan serta karakteristik usaha yang ada di masyarakat. Ditambahkan, pelatihan diikuti sebanyak 461 petugas yang dimulai 30 Mei-7 Juni. Petugas sensus terdiri dari 452 petugas untuk sensus door to door ke UKM dan 9 petugas mensensus usaha besar. Sensus ekonomi akan dimulai 8 Juni-31 Agustus dengan objek pendataan yaitu ekonomi usaha dan sosial ekonomi keluarga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca