Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Komisi I DPRD Badung Bersama OPD Terkait Gelar Raker Bahas LKPJ Bupati Badung 2024

BALIILU Tayang

:

dprd badung
RAKER: Komisi I DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 28 April 2025 menggelar Raker bersama OPD terkait di Lantai III Ruang Rapat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Komisi I DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 28 April 2025 menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai mitra kerja Komisi I di Lantai III Ruang Rapat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung.

Raker Komisi I DPRD Badung menghadirkan Asisten II Ida Bagus Gede Arjana, yang mewakili Sekda Badung beserta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang meliputi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kesbangpol, Dinas Damkar, Satpol PP, BPBD Kabupaten Badung, Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Badung.

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara didampingi Wakil Ketua I Wayan Loka Astika, Sekretaris Putu Dendy Astra Wijaya beserta Anggota Komisi I, yakni Ayuk Agustin Lessy, I Made Rai Wirata, Putu Sika Adi Putra dan I Made Tomy Martana Putra.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara menyebutkan bahwa Rapat Kerja membahas Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2024.

“Tugas dan kewajiban kita di DPRD Badung, setelah adanya LKPJ yang disampaikan oleh Bupati Badung, kita langsung berkoordinasi dengan OPD terkait yang kita ajak bersinergitas di lingkungan Komisi I DPRD Badung,” kata Lanang Umbara.

Untuk itu, pihaknya berkeinginan mendapatkan tanggapan-tanggapan secara detail terkait LKPJ Bupati Badung, sehingga diundang sejumlah OPD terkait yang bermitra dengan Komisi I DPRD Badung, guna memberikan penjelasan lebih detail.

“Nantinya hasil Raker ini, kami bawa ke Rapat Paripurna internal, untuk kami ambil keputusan,” ucap Lanang Umbara.

Baca Juga  Sekretariat DPRD Badung dan Media Online Sembahyang Bersama di Pura Payogan Agung, Kutai Kartanegara

Soal permintaan OPD mengenai SDM dan personel yang terbatas, Lanang Umbara membenarkan hal tersebut, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius.

“Penambahan SDM dan sarana prasarana yang memadai wajib kita laksanakan di Kabupaten Badung, karena itu sebagai sarana penunjang bagi kita di daerah Kabupaten Badung,” paparnya.

Untuk itu, Kabupaten Badung yang terkenal sebagai kawasan pariwisata internasional, sehingga masalah keamanan, ketertiban, kenyamanan, kebersihan dan keindahan wajib dijaga secara bersama-sama.

“Karena itu modal dasar kita dalam menjual pariwisata kita. Jangan sampai pariwisata kita teledor, sehingga menurunkan kelas pariwisata kita menjadi ditinggalkan oleh para wisatawan. Jika kunjungan wisatawan sepi, tentunya berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya.

Hal tersebut sudah disampaikan oleh sejumlah OPD terkait mengenai pemenuhan sarana prasarana dan tenaga kerja, sehingga pihaknya dari Komisi I DPRD Badung perlu memberikan perhatian serius, yang nantinya dikoordinasikan dengan Pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, yakni Bupati dan Wakil Bupati Badung.

Meski demikian, program Pemerintahan Kabupaten Badung memprioritaskan semua sarana prasarana yang menunjang pariwisata yang ada di Kabupaten Badung.

“Disana khan ada keamanan, kebersihan, keindahan, ketertiban dan kenyamanan. Sekarang juga sebagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Badung terkait dengan adanya program Badung Terang,” urainya.

Hal tersebut sudah diusulkan kepada Pemkab Badung, agar seluruh kawasan Badung diterangi oleh lampu-lampu, sehingga saat malam hari Badung menjadi terang sebagai salah satu modal mengurangi tindakan-tindakan kriminalitas yang terjadi selama ini.

Terkait banyak kejadian dan kerusuhan yang tidak diinginkan bersama, seperti yang viral di media, yang dilakukan saudara dari Timur, tentunya pihaknya di Pemerintahan Kabupaten Badung sudah memberikan saran kepada OPD terkait, untuk segera mengambil langkah-langkah khusus, dengan melakukan Rapat Kerja lintas Komisi DPRD Badung dan lintas OPD serta mengundang Aparat Penegak Hukum (APH), seperti Kepolisian dan tokoh-tokoh adat, untuk diajak duduk bersama guna membahas solusi terhadap kejadian tersebut, yang kurang baik berdampak bagi pariwisata Bali, agar bisa diatasi secara bersama-sama.

Baca Juga  Wayan Suyasa Apresiasi Bupati Badung Tak Terapkan Kenaikan Pajak Hiburan 40 Persen

Selain itu, pihaknya juga mengimbau tokoh-tokoh dari Timur agar bisa memberikan penyadaran kepada saudara-saudaranya, untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan keamanan dan kenyamanan di Bali, khususnya di Kabupaten Badung.

“Hal ini perlu kami lakukan melalui Rapat Lintas Komisi dan Lintas OPD dengan melibatkan pecalang, begitu juga dari Satpol PP serta tokoh masyarakat lainnya yang memiliki potensi kemampuan menjaga keamanan wilayahnya, itu yang kami undang sehingga masalah tersebut bisa diatasi bersama-sama,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa Terima Pengurus DPD KSPSI Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  Fraksi PDI-P DPRD Badung Terima Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Badung 2023 dengan Catatan

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Panitia Sabha XI PC KMHDI Badung

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca