Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Komisi III DPRD Badung Kunjungi Pasar Mangu Giri Sedana, Lihat Kondisi Perumda dari Dekat

BALIILU Tayang

:

dprd
Komisi III DPRD Badung di bawah ketuanya Wayan Sandra bersama anggota Nyoman Satria, Putu Alit Yandinata dan Made Yudana diterima Direksi Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, Senin (30/5/2022). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung di bawah ketuanya Wayan Sandra dan sejumlah anggotanya seperti Nyoman Satria, Putu Alit Yandinata dan Made Yudana, mengunjungi Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, Senin (30/5/2022). Di Perumda Pasar yang terletak di Pasar Beringkit tersebut, Komisi III disambut Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Made Sukantra, Direktur Operasional Wayan Astika dan Dirum Wayan Mustika serta Badan Pengawas Nyoman Mardiana.

Ketua Komisi III DPRD Badung Wayan Sandra menegaskan, kedatangannya ke Perumda Pasar untuk melihat dari dekat kondisi Perumda Pasar dari sisi kinerja. Selain itu, pihaknya ingin tahu bagaimana komposisi sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini. “Yang lain, kami ingin tahu apa saja inovasi-inovasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan pendapatan,” tegas politisi PDI Perjuangan asal Kuta Utara tersebut.

Sementara itu, anggota Komisi III Nyoman Satria mendesak Perumda Pasar untuk melakukan digitalisasi total. “Kami berharap Perumda sudah membuat aplikasi terhadap seluruh aktivitas di Perumda baik kinerja SDM, transaksi dan sebagainya. Dengan aplikasi ini, laporan tak perlu dilakukan secara manual lagi. Cukup klik, semua data muncul di sana,” tegasnya.

Dia sepakat, tenaga kerja yang ada harus terukur dari sisi kinerja. Dia pun tak menolak kemungkinan outsourching terhadap sejumlah sub-pekerjaan. Misalnya tenaga kebersihan yang bisa di-outsourching-kan. “Karena sebagai perusahaan daerah, perumda ini wajib hukumnya untuk profit oriented,” tegas politisi PDI Perjuangan Dapil Mengwi Badung ini.

Terkait dengan overload pegawai, ujar anggota Komisi III Putu Alit Yandinata, tak harus dikurangi dengan cara diberhentikan. Tenaga kerja yang berlebih harus diberdayakan lewat unit-unit usaha yang ada. “Ini tentu membutuhkan inovasi untuk menggarap peluang-peluang yang prospektif,” katanya.

Baca Juga  DPRD Badung Fasilitasi Kelompok Masyarakat Sepanjang Tidak Melanggar Hukum

Dengan inovasi ini, tegas politisi PDI Perjuangan Dapil Abiansemal tersebut, dipastikan beban perusahaan akan berkurang. Kinerja perusahaan akan terdongkrak jika semua SDM yang ada bisa berkinerja baik dan terukur.

Sebelumnya, Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Made Sukantra sempat memaparkan profil serta kinerja Perumda sejak tahun 2019. Pada tahun 2019, ujarnya, dari target pendapatan Rp 19 miliar, bisa tercapai hingga Rp 22 miliar. “Realisasi pada 2019 sebelum Covid-19 bisa melewati target,” katanya.

Sementara masuk tahun 2020, katanya, Perumda masih bisa meraup laba. Pada tahun ini, masyarakat masih memiliki simpanan untuk berbelanja. Walau masih laba, pendapatan kami tahun 2020 jauh menurun,” tegasnya.

Puncak merosotnya pendapatan Perumda, ujar Sukantra, terjadi pada 2021. Kondisi ini disebabkan simpanan masyarakat sudah menipis bahkan habis sementara karyawan yang bergerak di sektor pariwisata sudah mulai dirumahkan. “Pada 2021 kami tetap masih untung namun angkanya hanya Rp 31 juta,” tegasnya.

Transaksi pada 2021, sangat kecil. Selain itu, banyak pedagang yang mengembalikan tempat jualan mereka. Walau pihaknya sudah memberikan semacam keringanan dan kebijakan-kebijakan, tetap saja pengembalian tempat terjadi.

Pada 2022, pihaknya menetapkan target pendapatan Rp 23,5 miliar. Hingga April 2022, realisasinya baru Rp 5,7 miliar atau setara dengan 24,19 persen. “Dengan sisa waktu yang ada, kami berharap target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” ujar Made Sukantra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Published

on

By

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antriannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.

Menkes menuturkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama kepada peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.

Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan, dan Kementerian Keuangan telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Teman-teman dari BPJS juga menanyakan, Pak kita butuh kepastian dari sisi keuangannya terjaga. Kebetulan di sini juga ada Pak Menkeu, Pak Menkeu juga sudah memberikan kejelasan bagaimana ke depannya BPJS ini selama pelayanannya baik, ke masyarakat baik dan masyarakat juga membutuhkan, keuangannya nanti akan dipastikan terjaga,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah perkembangan dalam sistem kesehatan, seperti inflasi medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan peningkatan utilisasi pelayanan.

Baca Juga  DPRD Badung Fasilitasi Kelompok Masyarakat Sepanjang Tidak Melanggar Hukum

“Kemudian beberapa hal kecil kita akan perbaiki, fraud dalam pelayanan dan ini juga penting perilaku yang volume based. Kita akan geser ke value based,” lanjut Prihati.

Prihati menjelaskan, pergeseran dari pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada peserta. Pendekatan tersebut diarahkan agar pelayanan yang diberikan makin sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran,” kata Prihati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RUU APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Ekspansif, Kredibel dan Berkelanjutan

Published

on

By

APBN 2027 Resmi Disahkan DPR RI
SAMPAIKAN APBD 2027: Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan dokumen APBN 2027 kepada Ketua DPRRI Puan Maharani saat rapat paripurna DPR RI pada Selasa (29/9). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 secara resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (29/9). Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan APBN 2027 dirancang tetap ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan keberlanjutan fiskal.

“Fiskal harus hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat dengan tetap menjaga kredibilitasnya. Kebijakan fiskal 2027 dirancang tetap ekspansif secara kolaboratif terarah dan terukur, dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap PDB” ungkap Menkeu Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Lebih lanjut, dalam APBN 2027 pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.435,1 triliun, belanja negara diperkirakan sebesar Rp4.106,3 triliun, sedangkan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dilakukan secara inovatif dan terukur.

Arsitektur APBN 2027 difokuskan pada delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), yakni kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. Selain itu, terdapat program pendukung yang mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Selain itu, Menkeu Suahasil menegaskan APBN 2027 akan terus merepresentasikan kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan masyarakat antara lain melalui anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp824 triliun, anggaran perlindungan sosial Rp539,7 triliun, serta anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.

Baca Juga  Wakil Ketua III DPRD Badung Made Sunarta Terima KUA-PPAS Perubahan 2025 dan KUA-PPAS Induk 2026

Menkeu Suahasil mewakili Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan APBN 2027. Menurut Menkeu, pembahasan yang dinamis dan konstruktif antara Pemerintah dan DPR RI membuat arsitektur APBN 2027 semakin matang dan akuntabel.

Dengan APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan, Pemerintah berharap APBN 2027 mampu menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadirkan Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Published

on

By

Komisi XIII Cek Lapas Cibinong
KONFERESI PERS: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan melakukan tinjauan langsung atas temuan fasilitas istimewa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor dalam waktu dekat. Pengecekan dilakukan untuk mencocokkan temuan di lapangan dengan data dan informasi yang telah diperoleh DPR dalam rapat bersama pemerintah.

Dasco mengatakan Komisi XIII sebelumnya telah melakukan rapat dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait persoalan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan tersebut. Dari rapat itu, Komisi XIII memperoleh informasi yang selanjutnya akan diverifikasi melalui kunjungan lapangan.

Menurut Dasco, pengecekan ke Lapas Cibinong diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara informasi yang disampaikan pemerintah dengan kondisi sebenarnya. Pimpinan DPR pun telah memberikan persetujuan agar Komisi XIII melakukan kunjungan tersebut.

“Komisi XIII sudah rapat, kemudian masalah yang ada di lapas itu kami sudah mendapatkan juga informasi dari Komisi XIII bahwa mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” kata Dasco dalam konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut, kata Dasco, akan menjadi tindak lanjut DPR atas temuan fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Dengan pengecekan secara langsung, DPR dapat melihat kondisi fasilitas yang menjadi perhatian tersebut sekaligus mencocokkannya dengan data yang telah disampaikan dalam rapat.

Pengecekan juga dilakukan untuk melihat apakah masih terdapat hal-hal lain yang perlu ditindaklanjuti dari temuan tersebut. Hasil kunjungan dapat menjadi bahan bagi Komisi XIII dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Dasco menegaskan pengecekan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencocokkan data, tetapi juga untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga  DPRD Badung Dukung Kepolisian Jaga Keamanan dan Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

“Oleh karena itu kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII mengunjungi Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca