Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kulkul Dibunyikan, Gotong-royong dan Kebersihan Dimulai dari Rumah

BALIILU Tayang

:

gerakan kulkul pkk bali
GERAKAN KULKUL PKK: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, secara resmi mencanangkan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu se-Bali yang dipusatkan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (24/12). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com — Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, secara resmi mencanangkan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu se-Bali yang dipusatkan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Rabu (24/12).

Gerakan ini menjadi upaya nyata untuk membangkitkan kembali semangat gotong-royong sekaligus menumbuhkan budaya kebersihan, dimulai dari lingkungan rumah tangga.

Dalam sambutannya, Putri Koster menjelaskan bahwa kulkul yang digunakan dalam gerakan ini berbeda dengan kulkul desa pada umumnya. Kulkul PKK dan Posyandu dibuat dari bambu berukuran kecil atau kentongan, dan akan digunakan oleh kader Posyandu serta Dasa Wisma di setiap banjar sebagai sarana komunikasi kegiatan gotong-royong.

“Mulai hari ini, setiap kader Posyandu dan Dasa Wisma wajib memiliki kulkul ini. Tanda bunyinya dua kali panjang dan tiga kali pendek sebagai penanda dimulainya kegiatan gotong-royong,” jelas Putri Koster.

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dilaksanakan secara rutin dengan mengajak seluruh keluarga melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan rumah dan telajakan. Kegiatan ini dimulai sejak pagi hari sebelum pukul 06.00 WITA, sebagai bentuk pembiasaan hidup bersih yang dimulai dari rumah sendiri, kemudian meluas ke lingkungan sekitar.

“Saya ingin di setiap banjar tidak ada ibu-ibu yang diam. Semua bergerak membersihkan rumah dan lingkungannya. Gerakan ini akan kami pantau langsung, dan sewaktu-waktu saya akan turun ke kabupaten/kota untuk melakukan inspeksi mendadak,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Putri Koster juga menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan hadiah kepada lima besar pemenang lomba pengelolaan sampah pada masing-masing jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, SMK/SMT, dan SLB. Menurutnya, kegiatan ini merupakan tahap awal dari gerakan yang ke depan akan terus diperluas dengan fokus pada dunia pendidikan.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Apresiasi Program Bangga Kencana untuk Pengentasan Stunting

“Pendidikan sangat penting untuk mengubah mindset, terutama dalam pengelolaan sampah. Tahun 2026, lomba ini akan kembali dilaksanakan agar seluruh satuan pendidikan di Bali mampu menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber,” ujarnya.

Setiap pemenang lomba memperoleh piagam, plakat, serta hadiah pembinaan sebesar Rp15 juta. Putri Koster menegaskan bahwa melalui peran Posyandu dan pendidikan anak-anak sejak dini, gerakan Bali Bersih Sampah dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

“Saya berharap seluruh pengurus Posyandu dan PKK benar-benar memahami arah gerak dan semangat organisasi agar Gerakan Kulkul ini berjalan konsisten dan berdampak nyata,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengarah Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, menyampaikan panduan pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu se-Bali sebagai bagian dari Gerakan Bali Bersih Sampah. Gerakan ini bertujuan menumbuhkan kembali kesadaran dan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menghidupkan kembali fungsi kulkul sebagai sarana komunikasi tradisional yang mencerminkan solidaritas sosial masyarakat Bali.

Gerakan ini berlandaskan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018, Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2019, serta Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025. Kegiatan gotong royong dilaksanakan serentak di seluruh Bali dengan fokus pada pembersihan halaman rumah, telajakan, dan fasilitas umum di wilayah banjar atau lingkungan.

Kegiatan dijadwalkan setiap hari Minggu, tepatnya pada Minggu pertama setiap bulan, pukul 06.00-08.00 WITA. Kulkul berbahan bambu dengan ketukan dua kali panjang dan tiga kali pendek menjadi penanda dimulainya kegiatan. TP PKK dan TP Posyandu berperan sebagai penggerak utama sekaligus pelaksana monitoring dan evaluasi berjenjang guna memastikan gerakan berjalan konsisten dan berdampak nyata bagi terwujudnya Bali yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Peringatan Hari Ibu Ke-97, Putri Koster Tekankan Peran Strategis Perempuan Bali Wujudkan Keluarga Unggul

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK serta Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Bali. Acara ditutup dengan penyerahan piala, piagam penghargaan, serta hadiah kepada pemenang Lomba Posyandu dan PSP–PSBS Tingkat Sekolah Dasar dan Perguruan Tinggi Tahun 2025. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Buleleng Perkuat Sinergi Wujudkan Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Published

on

By

Satu Keluarga Satu Sarjana
BEE: Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata saat menyampaikan sekapur sirih dalam talkshow “Satu Keluarga Satu Sarjana” pada rangkaian hari kedua Buleleng Education Expo (BEE) di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Kamis (21/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmennya mendukung program Pemerintah Provinsi Bali “Satu Keluarga Satu Sarjana” melalui penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi sekolah, rata-rata lama sekolah, serta kualitas sumber daya manusia di Buleleng dan Bali.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata saat menyampaikan sekapur sirih dalam talkshow “Satu Keluarga Satu Sarjana” pada rangkaian hari kedua Buleleng Education Expo (BEE) di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Kamis (21/5).

Menurut Surya Bharata, program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan, khususnya terkait angka partisipasi sekolah dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sangat dipengaruhi rata-rata lama sekolah.

“Program ini sangat dinantikan masyarakat karena diharapkan mampu mendorong peningkatan akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas SDM di Buleleng maupun Bali secara umum,” ujarnya.

Melalui Buleleng Education Expo, lanjut dia, pemerintah berupaya membangun sinergi mulai dari jenjang PAUD, pendidikan dasar, menengah hingga perguruan tinggi guna mewujudkan pendidikan berkualitas untuk semua sekaligus memperkuat Singaraja sebagai kota pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali Ida Bagus Gede Wesnawa Punia yang hadir sebagai narasumber talkshow mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam membangun kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program “1 KK 1 Sarjana”.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Bali, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK.“Program ‘1 KK 1 Sarjana’ merupakan bagian dari grand design pembangunan SDM Bali unggul dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Karena itu, penguatan pendidikan harus dimulai sejak pendidikan dasar hingga menengah,” kata Wesnawa.

Baca Juga  Ny. Ida Mahendra Serahkan Santunan kepada Anak Yatim Piatu di Denpasar

Dalam mendukung peningkatan kualitas SDM, Pemerintah Provinsi Bali juga menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu dasar penerimaan siswa baru jenjang SMA dan SMK mulai tahun 2026. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan proses seleksi berjalan lebih objektif dan sesuai kompetensi siswa.

Selain itu, Pemprov Bali juga menerapkan kalender pendidikan berbasis adat, tradisi, dan budaya Bali sesuai visi pembangunan daerah. Penguatan pendidikan berbasis kearifan lokal dilakukan melalui penyusunan bahan ajar dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, termasuk integrasi nilai budaya Bali dalam mata pelajaran seperti matematika dan ilmu pengetahuan alam.

Di sisi lain, pemerintah juga melakukan pembenahan tata kelola tenaga pendidik guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Setelah siswa menyelesaikan pendidikan menengah, keluarga kurang mampu yang belum memiliki sarjana akan difasilitasi melalui program “1 KK 1 Sarjana”.

Wesnawa menjelaskan, pada 2025 pemerintah menyiapkan kuota bagi 1.450 mahasiswa, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi 2.500 mahasiswa. Program tersebut memberikan bantuan berupa biaya pendaftaran kuliah gratis, bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1 juta per bulan, serta bantuan biaya hidup bagi mahasiswa sesuai wilayah tempat studi.“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, tetapi juga memperkuat kualitas SDM Bali,” ungkapnya.

Pemprov Bali juga menyiapkan konsep link and match dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan program tidak menjadi sarjana pengangguran. Dengan demikian, peningkatan investasi di Bali diharapkan dapat berjalan selaras dengan kesiapan tenaga kerja lokal.

“Mekanisme program dilakukan melalui perguruan tinggi. Mahasiswa mendaftar terlebih dahulu ke kampus negeri maupun swasta, kemudian pihak kampus mengusulkan peserta program kepada Dinas Pendidikan Provinsi Bali untuk proses pembiayaan,” jelasnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Apresiasi Latihan A Night of Broadway, Dorong Anak-anak Tampil Penuh Energi dan Ekspresif

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap program “Satu Keluarga Satu Sarjana” dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu sekaligus melahirkan generasi muda Bali yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Dorong SDM Tabanan Siap Bersaing Global

Published

on

By

bupati sanjaya
RESMIKAN GEDUNG: Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Baru dan Grand Opening ACC Café & Resto milik LPK American Cruise College (ACC) yang berlokasi di Jl. Yeh Ho Sanggulan, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, Kamis (21/5). (Foto: Hms Tabanan)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Baru dan Grand Opening ACC Café & Resto milik LPK American Cruise College (ACC) yang berlokasi di Jl. Yeh Ho Sanggulan, Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, Kamis (21/5).

Kehadiran gedung baru dengan fasilitas pelatihan dan praktik industri yang representatif tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Tabanan dan mampu bersaing di industri pariwisata dan perkapalan internasional.

Dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pelaksanaan ACC Fest 2026, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen LPK American Cruise College atas kontribusinya dalam mencetak SDM unggul dan kompeten. Ia menilai, kehadiran gedung representatif tersebut menjadi bukti nyata dukungan dunia pendidikan dan pelatihan terhadap program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Bupati Sanjaya yang saat itu turut didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kediri, Direktur American Cruise College, pimpinan partner hotel dan asosiasi, kepala SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan dan Singaraja, tokoh masyarakat serta undangan lainnya, menyampaikan pembangunan di Tabanan harus berjalan dalam satu garis perjuangan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap manajemen LPK American Cruise College atas segala upaya selama ini dalam mencetak SDM yang memiliki kompetensi unggul. Kehadiran gedung ini dengan fasilitas representatif menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung program pemerintah, khususnya menyiapkan SDM yang siap bertarung di industri pariwisata dan perkapalan internasional,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  TP. PKK Provinsi Bali dan TP. PKK Badung Menyapa dan Berbagi di Kelurahan Legian

Keberadaan lembaga pelatihan kerja berkualitas dikatakannya juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, melalui pendidikan dan pelatihan yang baik, pihaknya berharap generasi muda Tabanan akan memiliki peluang kerja lebih luas, sehingga mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Saya melihat generasi muda yang berangkat ke kapal pesiar ini sebagai pejuang devisa bagi Kabupaten Tabanan. Yang mereka dapat bukan hanya dollar atau pendapatan saja, tetapi juga ilmu pengetahuan dan wawasan. Ketika pulang ke daerah, mereka akan ikut membangun masyarakat, membesarkan UMKM dan berkontribusi untuk kemajuan Tabanan,” tegasnya.

Sanjaya juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran ACC Café & Resto yang dinilai turut membantu membuka lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Tabanan. Ia juga berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi tempat menempa ilmu pengetahuan, dedikasi dan keterampilan generasi muda sebelum terjun ke dunia kerja internasional.

Direktur LPK American Cruise College, Putu Deddy Paryana di kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Tabanan beserta jajaran pemerintah daerah, para kepala sekolah dan seluruh undangan yang hadir dan turut mensukseskan kegiatan ini. Ia juga berharap keberadaan gedung baru dan ACC Café & Resto mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan praktik mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas, kompetensi dan semangat berkompetisi generasi muda, khususnya di bidang hospitality, service dan kreativitas pelajar maupun mahasiswa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-54 ST Widya Dharma Banjar Tengah Pecatu

Bupati Adi Arnawa Tekankan Peran Strategis Pemuda Jaga Fondasi Pariwisata Budaya Badung

Loading

Published

on

By

ST Widya Dharma
HADIRI HUT: Bupati Wayan Adi Arnawa hadiri HUT. Ke-54 ST. Widya Dharma Banjar Tengah, Pecatu di Wantilan Murdha Ulangun, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Rabu (20/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen dalam mendukung kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat pelestarian adat dan budaya Bali sebagai pilar utama pariwisata. Komitmen ini ditegaskan kembali dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Sekaa Teruna (ST) Widya Dharma Banjar Tengah Desa Adat Pecatu, Rabu (20/5) yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–2029.

Acara yang berlangsung penuh semangat kebersamaan ini digelar di Wantilan Murdha Ulangun, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Badung.

Momentum ini terasa semakin istimewa karena diselenggarakan dalam suasana peringatan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi simbol kebangkitan dan pergerakan positif generasi muda di ujung selatan Kabupaten Badung.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara langsung menyaksikan prosesi pelantikan kepengurusan yang baru. Dalam sambutan dan arahannya, Adi Arnawa menyampaikan pesan mendalam mengenai peran vital yang diemban oleh para pemuda-pemudi di tingkat desa adat.

“Sekaa Teruna bukan hanya sebagai pelengkap dalam struktur masyarakat, melainkan harus mampu menjadi motor penggerak utama untuk melestarikan adat, tradisi, dan budaya kita. Terlebih lagi, Desa Adat Pecatu merupakan salah satu destinasi pariwisata berskala dunia yang magnet utamanya berlandaskan pada keluhuran adat dan kebudayaan Bali,” ujarnya di hadapan sekaa teruna.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa wadah sekaa teruna merupakan laboratorium sosial yang sangat efektif bagi generasi muda untuk mulai belajar berorganisasi di tingkat desa.

Menurutnya, hal ini merupakan langkah awal yang krusial bagi para pemuda untuk mengasah jiwa kepemimpinan (leadership) demi melanjutkan estafet kepemimpinan daerah maupun bangsa di masa mendatang.

“Dari organisasi tingkat desa inilah akan lahir calon-calon pemimpin Badung masa depan. Oleh karena itu, manfaatkan ruang ini dengan baik untuk belajar, berinovasi, dan mempererat tali persaudaraan,” imbuh Adi Arnawa.

Baca Juga  Ida Mahendra Jaya Kembali Terjun "Berkunjung dan Berbagi" ke Masyarakat

Ia berharap, dengan dilantiknya kepengurusan ST. Widya Dharma Pecatu Periode 2026–2029 ini, sinergi antara pemerintah, desa adat, dan generasi muda dapat semakin solid. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pariwisata berbasis budaya di Kuta Selatan.

Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Badung, Made Sumerta dan Tommy Martana Putra, Perbekel Desa Pecatu Made Karyana Yadnya, serta tokoh masyarakat yang juga mantan Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca