Badung, baliilu.com – Dalam upaya melindungi alam dan budaya Bali serta sejalan dengan gerakan Clean Tourism Movement 2025, Finns Bali sejak tahun 2022 telah membentuk departemen khusus yang menangani tata kelola Environmental, Social and Governance (ESG), bagaimana mengelola limbah secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
‘‘Tantangan sekaligus pencapaian terbesar kami adalah mengolah sampah secara bertanggung jawab. Kami telah membangun fasilitas pemilahan sampah seluas 200 m2 yang mampu dan nantinya akan mengolah hingga 5 ton sampah per hari. Semua sampah kami pilah dari sumbernya,‘‘ ujar Wayan Wirawan, Direktur untuk Sosial Finns Bali saat acara Finns Future Nation 2025 yang berlangsung di Finns Beach Club, Desa Tibubeneng, Kuta Utara Badung, Selasa (19/8).
Dari program ini, Wirawan mengungkapkan Finns Bali berhasil menurunkan jumlah sampah yang dikirim ke TPA dari 80% menjadi hanya 20% yang diaudit setahun terakhir. Bahkan pada tahun 2026 Finns Bali menargetkan hanya 5% sampah yang akan masuk TPA.
Sejak keberadaan pengolahan sampah ini, Finns Bali telah mengalihkan lebih dari 1 juta kg sampah dari TPA. Selain itu, juga berkontribusi pada pelayanan masyarakat. ‘‘Kami telah memberikan pelatihan pada lebih dari 250 anak muda yang kurang mampu dalam keterampilan hidup, kewirausahaan dan perhotelan,‘‘ ujar Wirawan.
Demikian juga hampir 1 dekade telah menyalurkan ribuan paket makanan dan membantu meringankan beban kemiskinan. Finns Bali juga telah menghadirkan kebahagiaan bagi lebih dari 400 anak-anak berkebutuhan khusus sekaligus membina generasi masa depan Bali.
’’Kami telah menanam lebih dari 800 pohon mangrove dan 750 terumbu karang untuk melindungi pesisir pantai, menyaring udara serta menyediakan habitat bagi biota laut,’’ ujarnya seraya menambahkan bahwa donasi dari tamu-tamu kami telah berkumpul hampir 720 juta rupiah untuk NJO dan komunitas lokal.
’’Dan jangan lupakan layanan finns look gratis, kerja sama transportasi publik dengan Grab yang sejak diluncurkan telah mengantar lebih dari 20 ribu penumpang yang setara dengan jumlah penduduk dari sebuah kota kecil. Semua ini kami lakukan sambil tetap mempekerjakan 2.038 staff lokal yang menerima manfaat kerja gaji, pelatihan yang layak serta bekerja di lingkungan yang memadai,’’ ucapnya. Dengan slogan Party like there is a tomorrow, pihaknya berkomitmen untuk terus bergerak maju menuju masa depan yang berkelanjutan.

RESMIKAN B.BOT: Wabup Bagus Alit Sucipta meresmikan B.Bot di Finns Beach Club, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Selasa (19/8). (Foto: gs)
Peresmian B.Bot
Dalam acara Finns Future Nation 2025 yang dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, berkesempatan meluncurkan B-Bot, sebuah robot pembersih pantai inovasi terbaru yang diharapkan menjadi solusi dalam penanganan sampah di kawasan pesisir. Wabup juga berkesempatan meninjau pengolahan sampah di Finns Bali. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.
Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Finns Bali dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung, saya menyampaikan penghargaan kepada Finns Bali yang telah konsisten menjaga lingkungan melalui berbagai inisiatif, termasuk peluncuran robot pembersih pantai B-Bot. Program ini sejalan dengan gerakan Clean Tourism Movement 2025, yang bertujuan mengurangi pencemaran plastik dan menjaga keberlangsungan pariwisata Bali,” tegasnya.
Sementara itu Perbekel Tibubeneng Made Kamayana menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Finns Bali dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan pariwisata di wilayahnya. “Kehadiran Finns Bali bukan hanya memberi dampak ekonomi positif, tetapi juga menunjukkan kepedulian besar terhadap kelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis bibit bambu untuk penghijauan, serta komitmen bersama seluruh pihak dalam menjaga lingkungan pesisir sebagai fondasi utama keberlanjutan pariwisata di Kabupaten Badung. (gs/bi)