Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

EKONOMI & BISNIS

Live IG @toyadevasya di Tengah Pandemi Covid-19, Berbagi Ilmu antara Toya Devasya dan DNI Skin Centre

BALIILU Tayang

:

de
LIVE IG @TOYADEVASYA

WABAH pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang sedang berkembang di seluruh dunia dan juga di Bali memang telah berdampak luas terhadap perekonomian khususnya sektor pariwisata. Tak terkecuali objek wisata terfavorit yang dikenal seantero dunia dengan jumlah kunjungan ribuan per hari, Toya Devasya Natural Hot Spring harus ditutup sementara. Sedangkan DNI Skin Centre harus melakukan transformasi bisnis agar tetap survive.

Namun dalam sebuah diskusi live di istagram (IG) @toyadevasya Kamis (16/4-2020), CO Toya Devasya Ayu Astiti Saraswati dan founder DNI Skin Centre  Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.KK, mereka sama-sama optimis. Seoptimis warna ungu yang menjadi warna branding Toya Devasya dan DNI Skin Centre yang selalu mengedepankan sebuah pelayanan yang utama dan prima.

Dalam diskusi jarak jauh yang disimak 25 ribuan pengikut ini, mereka sharing, berbagi pengalaman menghadapi wabah pandemi corona agar bisnis tetap survive. Ayu Astiti di awal diskusi sedikit mengurai warna ungu yang dipilih sebagai branding Toya Devasya. ‘’Ungu warna elegan yang memberi arti pelayanan prima dengan berpenampilan menarik. Toya Devasya berarti air Tuhan, air panas alami milik Tuhan sehingga memilih brand ungu karena warna yang paling tinggi yang letaknya dalam cakra di ubun-ubun,’’ ujar Putu Astiti Saraswati, saat Live Instagram dengan topik Life Must Go On, How to Find Infinite Harmony In Our Limitation bersama founder DNI Skin Centre Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.KK Kamis (16/4-2020) pukul 16.00 Wita.

Bukan saja permandian air alami, Toya Devasya juga menyuguhkan pemandangan yang luar biasa terletak di kaki Gunung Batur, udaranya yang sejuk, kental akan budaya Bali Mula sebagai origin of Bali. Selain itu ada juga waterbom, adventure, canoeing, camping , wellness, spa. Toya Devasya percaya dengan we believe in infinite harmony, berharap tamu tidak sekedar berendam tetapi mendapatkan keselarasan di saat berada di lingkungan budaya dan alam yang alami.

Ketika sebelum corona waktu begitu sedikit, berbeda jauh dengan sekarang di tengah corona waktu banyak namun ruangan terbatas. ‘’Toya Devasya ditutup sementara seperti nonjok kita. Namun kita tetap harus punya hope, punya harapan, suatu hari keadaan akan kembali membaik. Karena itu waktu yang kita punya ini sayang disia-siakan. Tadinya kita cari solusi aktualisasi diri keluar tapi sekarang ke dalam,’’ ujar Sri Astuti memberi alasan kenapa digelar sharing medsos ini.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Covid-19, Gugus Tugas dan Relawan Bali Sasar Terminal dan Pasar Galiran Semarapura

Salah satunya, Toya Devasya menghubungkan dengan beberapa orang juga mungkin teman di rumah siapa tahu sama-sama saling menginspirasi untuk mengisi waktu, bahwa kita masih punya hope menghadapi tantangan ke depan.

Dalam diskusi selama 1 jam itu, IGN Darmaputra, sang ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) daerah Bali ini bertutur tentang transformasi bisnisnya di tengah pandemi Covid-19.  DNI Skin Centre memilih branding warna ungu dan pada 14 Februari 2020 melakukan rebranding  sekaligus mengubah take line-nya reveal your glow, pancarkan kecantikan dari dalam. ‘’Kami bukan hanya merawat orang-orang cantik kulit luarnya, tetapi juga dari dalam. Salah satunya membikin cantik dari dalam dengan berbagi pengetahuan seperti ini. Menambah sharing-sharing membuat orang-orang bisa tampil percaya diri sehingga terpancar dari dalam kecantikan alami,’’ ujar Darmaputra.

Dalam situasi corona, sebagai tenaga professional, pengusaha, dan juga enterprenuer, Darmaputra tetap saja menunaikan kewajiban ke Rumah Sakit Sanglah bertemu pasien, begitu juga sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana walau dengan system jarak jauh dan sebagai ketua Hipmi Bali yang kini mempersiapkan pergantian kepengurusan.

Tentu saatnya memutar otak menyiapkan berbagai hal menjalankan bisnis DNI Skin Centre di tengah wabah pandemi corona. ‘’Sekarang banyak belajar, situasi reset mulai dari nol. Saya ikutin webinar-webinar. Kalau orang bilang balapan motor, Valentino Rossi nyalipnya di tikungan. Jalur kondisi biasa akan susah bersaing, namun kalau di saat kondisi seperti ini semua mulai reset dari nol. Dan kalau kita kepengin tampil maju kita harus mengambil banyak pelajaran dan akhirnya kita berhasil menyalip di tikungan,’’ papar Darmaputra.

Dalam kondisi ini ada peluang, rekan di Hipmi yang memiliki usaha di bidang kesehatan membuat data base dalam rangka membantu pemerintah seperti arahan Presiden Indonesia bahwa sebagian besar barang impor sedangkan potensi internal sudah mampu sebenarnya. ‘’Kita punya networking, ada penjual alat kesehatan, pabrik, apotik, klinik dan rumah sakit. Kita buat data basenya ke depan bisa kita sinergikan. Sekarang masih ngotak-ngatik sekitar itu. Kita di rumah tetapi otak kemana-mana,’’ ujar Darmaputra.

Baca Juga  Dewa Rai: Pasien Sembuh dan Kasus Positif Covid-19 masih Fluktuatif di Kota Denpasar

Tak jauh beda dengan Toya Devasya. Ayu Astiti menuturkan selagi bertahan di tengah pandemi Covid-19, Toya Devasya melakukan maintenance. Ada kolam olimpic size di tengah Toya Devasya yang pertama kali berdiri tahun 1997 silam. Sejak berdiri kolam olimpic size ini tidak pernah direnovasi karena susah membuang airnya, berbeda dengan kolam yang lain setiap hari dikuras.

‘’Saat ini waktunya menata, tegel diganti, semua diperbaiki. Pipa air mancur diperbesar agar nanti aliran pijatannya lebih kuat. Instalasi perpipaannya juga ditambahkan dari sumbernya agar air lebih panas. Kita berharap saat dibuka airnya jauh lebih panas,’’ ujar Ayu Astiti.

Darmaputra mengaku percaya dengan apa yang dilakukan Toya Devasya di bawah pengelola Ketut Mardjana dan Ayu Astiti yang luar biasa. Ide-ide kreatifnya tak pernah berhenti. Kini sudah ada waterbom, plosotan, wisata air di danau dll.

Ayu Astiti memaparkan jika sebelum corona melakukan perubahan, itu destruktif banget buat kita sendiri. Hal ini menyebabkan tamu gampang ter-distract atau beralih ke tempat lain. Kenapa selalu mengadakan pembaharuan seperti juga DNI Skin Centre dalam sharing diskusi ini, karena gimana caranya mereka (pengunjung-red) kalau bisa setiap bulan kembali. Jadi kita banyak punya repeater guest (tamu yang datang kembali). 

Selama wabah corona, kata Darmaputra, yang lagi booming justru bisnis kesehatan. DNI Skin Centre juga mengambil peran itu. Seperti hand sanitizer yang berfungsi antiseptic tanpa merusak kulit. Dimana menciptakan hand sanitizer berkadar alkohol 70 persen, namun mengandung moisturizer yang diyakini dapat menghindari kekeringan pada kulit setelah menggunakannya.

Namun Darmaputra tetap mempertegas DNI sebagai suatu klinik kesehatan yang utama. Kecantikan dari sudut pandang dokter adalah masalah kesehatan baik  jerawat, flek, masalah penyakit yang urgen lainnya. Bayangkan dalam kondisi saat ini, stress di rumah tidak boleh keluar lagi jerawatan, video call tak berani, selfi bingung. Dan kita focus mempertegas penekanan pada bagaimana kesehatan kulit untuk kecantikan melalui perawatan yang mereka lakukan.

Agar perawatan atau berkunjung ke klinik tetap aman, jangan sampai klinik menjadi tempat penularan, di DNI dari awal membuat panduan bagaimana orang ke klinik merasa aman dan nyaman. ‘’Kami  menerapkan rapid care, customer bisa konsul dengan dokter lewat WA, video call kemudian diresepkan apa yang cocok, disiapkan obatnya. Datang ke klinik langsung perawatan tidak perlu lama. Selain itu, di klinik semua petugas menggunakan masker dan sanitizer sebelum pelayanan. Di ruang tunggu diatur posisinya tetap social distancing. Secara rutin juga dilakukan penyemprotan disinfektan pada lantai, kursi, meja dan lain-lain.

Baca Juga  Tak Bawa Hasil Rapid Test Negatif, 26 Sopir Asal Luar Bali Diamankan Tim Gabungan Satgas Covid-19

Selain pelayanan perawatan ada produk yang wajib harus dipakai. DNI menggunakan layanan online free ongkir. DNI juga membuat CSR dengan membagikan sanitizer dan tas kepada ojol. Kita utamakan bukan kepada ojol, tetapi kepada orang-orang yang akan menggunakan jasanya. Kita mengajarkan bagaimana prinsipnya menghandel barang pesanan tetap aman. Sebelum diserahkan ke konsumen disemprot sanitizer. Selain itu, juga dikombinasikan dengan organisasi Hipmi peduli, dimana menyiapkan sekitar 200 paket termasuk berisi masker yang akan dibagikan ke pos-pos ojol.

Melihat fenomena saat ini dimana orang banyak dirumahkan, manajemen DNI mengambil inisiatif mengembangkan system reseller, berbagi rejeki dengan menyalurkan produk DNI tanpa ada batasan minimal pembelian. Seperti take line DNI di awal beauty for every one, semua orang bisa cantik dengan harga terjangkau. “Kami membuka peluang juga buat reseller yang mau melakukan wirausaha penjualan hand sanitizer, produknya sama dengan yang Hipmi Peduli distribusikan,” terang Darmaputra.

Akhirnya Darmaputra menjawab pertanyaan apa sih yang kita cari. ‘’Dalam jangka panjang saya pingin hidup saya banyak waktu dan banyak rejeki sehingga bisa lebih santai. Jika konsisten dan untuk mencapai tujuan akhir itu, mulailah dari langkah-langkah jangka pendeknya. Kalau saya cuma dokter, di saat kita banyak rejeki waktu saya berkurang karena dokter makin banyak pasien akan makin banyak waktu tersita,’’ ujar Darmaputra yang kini memiliki 24-an cabang DNI di seluruh Indonesia, kantor pusat di Jalan Raya Puputan No. 70 Renon, Denpasar.

Penuturan yang luar biasa dari seorang enterprenuer Darmaputra, dilengkapi uraian Ayu Astiti  tentang filosofi gajah yang menjadi ikon Toya Devasya.  Mata gajah yang sipit sebagai symbol focus pada jangka panjang tujuan akhir, kuping yang besar dan lebar dimana ingin lebih banyak mendengar masukan orang, seperti salah satunya belajar dari DNI. Badan yang besar karena ingin satu hari menjadi besar, dan belalainya untuk membuka jalan berbagi. Toya Devasya ingin berbagi dengan orang lain dengan lingkungan sekitar. Kehadirannya menumbuhkan banyak bisnis seperti laundry, transportasi, pertanian dll.

Akhirnya, Ayu Astiti dan Darmaputra menutup sharing bahwa pandemi Covid-19 yang kita semua rasakan merupakan sebuah tantangan yang harus dilalui dengan baik. Intinya bagaimana kita dapat mengelola sebuah tantangan agar bisa menjadikan tantangan itu sebagai sebuah peluang untuk memenangkan sebuah pertarungan. Berikutnya, kembali live di IG @toyadevasya Jumat pukul 16.00 Wita antara Ayu Astiti dengan owner Ulam Resto. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI & BISNIS

Ekonomi Bali pada Triwulan II Tahun 2026 Tumbuh Kuat dan Berdaya Tahan

Published

on

By

Infografis pertumbuhan ekonomi Bali Triwulan II 2026 yang menunjukkan angka pertumbuhan sebesar 5,78% (yoy).
Infografis pertumbuhan ekonomi Bali Triwulan II tahun 2026. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, perekonomian Bali pada Triwulan II 2026 tumbuh meningkat sebesar 5,78% (yoy). Di tengah gejolak geopolitik global, ekonomi Bali tumbuh meningkat, yang menunjukkan bahwa ekonomi Bali tetap kuat dan berdaya tahan. Perekonomian Provinsi Bali pada Triwulan II 2026 tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 5,58% (yoy) dan lebih tinggi dibandingkan nasional yang tumbuh sebesar 5,29% (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Achris Sarwani melalui keterangan tertulisnya mengatakan bahwa capaian tersebut didorong oleh pertumbuhan hampir seluruh lapangan usaha (LU), kecuali LU Transportasi dan Pergudangan. Merujuk data BPS, LU dengan pertumbuhan tertinggi berada pada LU Pengad aan Listrik dan LU Administrasi Pemerintah yang tumbuh masing-masing sebesar 15,98% (yoy) dan 14,31% (yoy).

Lebih lanjut, LU Konstruksi tumbuh sebesar 8,40% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 5,03% (yoy), utamanya didorong proyek konstruksi pemerintah dan masih tingginya proyek swasta. LU Pertanian tumbuh sebesar 6,35% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 2,06% (yoy), didukung oleh peningkatan produksi hotrikultura tahunan (jeruk, alpukat, manggis), peternakan (daging ayam ras dan telur), perikanan, dan padi. Sementara itu, LU Akmamin tumbuh melambat imbas konflik Timur Tengah , yang berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara yang terkontraksi sebesar -5,17% (yoy).

Dari sisi pengeluaran, ekonomi Bali yang tumbuh menguat utamanya didukung konsumsi pemerintah yang tumbuh meningkat sebesar 14,90% (yoy) yang bersumber dari realisasi belanja pemerintah pusat dan daerah. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yakni tumbuh 9,81 % (yoy) sejalan dengan meningkatnya aktivitas konstruksi.

Baca Juga  Hadiri Upacara Atma Wedana di Griya Simpangan Manuaba, Bupati Giri Prasta Komit Ringankan Beban Masyarakat Badung

Lebih lanjut, konsumsi rumah tangga tumbuh tetap tinggi sebesar 5,48% (yoy) didukung oleh aktivitas konsumsi serta mobilitas masyarakat pada momen Hari Raya Galungan dan Kuningan, masa libur sekolah, dan pelaksanaan event Pesta Kesenian Bali (PKB). Di sisi lain, ekspor luar negeri tumbuh 2, 23% (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya sejalan dengan melambatnya ekspor jasa (kunjungan wisatawan).

Pada Triwulan III 2026, Bank Indonesia memprakirakan perekonomian Bali tetap tumbuh tinggi seiring meningkatnya kinerja pariwisata yang memasuki pola peak season yang bersumber dari kunjungan wisatawan mancanegara, terutama Australia, serta tingginya aktivitas konstruksi proyek strategis pemerintah dan proyek swasta, didukung oleh tetap terjaganya daya beli masyarakat.

Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi Bali Triwulan III diprakirakan masih menghadapi risiko yang berpotensi menahan kinerja ekonomi, terutama berkaitan dengan ketidakpastian gejolak global dan potensi El Nino yang berdampak pada musim kemarau panjang.

Dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan tersebut, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang tangguh, inklusif, berkelanjutan, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

EKONOMI & BISNIS

Inflasi Provinsi Bali Juli 2026 Turun dan Tetap Terjaga Dalam Rentang Sasaran

Published

on

By

Infografis inflasi Provinsi Bali Juli 2026 yang dirilis Bank Indonesia Provinsi Bali.
Infografis inflasi Provinsi Bali. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Berdasarkan rilis BPS Provinsi Bali tanggal 3 Agustus 2026, Provinsi Bali secara bulanan pada Juli 2026 mengalami deflasi sebesar -0,51% (mtm), berbeda arah dibandingkan bulan Juni yang mengalami inflasi sebesar 0,71% (mtm). Deflasi bulanan Provinsi Bali dipengaruhi oleh memasukinya periode panen beberapa komoditas hortikultura diantaranya bawang merah dan aneka cabai di Bali maupun secara Nasional. Sementara itu, inflasi Provinsi Bali secara tahunan menurun dari 3,27% (yoy) pada Juni 2026 menjadi 2,42% (yoy). Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,88% serta berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 2,5±1%.

Kepala Kantor Perwakilan BI Bali Achris Sarwani melalui siaran pers mengatakan bahwa secara spasial, 4 (empat) Kabupaten/Kota IHK di Bali mengalami deflasi bulanan pada Juli 2026 yakni Kabupaten Buleleng dengan deflasi bulanan terendah sebesar -0,91% (mtm) atau 1,89% (yoy). Selanjutnya, Kabupaten Badung mengalami deflasi bulanan sebesar -0,59% (mtm) atau inflasi tahunan sebesar 2,04% (yoy), diikuti Kabupaten Tabanan dengan deflasi bulanan sebesar -0,56% (mtm) atau inflasi tahunan sebesar 2,54% (yoy), dan selanjutnya Kota Denpasar dengan deflasi bulanan sebesar -0,30% (mtm) atau inflasi tahunan sebesar 2,77% (yoy). Berdasarkan komoditas, secara bulanan deflasi pada Juli 2026 bersumber dari penurunan harga cabai rawit, bawang merah, cabai merah, daging ayam ras, dan buncis. Deflasi yang lebih rendah tertahan oleh peningkatan harga bensin, beras, dan kenaikan biaya sekolah beberapa jenjang pendidikan (TK, SD, SMP, SMA).

Bank Indonesia Provinsi Bali mengapresiasi dan mendukung berbagai langkah strategis TPID se-Bali, salah satunya melalui penguatan pemantauan harga dan intensifikasi operasi pasar sehingga capaian inflasi Provinsi Bali dapat terjaga pada rentang sasaran 2,5±1%. Ke depan, beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain tingginya permintaan barang dan jasa pada periode high season wisatawan mancanegara (Juli – September), ketidakpastian cuaca yang disertai potensi El Nino kuat yang dapat memengaruhi produksi pertanian, serta tetap tingginya biaya angkutan barang di tingkat global yang memberikan tekanan terhadap harga barang impor.

Baca Juga  Dari Forum Diskusi Publik Kota Layak Anak, Pemerintah Wajib Berikan Perlindungan Anak

Achris Sarwani menegaskan bahwa dalam memperkuat pengendalian inflasi ke depan, Bank Indonesia Provinsi Bali terus memperkuat sinergi dan inovasi bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali dengan upaya TPID yang berfokus pada 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif. Adapun langkah-langkah implementasinya salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan Sejahtera (GPIPS) Balinusra 2026, termasuk diantaranya Rakor Inflasi TPIP-TPID, intensifikasi Gerakan Pangan Murah (GPM), pemantauan harga secara berkala, fasilitasi distribusi pangan dan optimalisasi kerja sama antardaerah melalui Perumda Pangan, serta penguatan koordinasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Melalui berbagai langkah tersebut, inflasi Bali pada tahun 2026 diprakirakan tetap terjaga dalam kisaran sasaran nasional sebesar 2,5%±1%. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

EKONOMI & BISNIS

APBN Semester I 2026 Tetap Kuat, Menkeu: Fundamental Fiskal Indonesia Diakui Dua Lembaga Pemeringkat

Published

on

By

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan kinerja APBN Semester I 2026 pada Konferensi Pers APBN KiTA Edisi Juli 2026 Judul Gambar Menkeu Purbaya Paparkan Kinerja APBN Semester I 2026
KONFERENSI PERS: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kinerja APBN hingga Semester I Tahun 2026 tetap menunjukkan hasil yang kuat dan mampu menjaga kesehatan fiskal pada Konferensi Pers APBN KiTA Edisi Juli 2026, Selasa (21/7). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Semester I Tahun 2026 tetap menunjukkan hasil yang kuat dan mampu menjaga kesehatan fiskal pada Konferensi Pers APBN KiTA Edisi Juli 2026, Selasa (21/7). Kinerja APBN yang solid tersebut juga memperoleh pengakuan dari lembaga pemeringkat internasional, yaitu Standard & Poor’s (S&P) dan Lianhe Credit Rating.

Dalam paparannya, Menkeu Purbaya menyampaikan bahwa pendapatan negara hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp 1.459,4 triliun atau tumbuh 21,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu, belanja negara terealisasi sebesar Rp 1.656,0 triliun atau meningkat 17,8 persen (yoy), mencerminkan APBN yang tetap ekspansif sekaligus produktif dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

“Dengan pendapatan yang tumbuh kuat, belanja yang produktif, dan pembiayaan yang dikelola secara terukur, defisit APBN tetap terkendali sebesar Rp 196,5 triliun atau 0,76 persen dari PDB, disertai surplus keseimbangan primer sebesar Rp 85,1 triliun,” jelas Menkeu.

Menurut Menkeu, capaian tersebut menunjukkan bahwa APBN tidak hanya sehat secara fiskal, tetapi juga tetap menjalankan fungsinya sebagai instrumen utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, mendorong pertumbuhan, serta mendukung pembangunan nasional.

“Ini menunjukkan fiskal Indonesia tetap kuat. Dengan kinerja tersebut, kami optimis APBN akan terus menjadi instrumen yang efektif dalam menjaga stabilitas, mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, serta memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi ke depan,” imbuhnya.

Kinerja APBN yang kuat tersebut turut menjadi salah satu faktor yang mendasari keputusan Standard & Poor’s (S&P) mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil.

“APBN-nya bagus, ekspansif, dan mendukung pembangunan. Ini juga alasan mengapa S&P mempertahankan peringkat kita di BBB dengan outlook stabil,” ujarnya.

Baca Juga  Hadiri Upacara Atma Wedana di Griya Simpangan Manuaba, Bupati Giri Prasta Komit Ringankan Beban Masyarakat Badung

Selain S&P, Indonesia juga memperoleh pengakuan dari Lianhe Credit Rating, lembaga pemeringkat terkemuka di Tiongkok, yang memberikan peringkat AAA dengan outlook stabil bagi rencana penerbitan Panda Bond oleh Pemerintah Indonesia.

Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa peringkat tertinggi tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memperluas basis investor dan mengakses pasar keuangan Tiongkok yang memiliki kapasitas pendanaan sangat besar.

“Kita keluar report-nya memberikan rating AAA stable. Jadi AAA itu yang paling tinggi. Di China peringkat utang kita itu yang mentok atas. Ini penting sekali untuk kita karena China merupakan pasar yang besar untuk surat utang,” jelas Menkeu dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Menurut Menkeu Purbaya, Lianhe Creding Rating memberikan peringkat tersebut dengan didukung oleh indikator pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kuat, fundamental ekonomi yang solid, ketahanan terhadap guncangan eksternal, tingkat utang luar negeri yang relatif rendah, kapasitas pembayaran yang kuat, cadangan devisa yang memadai, serta rasio utang pemerintah yang tetap pruden. Menkeu menegaskan bahwa indikator-indikator tersebut mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang sehat dan dikelola secara hati-hati.

“Utang luar negeri kita relatif rendah, kapasitas pembayarannya cukup, devisanya juga cukup. Rasio utang pemerintah juga tetap pruden,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca