Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Lolos Semifinal Piala Asia U-23 2024, Indonesia Cetak Sejarah

BALIILU Tayang

:

timnas u-23 indonesia
PIALA ASIA U-23: Pemain Timnas U-23 Indonesia saat bertanding melawan Timnas Korea Selatan pada babak perempat final di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Jumat (26/4) WIB. (Foto: pssi.org)

Doha, Qatar, baliilu.com – Tim U-23 Indonesia kembali mengukir sejarah dengan lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024 setelah menyingkirkan Korea Selatan (Korsel) U-23. Garuda Muda menang 11-10 (2-2) lewat babak adu penalti yang berlangsung.

Laga babak perempat final di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Jumat (26/4) WIB. Garuda Muda secara heroik menang atas Korsel.

Korsel membobol gawang Indonesia pada menit tujuh melalui tendangan jarak jauh Lee Kang-hee yang memanfaatkan bola sapuan Komang Teguh yang tidak sempurna. Namun, gol dibatalkan setelah wasit Shaun Evans asal Australia mengecek VAR.

Indonesia membuka keunggulan pada menit 15 melalui Rafael Struick. Pemain Ado den Haag itu melepaskan bola ke pojok kiri atas gawang Korsel yang tidak terjangkau Baek Jong-bum.

Korsel langsung keluar menyerang setelah gol itu. Namun, barisan pertahanan Garuda Muda yang dikawal Rizky Ridho, Komang Teguh, dan Justin Hubner bermain sangat disiplin sehingga serangan-serangan yang dibangun Taeguk Warriors berhasil dipatahkan.

Indonesia mendapat momentum menambah keunggulan pada menit 31. Namun, bola yang dilepaskan Marselino Ferdinan masih melebar. Sebelum melepaskan tendangan, Marselino melakukan kerja sama satu-dua dengan Rafael Struick.

Memasuki akhir babak pertama, Korsel menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Bek Indonesia, Komang Teguh berniat menghalau bola yang disundul Eom Ji-sung. Tetapi bola justru berubah arah sehingga Ernando Ari terkecoh.

Indonesia  tidak butuh lama untuk kembali unggul. Hanya tiga menit selepas gol balasan Korsel, Rafael Struick mencetak gol kedua alias brace sekaligus membuat Garuda Muda menutup babak pertama dengan keunggulan 1-2.

Di babak kedua, Indonesia tetap tampil menekan, meski dalam posisi unggul. Menit-54 Rafael Struick mempunyai peluang untuk mencetak hattrick. Sayangnya, sepakannya masih melebar.

Baca Juga  Shin Tae-yong Optimistis Garuda Muda Lolos ke Olimpiade 2024

Struick kembali mendapatkan peluang di menit 56. Bola hasil tendangannya di dalam kotak penalti masih melambung.

Dua menit berselang, Marselino Ferdinan memberikan ancaman. Pemain KMSK Deinze itu coba memasukkan bola dari sudut sempit, namun tidak menjadi gol.

Memasuki menit 69, wasit Shaun Evans memberikan kartu merah untuk pemain Korsel U-23, Lee Young-jun, yang melanggar Justin Hubner. Saat dicek oleh VAR, terlihat dengan jelas Lee menginjak kaki Hubner.

Unggul satu pemain, Garuda Muda malah lengah. Lewat sebuah serangan balik, Jeong Sang-bin berhasil merobek gawang Ernando sehingga skor menjadi 2-2. Laga pun harus berlanjut ke babak tambahan atau extra time.

Pada paro pertama babak tambahan kedua tim tidak banyak mengkreasi peluang karena tempo permainan menurun seiring faktor stamina para pemain dari kedua tim yang cukup terkuras. Indonesia hanya hampir membobol gawang Korsel ketiga kalinya lewat sepakan Witan Sulaeman yang masih melambung.

Di babak kedua extra time, Shin Tae-yong memasukkan Ramadhan Sananta. Sananta menggantikan Witan Sulaeman.

Indonesia tampil lebih menekan dengan tambahan tenaga baru seperti Sananta, Jeam Kelly Sroyer, dan Arkhan Fikri. Peluang datang pada menit 109 melalui tendangan Justin Hubner.

Bola sepakan pemain Cerezo Osaka itu berhasil ditepis Baek Jong-bum. Bola liar disambar Kelly, tetapi malah melambung.

Nathan Tjoe-A-On punya kesempatan di menit 113 lewat tendangan jarak jauh. Namun, bola bergulir tipis di atas gawang Korsel.

Sampai dua kali babak tambahan, skor 2-2 tidak berubah. Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti. Di babak ini, Indonesia menunjukkan mental yang lebih baik. Garuda Muda menang 11-10 atas Taeguk Warriors dan memastikan tempat di semifinal, sekaligus membuka peluang lolos ke Olimpiade Paris 2024. (gs/bi)

Baca Juga  Garuda Muda di Bawah Lampu Sorot Istana

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Gelar Mola-Mola Cup II, Ratusan Atlet Buleleng dan Karangasem Turun Berlomba

Published

on

By

Atlet Berlomba di Mola-Mola Cup II Buleleng
MOLA-MOLA CUP: Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club saat menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club kembali menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). Kejuaraan ini diikuti 303 atlet dari kelompok yunior hingga senior asal Buleleng dan Karangasem.

Mola-Mola Cup II mempertandingkan 143 nomor dalam lomba yang berlangsung sehari penuh. Jumlah peserta meningkat sekitar 50 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Peserta berasal dari delapan klub renang di Buleleng dan satu klub dari Kabupaten Karangasem.

Penanggung jawab pelaksanaan, Wayan Setaya yang sekaligus Ketua Club Mola-Mola, mengatakan kejuaraan tersebut digelar sebagai wadah bagi perenang, mulai dari pemula hingga senior, untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur perkembangan kemampuan mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menemukan bibit-bibit perenang potensial.

“Kami konsisten melaksanakan kegiatan seperti ini untuk memfasilitasi perenang mulai dari pemula hingga senior. Selain memberikan pengalaman berlomba, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara mencari bibit-bibit perenang berbakat untuk nantinya bisa berlomba di tingkat yang lebih tinggi,” kata Wayan Setaya.

Menurut Wayan, Mola-Mola Cup akan dilaksanakan secara berkala sebagai bahan evaluasi program pembinaan masing-masing klub. Kompetisi juga diharapkan mendorong atlet untuk terus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang diselenggarakan Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng dengan tingkatan lebih tinggi.

Ditambahkan, berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di Kolam Nirmala Asri dengan panjang standar, Mola-Mola Cup II menggunakan Kolam Tirta Asih Mumbul yang memiliki panjang 25 meter. Pemilihan lokasi tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan pengalaman kepada atlet agar mampu beradaptasi dengan karakter kolam yang berbeda.

Baca Juga  Bali United Apresiasi Perjuangan Timnas Indonesia ke Semifinal Asian Cup U23 Usai Kalahkan Korea Selatan

“Semata-mata kami memberi pengalaman bagi atlet untuk mencoba dan mengetahui karakter kolam yang digunakan. Atlet perlu memahami kondisi masing-masing kolam ketika mengikuti perlombaan,” imbuh Wayan.

Sementara itu Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Made Sumarga Jaya menyambut positif pelaksanaan Mola-Mola Cup II. Ia menilai kompetisi di tingkat klub menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan atlet.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Jika setiap klub mampu menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala, tentunya akan semakin banyak perenang berbakat yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan klasifikasinya,” kata Made.

Untuk diketahui Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng selanjutnya dijadwalkan menggelar kejuaraan bertaraf nasional Den Bukit Cup II pada Desember 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Cetak 4 Gol, Bali United Amankan Kemenangan Atas Isenmulang Kalteng FC

Published

on

By

Bali United Menang 4-1 atas Isenmulang Kalteng FC
MENANG: Bali United FC berhasil mengalahkan tamunya, Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 hari Sabtu (12/9) malam. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses mengalahkan tamunya, Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 hari Sabtu (12/9) malam.

Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu bergemuruh karena empat gol berhasil dicetak oleh brace Thijmen Goppel, Teppei Yachida, dan Irfan Jaya. Sementara gol tim tamu terjadi melalui sepakan penalti Douglas Oliveira di penghujung laga.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen menyambut baik hasil positif malam ini mengingat anak asuhnya telah mengoleksi 6 poin di awal kompetisi kali ini.

“Kami bisa mencetak 4 gol adalah hal yang luar biasa dan seharusnya bisa lebih. Kemenangan yang indah dan kami memulai pertandingan dengan cukup baik, mengontrol jalannya pertandingan dan bermain bola yang baik,” ungkap Coach Johnny dikutip dari laman baliutd.com.

Kemenangan besar dengan 4 gol ini belum terlihat sempurna karena Serdadu Tridatu harus kebobolan di menit akhir.

Itu pun melalui penalti yang diberikan oleh wasit Agung Setiyawan karena pelanggaran Thijmen Goppel di tambahan waktu babak kedua.

Sang pelatih asal Belanda ini pun turut memberikan komentarnya. “Soal pelanggaran yang menyebabkan kami kebobolan seharusnya hal itu tidak terjadi dan kami bisa cleansheet juga malam ini. Tapi saya tetap bangga dengan tim yang sudah bekerja keras dan berjuang malam ini,” ungkap Coach Johnny.

Dengan hasil ini, Bali United memiliki 6 poin dari dua pekan hasil kemenangan penting yang diraih pada partai kandang awal musim ini. Pekan depan, pasukan Serdadu Tridatu bakal melakoni laga tandang ke markas Borneo FC di Samarinda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tim U-19 Indonesia terus Dimatangkan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Buleleng Gelar Pra-Porprov 2026, Bidik Target Juara di Porprov Bali 2027

Published

on

By

Pembukaan Pra-Porprov Buleleng 2026
PRA-PORPROV: Bupati Buleleng saat menghadiri pembukaan gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng resmi membuka gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. Ajang pemanasan ini digelar sebagai langkah awal persiapan Buleleng yang akan bertindak sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 mendatang.

Pembukaan acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga se-Buleleng, pengurus KONI Buleleng, pejabat Pemkab Buleleng, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng yang juga menjabat Ketua KONI Buleleng Gede Supriatna, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyambut positif pelaksanaan Pra-Porprov yang baru pertama kali diadakan ini. Menurutnya, ajang ini menjadi instrumen penting untuk menyeleksi aset atlet potensial sebelum diterjunkan ke Porprov Bali 2027.

Sutjidra menekankan pentingnya kedisiplinan, stamina, keterampilan, hingga kesiapan mental para atlet. “Dengan adanya Pra-Porprov ini, pengurus bisa memproyeksikan target medali yang bisa diraih. Ada gambaran jelas siapa saja yang berpotensi mendulang medali untuk Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra di lokasi acara.

Untuk meningkatkan kualitas atlet, Pemkab Buleleng menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Kerja sama ini mencakup pengujian ilmiah kondisi fisik atlet, mulai dari saturasi, ketahanan (endurance), hingga kelenturan otot.

“FOK Undiksha fasilitasnya sangat lengkap. Kita manfaatkan agar atlet yang bertanding benar-benar dalam kondisi prima,” kata Sutjidra. Ia juga memastikan Pemkab Buleleng tetap menyiapkan stimulus berupa bonus bagi atlet peraih medali emas, perak, maupun perunggu.

Terkait kesiapan infrastruktur olahraga sebagai tuan rumah, Sutjidra menjelaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) akan dimulai secara bertahap pada APBD Perubahan tahun ini, lalu dilanjutkan pada APBD Induk 2027.

Baca Juga  Protes Resmi Tim U-23 Indonesia Terkait Kepemimpinan Wasit

Sementara itu, Ketua KONI Buleleng sekaligus Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengungkapkan bahwa Pra-Porprov ini berlangsung mulai 9 September hingga 15 Desember 2026. Ajang ini dirancang khusus untuk memetakan kekuatan serta mengejar target juara pada Porprov Bali 2027.

“Pra-Porprov ini bertujuan memproyeksikan dan menyeleksi atlet. Kami membagi kriteria atlet menjadi dua: atlet elite yang sudah meraih medali pada Porprov 2025, serta atlet bayangan hasil Pra-Porprov ini yang akan melapisi atlet utama,” jelas Supriatna.

Selain seleksi, KONI Buleleng juga menggerakkan sejumlah program pembinaan terintegrasi, seperti talent scouting untuk pemetaan bakat atlet, pelatih fisik bersertifikasi nasional, hingga penerapan sport intelligence.

“Penerapan sport intelligence ini penting untuk memberikan informasi strategi bagi kami terkait peta kekuatan kompetitor,” tutur Supriatna.

Mengenai estimasi kontingen, Buleleng diproyeksikan akan menurunkan sekitar 900 personel pada Porprov Bali 2027. Supriatna menambahkan, usai Pra-Porprov, persiapan tidak berhenti begitu saja. Seluruh cabang olahraga akan dilanjutkan dengan pemusatan latihan (training center/TC) intensif menjelang hari pertandingan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca