Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

GAYA HIDUP

Lomba Peragaan Busana PKB XLIII, Denpasar Raih Juara I Lomba Busana Adat Kerja dan Busana Casual

BALIILU Tayang

:

de
Salah satu desain busana wakil dari Kota Denpasar

Denpasar, baliilu.com – Peragaan busana dalam lomba kewanitaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII diikuti Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar, Minggu (20/6) di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Art Centre Denpasar. Pada lomba fashion PKB tahun ini, Dekranasda Denpasar mengikuti semua kategori perlombaan. Meliputi Lomba Busana Adat Kerja berpasangan, Busana Coktail Endek berpasangan, dan Busana Casual Endek berpasangan.

Tiga orang desaniner Kota Denpasar terlibat dalam perhelatan peragaan busana yang berbahan dasar kain tenun ikat endek.  Dalam ajang ini binaan Dekranasda Denpasar berhasil meraih juari I Lomba  Busana Adat Kerja berpasangan, juara I Lomba Busana Casual berpasangan, dan juara II Lomba Busana Cocktail berpasangan.

Pelaksanaan lomba disaksikan Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster dan dukungan duta Denpasar dihadiri Ketua Dekranasda Denpasar sekaligus Ketua TP PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Wakil Ketua Dekranasda Denpasar  Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Sekretaris TP PKK Denpasar Ni Nyoman Sri Utari.

Tampak di atas panggung Ksirarnawa, tiga pasang model duta Kota Denpasar bersaing bersama desainer dari tujuh kabupaten/kota berpakaian adat hingga casual. Model catwalk Denpasar yang tampak cantik, anggun dan menawan mengenakan desain pakaian dari masing-masing desainer. Sebagai peserta pertama dalam pakaian adat ke kantor berpasangan, peragaan busana Denpasar didominasi dengan warna kain tenun ikat endek merah yang diserasikan dengan warna hijau dan biru kain endek. Begitu juga pada pakaian casual berpasangan tampak elegan dengan warna ungu dan kombinasi warna endek yang sangat menawan. Pakaian cocktail berpasangan juga tak kalah anggun pasangan model  catwalk yang mengenakan corak warna kain tradisional endek Bali.

Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan, pada perhelatan peragaan busana dalam rangka PKB XLIII melibatkan tiga desainer Kota Denpasar. Yakni busana adat endek ke kantor berpasangan desainer Sutrisna Sari Dewi, desainer busana coktail endek berpasangan Katrin Sutajaya, dan busana casual endek berpasangan desainer Lusi Damayanti. Dalam perhelatan PKB tahun ini pihaknya memberikan kesempatan bagi desainer Denpasar yang telah mampu menuangkan kreativitas dalam hal balutan kain tenun endek menjadi pakaian jadi sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Terlebih dalam masa pandemi saat ini dengan pelaksanaan PKB yang memberikan ruang kepada insan seni dan kreatif untuk terus berkreativitas meski dalam keterbatasan pandemi Covid-19.

“Persiapan bersama desainer dan perajin Denpasar sudah dilaksanakan jauh-jauh hari sebelumnya dan juga dilaksanakan pembinaan, dalam mempersiapkan karya dan model untuk tampil dalam lomba kali ini,” ujarnya.

Semoga hasil karya dari desainer Denpasar dapat diterima masyarakat untuk dijadikan sebuah model pakaian jadi, baik itu untuk ke kantor, sehari-hari maupun pakaian dalam menghadiri kegiatan lainnya. “Perhelatan dapat menjadi sebuah pacuan semangat bagi desainer dan perajin Denpasar untuk terus berkarya, tidak saja di daerah maupun di tingkat nasional dan internasional, serta kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dari desainer Denpasar untuk tetap dan terus berkarya,” ujarnya.

Sutrisna Sari Dewi, salah satu desainer Denpasar, mengucapkan terima kasih kepada Dekranasda Denpasar yang terus memberikan pembinaan dalam setiap kegiatan. Dalam PKB tahun ini berkesempatan turut serta sebagai wakil Denpasar pada lomba peragaan busana pakaian adat ke kantor berpasangan. “Tentu ini menjadi sebuah tantangan bagi kami sebagai desainer untuk terus melakukan terobosan desain tenun ikat endek dalam memadukan warna maupun model pakaian,” ujarnya. (pur/ard)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GAYA HIDUP

Manfaatkan Kekayaan Alam, My Kind of Beauty “Launching” Lulur Kemiri “Candlenut Scrub”

Published

on

By

lulur kemiri my kind of beauty
Produk lulur kemiri "Candlenut Scrub" dari My Kind of Beauty. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Setelah sukses dengan Minyak Kemiri Bakar, My Kind of Beauty kini hadirkan Lulur Kemiri “Candlenut Scrub” memanfaatkan kekayaan alam yang luar biasa. Produk terbarunya tersebut di-launching pada Sabtu (1/6/2024) di Denpasar.

My Kind of Beauty yang berdiri pada 15 Mei 2022 sendiri merupakan salah satu brand UMKM Bali yang kini tengah berkembang dengan produk 100% bahan alami dan sudah terdaftar di BPOM sehingga aman digunakan.

Owner My Kind of Beauty Kadek Ayu Wiswari dalam keterangannya menyampaikan bahwa Lulur Kemiri memiliki berbagai manfaat yang dapat membantu merawat kulit secara alami dan efektif.

Manfaat utama dari Lulur Kemiri yakni mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit, sehingga kulit tampak lebih cerah dan segar. Proses eksfoliasi ini juga membantu meratakan tekstur kulit.

lulur kemiri my kind of beautyProses produksi lulur kemiri My Kind of Beauty dilakukan secara higienis. (Foto: gs)

“Selain itu, Kemiri kaya akan minyak esensial berupa asam linoleat atau omega 6 yang dapat membantu melembabkan kulit secara mendalam. Ini sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki kulit kering atau mengalami kekeringan di area tertentu,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Riri, kandungan vitamin E dan asam lemak esensial dalam kemiri mampu membantu menutrisi kulit, menjadikannya lebih sehat dan bercahaya. Vitamin E juga dikenal sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

“Dengan penggunaan rutin, lulur kemiri dapat membuat kulit terasa lebih halus dan lembut. Butiran lulur yang lembut namun efektif bekerja untuk menghilangkan kekasaran pada kulit. Kemiri memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan iritasi dan peradangan pada kulit. Ini sangat berguna bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau mengalami masalah kulit seperti kemerahan atau gatal,” terangnya.

Riri lanjut menjelaskan, penggunaan rutin lulur kemiri juga bisa mengembalikan keremajaan kulit (sebagai anti aging). Selain itu, proses penggosokan lulur pada kulit membantu meningkatkan sirkulasi darah, yang dapat memberikan efek kulit yang lebih segar dan bercahaya.

“Dengan berbagai manfaat tersebut, Lulur Kemiri menjadi pilihan alami yang efektif untuk perawatan kulit, membantu menjaga kulit tetap sehat, halus, dan bercahaya,” harapnya.

Ditambahkan Riri, semua produk My Kind of Beauty kini sudah tersedia di berbagai e-commerce dan offline store di seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara. Pendistribusian produk My Kind of Beauty dilakukan melalui Super Reseller dan Reseller. Untuk info lebih lanjut, kunjungi Instagram resminya di @mkb.mykindofbeauty. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

GAYA HIDUP

Manjakan Diri di Manifest Wellness, Berikan Keseimbangan ‘’Body and Mind’‘

Published

on

By

manifest
Owner Manifest Wellness Dian Karina (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Beragam kegiatan dapat dipilih menjadi salah satu cara memanjakan diri guna menjaga keseimbangan body dan mind (pikiran). Manifest Wellness, salah satu tempat massage dan reflexology yang bisa menjadi pilihan untuk relaksasi di Denpasar. Terletak di Jalan Pemelisan No.1B, Sesetan, Denpasar Selatan, tempat ini menawarkan kenyamanan dan ketenangan.

Owner Manifest Wellness Dian Karina, Jumat (11/8) mengatakan, Manifes menawarkan massage dan reflekxology dengan berbagai jenis layanan. Tidak hanya dari sisi teknik massage, minyak yang digunakan, tapi Dian benar – benar membuat tempat tersebut nyaman sehingga cocok untuk relaksasi.

“Ruangan kami desain sebaik mungkin, jarak antar-bed juga kita beri ruang lebih leluasa, sehingga tamu kami benar – benar nyaman di tempat ini,” ujar istri Prof. Yoga Segara, Guru Besar Antropologi UHN IGB Sugriwa ini.

Hingga saat ini, tersedia 6 bed dan 4 kursi reflexology dengan therapist yang berpengalaman melakukan massage, Manifest Wellness akan memanjakan setiap tamu yang datang. Ada banyak pilihan oil yang dapat dipilih tamu diantaranya frangipani, jasmine, lemongrass, lavender akan semakin menenangkan pikiran.

Dian menjelaskan, konsep massage dan spa berbeda. Spa berasal dari kata latin solus per aqua atau sante par aqua yang berarti terapi air. Maka dari itu tempat spa selalu ada bath up untuk berendam di air dan menambahkan sauna atau uap air pada beberapa layanan.

Sementara, Dian sendiri menegaskan bahwa tempatnya merupakan tempat massage dan reflexology sehingga menu – menu yang ditawarkan yaitu, back, head, and shoulder massage, reflexology, signature body massage, deep tissue massage, warm stone massage, body scrub and signature body massage, head to toe treatment. Manifest Wellness juga menyediakan perawatan lain diantaranya face massage dengan face mask, hair mask, nail treatment, ear candle.

Sebagai tempat wellness treatment, Dian menyiratkan maksud bahwa dengan relaksasi melalui massage dapat menenangkan tubuh sehingga menciptakan keseimbangan antara body and mind. Dengan keseimbangan itu maka akan muncul pikiran yang jernih dan sehat sehingga bermanfaat untuk kesehatan.

“Maka dari itu ketika pergi ke tempat massage maka menenangkan pikiran dan relaks merupakan hal yang harus didapatkan tamu. Jadi kami buat tempat ini agar tamu nyaman,” imbuhnya.

Dian tahu betul apa yang dibutuhkan tamu ketika datang ke tempat massage. Mulai dari teknik memijat, tempat, hingga aromatherapy yang dibutuhkan. Semua itu ia pelajari dari hobi massage-nya selama ini.

“Saya hobi massage dan sudah keliling Denpasar dan Badung untuk mencoba tempat massage, mulai dari middle to low hingga middle to high. Ekspektasi saya selalu tinggi setiap mengunjungi tempat massage,” ujarnya.

Meskipun background pendidikan maupun pekerjaannya tidak berhubungan dengan usaha yang dibangunnya saat ini, namun dari pengalaman sebagai konsumen massage serta didampingi therapist – therapist yang berpengalaman, membuat Manifest Wellness terwujud dengan baik serta dapat menjadi pilihan bagi masyarakat dalam memanjakan diri untuk mewujudkan keseimbangan Body and Mind. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

GAYA HIDUP

Tampilkan “Svarna Mahika”, Dekranasda Bali Ikuti LIMOFF 2023

Eksplorasi Kain Rangrang, Endek, Songket serta Kain Tropis Bali Dalam Desain Kekinian

Loading

Published

on

By

ny koster
LIMOFF 2023: Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster foto bersama saat menghadiri Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 di Hotel Merumata Senggigi, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (7/7) malam. (Foto: ist)

Senggigi, NTB, baliilu.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali mengikuti Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 di Hotel Merumata Senggigi, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (7/7) malam.

Acara yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut dilaksanakan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi serta pariwisata pasca-masa pandemi Covid-19 dan mendukung program Muslim Industri di Nusa Tenggara Barat (NTB), serta program Pemerintah Republik Indonesia menjadikan Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia.

Pada event ini, Dekranasda Bali ikut serta dalam pagelaran busana atau fashion show dengan tajuk “Svarna Mahika” mengangkat tentang pesona kain-kain Bali dalam beragam rupa. Diramu dalam akulturasi budaya yang kaya, dalam koleksi modest wear yang memikat hati.

Dalam fashion show kali ini, Dekranasda Bali diwakilkan oleh 3 (tiga) brand fashion beserta desainernya yakni Body & Mind by Dayu Karang, Taksu Design by Adi Taksu dan Lusi Damai by Lusi Damayanti. Pada ajang kali ini, desainer-desainer Dekranasda Bali mengeksplorasi berbagai wastra Bali diantaranya, Rangrang, Endek, Songket serta mengangkat kembali popularitas kain tropis Bali dalam desain kekinian.

mny koster
Dekranasda Provinsi Bali mengikuti Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 di Hotel Merumata Senggigi, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (7/7) malam. (Foto: ist)

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster usai acara menyampaikan Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 dapat dijadikan sebagai wadah bagi desainer-desainer Bali untuk belajar, menimba pengalaman serta mengembangkan diri untuk karya selanjutnya sesuai kebutuhan trend atau pasar.

“Kita di Bali tentu kebutuhan pasar seperti apa yang terbuka di depan kita maka harus ambil peluang itu. Ini kesempatan yang sangat baik bagi desainer di Bali untuk dapat menimba pengalaman. Jangan berhenti mencari pengalaman dan menimba pengalaman, karena itu penting. Karena akan mampu menginspirasi karya-karya kita selanjutnya,” jelasnya.

Ny. Putri Koster berharap, para desainer Bali tidak cepat puas dengan apa yang telah diraih saat ini. Ia ingin desainer-desainer Bali ikut ambil bagian dalam memperkaya kemajuan fashion di Indonesia.

“Jangan berhenti dan jangan cepat berpuas diri karena itu akan membuat kita stuck dan jangan berhenti sampai disitu saja. Teruslah menggali, karena dunia mode akan terus berkembang sesuai perkembangan dan kebutuhan zaman. Saya ingin desainer-desainer kita di Bali ikut memperkaya kemajuan dunia fashion di Indonesia, sehingga nanti Indonesia sangat besar untuk menjadi pusat mode karena kita memiliki talenta dan bahannya. Tidak ada negara di dunia yang sekaya karya-karya tenun tradisional. Oleh karena itu, kita harus semangat. Ini sudah ada wadahnya,” imbuhnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca