Saturday, 25 May 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

EKONOMI & BISNIS

Luncurkan GrabProtect di Bali, Hadirkan Standar Kebersihan Terbaik bagi Pelanggan

BALIILU Tayang

:

de
GRABPROTECT, Kedepankan protokol kesehatan.

Denpasar, baliilu.com – Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Indonesia, hari ini meluncurkan GrabProtect di Bali bersama Dishub Provinsi Bali dan Ditlantas Polda Bali. GrabProtect hadir sebagai protokol keamanan dan kebersihan untuk meminimalisir risiko penyebaran virus Covid-19 dari transportasi yang dilengkapi dengan fitur keamanan, peralatan kebersihan, serta aturan keamanan terbaru yang menjadi standar terbaik dalam industri ride-hailing.

“Keamanan selalu menjadi fokus utama Grab dan melalui program seperti GrabProtect, kami telah meningkatkan standar kebersihan di industri ride-hailing. Dengan hadirnya armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect, kami bersama dengan mitra pengemudi akan terus mendorong standar keamanan dan kebersihan dalam berkendara bagi para penumpang untuk meminimalisir resiko penyebaran virus Covid-19. Inisiatif ini juga merupakan kelanjutan dari Pasukan Grab Higienis di Bali, armada roda dua kami yang dilengkapi alat sanitasi di kendaraan dan menerapkan standar protokol kesehatan,” jelas Kresno Wibowo, Branch Manager Bali, Grab Indonesia, Jumat (12/6-2020).

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan(Dishub) Provinsi Bali, Drs. I Gede Gunawan mewakili Kadishub Provinsi Bali sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Grab selama pandemi Covid-19 ini. “Grab selalu melakukan inovasi untuk menjaga kesehatan dan keamanan mitra pengemudi dan penumpangnya di tengah pandemi Covid-19 ini. Seperti hari ini, Grab akan melakukan uji coba GrabBike Protect dengan memberikan pembatas antara driver dan penumpang. Inovasi ini cukup bagus dan diharapkan dalam pelaksanaannya nanti diperhatikan dan selalu dievaluasi dikarenakan keamanan dan keselamatan driver dan penumpang menjadi prioritas. Untuk mengantisipasi penerapan new normal di Bali, kami harap driver harus selalu menjalankan protokol kesehatan yang sudah disampaikan oleh pemerintah terutama jaga jarak, hindari berkumpul dan bergerombol bagi driver yang biasa ambil pesanan makanan,” ungkap Gunawan.

Baca Juga  Desa Peguyangan Kangin Lakukan Pendataan Non-Permanen dan Edukasi Protokol Kesehatan

GrabProtect memperkenalkan rutinitas dalam berkendara yang baru agar perjalanan lebih aman. Dimulai dengan memastikan pengguna dalam keadaan sehat dan telah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan sebelum melakukan perjalanan, serta meningkatkan praktik menjaga keamanan dan kebersihan seperti membersihkan tangan secara rutin dan menggunakan metode pembayaran non-tunai (cashless payment). Beberapa langkah tersebut meliputi:

1. Teknologi deklarasi kesehatan online dan mask selfie Grab akan meluncurkan dua fitur in-app terbaru, formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online dan fitur pengecekan masker via selfie mulai akhir bulan Juni.

Fitur deklarasi kesehatan dan kebersihan online ini akan mengharuskan mitra pengemudi dan pengantaran, serta penumpang untuk memastikan mereka tidak menunjukkan gejala Covid-19 dan telah mematuhi langkah-langkah keamanan serta kebersihan yang diperlukan, sebelum mereka mulai mengemudi, mengantarkan pesanan, atau memesan kendaraan. Mitra pengemudi 3 dan pengantaran juga diminta untuk mengambil selfie dengan menggunakan masker pada fitur, ‘mask selfie’ (pengecekan masker via selfie) setelah melengkapi formulir deklarasi.

2. Melengkapi kendaraan dengan partisi plastik dan peralatan kebersihan sebagai bagian dari program kebersihan GrabProtect di Indonesia, Grab telah membentuk armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect yang dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi. GrabBike Protect di Bali akan difokuskan di beberapa area publik dan pusat keramaian dan akan segera dapat dinikmati di area yang lebih banyak lagi.

Grab juga akan mendistribusikan peralatan kebersihan yang terdiri dari hand sanitizer, desinfektan kendaraan, masker wajah untuk mitra pengemudi GrabCar Protect di Bali selama sebulan mendatang. Selain itu, Grab juga telah mendirikan posko sanitasi di Bali di mana mitra pengemudi dapat membawa kendaraannya untuk disinfeksi. Grab akan terus mengevaluasi aturan ini seiring berjalannya waktu.

Baca Juga  Menteri Edhy Prabowo: Karang Hias di Bali Berpotensi Jadi Ekonomi Baru dari Sektor Budidaya Kelautan

Sejak awal pandemi di Indonesia, Grab telah meluncurkan gerakan #KitaVSCorona yang terdiri dari berbagai inisiatif guna mendukung upaya melawan Covid-19. Sebelumnya, Grab Bali telah membagikan masker, hand sanitizer, dan vitamin serta menyemprotkan desinfektan pada kendaraan mitra pengemudi GrabBike serta GrabCar, juga mitra merchant GrabFood. Grab bekerja sama dengan beberapa organisasi sosial dan komunitas masyarakat untuk pembagian makanan gratis bagi pengemudi Grab dan pejuang transportasi online. Grab turut mendukung upaya menjaga sanitasi masyarakat dengan menghadirkan alat cuci tangan portable di beberapa titik fasilitas umum. Grab Bali akan terus siap dan rutin melakukan berbagai upaya sebagai bagian dari dukungan kepada pemerintah khususnya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Bali.

“Grab sangat memahami bahwa kebersihan dan keamanan merupakan aspek yang penting untuk mencegah penyebaran virus. Melalui inisiatif ini, kami ingin mempertegas kembali bahwa Grab sangat peduli pada kesehatan dan keamanan dari masyarakat, terutama pelanggan dan mitra pengemudi kami,” tutup Kresno. (*/gs)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI & BISNIS

Survei April 2024, Penjualan Eceran Bali Diprakirakan Terus Tumbuh

Published

on

By

penjualan eceran bali
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kinerja penjualan eceran di Provinsi Bali pada April 2024 diprakirakan melanjutkan peningkatan dari bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Bali pada April 2024 yang diprakirakan sebesar 110,7 atau meningkat 9,6% (yoy) dibandingkan bulan April 2023.  Hal ini mencerminkan kinerja penjualan eceran di Provinsi Bali masih tetap terjaga atau berada di level optimis (>100).

Peningkatan IPR ini didorong oleh kegiatan konsumsi masyarakat pada periode Bulan Ramadhan hingga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri. IPR Bali terus dalam tren peningkatan selama 14 (empat belas) bulan terakhir. Survei Penjualan Eceran (SPE) Bali merupakan survei bulanan terhadap 100 pengecer di Kota Denpasar dan sekitarnya yang bertujuan untuk memperoleh informasi dini mengenai arahan pergerakan pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan meningkatnya penjualan eceran tersebut didorong oleh pertumbuhan Sub Kelompok Sandang yang meningkat sebesar 4,7% (mtm), Kelompok Barang Lainnya sebesar 3,4% (mtm) dan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi sebesar 3,1% (mtm). Hal ini sejalan dengan peningkatan kegiatan masyarakat pada saat periode HKBN Idul Fitri dan kuatnya daya beli karena adanya tambahan tunjangan hari raya (THR) bagi para pekerja dan banyaknya program potongan harga menjelang Lebaran.

Sementara itu, terdapat kelompok barang yang terkontraksi menahan penguatan penjualan eceran yakni pada Kelompok Barang Peralatan Informasi dan Komunikasi sebesar -3,5% (mtm) dan kelompok barang Suku Cadang dan Aksesori sebesar -1,4% (mtm). Dari sisi harga, tekanan inflasi pada Juni 2024 diprakirakan menurun, tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan mendatang tercatat sebesar 198,0 lebih rendah dari IEH bulan sebelumnya sebesar 200,0.

Baca Juga  Gusti Putu Artha Mohon Polda Bali Larang Demo Mahasiswa Papua

Dalam menjaga kinerja penjualan eceran dan tingkat konsumsi masyarakat, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali senantiasa berkoordinasi erat dalam menjaga stabilitas harga komoditas agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan ekonomi Bali tetap tumbuh kuat. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

EKONOMI & BISNIS

Survei Konsumen April 2024: Optimisme Meningkat, Perekonomian Menguat

Published

on

By

survei konsumen bali
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Bali semakin membaik. Survei Konsumen Bank Indonesia pada April 2024 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Bali meningkat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Provinsi Bali di bulan April 2024 yang tercatat sebesar 144,5 meningkat dibandingkan periode Maret 2024 yang tercatat 142,0 dan tetap terjaga pada area optimis (indeks > 100).

Optimisme konsumen yang meningkat disebabkan oleh adanya Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri pada April 2024. Peningkatan IKK Bali pada April 2024 sejalan dengan kondisi IKK nasional yang tercatat meningkat sebesar 127,7 dibandingkan periode bulan sebelumnya sebesar 123,8. Survei Konsumen merupakan survei bulanan Bank Indonesia untuk mengetahui keyakinan konsumen mengenai kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi konsumen terhadap kondisi perekonomian ke depan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja menyampaikan bahwa meningkatnya terjaganya optimisme keyakinan konsumen di Bali pada April 2024 ditopang oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Meningkatnya IKE dipengaruhi oleh peningkatan salah satu komponen pembentuknya yaitu Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dari sebelumnya 145,0 menjadi 151,0. Sementara itu peningkatan IEK dipengaruhi oleh peningkatan seluruh komponen pembentuknya, terutama pada Ekspektasi Kegiatan Usaha dari sebelumnya 147,0 menjadi 154,5, dan Ekspektasi Lapangan Kerja dari sebelumnya 144,50 menjadi 151,0.

Selain itu, Ekspektasi Penghasilan juga meningkat dari sebelumnya 146,5 menjadi 148,5. Ekspektasi konsumen yang meningkat di masa mendatang mempengaruhi perkembangan konsumsi rumah tangga ke depan dan membuka peluang mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih kuat. ‘’Hal ini tetap perlu diiringi dengan sejumlah langkah untuk untuk menjaga daya beli Masyarakat,’’ ujar Erwin.

Baca Juga  Kasatpol PP Dewa Dharmadi, Tidak Benar Orang Masuk Bali Tanpa Pemeriksaan

Untuk itu Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Bali melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Bali berkoordinasi erat guna menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas guna menjaga tingkat inflasi Provinsi Bali tetap pada rentang kisaran target. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

EKONOMI & BISNIS

Belanja Negara Berkualitas, Tingkatkan Ketahanan Fiskal

Published

on

By

belanja apbn
KONFERENSI PERS: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat konferensi APBN Kita edisi April 2024 hari ini, Jumat (26/4) di kantor Kementerian Keuangan, di Jakarta.  (Foto: kemenkeu.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Belanja negara yang berkualitas merupakan bentuk kehadiran negara melalui dukungan APBN untuk penguatan ekonomi sekaligus meningkatkan ketahanan fiskal.

Dalam hal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pada kuartal pertama tahun 2024, pemerintah pusat telah membelanjakan anggaran sebesar Rp 427,6 triliun atau 17,3 persen dari target APBN. Angka ini menunjukkan kenaikan yang signifikan sebesar 23,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menurutnya, kenaikan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aktivitas penyelenggaraan Pemilu.

“(Selain itu) Kemudian juga ada beberapa bantuan sembako pangan. Dan kalau kita lihat realisasi subsidi juga cukup besar mempengaruhi dari sisi belanja non Kementerian/Lembaga (K/L) kita,” ungkapnya pada konferensi APBN Kita edisi April 2024 hari ini, Jumat (26/4) di kantor Kementerian Keuangan, di Jakarta.

Selanjutnya, Menkeu menjelaskan bahwa hingga akhir Maret 2024, belanja K/L telah mencapai 20,4 persen dari pagu yang telah ditetapkan yaitu Rp 222,2 triliun. Dimana terjadi peningkatan signifikan pada komponen belanja pegawai sebesar 42,8 persen dibanding periode yang sama dari tahun sebelumya. Utamanya dikarenakan kenaikan gaji pegawai dan pensiunan, serta pemberian penuh 100 persen tukin pada THR.

Selain belanja pegawai, Menkeu juga menyebut terdapat kenaikan pada belanja barang hingga mencapai Rp 80,6 triliun atau 38,9 persen, disebabkan belanja operasional terkait Pemilu. Sementara, belanja modal dan bantuan sosial juga dikatakan Menkeu menunjukan kenaikan yang cukup impresif dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk belanja bansos yang mencapai Rp 43,3 triliun, ada kenaikan dari tahun lalu yang base-nya rendah yaitu Rp 35,9 triliun,” sambung Menkeu.

Sementara, selain belanja K/L juga terdapat belanja non K/L yang realisasinya sudah mencapai Rp 205,4 triliun atau setara 14,9 persen dari pagu. Menkeu menyebut, pemberian subsidi dan kenaikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi penyumbang terbesar dalam realisasi belanja tersebut.

Baca Juga  Wabup Suiasa Sembahyang di Pura Prajapati Taman, Lanjut Melayat ke Griya Sideman Pegongan

“Debitur KUR jumlah orangnya meningkat 937,4 (ribu) dan itu cukup baik karena memang kita berharap akan lebih banyak dan lebih merata, jadi naiknya 88,6 persen,” ucapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca