Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Megibung di DPC PDI-Perjuangan Karangasem, Koster-Giri Bakar Semangat Pengurus Tetap Solid Tatap Pertarungan 2029

BALIILU Tayang

:

Koster-Giri
MEGIBUNG: Ketua DPD PDI-P Bali juga Gubernur Bali terpilih Wayan Koster bersama Nyoman Giri Prasta Wagub Bali terpilih megibung bersama pengurus DPC, PAC, ranting, anak ranting, relawan, simpatisan PDI-P Karangasem Rabu, 11 Desember 2024. (Foto: ist)

Karangasem, baliilu.com – Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih Wayan Koster dan Giri Prasta megibung bersama pengurus DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting dan relawan PDI-Perjuangan se-Karangasem, Rabu, 11 Desember 2024 malam.

Tradisi ini digelar atas inisiatif Koster selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Bali. Gubernur Bali 2018-2023 ini ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pengurus, relawan dan pendukung yang telah berjuang untuk kemenangan Koster-Giri di Gumi Lahar.

Meskipun Paslon jagoan PDI Perjuangan Gede Dana dan Nengah Swadi (Dana-Swadi) kalah dalam pertarungan bupati, Koster-Giri tetap menyampaikan terimakasih karena semua telah berjuang memberikan yang terbaik. Keberuntungan belum menaungi paslon ini.

Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem I Gede Dana mengajak semua pengurus DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, relawan, simpatisan dan pendukung agar tidak saling menyalahkan. Semua diharapkan menatap ke depan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih, Koster-Giri.

“Kita jangan saling menyalahkan. Kita akan evakuasi metode kita. Kita tetap kompak, bersatu menatap masa depan lebih baik lagi,” kata Gede Dana.

Bupati Karangasem 2019-2024 ini mengatakan krama Karangasem sudah memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Koster-Giri. Meski Bupati kalah, tapi calon Gubernur menang.

“Kita tak kalah. Kita draw. Bupatinya kalah di Karangasem tapi Gubernur kita menang. Jangan ada minder dan takut. Kita punya Koster-Giri,” katanya.

Menurut Dana kedatangan Pak Koster-Giri untuk menguatkan dan memotivasi seluruh pengurus bahwa kita menang di Karangasem dan Bali. “Beliau berdua akan sangat memperhatikan krama Karangasem,” katanya.

Dihadapan ratusan pengurus yang hadir dalam acara megibung, Gede Dana didampingi Nengah Swadi (Dana-Swadi) menyampaikan permohonan maaf atas hasil Pilkada 2024.

Baca Juga  Hadiri Loka Sabha IX MGPSSR Klungkung, Bupati Giri Prasta Ajak Semeton Pasek Bersatu

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya mungkin cara dan langkah saya belum bisa membawa kita menang dalam Pilkada Serentak 2024,” ujar Gede Dana.

Gubernur Bali 2025-2030 terpilih Wayan Koster mengapresiasi kerja keras dan gotong-royong semua pengurus di Karangasem. “Meskipun belum berikan hasil terbaik pada Pilkada Karangasem, tapi saya apresiasi perjuangan kerja keras semuanya,” kata Koster.

Koster-Giri berhasil meraih hasil suara 54,2 persen atau 149.560 suara. Sementara Gede-Dana hanya meraih suara 33,2 persen atau 91.448 suara.

“10 pertarungan Pilkada di Bali kita menang semuanya untuk Koster-Giri. Kita belum beruntung Karangasem karena paslon Bupatinya kalah,” jelas DPR RI tiga periode (2004-2019).

Untuk itu, Koster meminta semua pengurus partai harus tetap solid dan kebersamaan. Jangan patah semangat, dan tetap siapkan diri untuk berjuang ke depan.

“Jadikan ini pengetahuan ke depan. Kita istirahat sejenak, begitu tahun baru kita tancap gass lagi. Kita masih punya 15 anggota fraksi di kabupaten plus 3 di provinsi menjadi modal cukup untuk menjaga eksis partai untuk maju. Bisa bertempur dalam situasi sepahit apapun. Kita harus eksis dan selalu mampu bertarung,” jelasnya.

Koster-Giri berkomitmen sebagai Gubernur dan Wagub Bali terpilih akan menyeimbangkan pembangunan Bali. “Kami minta maaf jika selama kampanye ada sapa kata yang kurang, kami berharap lebih matang dan arif, bekerja ekstra keras, tulus, lurus, mendorong kemajuan di Bali. Megibung bersama-sama yang enak ini menandakan ke depan kita komitmen membangun Karangasem dan Bali seutuhnya,” katanya.

Wakil Gubernur Bali terpilih juga Ketua DPC PDI-P Badung Nyoman Giri Prasta mengapresiasi dan berterima kasih atas perjuangan serta kerja keras semuanya. Meskipun belum beruntung tapi harus diapresiasi.

Baca Juga  Warga Sorga Lokapaksa Puji Kerendahan Hati Koster, Rela Lesehan dan Dengarkan Aspirasi Krama

“Perlu kita benahi ke depan metode kita dengan politik pemberdayaan. Harus bersiap dari sekarang karena pada 2029 harus ikut Pilpres, Pileg, Pilgub dan pilkada,” katanya.

Koster-Giri kata Giri berkomitmen akan membina semua pengurus dan kader agar tetap solid. “Jangan sampai patah semangat. Kita harus tetap dedikasi diri kepada masyarakat lewat PDI-P. Kami akan hadir setiap saat untuk kawan-kawan dan masyarakat Karangasem. DPC, PAC, ranting, anak ranting, relawan, simpatisan harus kuat,” katanya.

Giri Prasta juga berjanji akan berjuang bersama untuk kembali merebut Karangasem pada Pilkada 2029 mendatang.

“Kita komitmen tahun 2029 kita rebut kembali,” tegas Bupati Badung dua periode ini. (*/gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Gerokgak, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Published

on

By

PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang anak kelas 5 SD yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (24/9/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang anak kelas 5 SD yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (24/9/2026). Informasi kejadian tersebut diterima pada pukul 17.10 WITA dari Kadek Partha, anggota Polsek Gerokgak. Korban diketahui bernama Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bertempat tinggal di Banjar Dinas Batuagung, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, diperoleh kronologis kejadian, dimana awalnya sekitar pukul 16.00 WITA, korban bersama dua orang anak lainnya berenang di Pantai Gerokgak dengan menggunakan styrofoam. Sekitar pukul 16.30 WITA, ketiganya terseret arus ke arah tengah laut. Dua anak berhasil diselamatkan oleh masyarakat, sementara Gede Adimas Raditya Wibawa terseret arus dan menghilang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, operator komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera melakukan koordinasi dengan Polsek Gerokgak dan pihak keluarga korban. Pada pukul 17.30 WITA, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng yang terdiri dari 6 personel bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, mereka melaksanakan briefing untuk pembagian tugas serta menentukan pola pencarian. Empat personel melakukan pencarian menggunakan rubber boat ke arah utara dari lokasi kejadian. Sementara itu, personel lainnya melaksanakan penyisiran darat ke arah timur sejauh 2,5 KM.

“Pada pukul 18.10 rubber boat mengarah ke utara,” jelas Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.

Pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat dilakukan hingga pukul 18.40 WITA. Setelah itu, pencarian dilanjutkan dengan penyisiran darat ke arah barat dari lokasi kejadian. “Tim yang di lapangan, yakni pesisir pantai melaksanakan penyisiran di arah timur dan barat,” imbuhnya.

Baca Juga  Warga Seraya Syukuri dan Apresiasi Bantuan Wayan Koster Lima Tahun Lalu

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan bahwa tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian melalui jalur laut dan darat dengan memperhatikan kondisi di sekitar lokasi kejadian. Pencarian akan terus dilakukan selama 7 hari apabila tak kunjung ditemukannya korban, tentunya dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus, serta situasi di lapangan,” ujar Kadek Donny Indrawan.

Upaya pencarian hari pertama berakhir hingga pukul 21.30 Wita, namun korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan akan melanjutkan upaya pencarian besok pagi, sesuai dengan rencana operasi dan perkembangan situasi di lapangan. Dalam operasi tersebut, unsur SAR gabungan yang terlibat terdiri atas Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Pol Airud Polda Bali, Pol Airud Polres Gerokgak, Polsek Gerokgak, Babinsa Gerokgak, TNI AL Celukan Bawang, Camat Gerokgak beserta perangkat desa, Cendana Mutiara, Satpol PP Gerokgak, serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KPU Bali Soroti Partisipasi Disabilitas dan Gender dalam Sosialisasi IDI

Published

on

By

SOSIALISASI IDI: Suasana sosialisasi Piloting Project Pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tingkat Kabupaten/Kota se-Bali sekaligus Bimbingan Teknis Peningkatan Pemahaman IDI Provinsi Bali Tahun 2026 di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa Kesbangpol Provinsi Bali, Denpasar, pada Kamis (24/9/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali mengikuti kegiatan Sosialisasi Piloting Project Pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tingkat Kabupaten/Kota se-Bali sekaligus Bimbingan Teknis Peningkatan Pemahaman IDI Provinsi Bali Tahun 2026 di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa Kesbangpol Provinsi Bali, Denpasar, pada Kamis (24/9/2026).

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Provinsi Bali, I Made Artanegara, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas lembaga dalam menjaga iklim demokrasi di Bali. Ia memaparkan tren capaian IDI Provinsi Bali yang terus mengalami peningkatan berkesinambungan, yaitu 75,35 pada 2021, 83,31 pada 2022, 85,13 pada 2023, 88,34 pada 2024, hingga mencapai 88,73 pada tahun 2025. Artanegara menegaskan bahwa capaian tinggi ini patut disyukuri, namun kualitas demokrasi yang sesungguhnya bukan sekadar diukur dari angka indeks, melainkan dari sejauh mana peran lembaga dalam melayani masyarakat dengan menjiwai kearifan lokal Sad Kerti Loka Dharma.

Sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bali, Medha Wardhany. Mengulas hasil pengukuran IDI 2025, Medha menjelaskan bahwa Provinsi Bali berhasil menempati peringkat kedua secara nasional dalam kategori “Tinggi” dengan skor 88,73, di bawah tiga aspek utama: Kebebasan, Kesetaraan, dan Kapasitas Lembaga Demokrasi. Secara spesifik, Medha memaparkan indikator-indikator kunci yang membentuk angka IDI Bali. Pada Aspek Kesetaraan, Indikator 8 mengenai Kesetaraan Gender yang diukur melalui Indeks Ketimpangan Gender (IKG) mencatatkan skor maksimal mencapai 100,00 persen. Sementara pada Aspek Kebebasan, Indikator 5 mengenai Terjaminnya Hak Memilih dan Dipilih bagi Seluruh Kelompok Masyarakat memperoleh skor 91,35 persen, yang diukur berdasarkan ketersediaan fasilitas TPS bagi penyandang disabilitas serta laporan kasus pelanggaran pemilu dengan sumber data dari Bawaslu RI.

Baca Juga  Warga Sorga Lokapaksa Puji Kerendahan Hati Koster, Rela Lesehan dan Dengarkan Aspirasi Krama

Selain itu, Medha mengumumkan bahwa Provinsi Bali bersama Jawa Barat ditunjuk sebagai lokasi piloting project penghitungan IDI tingkat kabupaten/kota guna menyajikan gambaran kondisi demokrasi daerah yang lebih akurat, spesifik, dan responsif.

Menanggapi pemaparan metodologi dan indikator tersebut, Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, memberikan masukan konstruktif agar penyusunan indikator IDI dapat menangkap realitas riil di lapangan. Terkait Indikator 8 (Kesetaraan Gender) yang mencapai skor sempurna, John mengungkapkan bahwa angka kuantitatif tersebut belum sepenuhnya menggambarkan tantangan nyata proses kaderisasi partai politik.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kader perempuan yang benar-benar siap dan memiliki minat politik masih sangat minim akibat kendala budaya patriarki. Dari 100 caleg yang didaftarkan, sering kali hanya sedikit yang memiliki kesungguhan politis, sementara sisanya dimasukkan oleh partai semata-mata demi memenuhi kewajiban administratif kuota 30 persen perempuan. Fakta kualitatif ini harus berani dibuka dan dijadikan bahan evaluasi,” ujar John.

Selanjutnya, mengenai Indikator 5 (Hak Memilih dan Dipilih), John menyoroti rendahnya angka partisipasi pemilih disabilitas di Bali. Meskipun data Bawaslu mencatat ketersediaan fasilitas TPS disabilitas cukup tinggi, kenyataan riil di TPS menunjukkan partisipasi pemilih penyandang disabilitas baru mencapai 20,1 persen dari total lebih dari 20.000 pemilih disabilitas yang terdaftar dalam DPT hasil coklit KPU.

“Meskipun partisipasi pemilih umum di Bali masuk 10 besar nasional sebesar 83,3 persen, angka partisipasi disabilitas sebesar 20,1 persen ini merupakan PR besar bersama. Kami menyarankan agar BPS tidak hanya mengambil indikator prosedural dari Bawaslu, tetapi juga mengintegrasikan data riil partisipasi pemilih dan surat suara rusak langsung dari KPU. Tujuannya agar IDI disusun berdasarkan kenyataan lapangan untuk perbaikan bersama, bukan sekadar mengejar peringkat angka semata,” tegas John.

Baca Juga  Warga Butuh Pembangunan Bali Berkelanjutan bukan Sekedar Wacana, Koster-Giri Pilihan Tepat

Merespons pandangan KPU Bali, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bali, Medha Wardhany, menyambut positif data serta masukan evaluatif tersebut. Medha mengonfirmasi bahwa masukan mengenai proses penjaringan kader perempuan dan data partisipasi riil pemilih disabilitas sangat relevan untuk memperkaya interpretasi hasil indikator IDI. Pihaknya berkomitmen membawa seluruh catatan dan data lapangan ini ke forum rekonsiliasi IDI tingkat nasional bersama BPS Pusat sebagai bahan penyempurnaan metodologi indikator IDI mendatang.

Melalui keikutsertaan aktif dalam sosialisasi ini, KPU Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus menyajikan data kepemiluan yang transparan serta bersinergi dengan BPS, Kesbangpol, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan demokrasi Bali yang inklusif, adil dan berintegritas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis dan Bermutu bagi Seluruh Anak Indonesia

Published

on

By

RATAS: Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 23 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan gratis dan bermutu bagi seluruh anak Indonesia. Komitmen tersebut mencakup layanan pendidikan di sekolah negeri mulai dari jenjang taman kanak-kanak, pendidikan dasar dan menengah, hingga rencana menggratiskan biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 23 September 2026. Dalam rapat tersebut, Kepala Negara memanggil sejumlah menteri terkait untuk membahas penguatan akses sekaligus peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan penekanan terhadap komitmen penyediaan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri. Komitmen tersebut bahkan dimulai sejak jenjang taman kanak-kanak.

“Pak Presiden memberikan penekanan, komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Dan ini juga dimulai dari taman kanak-kanak, sehingga itu yang perlu kami tegaskan,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Selain memperluas akses pendidikan, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik. Presiden mengarahkan agar kualitas guru terus diperkuat melalui berbagai program pelatihan yang pembiayaannya diupayakan dapat dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri adalah bagian dari komitmen bahwa semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan bermutu dalam rangka melaksanakan Astacita yang keempat Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Abdul Mu’ti.

Kebijakan serupa juga berlaku bagi madrasah negeri yang berada di bawah Kementerian Agama. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa prinsip layanan pendidikan gratis pada sekolah negeri juga diterapkan pada madrasah negeri.

Baca Juga  Warga Sorga Lokapaksa Puji Kerendahan Hati Koster, Rela Lesehan dan Dengarkan Aspirasi Krama

“Apa yang berlaku di sekolah itu juga berlaku di madrasah di bawah Kementerian Agama untuk madrasah negeri,” ujar Nasaruddin.

Sementara itu, untuk pendidikan tinggi, pemerintah tengah menghitung kebutuhan pembiayaan dan menyiapkan tahapan pembebasan biaya kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa Presiden ingin program tersebut terwujud secepat mungkin, dengan pelaksanaan yang mempertimbangkan kesiapan anggaran dan keberlanjutan pendidikan tinggi.

“Harapannya tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan, namun tentu kita akan melalui tahapan-tahapan ya, tidak langsung,” ucap Brian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca