Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Tokoh Galungan Buleleng Apresiasi Koster Lestarikan Arak Bali, Sebut Tubuh Bugar Konsumsi Kopi Arak

BALIILU Tayang

:

arak bali
SIMAKRAMA: Ribuan warga Desa Lemukih, Sekumpul dan Galungan Kecamatan Sawan hadiri simakrama bersama Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster (Koster-Giri) dan Paslon Cabup Buleleng Nomor 2 Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna. (Foto: ist)

Buleleng, baliilu.com – Tokoh Desa Galungan Kecamatan Sawan Buleleng Made Gelgel mengapresiasi kebijakan Wayan Koster melegalkan dan memperkuat produk lokal Bali arak Bali. Ia merasakan langsung manfaat konsumsi arak Bali beserta kopi tanpa gula.

Ia mengaku pengalaman pribadi mengonsumsi kopi arak tanpa gula membuat tubuh segar, bugar dan sehat. Dia berpesan agar minum sesuai takaran setiap pagi.

“Sakit tiang hilang karena sering minum kopi arak,” kata Made Gelgel disambut tepuk tangan warga di wantilan Desa.

Gelgel menyampaikan pengalamannya di hadapan Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster (paket Koster-Giri) saat simakrama. Hadir juga Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Nomor 2 Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (Sutjidra-Supriatna), DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Kadek Setiawan, Gede Kusuma Putra, dan para pengurus partai, dan ribuan warga Desa Sekumpul, Galungan, dan Lemukih Kecamatan Sawan.

Warga juga mengapresiasi Koster yang telah menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 yang mengatur tata kelola minuman fermentasi dan destilasi khas Bali, termasuk arak, tuak, dan brem. Pergub ini memberikan payung hukum bagi perajin arak dan membuka peluang penjualan yang lebih luas. Warga juga mengapresiasi Koster yang telah memperkuat desa adat.

Warga juga menyampaikan agar Koster-Giri selalu membantu sekaa gong di desa. Hal ini demi menjaga pelestarian seni dan budaya Bali. Selain itu, warga juga meminta agar Koster-Giri memperhatikan potensi wisata di Kecamatan Sawan, khususnya wisata air terjun.

Dalam kesempatan ini, Wayan Koster mengatakan pada periode pertama menjadi Gubernur Bali telah bekerja keras mengangkat kearifan lokal Bali seperti arak Bali, busana adat Bali, aksara Bali, endek Bali, memperkuat desa adat, budaya seni, tradisi dan agama.

Baca Juga  Wayan Koster Tegaskan Budaya Bali Itu Prinsipil Krama Bali

Koster telah meletakkan fondasi kuat membangun Bali ratusan tahun ke depan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Program Gubernur Bali 2018-2023 asal Sembiran ini begitu penting karena untuk menjaga keharmonisan dan kesucian alam Bali beserta isinya, agar kehidupan masyarakat Bali sejahtera dan bahagia secara sekala niskala.

Koster juga mengaku selalu mengonsumsi kopi arak tanpa gula setiap hari. Ia juga merasa tetap bugar dalam menjalani aktivitas padat sebagai Gubernur Bali 2018-2023. Koster juga tak sekalipun terkena Covid-19 selama pandemi karena mengonsumsi kopi arak tanpa gula.

Koster menyatakan saat ini arak Bali telah mendunia. Terdapat 52 brand arak Bali yang telah berpita cukai dan mengantongi izin BPOM. Hotel berbintang di Bali telah menggunakan arak Bali dalam campuran koktail yang disajikan untuk wisatawan. Selain itu telah ekspor ke negara di Eropa dan belahan Dunia lainnya.

Koster berhasil menata Bali dengan baik pada periode pertama sebagai Gubernur. UU Nomor 15 tahun 2023 tentang Provinsi Bali. Selain itu, sejumlah infrastruktur monumental dibangunnya. Seperti short cut Singaraja-Denpasar, Turyapada Tower, Pelabuhan Sanur dan Nusa Penida, Pusat Kebudayaan Bali dan rancangan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi.

Ketua DPD PDI-Perjuangan Bali ini berkomitmen bersama Giri Prasta akan menuntaskan sejumlah program strategis yang sementara berjalan dan yang sudah dirancang untuk kesejahteraan krama Bali. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Koster-Giri Siap Atasi Pemerataan Distribusi Air Bersih di Bali
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Koster-Giri Siap Atasi Pemerataan Distribusi Air Bersih di Bali

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Kunjungi Penenun Kain Bebali di Seraya, Wayan Koster Kenang Pintal Kapas Jadi Benang di Sembiran

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca