Friday, 14 June 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KRIMINAL

Nekat Panjat Tembok Curi HP IPhone 13, Residivis Dibekuk Resmob Polda Bali

BALIILU Tayang

:

polda bali
Tersangka pelaku pencurian IPhone 13 berinisial MPI yang diringkus Tim Resmob Reskrimum Polda Bali. (Foto: Hms Polda Bali)

Denpasar, baliilu.com – Tim Resmob Reskrimum Polda Bali pada Selasa, 4 Juni 2024 berhasil meringkus seorang pria asal Kediri Jatim berinisial MPI yang nekat panjat tembok dan melalui balkon memasuki kamar korban untuk mencuri handphone merek Iphone 13 di Jl. Paang Luwih Penatih Dentim. MPI adalah seroang residivis 5 kali keluar masuk penjara dengan berbagai kasus.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Jansen Panjaitan S.I.K., membenarkan penangkapan tersebut. Jansen menerangkan tersangka atas nama MPI, laki-laki 28 tahun, alamat KTP Dusun Keling RT 012/RW 003 Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Menurut keterangan saksi sekaligus korban atas nama MAKA, perempuan 22 tahun, alamat tinggal Jl. Paang Luwih Penatih Dentim, kejadian berawal pada Rabu, 22 Mei 2024 sekitar pukul 04.30 Wita korban/pelapor bangun dari tidur dan masih melihat tas yang didalamnya berisi Airpod Pro merek Apple, Portable Hub dan Macbook Pro berada di atas kasur. Sedangkan Iphone 13 berada di atas meja, kemudian pelapor turun ke lantai bawah untuk sarapan pagi. Setelah itu saat kembali ke lantai atas, tas beserta isinya dan Iphone 13 sudah tidak ada di tempat semula. Dengan adanya kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 50.000.000. Selanjutnya pelapor mendatangi kantor SPKT Polda Bali untuk melaporkan kejadian tersebut.

Berdasarkan laporan LP/B/420/VI/2024/SPKT/Polda Bali, tanggal 1 Juni 2024, Tim Resmob Subdit 3 Ditreskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan dan pengecekan CCTV serta serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh tim dan berhasil mengidentifikasi terduga pelaku, kemudian tim mengamankan terduga pelaku pada Sabtu, 1 Juni 2024 sekitar pukul 01.00 Wita di sebuah bedeng proyek yang beralamat di Jl. Babahan Pererenan Badung.

Baca Juga  Jaga Situasi Bali Aman dan Nyaman, Polda Bali Ajak IDI Bali untuk Selalu Ada

Kombes Jansen mengatakan, dari hasil interogasi awal terduga pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil 1 buah tas gendong yang didalamnya berisikan 1 (satu) buah MacBook Pro, 1 (satu) buah Airpods, 1 (satu) Portable Hub, 1 (satu) buah IPhone 13, 1 (satu) buah dompet warna biru. Selanjutnya terduga pelaku dibawa ke kantor Resmob untuk penyidikan lebih lanjut.

‘’Berdasarkan kejadian tersebut kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap barang-barang bawaan dan untuk lebih aman agar memasang CCTV di sudut-sudut rumah supaya kita bisa awasi kapan pun, darimanapun saat kita sedang bepergian,‘‘ ucap KBP Jansen. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KRIMINAL

Bareskrim Musnahkan Barang Bukti Narkoba Clandestine Lab Bali

Published

on

By

barang bukti lab narkoba di bali
PEMUSNAHAN BARANG BUKTI: Dittipidnarkoba Bareskrim Polri saat menggelar pemusnahan barang bukti (BB) kasus narkoba clandestine lab di vila kawasan Canggu pada Kamis (13/6). (Foto: humas.polri.go.id)

Semarang, baliilu.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggelar pemusnahan barang bukti (BB) kasus narkoba clandestine lab di vila kawasan Canggu, Badung, Bali. Pemusnahan dilakukan di Gudang PT Wastek, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (13/6).

Dalam pemusnahan yang dipimpin Penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri ini, turut disaksikan pihak Kejaksaan, Kuasa Hukum, Puslabfor Polda Jateng, Kapolsek Ngalian, perwakilan PT Wastek, dan para tersangka. Selain itu juga diawasi oleh Provos Mabes Polri.

Pemusnahan BB diawali dengan pengecekan oleh personel Labfor Polda Jateng. Selanjutnya barang bukti tsb dimasukkan ke dalam inseminator PT Wastek.

BB yang dimusnahkan yakni bahan kimia cair dengan berat kotor 1459,31 Kg, 437 gram mefedrone, dan 9.799 gram ganja.

Setelah semua BB dimasukkan ke dalam inseminator yang disaksikan oleh semua pihak, selanjutnya para pihak menandatangani BA pemusnahan

Usai pemusmahan, tersangka kembali ke Jakarta dengan menggunakan mobil khusus tahanan yang dijaga ketat oleh Provos Mabes Polri dan personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Selain itu dikawal oleh 2 mobil pengawalan PJR Polda Metro Jaya.

Diketahui, Polri sebelumnya berhasil menangkap 4 tersangka dalam pengungkapan kasus ini. 2 merupakan tersangka WN Ukraina, 1 tersangka WN Rusia, dan satu orang WNI.

Dua tersangka merupakan saudara kembar WN Ukraina bernama Ivan Volovod (IV) dan Mikhayla Volovod (MV). Sementara satu WN Rusia, yakni Konstantin Krutz atau KK, merupakan jaringan dari 2 tersangka WN Ukraina. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dua Bulan, Polresta Denpasar Amankan 85 Pengedar Narkoba
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Polri Sudah Ketahui Lokasi Persembunyian Fredy Pratama di Thailand

Published

on

By

persembunyian fredy pratama
Buronan kasus narkoba, Fredy Pratama. (Foto: humas.polri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, bekerja sama dengan polisi Thailand, intensif melakukan pencarian terhadap buronan kasus narkoba, Fredy Pratama.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa menyatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan gambaran mengenai lokasi persembunyian Fredy.

“Sekarang kita sudah mendapat gambaran dengan tim yang ada di sana dari Thailand sudah betul-betul bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap Fredy Pratama,” ujar Mukti saat dikonfirmasi pada Rabu (12/6/2024), dikutip dari humas.polri.go.id.

Mukti memberikan apresiasi kepada pemerintah Thailand, termasuk imigrasi dan kepolisian, yang telah bekerja sama erat dengan tim Polri dalam upaya menangkap Fredy.

“Saya sangat mengapresiasi terhadap tindakan dari pemerintah Thailand baik imigrasi dan kepolisian yang sudah bersama-sama dengan tim kita untuk menangkap Fredy Pratama,” tambahnya.

Meskipun telah bergabung dengan polisi Thailand, Mukti menjelaskan bahwa timnya masih dalam tahap pemantauan terhadap keberadaan Fredy Pratama.

“Tim masih di sana melakukan pemantauan bergabung dengan kepolisian Thailand,” ucapnya.

Mukti juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengabarkan perkembangan perburuan Fredy Pratama secara berkala.

“Kita akan mengupdate terus setiap hari, mereka melakukan pencarian sekarang sudah mulai ada tindak serius di sana,” imbuhnya.

Fredy Pratama saat ini sedang diburu dan telah masuk dalam daftar red notice. Ia diduga mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi di Indonesia dan Malaysia dari Thailand. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polda Bali Imbau Masyarakat Jeli Analisa Situasi saat Lonjakan Arus Lalulintas Jelang Tahun Baru
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Polri dan Kepolisian Thailand Intensifkan Perburuan Gembong Narkoba Fredy Pratama

Published

on

By

fredy pratama
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Selasa (11/6). (Foto: humas.polri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, bekerja sama dengan Kepolisian Thailand (Royal Thai Police), terus memburu gembong narkoba Fredy Pratama. Bareskrim menjamin bahwa Fredy akan terus dikejar hingga berhasil ditangkap.

“Sekarang kita sudah mendapat gambaran dengan tim di sana. Dari Thailand sudah betul-betul bergerak, Kepolisian Thailand bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap Fredy Pratama,” ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, kepada wartawan, Selasa (11/6/2024), dikutip dari laman humas.polri.go.id.

Mukti menjelaskan bahwa timnya terus melakukan pemantauan di Thailand bersama kepolisian setempat. Dia menegaskan bahwa Polri serius dalam memburu Fredy, yang telah menjadi buronan sejak 2014.

“Kita kan meng-update terus (lokasi persembunyian Fredy) setiap hari, mereka melakukan pencarian sekarang sudah mulai ada (tindak) yang serius di sana,” ujarnya.

Selain itu, Mukti juga mengungkapkan bahwa istri Fredy Pratama, yang merupakan warga Thailand, akan dijerat dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penanganan kasus TPPU ini ditangani oleh kepolisian Thailand.

“Untuk TPPU saya bilang istri di TPPU kan di sana,” tambahnya.

Sebagai informasi, Fredy Pratama telah masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014. Polri telah membentuk Tim Khusus Escobar Indonesia untuk memburu keberadaannya. Operasi ini akan berakhir setelah Fredy dan jaringannya berhasil ditangkap.

Dalam upaya penangkapan Fredy, Polri bekerja sama dengan Kepolisian Thailand dan Drugs Enforcement Administration (DEA) Amerika. Sejauh ini, sebanyak 58 anak buah Fredy Pratama telah ditangkap dalam kasus dugaan tindak pidana narkoba serta tindak pidana pencucian uang (TPPU). Fredy diduga mengendalikan peredaran gelap narkoba jenis sabu dan ekstasi di Indonesia dan Malaysia. (gs/bi)

Baca Juga  Jelang Piala Dunia U-20, Kapolresta Denpasar Dampingi Kapolda Bali Cek Proyek Renovasi Gedung Ksirarnawa Art Center

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca