Thursday, 22 February 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KESEHATAN

Ny. Putri Koster: Ibu Hamil Rentan terhadap Virus

BALIILU Tayang

:

de
NY. PUTRI SUASTINI KOSTER

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyatakan perempuan yang mengandung dan bayinya saat pandemi, kondisi imun (kekuatan daya tahan tubuh, red)-nya akan mengalami penurunan. Saat pandemi ibu hamil akan sangat rentan terhadap virus.

Oleh karena itu, Ny. Putri Koster menganjurkan pasangan muda usia subur yang baru menikah atau yang ingin memiliki anak lagi agar menunda terlebih dahulu rencana kehamilan saat masa pendemi Covid-19 ini. Ia juga mengajak keterlibatan kader PKK secara paralel mulai tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga banjar atau dusun ikut mensosialisasikan hal tersebut.

de
NARASUMBER, Ny. Putri Suastini Koster saat tampil sebagai narasumber dalam acara talkshow “Perempuan Bali Bicara”, Jumat (26/6-2020) di Denpasar.

‘’Sosialisasi ini dilakukan untuk sama-sama melindungi dan menyelamatkan perempuan yang mengandung dan bayinya karena saat pandemi kondisi imun tubuh seseorang yang sedang hamil akan mengalami penurunan dan sangat rentan terhadap virus,’’ ujar Ny. Putri Suastini Koster saat tampil sebagai  narasumber dalam acara talkshow “Perempuan Bali Bicara” yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta lokal, Jumat (26/6-2020) di Denpasar.

Sosialisasi soal kesehatan masyarakat menurutnya menjadi salah satu fokus utama tugas PKK termasuk menyangkut perencanaan kehamilan bagi kaum ibu.

Selain sosialisasi soal menunda perencanaan kehamilan, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan Covid-19. Yakni menjaga kesehatan dengan tetap mengolah fikiran, dan beraktivitas di rumah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Karena keharusan menjaga jarak adalah salah satu kunci dari bebas Covid-19.

Kesehatan selalu disosialisasikan untuk mengikuti protokol kesehatan yakni menjaga jarak, mencuci tangan yang rajin dengan air mengalir dan sabun, serta menggunakan masker. Imbauan dari pemerintah dilakukan untuk menyelamatkan setiap warga Bali dari penularan Covid-19, dimana pola produktif bagi kehidupan kita harus tetap bergerak namun tetap aman dari Covid-19. 

Baca Juga  Update Covid-19 (27/6), Kasus Positif Melonjak Tinggi dalam Sehari Tembus 106 Orang, 102 dari Transmisi Lokal

Kegiatan lain yang saat ini gencar dilakukan pihaknya adalah melaksanakan kegiatan Penggak PKK yang sasarannya dibuat untuk menyentuh masyarakat secara langsung, dengan sasaran membantu warga terdampak Covid-19 yang namanya tidak masuk ke dalam daftar penerima bantuan. Penggak PKK menyediakan bahan makanan pokok bagi warga terdampak Covid-19 yang umumnya terdiri dari beras, minyak, sayur mayur, buah, telur, tahu-tempe dan ikan laut yang semuanya merupakan sumbangan dari anggota PKK.

Program lain yang juga dilakukan TP PKK Provinsi yakni terfokus pula pada pemenuhan kebutuhan akan pangan melalui HATINYA PKK.  “Saat pandemi pastinya setiap orang ingin menghemat pengeluaran, sehingga dengan aktif menanam HATINYA PKK akan sangat membantu kebutuhan perut di dapur,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat mengikuti imbauan soal protokol kesehatan dari pemerintah. Imbauan pemerintah itu dilakukan untuk menyelamatkan setiap warga Bali dari penularan Covid-19, dimana pola produktif bagi kehidupan kita harus tetap bergerak namun tetap aman dari Covid-19. 

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Bali, Drs. Agus Putro Proklamasi, MM mengatakan dengan meningkatnya kebersamaan suami istri di rumah harus bisa menyesuaikan dengan kondisi yang situasional. Disosialisasikan agar kehamilan ditunda dulu. Kondisi perempuan harus mendapat perhatian di masa pandemi, karena di masa kehamilan di masa Covid-19 harus mendapatkan perhatian lebih ekstra, selain itu saat persalinan seorang ibu yang sedang mengandung juga harus menjalani tes PCR.

Pelayanan medis untuk kehamilan tidak mungkin dilakukan secara rutin, karena kerumunan tidak boleh terjadi.

Jika memang kehamilan sudah terjadi maka disarankan agar kunjungan kontrol harus melakukan perjanjian terlebih dahulu  dengan dokter agar tidak menunggu di ruang tunggu terlalu lama dan menyebabkan kerumunan.

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Kebersihan, Kesehatan dan Keamanan jadi Prioritas Dasar Tunjang Sektor Pariwisata

Selain itu masuk ruang persalinan juga harus dipastikan sehat bayinya, sehat ibunya dan sehat providernya.”Kami mengimbau agar tunda dulu kehamilan, tetapi bukan berarti melarang. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan dua nyawa, yakni ibu yang sedang mengandung dan bayi yang sedang dalam kandungan. Karena hal ini berkaitan untuk menjaga kesehatan bayi dan ibunya yang sedang mengandung untuk menciptakan keluarga yang berkualitas. (*/gs)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KESEHATAN

Pemkot Gelar Vaksinasi, Sterilisasi dan Konsultasi Gratis untuk HPR

Published

on

By

vaksinasi gratis di lapangan lumintang denpasar
VAKSINASI: Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat meninjau vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan dan sterilisasi gratis, Selasa (20/2) di Parkir Utara Lapangan Lumintang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Serangkaian HUT ke-236 Kota Denpasar, Dinas Pertanian Kota Denpasar bekerjasama dengan Yayasan BAWA (Bali Animal Welfare) dan Seva Buana menggelar vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan dan sterilisasi gratis, Selasa (20/2) di Parkir Utara Lapangan Lumintang.

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana hadir meninjau pelaksanaan vaksinasi rabies yang tampak sejak pagi telah dihadiri masyarakat membawa binatang kesayangan, serta melaksanakan pendaftaran yang telah dimulai pada Pukul 09.00 Wita.

Sekda Alit Wiradana didampingi Kadis Pertanian, AA Gede Bayu Brahmasta didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ni Made Suparmi menjelaskan, pelaksanaan pelayanan vaksinasi rabies seperti anjing, kucing dan kera/monyet dalam rangka memperingati HUT ke-236 Kota Denpasar, dimana kegiatan dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 20-21 Februari 2024.

Kadis Pertanian, AA Gede Bayu Brahmasta menambahkan kegiatan vaksinasi ini untuk mengantisipasi Hewan Pembawa Rabies (HPR), serta mendukung terciptanya kesehatan hewan yang berkelanjutan di Kota Denpasar, dengan target 90% dari populasi HPR akan tervaksinasi.

“Vaksinasi rabies ini dilaksanakan untuk memastikan kesehatan HPR dan bebas rabies di Kota Denpasar,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, hasil dari pelaksanaan vaksinasi pada hari pertama yakni sebanyak 75 ekor anjing dan 12 ekor kucing. Terdapat pula sejumlah 20 ekor anjing dan 1 ekor kucing melakukan konsultasi kesehatan dan 25 ekor anjing dan 3 ekor kucing dilakukan sterilisasi.

“Kami berharap masyarakat Kota Denpasar yang memiliki hewan kesayangan dapat memanfaatkan layanan vaksinasi rabies gratis ini serta dapat menghubungi Distan Kota Denpasar Bidang Kesehatan Hewan, atau dapat melihat jadwal di masing-masing desa/kelurahan,” ujarnya. (eka/bi)

Baca Juga  Wagub Cok Ace: Kebersihan, Kesehatan dan Keamanan jadi Prioritas Dasar Tunjang Sektor Pariwisata

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Deteksi Kanker Sejak Dini, Ny. Antari Jaya Negara Ajak Para Wanita Rutin Lakukan Test IVA

Published

on

By

gebyar test iva denpasar
GEBYAR IVA TEST: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat meninjau pelaksanaan Gebyar IVA Test  yang diinisiasi Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan, bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI), yang digelar di Puskesmas Pembantu Penatih, pada Senin (19/2) pagi.  (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyerukan ajakan untuk mengikuti pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test, sebagai sebuah langkah deteksi awal kanker serviks, kepada para wanita.

Hal ini diungkapkan Antari Jaya Negara saat meninjau pelaksanaan Gebyar IVA Test yang diinisiasi Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan, bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI), yang digelar di Puskesmas Pembantu Penatih, pada Senin (19/2) pagi.

Hadir mendampingi saat peninjauan itu, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati.

“Saya mendorong kepada para wanita di Kota Denpasar untuk mau ikut pemeriksaan ini, sebagai upaya untuk mencegah terjangkitnya kanker tersebut dalam tubuh kita,” ungkapnya.

Selain itu, Antari Jaya Negara juga mengimbau, para wanita agar secara rutin melakukan test SADARI untuk deteksi kanker pada payudara. “Upaya lain yang kita bisa lakukan adalah test SADARI, yakni untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini,” lanjut Antari Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candarawati memaparkan, penyelenggaraan Gebyar IVA ini adalah sinergitas dengan Yayasan Kanker Indonesia yang digagas untuk memperingati Hari Kanker Sedunia.

“Tema Hari Kanker Sedunia tahun ini adalah Close the Care Gap yang artinya akhiri kesenjangan perawatan penderita kanker. Kita bekerjasama dengan YKI agar bisa memfasilitasi pemeriksaan bagi para wanita,” kata dr. Candrawati.

Selebihnya, dr. Candrawati juga menyampaikan, agar para wanita tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mengurangi konsumsi makanan siap saji, serta penggunaan bahan kimia di area organ vital wanita. (eka/bi)

Baca Juga  Hadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Nusa Dua, Gubernur Koster Sampaikan Harapan Pemulihan Ekonomi Bali

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Harap Pertahankan Predikat WBBM, Menteri PAN-RB RI Tinjau Langsung RS Mata Bali Mandara

Published

on

By

mata
TINJAU RS: MenPAN RB Abdullah Azwar Anas saat meninjau langsung RS Mata Bali Mandara, Denpasar pada Selasa (5/12) siang. (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas mengharapkan jajaran pimpinan, pengelola serta karyawan Rumah Sakit Mata Bali Mandara bisa mempertahankan Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Saya harap RS Mata Bali Mandara kedepannya bisa mempertahankan predikat ini,” kata MenPAN RB saat meninjau langsung RS Mata Bali Mandara, Denpasar pada Selasa (5/12) siang.

MenPAN-RB sendiri mengatakan untuk mencapai predikat tersebut diperlukan usaha yang tidak mudah, dengan berbagai proses penilaian serta survei yang dilakukan secara bertahap hingga akhirnya predikat tersebut bisa diberikan kepada suatu instansi. Predikat tersebut menunjukkan pula bahwa instansi terkait melaksanakan reformasi birokrasi dengan sangat baik, dengan telah memenuhi sebagian besar kriteria proses perbaikan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. “Untuk itu saya ucapkan selamat dan mudah-mudahan hal ini bisa menjadi contoh bagi Rumah Sakit ataupun instansi lainnya,” tukas MenPAN-RB.

Dalam kunjungannya MenPAN-RB Azwar Anas mencoba langsung sejumlah layanan yang diberikan RS Mata Bali Mandara  salah satunya adalah sistem pendaftaran mandiri (KIOSK).  Sistem ini membuat pasien tidak perlu mengantri di loket pendaftaran karena pasien dapat melakukan pendaftaran di anjungan pendaftaran mandiri dengan menscan kartu berobat dan memilih dokter yang akan dikunjungi.

Direktur RS Mata Bali Mandara Provinsi Bali dr. Ni Made Yuniti dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan kepada MenPAN-RB pelayanan RSMBM telah mengimplementasikan smart hospital yang terdiri dari digitalisasi layanan, manajemen dan juga digitalisasi pengawasan yang terintegrasi. “Digitalisasi pelayanan dilakukan mulai dari pendaftaran online, e-rekam medis, e-resep, dan e-payment. Untuk proses pengawasan dan pengendalian, RS Mata Bali Mandara melakukan digitalisasi berupa SIPRIMA yang berfungsi untuk proses manajemen risiko, SI EDIS CETAR untuk proses SPJ, SISMADAK untuk pemantauan indikator mutu serta SIKEDOK dan SIKIPER yang digunakan untuk evaluasi kinerja dokter dan perawat,” jelasnya.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unwar Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Terminal Mena & Carep Manggarai

Nampak pula dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra,  Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Bali, Ketut Nayaka, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom serta Plt Direktur RSUD Bali Mandara dr. Ketut Suarjaya. (gs/bi)

Advertisements
ucapan Natal dan Tahun Baru
Advertisements
imlek
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca