Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Ingatkan Masyarakat Bali untuk Turut Serta Berperan Aktif Jaga Kelestarian Lingkungan

BALIILU Tayang

:

ny. putri koster
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster. (Foto: Ist)

Jembrana, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menjadi narasumber dalam Talkshow “Amertha Taksu Abhinaya”, Memulihkan Alam untuk Masyarakat Sejahtera dari Perspektif Gender, di Pantai Karangsewu-Gilimanuk, Taman Nasional Bali Barat, Kabupaten Jembrana, Rabu, Buda Wage Menail (31/8.2022).

Talkshow yang diselenggarakan serangkaian Hari Konservasi Alam Nasional ini menghadirkan tiga narasumber yakni Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, IA Rusmarini selaku Pembina Desa Wisata se-Bali sekaligus Penerima Kalpataru 2020 Pembudidaya Tanaman Obat, Upakara dan Tanaman Langka serta I Nyoman Alit Putrawan yang merupakan Wakil Direktur Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

Menyimak tema yang diangkat, “Amertha Taksu Abhinaya”, Memulihkan Alam untuk Masyarakat Sejahtera dari Perspektif Gender, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster mengingatkan kepada masyarakat Bali tanpa terkecuali untuk turut serta berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan kita sebagai tempat kita hidup, tempat kita mengenyam pendidikan dan mencari nafkah sekaligus tempat berpijak dalam meneruskan keturunan dan cita-cita leluhur.

“Kita sebagai manusia yang diberkahi kesempurnaan diantara makhluk lainnya, sudah wajib bersyukur atas nikmat yang diberikan. Sehingga wajiblah bagi kita untuk tetap menjaga keselarasan hidup dan kelestarian semesta untuk kehidupan jangka panjang yang lebih baik. Untuk itu mari kita jangan pernah lupa untuk menjaga hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan, yang kita kenal dengan konsep Tri Hita Karana,” tegas Ny. Putri Koster.

Selain menjaga keselerasan lingkungan agar tetap hijau dan bersih, juga bisa kita lakukan melalui pemuliaan semesta beserta isinya dengan persembahan yadnya yang bertepatan dengan perayaan Tumpek Uye, Tumpek Wariga, Tumpek Landep, Tumpek Kuningan dan Tumpek Wayang. Dengan merawat lingkungan bersama, maka upaya untuk melindungi alam agar tidak semakin mengikis dan tidak punah, akan dapat memberikan perlindungan masa depan yang tidak membahayakan bagi anak cucu dan generasi selanjutnya.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Ingin Karya Desainer Bali Jadi Trendsetter Fashion Global

Sesuai Rakernas ke-9 tahun 2021 melalui program unggulan PKK, Tim Penggerak PKK aktif menyosialisasikan agar kadernya mulai memberikan contoh tentang penataan halaman rumah yang teratur, indah, nyaman dan bermanfaat atau yang biasa dikenal dengan Gerakan amalkan dan kukuhkan halaman teratur, indah, nyaman dan bermanfaat “AKU HATINYA PKK”. Dengan halaman yang rapi dan pengaturan yang indah serta nyaman terlebih memiliki manfaat dalam pemenuhan kebutuhan sayur mayur dan bumbu dapur sehari-hari, tentu saja akan meringankan beban pengeluaran, selain itu tentu saja vibrasi positif akan tumbuh, mulai dari kenyamanan yang membuka komunikasi yang baik antar anggota keluarga, memberikan O2 yang sehat dan juga mampu menumbuhkan semangat dan kebiasaan keluarga untuk bergotong-royong di hari libur (membersihkan areal HATINYA PKK) sehingga rumah adalah istana bagi anggota keluarganya.

ny. putri koster
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster saat menyerahkan bantuan kepada lansia. (Foto: Ist)

Selain itu, perlindungan alam Bali secara menyeluruh juga sudah diatur ke dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, dimana secara gamblang telah dijabarkan terkait pengelolaan sampah berbasis sumber yang pemilahannya dilakukan dari tingkat rumah tangga sebelum kemudian diangkut oleh petugasnya.

Tim Penggerak PKK sebagai partner pemerintah yang berfungsi menggerakkan masyarakat untuk Bersama membangun Bali agar tetap ajeg sesuai tata-titi yang diwariskan oleh para leluhur, mengajak agar seluruh masyarakat untuk sadar akan kewajiban menjaga kebersihan diri, kebersihan lingkungan keluarga, menjaga kebersihan lingkungan secara luas. “Mari kita memulai dari diri kita sendiri untuk membiasakan hidup bersih, agar jangan sampai di hilir terus sibuk mengelola dan memilah sampah sedangkan di hulu tetap sibuk membuat dan menghasilkan sampah. Mari kita jadikan Bali untuk kembali kepada tatanan yang sesuai untuk menuju Bali yang taat, kokoh dan kuat dengan warisan leluhurnya yang tata-titi-tenteram-kerta-raharja dengan prinsip ‘desaku bersih tanpa mengotori desa lain’,” imbuh Ny. Putri Koster.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Serahkan Bantuan kepada 150 Warga Tabanan

Sebagai bentuk cinta kasih dan kepeduliannya, Ny. Putri Koster yang didampingi oleh Plt. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI serta Bupati Jembrana menyerahkan 100 paket sembako dari TP PKK Provinsi Bali kepada 100 lansia yang berasal dari desa penyangga Taman Nasional Bali Barat yakni Desa Gilimanuk, Desa Pejarakan, Desa Melaya, Desa Sumberkima, Desa Sumber Klampok, Desa Ekasari dan Desa Belimbing Sari.

IA Rusmarini selaku Pembina Desa Wisata se-Bali sekaligus Penerima Kalpataru 2020 pembudidaya tanaman obat, upakara dan tanaman langka menyampaikan sampah jika dikelola dengan baik, maka akan menghasilkan rupiah dan membantu perekonomian masyarakat. Karena semua potensi alam yang ada bisa diolah dengan cara yang kreatif, misalnya sampah organik atau limbah bisa dijadikan pupuk organik yang bermanfaat bagi tumbuhan serta tanaman perkebunan. Hal ini tentu saja akan mengurangi penggunaan zat kimiawi bagi petani dan sehat bagi kita yang akan mengkonsumsi hasil panen pertanian.

Selain itu, di dalam tubuh yang sehat tentu membutuhkan pangan yang berasal dari olahan tangan yang bersih dan sehat juga, baik itu dari mulai menanam, panen hingga pengolahannya atau memasak.

Oleh karena itu maka diharapkan perempuanlah yang menjadi agen perubahan yang mempromosikan hubungan yang harmonis antara manusia dan alam. Kedepannya diharapkan perempuan dapat mendorong lebih banyak lagi untuk memimpin langkah – langkah pelestarian lingkungan hidup, yang mungkin dapat memberikan inspirasi luar biasa kepada kita semua dalam bidang lingkungan hidup.

Sementara, I Nyoman Alit Putrawan yang merupakan Wakil Direktur Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar mengatakan sesuai Niti Sastra 39 terdapat tujuh (7) IBU yang harus dihormati, yakni ibu kandung, istri guru kerohanian, istri brahmana, istri raja, perawat, sapi dan bumi. Sehingga kita wajib menjaga lingkungan dari kerusakan alam baik itu penebangan pohon secara brutal dan liar (pembalakan hutan), polusi air dari limbah industri dan pertambangan serta polusi udara.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Gelorakan Pencegahan Stunting di Singaraja

“Menghormati alam semesta sama juga artinya dengan menghormati Ibu atau kaum perempuan, karena dimana wanita dihormati maka disanalah para dewa berkenan, namun dimanapun wanita tidak dihormati maka upacara suci apa pun tidak akan membuahkan hasil. Hal ini bisa diartikan bahwa apabila lingkungan kita dirusak dengan sengaja, maka tidak akan pernah ada kesejahteraan dan kenyamanan hidup yang dirasakan,” ungkapnya.

Selain itu ia juga mendukung visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang berfokus kepada Danu Kerthi yang menitikberatkan kepada air sebagai sumber kehidupan. Dimana “janganlah satu orang pun yang membuang kotoran dan mencemari sungai, karena segala sumber kehidupan kita berasal dari air,” imbuhnya lagi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Kembang Serahkan Remisi HUT Ke-81 RI di Rutan Negara, Satu Warga Binaan Langsung Bebas

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan Remisi Umum kepada warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Negara.
REMISI: Bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8).

Penyerahan remisi tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.

​Dari total penerima remisi tersebut, satu orang warga binaan dipastikan langsung bebas setelah mendapatkan pemotongan masa tahanan.

​Bupati Kembang berharap para warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukumannya maupun yang mendapatkan pengurangan masa pidana dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif.

​”Harapan kami bagi warga binaan yang hari ini mendapat remisi dan bebas, tentu bisa kembali ke masyarakat dengan perilaku yang positif. Saya juga berharap masyarakat dapat menerima mereka kembali, karena mereka telah dibina dan dididik di sini agar menjadi pribadi yang lebih baik serta siap berkontribusi membangun desa dan membangun Jembrana,” ujarnya.

​Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengungkapkan bahwa seluruh usulan remisi dari pihaknya telah disetujui berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor: PAS-1453.PK.05.03 Tahun 2026.

​”Kami mengusulkan total 123 napi untuk menerima remisi kemerdekaan dan seluruhnya disetujui. Rinciannya, 122 orang penerima RU I dan 1 orang penerima RU II yang langsung bebas,” ungkapnya

Warga binaan yang memperoleh RU II hingga langsung bebas merupakan terpidana kasus pencurian dengan pemotongan masa tahanan selama 2 bulan.

“Karena sisa masa pidananya kurang dari 2 bulan, maka tepat pada momentum kemerdekaan ini yang bersangkutan dapat langsung menghirup udara bebas,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster Serahkan Bantuan kepada 150 Warga Tabanan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Mahayastra Terima Penghargaan Bintang LVRI

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia di Balai Budaya Gianyar.
TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/8), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/8), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungan Bupati Gianyar terhadap keberadaan serta perjuangan para veteran dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Bali, I Gusti Bagus Saputera, mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Gianyar sebagai bentuk apresiasi atas jasa, kontribusi, serta dukungannya terhadap kemajuan organisasi LVRI dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Ia berharap penghargaan tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan. “Semoga Bintang Legiun Veteran ini semakin menambah semangat kita bersama. Banyak bangsa yang mampu menghargai tokoh-tokohnya, itu menandai bangsa yang besar,” ungkapnya.

Saputera menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 1.352 orang veteran di Provinsi Bali. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga dengan semangat juang 45. Semangat tersebut tercermin dalam perjuangan dan pengabdian para pahlawan.

Pada momentum peringatan kemerdekaan, Saputera juga berpesan kepada generasi muda agar mempersiapkan diri dengan pendidikan dan terus menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Cintai negeri kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Jadilah patriot bangsa, jadilah generasi yang jujur dan berintegritas,” pesannya.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan terima kasih atas penganugerahan penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus pengingat akan besarnya jasa para veteran dan pahlawan yang telah berjuang hingga Indonesia meraih kemerdekaan.

Baca Juga  Masa Depan Bali Bersih, Putri Koster Ajak Warga “Ngrombo” Urusan Sampah

Menurutnya, perjuangan mengisi kemerdekaan pada masa kini diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk mengatasi kemiskinan dan kebodohan. “Bagaimana kita mengatasi kemiskinan, bagaimana kita mengatasi kebodohan. Itulah perjuangan kita sekarang dalam mengisi kemerdekaan,” tegasnya.

Bupati Mahayastra menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya memberikan perhatian dan penghormatan kepada para veteran yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. Menurutnya, penghormatan tersebut tidak cukup hanya dalam bentuk seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan memastikan para veteran mendapatkan perhatian dan kehidupan yang layak. “Jadi kita berjuang menghormati beliau, kita berjuang agar veteran tetap sehat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semangat perjuangan juga harus terus dilanjutkan melalui pengabdian kepada masyarakat. “Veteran kekinian juga jauh lebih penting, untuk berjuang untuk masyarakat Kabupaten Gianyar,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Mahayastra mengatakan salah satu bentuk perjuangan pemerintah saat ini adalah menyiapkan generasi muda yang unggul melalui peningkatan akses pendidikan. Pemerintah Kabupaten Gianyar terus mendorong pemberian beasiswa agar anak-anak Gianyar memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik dan mampu bersaing.

Menutup pernyataannya, Bupati Mahayastra menyampaikan apresiasi kepada para veteran, masyarakat, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung pembangunan Kabupaten Gianyar. “Terima kasih veteran, terima kasih masyarakat Gianyar, terima kasih seluruhnya yang mendukung pembangunan di Kabupaten Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Syukuran HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Badung Apresiasi Veteran dan Paskibraka

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa saat menghadiri acara syukuran HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Area Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung.
SYUKURAN: Bupati Adi Arnawa saat acara syukuran di Area Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung, Senin (17/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Badung berlangsung khidmat. Usai upacara bendera di Lapangan Mangupraja Mandala, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menggelar acara syukuran di Area Jaba Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (17/8).

Pada momen tersebut, Bupati Badung Adi Arnawa menyerahkan uang pembinaan secara simbolis kepada anggota Paskibraka tingkat Provinsi Bali dan Kabupaten Badung sebesar Rp 10 juta per orang. Apresiasi juga diberikan kepada pelatih unsur TNI/Polri sebesar Rp 5 juta, serta Danpas dan Paswal sebesar Rp 10 juta. Acara ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa beserta Ketua Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung, Ketua dan anggota LVRI dan seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Badung.

Bupati Adi Arnawa menyatakan, 81 tahun kemerdekaan harus menjadi momentum generasi muda untuk membangun rasa tanggung jawab terhadap bangsa. “Sudah sepatutnya sebagai generasi muda kita punya rasa malu dan rasa tanggung jawab. Dengan perayaan hari ulang tahun yang dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus, setidaknya kita bersama-sama mengenang bagaimana perjuangan para pahlawan yang berjuang dengan mengorbankan jiwa dan raganya untuk merebut kemerdekaan,” ujarnya.

Adi Arnawa menegaskan, peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial, melainkan ajang refleksi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. “Jangan hanya narasi, jangan hanya retorika semata, tetapi dalam bentuk implementatif buktikan, tunjukkan semangat nasionalisme kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, semangat kemerdekaan wajib diwujudkan melalui pengentasan kemiskinan, peningkatan derajat sosial, dan pendidikan. Mengingat Paskibraka telah berlatih berbulan-bulan, Bupati memberikan penghormatan tinggi atas kedisiplinan mereka.

Baca Juga  <strong>Ny. Putri Koster Buka Pameran IKM Bali Bangkit Tahap I 2023</strong>

“Adik-adik ini adalah generasi penerus yang akan menjadi tongkat estafet untuk kita ke depan. Saya minta agar semangat nasionalisme dan semangat kebersamaan tetap dijaga,” kata Bupati sembari menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendukung putra-putrinya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca