Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sayap Muda PDIP Bali Komit Gerakan Bali Bersih Sampah

Kadek Sukarma Yakin Warga Makin Simpati ke PDI Perjuangan

Loading

BALIILU Tayang

:

sayap muda PDIP Bali komit gerakan bali bersih
AKSI MUDA: DPD PDI Perjuangan Bali melalui sayap-sayap mudanya menyelenggarakan kegiatan bertajuk Pagor Menyapa Bali, Aksi Muda untuk Bali Bersih Sampah dan Ekonomi Hijau”, di Kantor DPD PDI Perjuangan, Renon, Denpasar, Selasa, 6 Mei 2025. (Foto: Hms PDIP Bali)

Denpasar, baliilu.com – DPD PDI Perjuangan Bali melalui sayap-sayap mudanya menyelenggarakan kegiatan bertajuk Pagor Menyapa Bali, Aksi Muda untuk Bali Bersih Sampah dan Ekonomi Hijau”, di Kantor DPD PDI Perjuangan, Renon, Denpasar, Selasa, 6 Mei 2025.

Gebrakan Pagor Menyapa Bali merupakan bentuk komitmen kader muda PDIP Bali dalam membersihkan Bali dari sampah selaras dengan gerakan Bali Bersih Sampah (SE Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025).

Kadek Sukarma, Kepala Desa Punggul yang juga praktisi pengelolaan sampah dan pendiri gerakan sampah Tuntas di Desa, menilai masyarakat akan simpati dengan komitmen kader muda PDI Perjuangan dalam menjaga lingkungan alam Bali.

“Ini momen bagus dan luar biasa digagas PDI Perjuangan, melibatkan kader muda partai ini sesuatu luar biasa jika partai-partai lain melakukan serupa.  Kader muda membuat sesuatu yang nilainya positif di hati masyarakat. Bisa menjaga kebersihan dilakukan oleh pelaku-pelaku kader muda, saya percaya dan yakin simpati masyarakat ke partai ini luar biasa,” jelasnya.

Ia mengaku percaya dan yakin jika semua kader berkomitmen menjaga lingkungan dan mengolah sampah maka persoalan sampah dan lingkungan di Bali bisa teratasi. Dia mengatakan apa lagi sudah ada ikrar Pagor MPP untuk Bali Bersih Sampah dan ekonomi hijau. Ini langkah yang luar biasa.

Sementara itu, Gede Robi Navicula, musisi sekaligus aktivis lingkungan hidup menjelaskan sampah merupakan masalah bersama. Bukan hanya pemerintah. Ia berharap pemerintah serius menerapkan SE Nomor 9 Tahun 2025 terkait gerakan Bali Bersih Sampah yang telah diterbitkan Gubernur Wayan Koster.

“Saya secara pribadi yang selama ini berkutat di masalah lingkungan, saya sangat mendukung SE 9. Pemerintah harus serius menjalankan ini,” katanya.

Baca Juga  Inspektorat Dukung Gerakan Bali Bersih Sampah

Ketua Bidang Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Putu Gede Wiwin Gunawasika, menyampaikan kegiatan ini bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga bentuk nyata komitmen sayap muda PDI Perjuangan dalam mendukung gerakan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Melalui Pagor dan MPP, kita ingin membuktikan bahwa anak muda partai bisa menjadi pelopor perubahan menjaga lingkungan sekaligus menggerakkan ekonomi hijau,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, sejak awal sayap muda partai selalu support program Gubernur Bali yang juga Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster. Ajang ini menjadi tempat kumpul sayap muda bersama partai memikirkan hal yang lebih besar untuk Bali ke depan.

“Kita berharap semua bisa membantu lewat aksi untuk Bali bersih sampah, meski ini langkah kecil tapi semua komitmen bergerak nyata dimulai dari sini,” katanya.

Kegiatan ini juga menyajikan talkshow bertema “Lingkungan Bersih, UMKM Tumbuh: Gerakan Muda untuk Ekonomi Hijau” yang menghadirkan dua narasumber utama, Gede Robi (Navicula), dan Kadek Sukarma. Kedua narasumber berbagi pengalaman dan edukasi pengelolaan sampah berbasis sumber dan pelestarian lingkungan.

Selain talkshow, para kader muda juga mengikrarkan Komitmen muda Bali bersih sampah ekonomi hijau. Selain itu, peserta juga mengunjungi Pameran Produk Daur Ulang dan Ramah Lingkungan dari UMKM binaan partai dalam aula.

Pada kesempatan itu juga secara simbolis penyerahan tumbler kepada para Narasumber sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap Bali Bersih sampah plastik dan ekonomi hijau.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PDI Perjuangan di Bali untuk memperkuat peran pemuda, pelestarian lingkungan, serta dukungan nyata terhadap ekonomi kerakyatan berbasis inovasi dan keberlanjutan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Sapa Siswa-siswi SD 9 Kesiman, Ny. Sagung Antari Jaya Negara Sampaikan Literasi Soal Pemilahan Sampah

Published

on

By

bunda literasi denpasar
MENYAPA SISWA: Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada siswa sekolah serta untuk menumbuhkan budaya kebersihan dan mengajarkan siswa tentang pentingnya mengelola sampah secara bijak dan ramah lingkungan.

Dalam arahannya di depan para siswa-siswi, Sagung Antari yang didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, dan jajaran kecamatan Denpasar Timur, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber hendaknya dijadikan kebiasaan baik yang diterapkan sejak dini.

“Anak-anakku, mulailah kebiasaan baik memilah sampah sejak dini. Tidak hanya di lingkungan sekolah saja, namun juga di lingkungan rumah. Bunda mengajak kalian semua untuk menerapkan kebiasaan ini setiap hari,” kata Sagung Antari.

Tidak hanya berbicara seputar pengelolaan sampah berbasis sumber saja, selebihnya Sagung Antari juga mengajak para siswa-siswi untuk mulai menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi. Memulai hidup sehat dengan rajin berolahraga, berpakaian rapi dan sopan, mengurangi penggunaan gadget, serta menghindari merokok baik rokok konvensional maupun rokok elektrik juga menjadi pesan yang disampaikan Sagung Antari kepada para siswa-siswi.

Sementara itu, Kepala SD 9 Kesiman, I Putu Agus Sucipta Ariawan menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan sosialisasi yang dilaksanakan di sekolahnya. Pihaknya menjelaskan, siswa-siswi SD 9 Kesiman sendiri telah mulai menerapkan pemilahan sampah berbasis sumber.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bunda Literasi Kota Denpasar. Semoga dengan kunjungan ini, akan menambah semangat siswa-siswi kami,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Kukuhkan Ribuan Pengurus Anak Ranting, Ranting dan PAC Denpasar
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menteri LH dan Gubernur Koster Bertemu, Sesama Alumni ITB Satukan Langkah Selesaikan Persoalan Sampah Bali

Published

on

By

gubernur koster
BERTEMU: Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. Pertemuan kedua figur alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini guna membahas sejumlah langkah strategis penyelesaian persoalan sampah di Pulau Dewata.

Usai pertemuan, Gubernur Koster menjelaskan, bersama Menteri LH membahas penanganan sampah di Bali termasuk rencana pembangunan PSEL (Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik) di Denpasar Raya.

“Pak Menteri LH komitmen, Provinsi Bali menjadi prioritas penyelesaian masalah sampah terlebih karena Bali merupakan destinasi wisata utama dunia,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Bali dua periode ini mengatakan, Menteri LH sangat mendukung langkah-langkah strategis penanganan sampah yang telah dilaksanakan Gubernur Bali dan jajarannya di Bali mulai dari hulu hingga hilir.

Koster juga mengatakan, Menteri LH akan datang ke Bali 9 Juni 2026. Menteri akan melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur dan Walikota/Bupati beserta jajaran terkait dalam penanganan sampah. Termasuk membahas terkait TPA Suwung dan pengolahan sampah menjadi energi listrik/PSEL.

“Nanti Pak Menteri juga akan meninjau lapangan ke TPA Suwung dan lokasi PSEL pada lahan Pelindo di Benoa,” kata Koster.

Gubernur Koster dan Menteri Jumhur Hidayat memiliki kedekatan emosional karena almamater ITB. Kedekatan ini memudahkan kedua sosok terbaik tanah air ini dalam menyamakan persepsi kebijakan dan upaya nyata yang harus segera dilaksanakan untuk menuntaskan penyelesaian masalah sampah di Bali.

Sejumlah regulasi dan langkah nyata strategis terkait pengelolaan sampah di Bali telah dijalankan Gubernur Koster dan jajarannya. Seperti aplikasi regulasi Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 (Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai), Pergub Bali No. 47 Tahun 2019 (Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber) dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan jargon pengelolaan sampah di Bali karena bisa mengurangi volume sampah organik ke TPA Suwung. Sehingga, saat PSEL beroperasi akan mendapat suplai sampah anorganik dan residu yang berkualitas tanpa bercampur sampah organik. (gs/bi)

Baca Juga  Deadline Akhir Tahun kepada Pengelola TPST Kesiman

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Sesuai Aturan, DPRD Badung Setujui Hibah Tanah Pura Dalem Gulingan Gede Mengwi 

Published

on

By

hibah tanah pura dalem gulingan
RAKER GABUNGAN: Rapat kerja gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan bersama sejumlah OPD terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026.

Raker Gabungan DPRD Badung membahas tindak lanjut permohonan hibah tanah yang diajukan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede.

Sejumlah OPD yang hadir dalam Raker Gabungan DPRD Badung meliputi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung, Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Badung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Bagian Hukum hingga Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Badung.

Raker Komisi I, II dan III DPRD Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan serta dihadiri sejumlah Anggota DPRD Badung.

Agenda ini merupakan tindak lanjut surat dari Kepala BPKAD Kabupaten Badung tertanggal 18 Mei 2026 terkait permohonan persetujuan hibah tanah.

Dalam Raker tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara menyatakan persetujuan terhadap proses hibah tanah antara Desa Adat dan Pemerintah Kabupaten Badung karena dinilai telah memenuhi mekanisme hukum dan aturan yang berlaku.

Lanang Umbara menjelaskan, sebelumnya telah terjadi kesepakatan lisan antara Pemda Badung melalui DLHK Badung dengan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede mengenai pertukaran lahan.

“Kita telah memberikan persetujuan terkait permohonan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede perihal hibah menghibahkan tanah tersebut. Kenapa kita menyetujui dan merekomendasikan persetujuan tersebut, karena dari mekanisme hukum dan aturan sudah sesuai. Nantinya, Desa Adat menghibahkan tanah 24 are ke Pemda Badung dan Pemda Badung menghibahkan 45 are ke Desa Adat,” kata Lanang Umbara.

Baca Juga  Dikepung Padatnya Usaha Pariwisata, Desa Tibubeneng Tak Hilang Akal Urus Sampah

Lanang Umbara menyebutkan, tanah aset pelaba pura seluas 24 are saat ini telah digunakan sebagai kantor UPT DLHK Mengwi. Sebagai pengganti, Pemkab Badung akan menghibahkan lahan seluas 45 are yang berada di Munduk Suka Jiwa, Subak Dalem, Mengwi.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Badung I Made Rai Wirata mengatakan proses hibah tersebut perlu segera mendapatkan legalitas hukum agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Untuk itu, kami mohon rekomendasi kepada DPRD Badung agar ini sah secara hukum,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca