Denpasar, baliilu.com – Presiden RI, Ir. Joko Widodo, Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono dan Gubernur Bali, Wayan Koster mendapatkan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih dari Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dan Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa karena telah mulai merealisasikan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi, dengan Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol, Perjanjian Penjaminan, dan Perjanjian Regres Tol Gilimanuk – Mengwi yang dilaksanakan pada Selasa (Anggara Pon, Kelawu), 8 Maret 2022 di Jayasabha, Denpasar.
Jalan tol yang diberi nama Tol Jagat Kerthi Bali oleh Gubernur Wayan Koster ini memiliki panjang total 96,21 Km, dengan lebar 40 meter, melewati 3 Kabupaten (Jembrana, Tabanan, dan Badung), 13 Kecamatan (5 Kecamatan di Jembrana, 7 Kecamatan di Tabanan, dan 1 Kecamatan di Badung), dan 57 Desa (31 Desa di Jembrana, 24 Desa di Tabanan, dan 2 Desa di Badung) ini, sangat diyakini akan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, menekan angka kecelakaan, memberikan solusi masalah kemacetan pada ruas jalan arteri nasional Gilimanuk – Denpasar, memperlancar arus transportasi barang dan transportasi massal dari arah Bali Barat menuju ke arah Bali Timur atau sebaliknya, dan mempersingkat waktu tempuh perjalanan dari Gilimanuk menuju Pusat Ekonomi di Bali, yang sebelumnya harus ditempuh dengan waktu mencapai 5 – 7 jam dalam kondisi normal, menjadi sampai 1,5 hingga 2 jam saja.
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba. (Foto: Ist)
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan atas nama masyarakat Jembrana kami mengucapkan terima kasih dan saya merasa bangga serta bersemangat, karena pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi sudah mulai direalisasikan pembangunannya dengan adanya penandatanganan. Sehingga jalan tol ini akan mampu memajukan Kabupaten Jembrana, karena menjadi investasi kita di Kabupaten Jembrana. “Terima kasih kepada Bapak Menteri PUPR dan Gubernur Bali yang sudah berjuang luar biasa mewujudkan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi. Astungkara secepatnya bisa terlaksana dan ini akan menuju kejayaan Kabupaten Jembrana,” ujar Bupati Tamba.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. (Foto: Ist)
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya yang didampingi Ketua DPRD Tabanan dan Sekda Tabanan menyampaikan rasa bahagianya dan apresiasi kepada Menteri PUPR dan Gubernur Bali, Wayan Koster. “Jalan tol ini akan mengurangi resiko kecelakaan, mengingat selama ini ada jalur yang terkenal dengan nama jalur tengkoraknya Bali, dimana kerap kali ada kecelakaan dan kemacetan akibat situasi kendaraan dari Jawa ke Denpasar begitu juga sebaliknya sangatlah tinggi,” kata Bupati Sanjaya seraya menyampaikan selaku Bupati Tabanan dan mewakili masyarakat Tabanan Kami merasa berbahagia, karena pembangunan infrastruktur strategis ini telah dimulai. Gagasan dari Gubernur Bali, Wayan Koster juga patut kami apresiasi di dalam pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi, karena telah memperhatikan akses jalan untuk umat Hindu / Krama Bali yang akan menyelenggarakan upacara melasti. Jadi kami menyambut baik jalan Tol Jagat Kerthi Bali yang dibangun tahun 2022 ini.
Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa. (Foto: Ist)
Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa mendoakan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi segera terwujud dan mampu mengakselerasi percepatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali, khususnya di Kabupaten Badung. “Mudah-mudahan program ini bisa terwujud dengan baik sesuai jadwal yang sudah ditentukan, dan kami atas nama Pemerintah Kabupaten Badung dan masyarakat Badung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo, Menteri PUPR dan Bapak Gubernur Bali yang telah memfasilitasi terbangunnya Jalan Tol dari Gilimanuk – Mengwi,” kata Sekda Adi Arnawa. (gs/bi)
DONOR DARAH: KPU Provinsi Bali saat menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73 yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali, Jumat (6/11/2026). (Foto: bi)
Denpasar, baliilu.com – KPU Provinsi Bali menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali ini bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan tim medis UDD PMI Provinsi Bali yang diwakili oleh dokter Nyoman Sastrini. Aksi donor darah ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh jajaran KPU Provinsi Bali, KPU kabupaten/kota se-Bali, serta insan media. Tercatat sebanyak 53 orang berpartisipasi sebagai pendonor dalam kegiatan tersebut.
Kepala Bagian yang membidangi Perencanaan, Data dan Informasi, Partisipasi Masyarakat, serta Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Bali, I Wayan Gede Budiartha, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian KPU terhadap sesama. Selain memeriahkan peringatan Hari Lahir KPU ke-73, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan darah.
Menurutnya, aksi kemanusiaan seperti ini perlu terus didorong agar menjadi bagian dari budaya kepedulian dan kebersamaan, tidak hanya di lingkungan penyelenggara pemilu, tetapi juga masyarakat luas.
Sementara itu, dokter Nyoman Sastrini mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap aksi donor darah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, idealnya setiap tiga bulan sekali. Ketersediaan darah yang cukup sangat penting untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Melalui kegiatan ini, KPU Bali berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta diwujudkan melalui aksi nyata. Peringatan Hari Lahir KPU ke-73 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen KPU tidak hanya dalam melayani demokrasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi kemanusiaan. (gs/bi)
TINJAU LAHAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa saat meninjau lokasi Optimalisasi Lahan Muntig, di Banjar Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)
Karangasem, baliilu.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan nasional, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa meninjau lokasi Optimalisasi Lahan Muntig, di Banjar Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan pertanian, hasil panen, sekaligus menyerap aspirasi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Kedatangan Pangdam IX/Udayana beserta rombongan disambut Ketua Kelompok Tani Lahar Sari, I Made Jaya, di Banjar Muntig, sebelum dilanjutkan dengan peninjauan area pertanian dan dialog bersama para petani. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam melihat langsung potensi lahan serta mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi kelompok tani dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.
Ketua Kelompok Tani Lahar Sari menyampaikan bahwa lahan yang saat ini dikelola memiliki luas sekitar 30 hektare dengan anggota kurang lebih 40 kepala keluarga yang tergabung dalam satu kelompok tani. Pihaknya berharap adanya dukungan perluasan lahan dan ketersediaan sarana produksi, khususnya bibit, guna meningkatkan hasil pertanian serta memperluas pemanfaatan potensi lahan yang tersedia.
Menanggapi aspirasi tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan rencana untuk membantu pemenuhan kebutuhan bibit bagi Kelompok Tani Lahar Sari serta memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengusulan pembangunan saluran air melalui program pemerintah pusat. Selain itu, kelompok tani tersebut diketahui telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), sehingga diharapkan dapat semakin mempermudah koordinasi dan pendataan dalam mendukung program pertanian pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Lahar Sari, I Made Jaya, menyampaikan harapannya terhadap dukungan yang diberikan. “Dengan luas lahan sekitar 30 hektare dan anggota kurang lebih 40 kepala keluarga, kami berharap adanya bantuan perluasan lahan dan suplai bibit agar pengelolaan pertanian semakin optimal serta hasil panen dapat terus meningkat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa kunjungan Pangdam merupakan wujud komitmen Kodam IX/Udayana dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya mewujudkan swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di wilayah.
“Melalui pendampingan, koordinasi, dan sinergi dengan instansi terkait serta kelompok tani, Kodam IX/Udayana terus mendorong pemanfaatan potensi lahan pertanian agar lebih produktif, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” demikian tandas Kapendam. (eka/bi)
LAKSANAKAN KUNJUNGAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa saat melaksanakan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)
Karangasem, baliilu.com – Sebagai wujud dukungan penuh TNI AD terhadap program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa melaksanakan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan koperasi sekaligus mendorong percepatan operasionalnya agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Dalam peninjauan tersebut, Pangdam berdialog langsung dengan Perbekel dan perangkat Desa Tulamben untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi dalam mempersiapkan operasional KDKMP. Pangdam menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak agar dukungan pemerintah pusat dapat diwujudkan secara nyata hingga ke tingkat desa serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebelumnya, Tim Verifikasi Kodam IX/Udayana telah melaksanakan peninjauan dan verifikasi lapangan guna memastikan kesiapan KDKMP Desa Tulamben, baik dari aspek kepengurusan, keanggotaan, maupun kelengkapan administrasi. Berdasarkan hasil verifikasi, KDKMP Desa Tulamben telah memiliki struktur organisasi dan kelengkapan administrasi yang cukup memadai sebagai salah satu tahapan menuju operasional koperasi.
Pangdam berharap KDKMP Desa Tulamben dapat segera beroperasi sehingga mampu menjadi wadah pengembangan potensi ekonomi masyarakat sekaligus memperluas peluang usaha di tingkat desa. “Kehadiran KDKMP harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta menggerakkan roda perekonomian lokal,” demikian penekanan Pangdam dalam kunjungan tersebut.
Kunjungan kerja tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial berupa penyerahan bingkisan sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi koperasi. Selain itu, Pangdam melaksanakan komunikasi sosial dengan warga dalam suasana penuh keakraban serta menyerahkan bantuan modal pembelian anak sapi kepada salah seorang warga, Bapak Sentana, sebagai bentuk kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan penuh TNI AD terhadap program pemerintah pusat melalui percepatan operasionalisasi KDKMP untuk memperkuat ekonomi desa. KDKMP juga diharapkan menjadi wadah pemberdayaan hasil bumi dan produk UMKM masyarakat sekitar agar dapat dipasarkan dengan harga yang pantas dan kompetitif atau lebih murah.
Lebih lanjut, KDKMP diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi produk lokal sekaligus menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga lebih terjangkau. “Melalui pendampingan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait, Kodam IX/Udayana berkomitmen mendukung optimalisasi program tersebut guna meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Kapendam. (eka/bi)