Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Pemkab Badung Gelar Upacara ‘’Ngrastiti Bhakti’’, Mohon Agar KTT G-20 Berjalan Lancar

BALIILU Tayang

:

giri prasta
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Geger Dalem Pemutih, Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (11/10). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar upacara Ngrastiti Bhakti yang dipusatkan di Pura Geger Dalem Pemutih, Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (11/10) sebagai upaya memohon kepada Ida Hyang Widhi Wasa agar pelaksanaan KTT G20 bisa berjalan lancar.

Upacara Ngrastiti Bhakti kali ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Ketut Putra Timbul Dari Griya Timbul Mengwi dan dilaksanakan serentak oleh seluruh komponen yang terlibat dalam KTT G20.

Dalam kesempatan ini Bupati Badung Nyoman Giri Prasta melaksanakan persembahyangan bersama jajaran. Turut hadir Dandim 1611/Badung Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, anggota DPRD Badung I Made Retha, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Nyoman Sujendra, GM. ITDC The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita, Ketua PHDI Badung Gede Rudia Adiputra, Ketua MDA Badung AA Putu Sutarja, Kepala OPD se-Kabupaten Badung, Camat se-Kabupaten Badung, Bendesa Adat se-Kecamatan Kuta Selatan.

Dalam sambrama wacana-nya Bupati Badung Giri Prasta mengatakan di Agama Hindu ini sudah pasti Tuhan itu satu, Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ketika orang bijak mengatakan, Beliau sebagai pencipta dikenal dengan Brahma, ketika Beliau sebagai Pemelihara dikenal sebagai Wisnu, ketika Beliau sebagai pelebur dikenal sebagai Siwa. “Sama dengan upacara hari ini kita menghaturkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan segala manifestasinya. Hari ini saya sebagai Bupati Kabupaten Badung bersama-sama melaksanakan pujawali yaitu Ngrastiti Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Ngrastiti Bhakti kali ini untuk event KTT G20 bisa berjalan sukses dan lancar. Secara skala sudah dilaksanakan oleh Bapak Presiden Joko Widodo dan jajarannya sampai di tingkat bawah, dan saya minta kepada semuanya untuk turut serta mendukung event ini. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan restunya dan karunianya untuk event KTT-G20 ini,” harapnya.

Baca Juga  HUT Ke-63 Sekaa Teruna Yowana Pratyaksa Banjar Bualu

Dikatakan juga, apabila event ini sukses dan lancar, pihaknya yakin masyarakat di Kabupaten Badung, Bali dan Indonesia akan berdampak positif untuk pariwisata dan mendapatkan citra baik di hadapan dunia. “Mari sama-sama kita ngrastiti bhakti, astungkara semesta, alam beserta isinya akan berpihak kepada kita, ini yang dimaksud titah tuwuh atau perintah alam. Saya Bupati Giri Prasta mengajak krama melaksanakan swadharma serta harus bersatu seraya berharap dapat berjalan lancar labda karya, sida sidaning don,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

BUDAYA

Rahina Purnama Kapat, Wawali Arya Wibawa Hadiri “Pujawali Padudusan Alit Banjar Pegok” 

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Hadiri Pujawali di Banjar Pegok
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Pujawali Padudusan Alit Pura Begawan Penyarikan lan Pura Kesumasari, di Banjar Pegok, Sesetan, Sabtu (26/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat, pada Saniscara Umanis Bala, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Pujawali Padudusan Alit Pura Begawan Penyarikan lan Pura Kesumasari, di Banjar Pegok, Sesetan, Sabtu (26/9).

Turut hadir pada kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, Anggota DPRD Kota Denpasar, Putu Melati Purbaningrat Yo, Camat Denpasar Selatan, I Kadek Ermanto, Kabag Kesra Kota Denpasar, Putu Agus Jayadi, undangan terkait lainnya.

Usai karya Pujawali ini berlangsung, Wawali Arya Wibawa mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Banjar Pegok ini adalah salah satu bentuk meningkatkan sradha bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Arya Wibawa juga menekankan pentingnya implementasi Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari, dan juga semangat gotong royong yang sejalan dengan spirit Vasudhaiva Khutumbakam. Pihaknya berharap, nilai-nilai luhur ini dapat terus diwariskan kepada generasi muda.

Lebih dari itu, Arya Wibawa juga menyampaikan, setelah dilaksanakannya upacara ini seluruh umat terutama warga Banjar Pegok dapat terus meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan antara sesama umat.

“Tentu pelaksanaan yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Semoga upacara yadnya ini dapat memberikan energi positif di lingkungan banjar setempat,” katanya.

Manggala Karya, Made Setiadi menyampaikan, pelaksanaan karya ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan alam semesta beserta isinya. Hal ini juga untuk menetralisir aura negatif yang mengganggu kehidupan manusia, khususnya krama Banjar Pegok, Sesetan.

“Karya Pujawali ini kami laksanakan bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat. Astungkara, semoga dapat dianugerahi karahayuan bagi seluruh Krama Banjar Pegok,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Giri Prasta Sembahyang bersama Para Pemedek pada Puncak Karya Piodalan di Pura Penataran Pucak Antap Sai Bon
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih lan Padudusan Alit” Pura Taman Sari Pengambean

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Ngenteg Linggih Pengambean
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Mamungkah Ngenteg Linggih lan Padudusan Alit Pura Taman Sari Pengambean, Jalan Tegal Wangi, Sesetan, bertepatan Purnama Kapat, Saniscara Umanis Bala, Sabtu (26/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Mamungkah Ngenteg Linggih lan Padudusan Alit Pura Taman Sari Pengambean, Jalan Tegal Wangi, Sesetan, bertepatan Purnama Kapat, Saniscara Umanis Bala, Sabtu (26/9).

Turut hadir pada kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Camat Denpasar Selatan, I Kadek Ermanto, Kabag Kesra Kota Denpasar, Putu Agus Jayadi, undangan terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan, setelah dilaksanakannya karya ini seluruh umat khususnya keluarga besar Pura Taman Sari Pengambean dapat terus meningkatkan rasa persatuan antara sesama umat.

“Tentu pelaksanaan yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap ke depan upacara yadnya ini dapat memberikan energi positif yang dapat memancarkan hal positif bagi umat serta menetralisir hal-hal negatif,” kata Arya Wibawa.

Sementara itu, Manggala Karya I Ketut Armawa menyampaikan, pelaksanaan karya ini ditujukan untuk menetralisir aura negatif yang mengganggu kehidupan manusia, khususnya bagi masyarakat pengempon Pura Taman Sari Pengambean.

“Sehingga diharapkan, nantinya dapat mewujudkan kehidupan yang aman damai gemah ripah loh jinawi,” kata Armawa.

Selebihnya, Armawa menjelaskan rangkaian karya ini sendiri telah dimulai sejak awal September lalu. Adapun rentetan karya ini sendiri dimulai dari Nyukat genah Sarana Karya, Pemelaspasan Bale Pesanekan, Ngenteg Karya, Mecaru Karya dan Puncak Karya yang diselenggarakan bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat, yang jatuh pada Saniscara Umanis Bala ini.

“Tujuannya tentu tidak lain adalah untuk menjaga keseimbangan alam semesta beserta isinya serta menghindari seluruh umat manusia dari marabahaya, serta sebagai wujud syukur untuk senantiasa diberikan tuntunan dalam melaksanakan tugas kewajiban,” ujarnya. (eka/bi)

Baca Juga  Pemkab Badung Siapkan Penerapan Sistem E-Kinerja ASN, Masih dalam Tahap Kajian dan Penyempurnaan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Melaspas” di Pura Panti Pasek Gelgel Pedungan

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Melaspas Pasek Gelgel
NGUPESAKSI: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri sekaligus ngupasaksi Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Banjar Karangsuwung, Kelurahan Pedungan, Sabtu (26/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Banjar Karangsuwung, Kelurahan Pedungan, bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapat, Sabtu (26/9). Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa turut ngias pratima yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan hibah untuk mendukung pelaksanaan karya.

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Wirawan, Camat Denpasar Selatan, I Kadek Ermanto, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Putu Agus Jayadi, serta undangan lainnya.

Pamucuk Pengempon Pura Panti Pasek Gelgel Pedungan, I Nyoman Mayusa mengatakan, Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih ini dilaksanakan setelah seluruh proses perbaikan dan penataan pura dapat diselesaikan. Pelaksanaan karya tersebut menjadi wujud bhakti dan rasa syukur krama pengempon kepada Ida Bhatara Sesuhunan, sekaligus memohon agar keberadaan pura senantiasa memberikan ketenteraman dan kesejahteraan bagi seluruh krama.

“Pelaksanaan karya ini merupakan bentuk bhakti kami sebagai pengempon kepada Ida Bhatara Sesuhunan. Setelah proses perbaikan dan penataan selesai, kami melaksanakan upacara Melaspas sebagai bentuk penyucian dan penyelarasan kembali Pratima dan Pelinggih yang ada di pura. Kami berharap seluruh krama, khususnya pengempon, senantiasa diberikan kerahayuan, kesejahteraan, kesehatan, serta dapat menjaga kebersamaan dan keharmonisan,” ujar Nyoman Mayusa.

Sementara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik pelaksanaan Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Pedungan. Menurutnya, pelaksanaan karya tersebut merupakan momentum bagi umat Hindu untuk senantiasa eling serta meningkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Baca Juga  Pemkab Badung Siapkan Penerapan Sistem E-Kinerja ASN, Masih dalam Tahap Kajian dan Penyempurnaan

Lebih lanjut, Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam melaksanakan yadnya. Semangat tersebut sejalan dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam yang mengajarkan bahwa seluruh umat manusia adalah bersaudara. Menurutnya, pelaksanaan yadnya hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan, gotong-royong, dan kepedulian antarsesama.

“Melalui pelaksanaan Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Pedungan ini, mari kita tingkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memperkuat keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi konsep Tri Hita Karana. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pelaksanaan yadnya dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Arya Wibawa. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca