Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkab Badung Tanam 4.400 Pohon dan Gelar Aksi Bersih Sungai

Dukung Gerakan Semesta Berencana Serentak Seluruh Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

pemkab badung
PENANAMAN POHON: Bupati Adi Arnawa menanam pohon saat bersama Wabup Bagus Alit Sucipta mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster berpartisipasi dalam “Gerakan Semesta Berencana: Aksi Nyata Penanaman Pohon dan Pembersihan Sungai Serentak”, di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi Abiansemal, Minggu (26/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Wariga, yakni hari suci umat Hindu yang dimaknai untuk memuliakan tumbuh-tumbuhan, sekaligus juga sebagai implementasi nilai Wana Kerthi, Pemerintah Kabupaten Badung turut berpartisipasi dalam “Gerakan Semesta Berencana: Aksi Nyata Penanaman Pohon dan Pembersihan Sungai Serentak” yang dilaksanakan serentak di seluruh Bali, Minggu (26/10). Kegiatan utama Gerakan Semesta Berencana ini dipusatkan di sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Dari Kabupaten Badung hadir langsung Bupati I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta yang turut menanam pohon dan mengikuti aksi bersih-bersih sungai bersama masyarakat.

Gerakan Semesta Berencana di Sempadan Tukad Ayung, Desa Bongkasa Pertiwi merupakan kegiatan kolaboratif yang dimotori oleh Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra dan Kapolda Bali, serta melibatkan sinergi lintas lembaga antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan unsur masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari program lingkungan berkelanjutan yang mengintegrasikan aksi penanaman pohon dan pembersihan sungai secara serentak di seluruh Bali.

Turut hadir Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali I Nyoman Suyasa, Anggota DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya, serta jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Badung. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh para Kepala OPD, ASN, Perbekel Bongkasa, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua WHDI Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, komunitas peduli lingkungan, dan masyarakat setempat.

Di Kabupaten Badung sendiri, kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dengan menanam 4.400 bibit pohon sarana upakara di berbagai titik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan, memperkuat ekosistem alam, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sumber daya air dan hutan.

Baca Juga  Pekan Budaya dan Kreativitas Daerah Badung 2024

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta seusai kegiatan menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Bupati mengatakan, pelaksanaan Gerakan Semesta Berencana bertepatan dengan perayaan Tumpek Wariga, memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai wujud memuliakan tumbuh-tumbuhan.

“Sebagai umat Hindu, kita baru saja merayakan Tumpek Wariga, hari yang penuh makna untuk menanam dan memuliakan tumbuh-tumbuhan. Harapan saya, pohon yang kita tanam hari ini dapat tumbuh subur, dan memberikan manfaat bagi keseimbangan alam serta kehidupan manusia, sesuai kearifan lokal Bali yang selalu menjunjunh tinggi keharmonisan antara manusia dan alam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat, terutama setelah peristiwa banjir di Bali yang sempat melanda beberapa waktu lalu. “Kejadian banjir pada tanggal 10 lalu menjadi pengingat, kita menyadari masih ada masyarakat yang menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Melalui kegiatan hari ini, kami ingin menegaskan bahwa sungai bukan lagi ‘halaman belakang’, melainkan ‘halaman depan’ yang wajib dijaga dan dirawat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga mengumumkan akan merevitalisasi kembali Gerakan Serentak Kebersihan (GERTAK) untuk memperkuat semangat gotong-royong di masyarakat. Program ini akan dilaksanakan dengan pola “Bapak Angkat”, di mana setiap kepala perangkat daerah akan bertanggung jawab atas satu wilayah dari total 62 wilayah di Badung (46 desa dan 16 kelurahan).

“Kami bersama Bapak Wakil Bupati sudah berkoordinasi untuk menghidupkan kembali semangat GERTAK dengan pola “Bapak Angkat” ini. Setiap pimpinan perangkat daerah akan bertanggung jawab terhadap wilayah tertentu dari 62 wilayah di Kabupaten Badung. Mereka akan berkoordinasi langsung dengan perbekel dan masyarakat setempat,” jelasnya.

Baca Juga  Badung Terang Tanpa Kabel Udara

Bupati Adi Arnawa menegaskan, pelaksanaan Gerakan Semesta Berencana di Kabupaten Badung merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam. Aksi penanaman pohon dan pembersihan sungai ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi merupakan langkah konkret menuju terwujudnya Kabupaten Badung yang hijau, sehat, dan berdaya saing ekologis, sejalan dengan semangat Tri Hita Karana serta visi pembangunan Bali Era Baru 2025–2125.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster yang memimpin langsung apel pelaksanaan kegiatan tersebut, menyampaikan sambutan yang sarat makna spiritual serta ekologis. “Puja Pangastuti lan Angayubagia kita panjatkan ke hadapan Hyang Widhi Wasa, Ida Betara-Betari, para leluhur, dan lelangit Bali atas asung kertha wara nugraha-Nya, sehingga kita dapat berkumpul dalam kegiatan Gotong-royong Semesta Berencana hari ini,” ujar Gubernur Koster membuka sambutannya.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nilai Wana Kerthi, yaitu menjaga dan memuliakan tumbuh-tumbuhan sebagai sumber kehidupan manusia. “Pada hari suci Tumpek Wariga, kita bersyukur kepada tumbuh-tumbuhan karena merekalah yang memberi kehidupan, oksigen untuk bernafas, pangan untuk bertahan hidup, dan keseimbangan ekosistem bagi kelestarian alam Bali. Melalui penanaman pohon hari ini, kita tidak hanya menanam bibit, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan Bali yang hijau, harmonis, dan berdaya saing ekologis,” tegasnya.

Dalam laporannya, Gubernur juga menyampaikan data pelaksanaan kegiatan serentak di seluruh Bali. Sebanyak 29.289 personel terlibat dalam aksi penanaman pohon di area seluas 591 hektar, dengan total 35.750 bibit dari berbagai jenis pohon produktif, upacara, dan konservasi. Selain itu, 36.500 personel berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan sungai sepanjang 492 kilometer di seluruh kabupaten/kota di Bali. “Gotong-royong Semesta Berencana akan menjadi gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan Bali yang hijau dan harmonis, sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” pungkas Gubernur Koster.

Baca Juga  Sidang Paripurna Kelima Masa Persidangan Pertama DPRD Badung Tahun 2024

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, aparat TNI-Polri, dan masyarakat, kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. “Apabila kegiatan seperti ini dilaksanakan secara konsisten, dua hal penting akan tercapai. Pertama, masyarakat akan semakin teredukasi dalam membangun budaya bersih dan gotong royong. Kedua, lingkungan, khususnya kawasan sungai, akan menjadi semakin bersih, indah, dan lestari,” tutup sambutan Gubernur yang dilanjutkan dengan penanaman pohon serentak serta pemantauan kegiatan melalui video conference oleh para kepala daerah di seluruh kabupaten/kota di Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

K3S Badung Buka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS di Kabupaten Badung

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua K3S Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan usai membuka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi), Senin (6/7/2026) di Gedung Yayasan MBM Kelurahan Kapal Mengwi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Membuat Kue untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi) yang berada di lingkungan panti asuhan se‑Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026).  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM), Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, dan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Pengurus Yayasan Maha Bhoga Marga, Ketua dan pengelola panti asuhan se‑wilayah Badung, narasumber serta tenaga pelatih ahli membuat kue, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua K3S Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi‑tingginya dan menyambut baik terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Anak‑anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang tinggal di panti asuhan adalah generasi yang kehilangan sosok orang tua, namun tetap berhak mendapatkan pembinaan, kasih sayang, pendidikan, serta penghidupan yang layak sebagaimana anak lainnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap materi pembuatan kue yang disampaikan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak‑anak didik. “Tujuannya agar mereka memiliki bekal keterampilan untuk memenuhi haknya menuju kemandirian, bisa berusaha sendiri, serta memiliki masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung selamanya pada bantuan orang lain,” tambahnya.

Selama enam hari pelatihan, peserta akan diajarkan cara membuat berbagai jenis kue kering, kue basah, dan olahan roti yang banyak diminati pasar, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga cara pengemasan dan pemasaran sederhana.

Baca Juga  Wujudkan Pelayanan Prima, Badung Jajaki Kerja Sama Pembangunan Infrastruktur Digital

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Ketua K3S Badung beserta rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke dua rumah warga yang tergolong rentan di wilayah Kelurahan Kapal. Pertama, mengunjungi Ni Ketut Rai Alit Artini di Lingkungan Banjar Titih, dan kedua menemui Ni Luh Putu Trisnayanti, penyandang disabilitas di Lingkungan Banjar Belulang. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako lengkap guna meringankan beban kebutuhan sehari‑hari serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan hidup mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen K3S Badung dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan bagi anak‑anak panti, tetapi juga melalui bantuan langsung bagi warga rentan dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua GOW Badung Terima Kunjungan Kerja GOW Kabupaten Sekadau

Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman Organisasi

Loading

Published

on

By

TERIMA KUNKER: Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta saling bertukar cinderamata saat menerima kunjungan kerja GOW Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan kerja Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026).

Rombongan GOW Kabupaten Sekadau dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, beserta jajaran pengurus. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh para pengurus GOW Kabupaten Badung sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi perempuan.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus mempelajari berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan GOW Kabupaten Badung.

Menurutnya, GOW Kabupaten Badung dinilai berhasil mengembangkan berbagai program organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan program GOW Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Pihaknya menjelaskan berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan GOW Kabupaten Badung sejak terbentuk tiga tahun lalu, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan hingga agenda rutin organisasi.

Ny. Yunita, yang juga menjabat sebagai Ketua WHDI Kabupaten Badung, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut tidak terlepas dari soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus GOW Kabupaten Badung.

“Melalui kunjungan ini, semoga kita dapat saling berbagi pengalaman dan bertukar pengetahuan dalam menjalankan organisasi yang kita cintai agar semakin maju ke depannya. Semoga pula tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipererat melalui wadah organisasi ini,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau mengaku merasa senang dan mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan GOW Kabupaten Badung. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan, informasi, serta kesempatan untuk saling bertukar gagasan mengenai berbagai program dan strategi pengembangan organisasi.

Baca Juga  Pemkab Badung ‘’Ngaturang Bhakti Penganyar’’, Serangkaian Karya Pujawali Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, kedua ketua GOW saling bertukar cinderamata khas daerah masing-masing sebagai simbol persahabatan, kerja sama, dan komitmen untuk terus mempererat hubungan antardaerah melalui organisasi perempuan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Published

on

By

RAPAT PARIPURNA: Bupati Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Pimpinan beserta Anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam penjelasannya, Bupati Adi Arnawa mengatakan, penyampaian Ranperda tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 yang mengatur Kepala Daerah wajib menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD setelah laporan keuangan diaudit BPK.

“Seluruh rangkaian pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban hingga pengawasan merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan partisipatif,” kata Adi Arnawa.

Ia menjelaskan pula, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung Tahun 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali. Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-14 yang diraih Badung sejak pertama kali diperoleh pada laporan keuangan tahun 2011 serta mempertahankan predikat tersebut selama 12 tahun berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.

Berdasarkan hasil audit, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp. 9,107 triliun atau 81,13 persen dari target sebesar Rp. 11,226 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp. 8,063 triliun atau 79,20 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp. 1,043 triliun atau 99,94 persen dari target.

Baca Juga  Selesai 27 Desember, Wabup Suiasa Tinjau Pembangunan RS Abiansemal

“Memang dilihat realisasi PAD perlu lakukan evaluasi menyeluruh. Nanti kita memasang target tetap berdasarkan potensi, tetapi juga tidak pesimistis. Karena di balik kita memasang target yang mungkin melebihi realisasi sekarang itu sebagai upaya kita memotivasi Bapenda semakin agresif melakukan pendataan potensi pajak di badung,” terangnya.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp. 8,301 triliun atau 64,56 persen dari pagu anggaran sebesar Rp. 12,857 triliun. Belanja meliputi belanja operasi Rp. 4,866 triliun, belanja modal Rp. 2,082 triliun, belanja transfer Rp. 1,341 triliun, dan belanja tidak terduga Rp. 10,73 miliar.

Dengan capaian tersebut, APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus sebesar Rp. 806,53 miliar, berbalik dari target awal yang direncanakan mengalami defisit Rp 1,63 triliun. Selain itu, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tercatat sebesar Rp. 1,192 triliun.

Adi Arnawa berharap pembahasan Ranperda pertanggungjawaban APBD 2025 dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku hingga memperoleh persetujuan DPRD. “Kami berharap dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini dapat dibahas dan disetujui dalam masa persidangan ini sehingga semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Badung,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca