Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkot Denpasar Kembali Swab Test kepada 71 Orang PMI

BALIILU Tayang

:

de
SWAB TEST: Pemkot Denpasar melakukan swab test kepada 71 orang pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang menjalani masa karantina di rumah singgah, Jumat (29/5-2020). (Foto:Ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melakukan swab test kepada 71 orang pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang menjalani masa karantina di rumah singgah, Jumat (29/5-2020). Kegiatan yang bekerja sama dengan RS PTN Universitas Udayana  merupakan salah satu upaya pemerintah untuk percepatan penanganan Covid-19.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni Luh Putu Sri Armini, M.Kes mengatakan, 71 orang PMI Kota Denpasar ini harus dilakukan swab test untuk memastikan mereka negatif atau tidak terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19). Sehingga dalam swab test corona, petugas medis  mengambil sampel specimen dari saluran pernapasan yakni, hidung dan tenggorokan. Sampel ini kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi ada tidaknya DNA virus corona.  “Mengenai hasilnya baru bisa diketahui dalam waktu 2 atau 3 hari ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dr. Sri Armini mengatakan, selama menunggu hasilnya agar para PMI tidak mengalami gangguan psikologis, maka Pemkot Denpasar memberikan pelayanan psikologis bekerja sama dengan  Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Dengan memberikan layanan tersebut diharapkan selama menjalankan karantina tidak terjadi hal-hal yang diinginkan serta gangguan psikologis.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan swab test ini merupakan salah satu upaya untuk percepatan penanganan Covid-19. Selain itu dengan melaksanakan tes, kondisi kesehatan para PMI dapat diketahui dengan jelas.

Menurutnya pelaksanaan swab test massal menjadi penting untuk mengambil langkah selanjutnya terhadap para PMI. “Selama pelaksanaan karantina di rumah singgah, kondisi diagnosa kesehatan orang yang dikarantina belum diketahui, sehingga untuk mendukung percepatan penanganan dilaksanakan swab test massal dengan menggandeng RS PTN Universitas Udayana.

Baca Juga  Klaster Pasar Berlanjut ke Keluarga, GTPP Tekankan Kedisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan di Rumah Tangga

Ia mengatakan dengan swab test, status PMI akan lebih cepat diketahui apakah yang bersangkutan positif atau negatif Covid-19. “Tentu dengan kegiatan ini dapat mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Denpasar, serta memberikan informasi akurat tentang diagnosa kesehatan orang yang sedang mengikuti karantina,” jelasnya.

Lebih jauh, Dewa Rai menegaskan yang menjadi ancaman dalam percepatan penanganan Covid-19 di Denpasar adalah kasus transmisi lokal. “Kasus transmisi lokal lebih sulit ketika akan dilakukan tracing karena kontak antara orang bisa sangat luas dan banyak. Oleh karena itu diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Dewa Rai. (*/eka)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Badung Bersama Gubernur Bali Dampingi Menteri LH Tinjau TPS-3R di Badung

Published

on

By

tps3r badung
DAMPINGI MENTERI: Bupati Adi Arnawa bersama Gubernur Wayan Koster saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq dalam peninjauan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Badung, Kamis (5/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Gubernur Bali I Wayan Koster mendampingi kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam peninjauan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Badung, Kamis (5/3).

Peninjauan dilakukan di dua lokasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS-3R), yakni TPS-3R Abirupa Pertiwi di Desa Bongkasa Pertiwi serta TPS-3R Pudak Mesari di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal. Kunjungan ini bertujuan memastikan implementasi kebijakan pemilahan sampah dari sumber berjalan efektif sekaligus melihat secara langsung praktik pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mampu menekan timbulan sampah sebelum menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Saya bersama Bapak Gubernur mendampingi Bapak Menteri untuk memastikan TPS-3R di Badung dapat berfungsi optimal sehingga mampu mengurangi beban TPA. Strateginya adalah edukasi berbasis disiplin; sampah organik diselesaikan di tingkat rumah tangga, sementara sampah anorganik wajib dipilah. Jika tidak dipilah, maka sampah tidak akan diangkut,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Ia menjelaskan, penerapan kebijakan “Tidak Pilah, Tidak Angkut” di Desa Bongkasa Pertiwi dan Desa Darmasaba menjadi salah satu kunci keberhasilan pengelolaan sampah di tingkat desa. Kebijakan tersebut diimbangi dengan penerapan mekanisme sanksi sekaligus penghargaan guna mendorong kedisiplinan masyarakat dalam memilah sampah.

“Kami menerapkan keseimbangan antara sanksi dan penghargaan. Warga yang tidak memilah sampahnya tidak diangkut. Sebaliknya, warga yang disiplin memilah sampah akan mendapat reward sebagai bentuk apresiasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung juga tengah menyiapkan skema kompetisi pengelolaan sampah antar-desa dan kelurahan sebagai bentuk penghargaan bagi wilayah yang mampu menjalankan pengelolaan sampah berbasis sumber secara konsisten.

Baca Juga  Wisuda dan Pengukuhan Guru Besar, Wagub Cok Ace: IKIP Saraswati Tabanan Catat Sejarah Baru

“Ke depan kami akan memperkuat motivasi desa melalui kompetisi pengelolaan sampah antar-desa dan kelurahan dengan hadiah menarik. Ini sebagai bentuk reward sekaligus mendorong inovasi desa dalam mengelola sampah dari hulu serta memperkuat gerakan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber,” ungkapnya.

Selain itu, inovasi dalam pengelolaan sampah di tingkat desa juga diperkuat melalui integrasi hukum adat. Pemerintah desa bersinergi dengan desa adat melalui penerapan pararem guna menegakkan komitmen pemilahan sampah dengan sanksi adat bagi warga yang melanggar.

“Hal ini bisa dikolaborasikan antara pemerintah desa dengan desa adat melalui penerapan pararem untuk menegakkan komitmen pemilahan sampah. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena masyarakat Bali sangat menghormati lembaga adat,” pungkas Adi Arnawa.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi praktik baik pengelolaan sampah berbasis desa yang telah diterapkan di Kabupaten Badung. Ia juga mendorong agar sistem tersebut dapat disusun secara lebih sistematis sehingga dapat direplikasi di seluruh desa di wilayah Badung.

“Saya melihat langsung pengolahan sampah di tingkat desa. Saya telah meminta Bapak Bupati untuk menyusun program secara sistematis agar praktik baik seperti di Desa Bongkasa Pertiwi dan Darmasaba ini dapat diterapkan di seluruh desa yang ada di Badung. Target kita bulan Maret ini sudah harus jelas karena berhubungan langsung dengan pengurangan beban sampah ke TPA Suwung,” tegas Menteri Hanif.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup juga menginstruksikan agar seluruh pengelola swakelola tidak lagi mengirim sampah ke TPA dalam kondisi tercampur.

“Pemerintah pusat juga memberikan dukungan berupa bantuan alat wood chipper untuk penanganan sampah kayu dan biomassa laut serta dukungan teknis penggunaan incinerator khusus untuk pengelolaan sampah laut di wilayah Badung,” ungkapnya.

Baca Juga  Wakapolsek Sukawati Pimpin Jumat Curhat di Kantor Perbekel Desa Celuk

Melalui penguatan sistem pengelolaan sampah dari tingkat hulu berbasis desa, Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan TPA Suwung ke depan hanya menerima residu akhir yang memang tidak dapat diolah kembali, sehingga tekanan terhadap lingkungan dapat dikurangi secara signifikan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Ikuti Korve Aksi Bersih Sampah di Pantai Jimbaran

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa
IKUTI KORVE: Bupati Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Ny. Rasniathi Adi Arnawa saat mengikuti Korve Aksi Bersih sampah di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengikuti Korve Aksi Bersih sampah di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan wood chipper oleh Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI kepada Pemkab Badung.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam menangani permasalahan sampah di Bali, perlu segera lakukan langkah-langkah perbaikan. Pemerintah pusat dituntut untuk bersama-sama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota untuk bersama-sama menyelesaikan sampah kita.

“Sampah Bali, 60%-nya merupakan sampah organik, sejatinya harus bisa diselesaikan di sumber. Kami meminta kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan pemilahan organik di sumber. Mari ingatkan semua untuk memulai memilah sampah dari sekarang, pilah sampah sampai di level rumah tangga. Kami juga mohon maaf sebesar-besarnya, sampah yang kemudian datang melalui laut sejatinya sampah yang menjadi tanggung jawab Menteri Lingkungan Hidup karena belum mampu mengatasinya sampai hari ini. Kami ingin titip sekedar alat untuk bersama-sama memotivasi kita. kami ingin lihat bahwa ini adalah kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang ditemui seusai acara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari Pemkab Badung dalam menjalankan arahan Presiden RI. Selain itu juga, dirinya ingin menumbuhkan budaya bersih, karena sebagai daerah pariwisata kebersihan wajib hukumnya melaksanakan budaya bersih-bersih ini.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri LH/BPLH RI beserta jajaran yang telah memberikan kami mesin wood chipper ini. Ini merupakan bentuk komitmen kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, saya sangat berterima kasih, dan saya perintahkan juga Plt. Kadis LHK Badung untuk menambah lagi mesin wood chipper untuk mempercepat penguraian sampah kiriman khususnya sampah pohon-pohon ini,” ujarnya.

Baca Juga  Wakapolsek Sukawati Pimpin Jumat Curhat di Kantor Perbekel Desa Celuk

Turut hadir pada kesempatan ini, para pejabat di lingkungan Kementerian LH RI, Gubernur Bali I Wayan Koster, Forkopimda Badung, Kepala Instansi Vertikal di lingkungan Pemkab Badung, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, para Ketua Organisasi Kewanitaan di lingkungan Pemkab Badung, organisasi kemasyarakatan, Kelurahan Jimbaran, TNI/Polri, serta siswa/siswi SD dan SMP di sekitar Jimbaran.

Pada kesempatan ini juga Menteri Lingkungan Hidup/ Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq melaksanakan kunjungan ke Desa Bongkasa Pertiwi dan TPS-3R Pudak Mesari, Desa Darmasaba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Darussalam Kelurahan Ubung

Published

on

By

Buka Puasa Bersama
BUKA PUASA BERSAMA: Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya saat menghadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Darussalam, Kelurahan Ubung, Rabu (4/3) petang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Darussalam, Kelurahan Ubung, Rabu (4/3) petang. Kegiatan rutin saat bulan Ramadhan ini dilaksanakan untuk memperkuat silaturahmi, rasa toleransi serta menjaga kerukunan antarumat beragama dengan turut serta dalam tradisi dan kebudayaan berbagai agama yang ada di Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kajari Denpasar, Trimo, Perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, FKUB Kota Denpasar, Ketua MUI Kota Denpasar, H. Khoeron, Ketua DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, Camat Denpasar Utara, Wayan Ariyanta serta warga Muslim sekitar.

Sejak menjelang waktu buka puasa, ratusan umat Muslim silih berganti memasuki Masjid Darussalam. Sembari menunggu waktu berbuka tiba, tampak anak-anak asik bermain, para tetua bercerita serta tak jarang ada yang memilih saling bersalaman yang menambah khidmat suasana bulan Ramadhan.

Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa saat menyampaikan sekapur sirihnya mengatakan bahwa momentum buka puasa bersama ini merupakan wujud harmonisnya hubungan antarumat beragama di Kota Denpasar. Hal ini lantaran hubungan baik dengan asas menyama braya antar-semua elemen bangsa harus tercipta dalam rangka menunjang kelancaran pembangunan nasional khususnya di Kota Denpasar.

Lebih lanjut Arya Wibawa mengajak seluruh umat beragama yang ada di Denpasar agar menjaga persatuan dan kesatuan serta saling toleransi antarumat beragama. Sehingga kerukunan antar dan internal umat beragama di Kota Denpasar dapat terus tercipta. Hal ini juga sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara.

“Semoga kita semua diberkati dan bertambah iman di bulan suci ini, dengan ketakwaan dan iman yang kuat sehingga kerukunan antar dan internal umat beragama dapat tercipta serta dapat ikut serta dalam berbagai program pembangunan khususnya di Kota Denpasar,” ujar Arya Wibawa.

Baca Juga  Soal Covid-19 di Denpasar, Rai Mantra: GTPP harus tetap Semangat

Sementara, Ketua Pembina Masjid Darussalam, H. Samsul Hadi dalam kesempatan tersebut menekankan kehadiran Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa beserta jajarannya dalam buka puasa bersama ini sebagai momentum untuk lebih merekatkan hubungan silaturahmi antara umat beragama dengan jajaran pemerintah. Pihaknya mengatakan bahwa hubungan harmonis umat Muslim dan masyarakat lokal Bali yang mayoritas beragama Hindu hingga saat ini masih tetap terjaga.

“Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Denpasar, yang sudah berkenan hadir dalam acara berbuka puasa bersama ini, sehingga rasa menyama braya dan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yang berkembang di Bali dapat kita ciptakan dalam berbagai kegiatan sebagai cerminan budaya lokal,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
stikom bali 1c
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca