Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkot Denpasar Serahkan Bantuan Rehabilitasi Produksi Gerabah untuk Lansia di Binoh Kaja

Walikota Jaya Negara Dorong Lansia Tetap Produktif dan Berdaya

Loading

BALIILU Tayang

:

pemkot denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa serta undangan lainnya dalam kesempatan penyerahanan bantuan rehabilitasi tempat produksi gerabah Merta Sari, Desa Ubung Kaja, Kamis (19/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan kelompok lanjut usia (lansia) dengan menyerahkan bantuan rehabilitasi tempat produksi gerabah Merta Sari di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (19/6). Bantuan ini merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, serta diserahkan langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua GOW Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Sekretaris Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, para Plt. Asisten Sekda Kota Denpasar, serta Direktur Perumda Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa.

Di sela-sela penyerahan, Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas semangat para lansia yang tetap aktif, kreatif, dan produktif di usia senja. Jaya Negara menegaskan bahwa pembangunan di Kota Denpasar tidak hanya menyasar aspek fisik, namun juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh jenjang usia.

“Awalnya kami berkunjung dan melihat langsung tempat pembuatan gerabah Merta Sari di Banjar Binoh ini. Dari kunjungan tersebut, kami berinisiatif mengajak Perumda Tirta Sewakadarma untuk turut membantu melalui program CSR-nya, bertepatan dengan peringatan HUT Ke-28 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara juga menyampaikan, hasil kerajinan gerabah dari Binoh ini masih sangat diminati, tidak hanya di Bali, tetapi juga di luar Bali, terutama untuk keperluan upacara adat maupun perlengkapan rumah tangga lainnya. Oleh karena itu, kegiatan kerajinan gerabah di Binoh ini perlu terus mendapatkan dukungan. Apalagi, para perajin gerabah Merta Sari yang terlibat didominasi oleh lansia sebanyak 20 orang, yang meskipun telah berusia lanjut, bahkan hingga 80 tahun, masih tetap produktif berkarya. Ini adalah contoh semangat luar biasa yang patut diapresiasi dan didukung bersama.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Terima Hibah Tanah Bangunan Kantor Pemerintah dari Kemenkeu

“Rehabilitasi tempat produksi gerabah Merta Sari ini merupakan CSR dari Perumda Tirta Sewakadarma dan menjadi bukti bahwa usia bukanlah batasan untuk berkarya. Pemkot Denpasar akan terus mendorong agar para lansia diberdayakan dan diberikan ruang untuk belajar, berkreasi, serta berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Jaya Negara.

Direktur Perumda Tirta Sewakadarma, I Putu Yasa, menyampaikan bahwa bantuan rehabilitasi tempat produksi gerabah Merta Sari di Desa Ubung Kaja merupakan bentuk dukungan konkret dari Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, dalam mendorong pemberdayaan kelompok lansia.

“Penyerahan CSR ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-28 Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma. Kami berharap melalui rehabilitasi ini, para lansia dapat lebih mudah memasarkan hasil karya gerabah mereka, sehingga dapat meningkatkan kemandirian, produktivitas, dan pada akhirnya kesejahteraan mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, I Putu Yasa menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung upaya pembangunan inklusif, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, agar tetap aktif, kreatif, dan berdaya di tengah masyarakat.

Sementara Pengurus Gerabah Merta Sari, Ni Nyoman Sulasmi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kota Denpasar yang diwujudkan melalui bantuan rehabilitasi tempat produksi gerabah dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

“Kami sangat bersyukur. Kehadiran Bapak Walikota Jaya Negara, Bapak Wakil Walikota Arya Wibawa, beserta seluruh jajaran menunjukkan dukungan nyata terhadap keberadaan para lansia yang masih aktif menggeluti kerajinan gerabah,” ujar Sulasmi.

Menurutnya, dukungan ini tidak hanya memberikan semangat baru bagi para lansia, namun juga menjadi bentuk penghargaan terhadap karya dan pengabdian mereka. Ia berharap perhatian pemerintah ini terus berlanjut sehingga kerajinan tradisional seperti gerabah tetap lestari dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya para lansia. (eka/bi)

Baca Juga  Pemkot Denpasar Sosialisasikan Perwali 40/2025 Tentang Perhitungan Nilai Sewa Reklame

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkab Tabanan Gencarkan Aksi Bersih Sampah, Ratusan ASN Turun ke Jalan

Published

on

By

sampah tabanan
RESIK SAMPAH: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Mendapat atensi langsung dari Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya timbulan sampah tercampur pasca diberlakukannya kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Kabupaten Tabanan. Sejak 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima jenis sampah residu. Namun dalam pelaksanaannya, sebagian besar masyarakat dinilai masih belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga sehingga menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik dan memicu pencemaran lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Tabanan bergerak cepat agar timbulan sampah tidak semakin meluas. Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan ASN lintas perangkat daerah, pemerintah menunjukkan keseriusannya menjaga kebersihan dan keindahan kota sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Adapun titik-titik pembersihan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, mulai dari sisi Timur dan Barat Lapangan Alit Saputra, Jalan KS Tubun, Jalan Diponegoro, kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Gelatik, seputaran Toko Cakra Tabanan, Jalan Rama hingga Jalan Melati. Seluruh peserta terlihat bersama-sama memilah dan mengumpulkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun area publik.

Selain membersihkan kawasan kota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pemerintah daerah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Komitmen Kelola Pengaduan, Wujudkan Pelayanan Publik yang Lebih Baik

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila menyampaikan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kesadaran memilah sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PDI Perjuangan Tabanan Gelar Lomba Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

 Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Sehat

Loading

Published

on

By

pdi tabanan
LOMBA SENAM: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membumikan visi Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Melalui lomba senam ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar peserta dan masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Perlombaan diikuti oleh 10 grup yang mewakili masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Setiap grup terdiri dari 9 peserta dengan kategori usia di atas 50 tahun atau lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026 ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai I Made Dirga, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta menjelaskan kegiatan ini merupakan representasi harmoni antara alam, manusia, dan budaya Bali. Gerakan-gerakan dalam senam ini mengandung semangat menjaga keseimbangan kehidupan sesuai filosofi Bali dan diharapkan menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan Bali berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini termasuk dalam rangkain Bulan Bung Karno 2026 dan HUT PDI-Perjuangan Ke-53.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Bareng TNI/Polri Gelar Aksi Kebersihan Sungai di Kawasan Taman Pancing

“Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar setiap tahun agar semakin memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga warisan budayajn Bali tetap lestari,” katanya.

Lomba berlangsung sukses, penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan dari seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Komitmen Kelola Pengaduan, Wujudkan Pelayanan Publik yang Lebih Baik

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca