Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Penataan Kawasan Suci Besakih Hampir Rampung, Gubernur Koster Ajak Pedagang Rukun dan Guyub

BALIILU Tayang

:

gubernur koster
Gubernur Bali Wayan Koster saat acara Sosialisasi Rencana Pengelolaan dan Pemanfaatan Aset Pemerintah Provinsi Bali di Kawasan Suci Pura Agung Besakih pada Jumat (2/12) di Ruang Audio Visual Wiyata Mandala, Gedung Parkir Kawasan Suci Besakih, Rendang, Karangasem. (Foto: ist)

Karangasem, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak para pedagang dan warga yang akan menempati kios di seputaran Kawasan Suci Besakih untuk selalu menjaga kerukunan dan kekompakan mengingat pembangunan kawasan tersebut sudah mendekati rampung.

“Saya minta semuanya guyub dan kompak semua, agar nanti terlihat rapi dan keren kawasan ini. Agar orang bisa menilai ‘begini sekarang Besakih’ setelah ditata. Lan megae bareng-bareng,” ajak Gubernur Koster saat acara Sosialisasi Rencana Pengelolaan dan Pemanfaatan Aset Pemerintah Provinsi Bali di Kawasan Suci Pura Agung Besakih pada Jumat (2/12) di Ruang Audio Visual Wiyata Mandala, Gedung Parkir Kawasan Suci Besakih, Rendang, Karangasem.

Gubernur menjelaskan, penataan kawasan Besakih merupakan suatu perjuangan keras pihaknya untuk tetap menjalankan proyek ini di tengah kondisi pandemi yang melanda. “Jika tidak ada restu Ida Bhatara, serta doa masyarakat saya kira tidak berjalan,” tukasnya. “Semuanya sudah beres dan tinggal merapikan saja nanti pada Februari 2023 mendatang dan sudah bisa selesai sebelum upacara Ida Bhatara Turun Kabeh, April 2023, semuanya sudah bersih indah dan rapi,” imbuhnya lagi.

Pria asal Sembiran, Kabupaten Buleleng ini memaparkan pula untuk segala operasional dan pengelolaan kawasan suci Besakih yang baru, akan dibentuk suatu badan khusus dan hasil pengelolaan tersebut jika terdapat selisih akan diberikan kembali ke Desa Adat dan pengempon Pura setempat. “Besakih ini tidak akan dijadikan sumber PAD, tapi biarkan sepenuhnya untuk desa adat dan pengempon Pura untuk keperluan upacara, upakara piodalan dan keperluan lainnya. Sepenuhnya kami dedikasikan untuk Ida bhatara di Besakih dan warga Besakih yang menjaga Besakih ini hingga sekarang,” jelas Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Baca Juga  Hadiri HUT Ke-13 BULDOG, Ibu Putri Koster Pesankan Tetap Jaga Solidaritas dalam Mendukung Pembangunan Bali

Keberadaan badan pengelola tersebut menurut Gubernur juga akan bertanggung jawab pada kebersihan, parkir, kios , pemeliharaan hingga sarana transportasi di kawasan yang disebut juga ‘Ibu’ dari semua pura yang ada di Bali tersebut. “Harus bagus semua. Warung atau kios tiap hari dibersihkan, cleaning service disiapkan. (Badan pengelola, red) juga mengurus parkir, kios, taman dan kebersihan, sampah, transportasi, kepegawaian keuangan dan sebagainya. Yang jadi pegawai, semuanya orang lokal di sini. Orang Besakih dan sekitarnya. Tidak boleh dari luar,” katanya disambut tepuk tangan ratusan pedagang dan warga yang hadir.

Kios dan pedagang juga diarahkan Gubernur untuk sepenuhnya menjual produk-produk lokal Bali bahkan produk asli Karangasem. “Saya larang jual produk luar Bali. Apalagi pakaian bekas, tidak boleh. Endek, songket, kain Bali boleh, garam boleh dan lebih baik lagi produk Karangasem. Saya akan siapkan branding Besakih-nya, misalnya kerajinan topi, baju khas Besakih. Jadi eksklusif dia, dan tidak boleh dijual di luar Besakih. Harus kesini belinya. Kita harus bisa bikin menarik dan bagus. Merchandise, produk kreatif inovatif,” tegasnya.

“Pedagang juga saya minta tertib dan rapi. Baju rapi. Baju adat atau endek, dengan standar pakaian seperti di hotel misalnya,” tambah alumnus ITB Bandung ini.

Hal menarik lain yang dijabarkan Gubernur Koster juga akan pemanfaatan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi dari dan ke areal parkir untuk menuju pura. “Akan disiapkan mobil listrik kapasitas 14 orang. Agar ramah lingkungan, wisatawan juga tidak boleh sembarangan masuk ke areal Pura, ke pelinggih-pelinggih, akan disiapkan area khususnya,” kata Gubernur. “Harus dijaga ini kawasan suci dan sakral. Harus betul-betul dijaga kesuciannya. Jangan dirusak hanya karena rupiah tidak seberapa. Guide juga akan diatur. Jangan sampai ada yang nakal,” imbuhnya lagi.

Baca Juga  Gubernur Koster Harapkan Bali Miliki Basis Pendapatan Daerah Memadai Guna Mendukung Sumber PAD

Dalam kesempatan tersebut hadir 470 orang warga yang akan menempati kios di Kawasan Besakih yang sebelumnya merupakan pemilik asli kios sebelum dilaksanakan penataan. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Bupati Karangasem I Gede Dana, Kadis PUPR Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha, Kasat Pol PP Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta dan Sekda Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Buka Rakerprov KONI Bali 2026, Gubernur Koster Minta Fokus Porprov dan Berjuang Rebut Posisi Kelima PON
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Tinjau Progres Pengerjaan Fasilitas Pendukung Turyapada Tower

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Hadiri HUT Ke-13 BULDOG, Ibu Putri Koster Pesankan Tetap Jaga Solidaritas dalam Mendukung Pembangunan Bali

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca