Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Penurunan Harga Tiket Pertandingan Pasca-Pertemuan Suporter, Coach Teco Berharap Stadion Penuh

BALIILU Tayang

:

bali united
Pemain Bali United berfoto bersama dalam sebuah pertandingan. (Foto: Baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra memberikan apresiasi atas tindakan manajemen yang terus melakukan pertemuan dengan perwakilan suporter beberapa waktu lalu.

Pertemuan antara manajemen Bali United dengan perwakilan suporter itu dilaksanakan pada hari Minggu (4/2) sore lalu di Bali United Café, Gianyar.

Ada dua pembahasan pokok yang menjadi topik dari pertemuan tersebut yaitu soal perlindungan suporter yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan penurunan harga tiket pertandingan kandang Bali United.

“Saya sebagai pelatih ingin ucapkan terima kasih kepada manajemen yang selalu punya komunikasi bagus dengan suporter tim Bali United,” ucap Coach Teco.

Seperti yang diketahui, owner Bali United, Pieter Tanuri langsung turun untuk bertemu para suporter didampingi oleh perwakilan manajemen yaitu Made Ayu Budimeliani selaku activation manager Bali United dan juga Richi Kurniawan selaku asisten manager tim Bali United FC.

Seperti yang diketahui Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN) yang diatur melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan mengatur tentang suporter sepak bola Indonesia.

Sebelumnya sudah ada sosialisasi dari PSSI kepada seluruh suporter sepak bola Indonesia perihal pembentukan suporter sepak bola yang diharuskan berbadan hukum.

Hal itu diatur dalam Ayat (2) Pasal 55 UU 11/2022 yang berbunyi Suporter olahraga membentuk organisasi atau badan hukum suporter olahraga dengan mendapat rekomendasi dari klub atau induk organisasi cabang olahraga.

Diskusi pun berjalan dengan perwakilan suporter yang hadir di lokasi pertemuan tersebut dimana masukan dan saran berjalan untuk hasil keputusan yang terbaik.

UU SKN ini tidak memberatkan kepada suporter melainkan memberikan perlindungan hukum kepada suporter melalui hak dan kewajiban yang diberikan.

Baca Juga  Jadwal Resmi Championship Series, Berikut Waktu Pelaksanaan Bali United Fc VS Persib Bandung

Mereka yang telah berbadan hukum akan memiliki ruang dan fasilitas dalam memberikan masukan dan saran yang bisa mudah diterima oleh manajemen maupun PSSI. Sehingga tidak ada paksaan dari manajemen Bali United kepada komunitas suporter terkait penerapan peraturan Undang-Undang yang diberlakukan oleh negara kepada masyakarat.

Untuk kreativitas suporter dalam mendukung perjuangan Serdadu Tridatu di lapangan pun tidak ada batasan kemudian hari. Karena belum adanya keputusan pasti perihal pembentukan badan hukum suporter tersebut, maka akan dilakukan sosialisasi dan pertemuan yang lebih serius untuk komunitas suporter yang ingin dibentuk sebagai suporter berbadan hukum. Kemudian pembahasan kedua adalah soal penjualan tiket pertandingan yang mengalami penurunan harga untuk suporter.

Seperti yang diketahui, penjualan tiket regular saat ini dihargai Rp. 80 ribu untuk pembelian sebelum hari pertandingan kandang. Dan ketika membeli di hari pertandingan, maka secara otomatis mengikuti harga normal sebesar Rp. 100 ribu.

Diskusi kedua pihak pun berjalan kembali soal penjualan tiket pertandingan kandang Bali United. Beberapa alasan dijelaskan mulai dari permainan tim yang monoton, kebiasaan masyarakat Bali soal penerapan sistem pembelian tiket hingga situasi kenaikan tiket beberapa waktu lalu yang tidak tepat momentum.

Tanggapan pun diberikan oleh pemilik dari Bali United tersebut untuk dapat dimengerti secara bersama. Hingga akhirnya penerapan penjualan tiket tetap berlaku secara online dan juga offline dari Stadion Dipta.

Selain itu, harga tiket direncanakan akan mengalami penurunan harga menjadi Rp 70 hingga Rp 75 ribu rupiah di luar biaya admin dengan alasan perhitungan yang sudah sesuai dengan penyewaan Stadion Dipta ke Pemerintah Daerah Gianyar.

Sang pelatih asal Brasil ini pun berharap di laga kandang Bali United menjamu Persis Solo hari Kamis (29/2) mendatang dipenuhi oleh dukungan suporter Serdadu Tridatu. “Saya pikir suporter sangat penting buat kesuksesan sebuah tim terutama Bali United di musim ini,” jelas Coach Teco.

Baca Juga  Berkolaborasi dengan Seniman Bali, Tampilan Jersey Bali United FC Musim 2024/2025 Lebih Bertaksu dengan Lima Tokoh Babad Bali

Oleh karena itu, pada laga kandang Bali United menjamu Persis Solo pada 29 Februari 2024 menjadi bukti seberapa banyak suporter yang akan datang ke stadion setelah menerima masukan dari perwakilan suporter yang hadir dalam pertemuan kali ini. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Turnamen Cabor Domino Piala Panglima TNI Semarakkan HUT Ke-81 TNI, Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Published

on

By

Irdam IX/Udayana Buka Turnamen ORADO Piala Panglima TNI
BUKA TURNAMEN: Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhammad Dariyanto membuka Turnamen ORADO (Olahraga Domino Nasional) Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kodim 1611/Badung, Minggu (27/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhammad Dariyanto membuka Turnamen ORADO (Olahraga Domino Nasional) Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Kodim 1611/Badung, Minggu (27/9/2026). Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Bali, Danrem 163/Wira Satya, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari Open Turnamen ORADO 101 Piala Panglima TNI yang digelar secara serentak di 101 kota di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain turnamen domino, kegiatan turut dirangkaikan dengan kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

Dalam sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto yang dibacakan Irdam IX/Udayana, disampaikan bahwa turnamen domino tidak sekadar menjadi ajang permainan dan hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkokoh kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat.

“Kehadiran masyarakat bersama prajurit TNI menunjukkan bahwa TNI dan rakyat memiliki hubungan yang sangat dekat. Hubungan tersebut merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara, karena TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan pada akhirnya pengabdian TNI ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara,” demikian amanat Pangdam IX/Udayana.

Pangdam juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, disiplin, dan rasa persaudaraan. Setiap peserta diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia, serta menghormati setiap keputusan wasit dan penyelenggara.

Menang atau kalah menurut Pangdam, merupakan bagian dari sebuah perlombaan. Hal yang lebih penting adalah menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat persahabatan, persatuan, dan kebersamaan, bukan justru menciptakan jarak di antara sesama.

Baca Juga  Berkolaborasi dengan Seniman Bali, Tampilan Jersey Bali United FC Musim 2024/2025 Lebih Bertaksu dengan Lima Tokoh Babad Bali

“Mari kita perkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kebersamaan, komunikasi, dan gotong royong, kita akan mampu menjaga persatuan serta bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, khususnya bagi masyarakat di wilayah Bali, NTB, dan NTT,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengcab ORADO Bali Dewa Made Mahayadnya menyampaikan bahwa olahraga domino meskipun tergolong cabang olahraga yang relatif muda, namun perkembangannya cukup pesat dan mendapat antusiasme masyarakat. Karena itu, pembinaan dan kompetisi perlu terus ditingkatkan agar perkembangannya semakin terarah.

“Domino tidak hanya menjadi permainan di tengah masyarakat, tetapi harus terus dikembangkan sebagai cabang olahraga yang memiliki organisasi, aturan, pembinaan, dan kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Dewa Made Mahayadnya.

Pembukaan turnamen kemudian ditandai dengan penekanan tombol secara bersama sebagai tanda dimulainya pertandingan. Para peserta selanjutnya mengikuti Turnamen ORADO Piala Panglima TNI dengan menunjukkan kemampuan terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa ORADO Piala Panglima TNI memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi yang mempertemukan prajurit TNI dan masyarakat dalam suasana akrab, sportif, dan penuh kebersamaan.

“Turnamen ini menjadi salah satu bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Melalui olahraga, komunikasi dan silaturahmi dapat terbangun dalam suasana yang lebih akrab, sehingga semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat,” ujar Kapendam.

Kapendam menambahkan, keterlibatan UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut turut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dengan membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada para peserta maupun masyarakat yang hadir.

“Semangat yang dibangun dalam kegiatan ini adalah kebersamaan. TNI bersama rakyat bersinergi melalui olahraga, silaturahmi, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Inilah semangat yang ingin terus kita pelihara dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Menang Clean Sheet, Pelatih Bali United Ungkapkan Rasa Terima Kasihnya kepada Pihak Ini

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dukung Perjuangan Bali United U-13 di Piala Soeratin Nasional, Gubernur Koster Support Rp 45 Juta

Published

on

By

Gubernur Koster Dukung Bali United U-13 ke Piala Soeratin
TERIMA AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran tim Bali United U-13 yang akan mewakili Bali pada ajang nasional Piala Soeratin Seri Nasional, di Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Semangat anak-anak muda Bali untuk mengharumkan nama daerah mendapat dukungan langsung dari Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam audiensi di Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/9), Koster menerima jajaran tim Bali United U-13 yang akan mewakili Bali pada ajang nasional Piala Soeratin Seri Nasional.

Sebanyak 25 pemain dan lima ofisial akan membawa nama Bali dalam kompetisi tersebut. Di hadapan para pemain muda, Koster memberikan dukungan sekaligus doa agar mereka mampu tampil maksimal dan menjadikan kesempatan bertanding di tingkat nasional sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka sebagai pesepakbola.

Dukungan itu tidak hanya disampaikan melalui kata-kata. Gubernur Wayan Koster juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 45 juta untuk mendukung keberangkatan dan perjuangan tim Bali United U-13 di ajang nasional tersebut.

Bagi para pemain yang masih berada di usia pembinaan, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri. Mereka tidak hanya datang membawa nama klub, tetapi juga membawa harapan untuk menunjukkan bahwa talenta-talenta muda Bali mampu bersaing di panggung nasional.

Manager Bali United U-13, Alit Wardika, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Bali. Menurutnya, doa dan dukungan dari pemerintah daerah menjadi energi tambahan bagi seluruh pemain dan ofisial yang akan berjuang membawa nama Bali.

“Pak Gubernur sangat mendukung dan mendoakan anak-anak agar bisa berjuang maksimal. Kami sangat mengapresiasi doa dan support yang luar biasa dari Bapak Gubernur Bali,” ujar Alit.

Ia menegaskan, dukungan tersebut akan dijawab dengan kerja keras seluruh tim. Para pemain, kata dia, akan berjuang sekuat tenaga agar dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menjaga nama baik Bali di kompetisi nasional.

Baca Juga  Berkolaborasi dengan Seniman Bali, Tampilan Jersey Bali United FC Musim 2024/2025 Lebih Bertaksu dengan Lima Tokoh Babad Bali

“Tentu kami akan berjuang habis-habisan membawa nama Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Head Coach Bali United U-13, Frandika, terus menggembleng para pemain meski persiapan menuju kompetisi nasional dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Keterbatasan waktu tidak menyurutkan keyakinannya terhadap kemampuan anak-anak asuhnya.

Di balik usia mereka yang masih belia, para pemain tersebut kini menghadapi tantangan yang tidak kecil. Mereka harus membawa semangat bertanding, disiplin, sekaligus keberanian untuk menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Pertemuan dengan Gubernur Koster pun menjadi bagian penting sebelum mereka berangkat. Bukan sekadar menerima dukungan, para pemain mendapatkan pesan bahwa perjuangan di lapangan juga menjadi bagian dari upaya membawa nama Bali melalui prestasi.

Dengan doa, dukungan, dan kerja keras yang telah dipersiapkan, Bali United U-13 kini bersiap menatap Piala Soeratin Seri Nasional. Dari Bali, mereka berangkat membawa satu tekad: bertanding sekuat tenaga dan memberikan yang terbaik untuk daerah yang mereka wakili. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Gelar Mola-Mola Cup II, Ratusan Atlet Buleleng dan Karangasem Turun Berlomba

Published

on

By

Atlet Berlomba di Mola-Mola Cup II Buleleng
MOLA-MOLA CUP: Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club saat menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club kembali menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). Kejuaraan ini diikuti 303 atlet dari kelompok yunior hingga senior asal Buleleng dan Karangasem.

Mola-Mola Cup II mempertandingkan 143 nomor dalam lomba yang berlangsung sehari penuh. Jumlah peserta meningkat sekitar 50 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Peserta berasal dari delapan klub renang di Buleleng dan satu klub dari Kabupaten Karangasem.

Penanggung jawab pelaksanaan, Wayan Setaya yang sekaligus Ketua Club Mola-Mola, mengatakan kejuaraan tersebut digelar sebagai wadah bagi perenang, mulai dari pemula hingga senior, untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur perkembangan kemampuan mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menemukan bibit-bibit perenang potensial.

“Kami konsisten melaksanakan kegiatan seperti ini untuk memfasilitasi perenang mulai dari pemula hingga senior. Selain memberikan pengalaman berlomba, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara mencari bibit-bibit perenang berbakat untuk nantinya bisa berlomba di tingkat yang lebih tinggi,” kata Wayan Setaya.

Menurut Wayan, Mola-Mola Cup akan dilaksanakan secara berkala sebagai bahan evaluasi program pembinaan masing-masing klub. Kompetisi juga diharapkan mendorong atlet untuk terus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang diselenggarakan Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng dengan tingkatan lebih tinggi.

Ditambahkan, berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di Kolam Nirmala Asri dengan panjang standar, Mola-Mola Cup II menggunakan Kolam Tirta Asih Mumbul yang memiliki panjang 25 meter. Pemilihan lokasi tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan pengalaman kepada atlet agar mampu beradaptasi dengan karakter kolam yang berbeda.

Baca Juga  Bali United dan Disdikpora Bali Kembali Lanjutkan ‘’Coaching Clinic’’ Guru Olahraga Se-Bali di TC Purnama

“Semata-mata kami memberi pengalaman bagi atlet untuk mencoba dan mengetahui karakter kolam yang digunakan. Atlet perlu memahami kondisi masing-masing kolam ketika mengikuti perlombaan,” imbuh Wayan.

Sementara itu Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Made Sumarga Jaya menyambut positif pelaksanaan Mola-Mola Cup II. Ia menilai kompetisi di tingkat klub menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan atlet.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Jika setiap klub mampu menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala, tentunya akan semakin banyak perenang berbakat yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan klasifikasinya,” kata Made.

Untuk diketahui Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng selanjutnya dijadwalkan menggelar kejuaraan bertaraf nasional Den Bukit Cup II pada Desember 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca