Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Penutupan Sidang Paripurna, DPRD Setujui Penetapan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Denpasar TA. 2021

BALIILU Tayang

:

Penutupan Sidang
Penutupan Sidang, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti Penutupan Sidang Paripurna DPRD di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (27/6). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar ke-7 masa persidangan II dengan agenda Pandangan Umum, Pendapat Akhir dan Persetujuan Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Denpasar TA. 2021 digelar, Senin (27/6).

Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi  Wakil Ketua, AA Ketut Asmara Putra, I Wayan Mariyana Wandhira, dan I Made Mulyawan Arya. Turut hadir dalam sidang tersebut Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda I IB Alit Wiradana, Forkopimda, serta OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam penyampaian pemandangan umum yang diawali Fraksi Partai Demokrat lewat juru bicaranya, AA Gede Putra Ariewangsa menjelaskan, pertanggung jawaban ini telah melalui proses yang panjang. Di mana, pelaksanaanya pun telah mendapat pemeriksaan dari BPK RI. Karenanya, Fraksi Partai Demokrat dapat menerima dan menyetujui penetapan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Denpasar TA. 2021.

Selanjutnya, sebagai pembicara kedua, Fraksi Nasdem PSI yang dibacakan oleh AA Ngurah Gede Widiada mengatakan, berdasarkan hasil rapat Badan Anggaran DPRD Kota Denpasar, Rapat Fraksi Nasdem PSI DPRD dan Pidato Pengantar Walikota Denpasar dalam Rapat Paripurna maka Fraksi Nasdem PSI, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021 untuk ditetapkan dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Sebagai pembicara ketiga, Fraksi Partai Golkar yang dibacakan I Wayan Suwirya menjelaskan, guna menyikapi semua dinamika proses, target, realisasi, dan kondisi masa pandemi dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021, maka Pendapat Akhir Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Denpasar menyatakan dengan ini dapat menerima Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Baca Juga  Kota Denpasar Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Katagori Utama 2025

Sementara, Fraksi PDIP lewat juru bicaranya, I Gusti Made Wira Namiarta menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Pemerintah Kota Denpasar atas penganugrahan penghargaan atas keberhasilanya dalam meningkatkan realisasi Pendapan Asli Daerah tertinggi dari Kemendagri serta meraih WTP sepuluh kali berturut – turut. Di mana, pada prinsipnya Fraksi PDI Perjuangan berpendapat bahwa Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 dapat disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Denpasar.

Sebagai pembicara terakhir, Fraksi Partai Gerindra yang dibacakan, I Kompyang Gede menjelaskan, pada prinsipnya dapat menerima penetapan Ranperda tersebut. Namun demikian, Fraksi Gerindra DPRD Kota Denpasar mencermati masih adanya SiLPA yang tinggi, untuk itu pihaknya meminta agar dalam penyusunan anggaran ke depan lebih cermat dan realistis sehingga serapan anggaran dapat lebih maksimal.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membacakan sambutan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan bahwa pemerintah menyadari di tengah kondisi berat saat ini khususnya dalam menghadapi pandemi Covid- 19 serta dampak yang akan ditimbulkan, maka penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan di masa yang akan datang menjadi jauh lebih berat, sedangkan disisi lain tuntutan masyarakat di berbagai aspek kehidupan baik ekonomi, sosial budaya, maupun ketertiban dan keamanan juga akan terus terus meningkat. Untuk itu diperlukan komitmen bersama dalam melaksanakan program-program pembangunan yang telah dan akan kita laksanakan bersama.

“Saya menyadari sepenuhnya bahwa permasalahan di Kota Denpasar sangatlah kompleks dengan masyarakat yang heterogen dan dinamis, menuntut kita untuk semakin meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Arya Wibawa.

“Mengingat dalam pandangan umum dan pendapat akhir fraksi masih ada catatan-catatan yang disampaikan baik berupa komentar, usul/saran yang konstruktif, maka terhadap hal tersebut akan saya kaji dan tindaklanjuti sesuai urgensi dan manfaatnya serta akan dijadikan bahan acuan dalam rangka penyusunan program kerja APBD berikutnya,” imbuhnya.

Baca Juga  Tingkatkan Kompetensi SDM Kota Denpasar, Wawali Arya Wibawa Buka Pelatihan Profesi

Secara umum dalam APBD Tahun Anggaran 2021 kemampuan pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp 1,90 triliun lebih sedangkan realisasinya sebesar Rp 1,99 triliun lebih. Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 2,20 triliun lebih dan realisasinya sebesar Rp 1,92 triliun lebih. Realisasi pendapatan daerah bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 792,36 miliar lebih atau mencapai sebesar 118,27 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 669,95 miliar lebih.

Selanjutnya, realisasi PAD tersebut bersumber dari pajak daerah sebesar Rp 521,84 miliar lebih atau sebesar 113,97 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 457,90 miliar lebih. Walikota Jaya Negara memberikan gambaran mengenai realisasi belanja daerah tahun anggaran 2021.

Sedangkan, belanja daerah terdiri dari empat komponen, yaitu belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Total anggaran belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 2,20 triliun lebih sedangkan realisasinya sebesar Rp 1,92  triliun lebih atau sebesar 87,36 persen. Berdasarkan uraian terhadap realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan tersebut di atas maka diperoleh SiLPA 2021 sebesar Rp 378,34 miliar lebih. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Temu Wirasa Stakeholders Bank Indonesia 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bali yang Lebih Kuat, Berdaya Tahan, serta Inklusif

Published

on

By

BI Bali Gelar Temu Wirasa Stakeholders 2026
TEMU WIRASA: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali saat menyelenggarakan Temu Wirasa Stakeholders 2026 dengan tema “Data Pramana, Bali Rahayu: Bersinergi Mendorong Pertumbuhan Bali yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan” di Denpasar, 23 Oktober 2026. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan Temu Wirasa Stakeholders 2026 dengan tema “Data Pramana, Bali Rahayu: Bersinergi Mendorong Pertumbuhan Bali yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan” . Kegiatan ini menjadi forum apresiasi sekaligus penguatan kemitraan antara Bank Indonesia dengan para responden survei, mitra liaison, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, asosiasi, perbankan, BUMN, media, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini berperan penting dalam penyediaan data dan informasi perekonomian Bali.

Kegiatan dibuka oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan instansi, pelaku usaha, serta responden yang menjadi mitra strategis Bank Indonesia dalam pelaksanaan survei dan kegiatan liaison. Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh responden dan mitra yang secara konsisten berkontribusi menyediakan data serta informasi ekonomi yang berkualitas guna mendukung penyusunan asesmen dan perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali menegaskan bahwa data merupakan fondasi penting dalam menghasilkan kebijakan yang efektif dan responsif terhadap dinamika perekonomian daerah. Ketersediaan data yang akurat, lengkap, dan tepat waktu menjadi kebutuhan strategis dalam mendukung pengambilan keputusan, baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha. Selain itu, Gubernur Bali juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat penggunaan produk lokal Bali, termasuk produk pertanian, perikanan, UMKM, wastra, dan kerajinan daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur ekonomi Bali yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, menyampaikan bahwa data dan informasi yang diperoleh melalui berbagai survei serta kegiatan liaison memiliki peran strategis sebagai leading indicator dalam membaca perkembangan ekonomi secara lebih dini sebelum data resmi tersedia. Berbagai informasi yang disampaikan oleh rumah tangga, dunia usaha, pelaku sektor properti, perbankan, asosiasi, maupun instansi strategis lainnya memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi terkini dan prospek perekonomian Bali.

Baca Juga  Antisipasi Bahaya Nitrogen, Puskesmas 2 Denpasar Barat Lakukan Pengawasan ke Sekolah-sekolah

Menurut Achris Sarwani, kontribusi para responden tidak hanya menghasilkan data statistik, namun juga menjadi masukan penting dalam proses analisis dan penyusunan rekomendasi kebijakan. Informasi yang diperoleh dari para responden sering kali menjadi sinyal awal dalam mengidentifikasi peluang maupun risiko perekonomian, sehingga memungkinkan Bank Indonesia dan para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah antisipatif secara lebih cepat dan tepat.

Bank Indonesia mencatat bahwa perekonomian Bali tetap menunjukkan kinerja yang kuat di tengah berbagai tantangan global dan domestik. Pada tahun 2026, ekonomi Bali diprakirakan tumbuh dalam kisaran 5,4–5,9% (yoy) dengan inflasi yang tetap terjaga dalam sasaran nasional 2,5±1%. Kinerja tersebut didukung oleh kuatnya aktivitas pariwisata, konsumsi rumah tangga, investasi, serta sinergi yang erat antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan pembelajaran bersama, Temu Wirasa Stakeholders 2026 juga menghadirkan sesi berbagi wawasan bersama Prof. Rhenald Kasali yang mengangkat tema mengenai kepemimpinan, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta pentingnya pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan. Sesi tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang.

Melalui penyelenggaraan Temu Wirasa Stakeholders 2026, Bank Indonesia Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi dengan seluruh mitra strategis. Sinergi yang kuat dalam penyediaan data dan informasi diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas asesmen ekonomi, memperkuat efektivitas kebijakan, serta mendukung terwujudnya perekonomian Bali yang lebih maju, inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolresta Denpasar Turun Langsung Laksanakan Pengaturan Pagi di Simpang Kebo Iwa Gatot Subroto Barat

Published

on

By

Judul Gambar Kapolresta Denpasar Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Kebo Iwa
PENGATURAN LALIN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., saat turun langsung melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi hari di Simpang Kebo Iwa, Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Senin (26/10/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)  

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi hari di Simpang Kebo Iwa, Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, Senin (26/10/2026).

Kegiatan pengaturan pagi tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pada jam sibuk, khususnya saat masyarakat mulai beraktivitas, berangkat bekerja, maupun mengantar anak ke sekolah.

Kapolresta Denpasar turun langsung ke lapangan guna memastikan arus lalu lintas berjalan tertib dan lancar. Kehadiran pimpinan Polresta Denpasar di tengah masyarakat juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan.

Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas serta meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan di kawasan persimpangan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.

Melalui kegiatan rutin pengaturan pagi ini, Polresta Denpasar terus berupaya mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Polresta Denpasar mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pemkab Minahasa Utara Berkunjung ke Pemkot Denpasar
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terima Laporan 110, Polsek Dentim Gerak Cepat Bubarkan Keributan di Seputaran Jl. Raya Puputan

Published

on

By

Polsek Dentim Tindaklanjuti Laporan 110 soal Keributan di Jalan Raya Puputan
TINDAKLANJUTI LAPORAN: Personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) saat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan call center Polri 110 terkait keributan di seputaran Jalan Raya Puputan, tepatnya di depan Alfamart kawasan Bajra Sandhi, Jl. Raya Puputan, Denpasar Timur, Minggu (25/10/2026) malam. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan call center Polri 110 terkait adanya keributan di seputaran Jalan Raya Puputan, tepatnya di depan Alfamart kawasan Bajra Sandhi, Jl. Raya Puputan, Denpasar Timur, Minggu (25/10/2026) malam.

Menindaklanjuti informasi tersebut, UKL (Unit Kecil Lengkap) Polsek Dentim bersama Samapta Polresta Denpasar dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Nyoman Padu didampingi Padal Ipda I Nyoman Yasa, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas yang lebih luas.

Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan dan mengamankan situasi. Petugas kemudian memberikan imbauan kepada sekelompok anak muda yang terlibat keributan agar membubarkan diri dan kembali ke tempat tinggal masing-masing guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Upaya persuasif tersebut mendapat respons sehingga situasi berhasil dikendalikan dan kelompok yang terlibat keributan telah membubarkan diri.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., menyampaikan bahwa setiap laporan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui layanan 110, menjadi bagian penting dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Laporan masyarakat merupakan informasi penting bagi Kepolisian untuk segera melakukan tindakan di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kasus Meninggal Dunia Nihil, Sembuh Covid-19 di Denpasar Bertambah 34 Orang
Lanjutkan Membaca