Tuesday, 5 March 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

SENI

Pergelaran Seni Virtual “Bung Karno dan Bali” Pukau Netizen

BALIILU Tayang

:

de
BUNG KARNO DAN BALI, Karya seni virtual, ''Bung Karno dan Bali'' mendapat apresiasi dari para netizen.

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Dinas Kebudayaan tidak pernah berhenti berkreatifitas sekalipun di tengah situasi pandemi Covid-19.  Serangkaian penyelenggaraan Bulan Bung Karno tahun 2020, bekerjasama dengan 10 komunitas seni mengemas sajian pentas seni virtual.  Ajang seni budaya yang ditayangkan perdana bertepatan dengan peringatan 50 tahun wafatnya Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno, memanfaatkan kanal media sosial youtube Pemrov Bali dan Disbud Prov Bali, Minggu (21/6-2020) disambut antusias ratusan penonton.

“Masyarakat atau netizen menyambut kegiatan tersebut dengan antusiasme tinggi, bahkan tidak sedikit yang melontarkan komentar positif. Artinya, pergelaran virtual bertajuk “Bung Karno dan Bali” tersebut diterima masyarakat. Harapannya melalui pergelaran virtual ini, seluruh krama Bali, khususnya generasi penerus semakin menjiwai ajaran Bung Karno, Bapak Bangsa Kita,” ujar Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutan serangkaian pergelaran virtual seni tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Wayan ‘Kun’ Adnyana menyampaikan apresiasi atas partisipasi  seluruh komunitas yang terlibat. “Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, tentu kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasinya. Ucapan terimakasih juga ditujukan kepada tim pendukung, antara lain penyair Warih Wisatsana, pekerja seni Kadek Wahyudita, Indra Parusha, Iwan, serta tim kameramen dan editor, sehingga pergelaran seni virtual yang dimaksud berjalan lancar.

Mereka sepenuhnya tampil dengan sukarela dan penuh suka cita untuk merayakan semangat Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia Bung Karno dengan tanpa biaya. Ini kerja gotong-royong kita dalam mengaktualisasikan ajaran Trisakti Bung Karno untuk Menyongsong Bali Era Baru,“ kata Kun Adnyana, Senin (22/6-2020).

Pergelaran seni virtual berdurasi 50 menit yang memadukan pentas teater, musikalisasi puisi, kesenian tradisional dalam teknik sinematografi itu diawali dengan pembacaan puisi “Ode Bagi Bung Karno” oleh penyair Warih Wisatsana diiringi dentingan nada gangsa serta alunan suara kidung.

Baca Juga  Launching Kecak New Normal, Badung Komitmen Terapkan Prokes di Berbagai Sektor

Berikutnya, Komunitas Mahima berjudul “Nyoman Rai Srimben” dengan pengambilan gambar berlokasi di Bale Agung Buleleng, tempat kelahiran Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, Ibunda Bung Karno, dengan puisi dan iringan gitar yang dipadu nyanyian. Kemudian SLBN 1 Badung menampilkan musikalisasi puisi berjudul “Aku Melihat Indonesia” yang mengambil lokasi di aula SLBN 1 Badung.

SMAN 3 Denpasar menampilkan karya seni berjudul “Pelecut Baja” bertempat di aula SMAN 3 Denpasar, menyajikan alat musik tradisional seperti suling yang dipadu dengan gamelan Bali dan musik modern. Sementara SMKN 5 Denpasar menyajikan garapan berjudul “Minum Seni dan Kultur” menampilkan garapan tari dan vocal, diiringi gamelan Bali. Penabuh nampak memakai masker yang menawan berwarna merah dan putih.

Sanggar Gumiart menampilkan garapan berjudul “Merajut Adab Nusantara” yang menampilkan 5 penari wanita dengan permainan kipas, dan wastra songket. Sebagai pengiring kendang, suling yang dipadu dengan musik modern. SMKN 3 Sukawati mengangkat garapan berjudul “Spirit Bung Karno dengan memadukan semua unsur seni, seperti tari, tembang, musik, seni vokal, teater, puisi, dan pedalangan.

Teater Selem Putih menampilkan teater dengan judul “Sarinah” dengan lokasi di Studio Teater Selem Putih Buleleng yang menyindir kaum politisi yang sengaja menirukan penampilan mirip Bung Karno, namun tidak mengamalkan ajarannya, seperti Trisakti. Pertunjukan ditutup dengan penampilan Grup Band Mr. Botax yang berjudul “Bung Karno Bapak Bangsa”. (*/gs)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SENI

Festival Barong Bangkung Mapetuk Agung Banjar Sila Dharma Mengwitani

Published

on

By

Festival Barong Bangkung
BUKA FESTIVAL: Sekda Wayan Adi Arnawa berfoto bersama usai membuka acara Festival Barong Bangkung Mapetuk Agung Sekaa Teruna Bakti Karya di Balai Banjar Sila Dharma Nyuhgading, Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dengan menarikan Kekayon Wayang, Sekretaris Daerah (Sekda) I Wayan Adi Arnawa yang mewakili Bupati Badung, membuka acara Festival Barong Bangkung Mapetuk Agung Sekaa Teruna Bakti Karya, Minggu (3/3) bertempat di Balai Banjar Sila Dharma Nyuhgading, Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Badung.

Hadir mendampingi Sekda, Perwakilan Kecamatan Mengwi serta unsur tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Mengwitani I Nyoman Suardana, Kelian Dinas, Kelian Adat, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan Barong Bangkung Festival ini, Pemerintah Kabupaten Badung membantu dana sebesar Rp. 30 juta diserahkan secara simbolis oleh Sekda Adi Arnawa dan diterima oleh Ketua Panitia Festival Barong Bangkung Mapetuk Agung Putu Kubayan Tika.

Dalam sambutannya Sekda Wayan Adi Arnawa, menyampaikan rasa syukur dan bahagia bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Banjar Sila Dharma dalam acara Festival Barong Bangkung yang diselenggarakan oleh Sekaa Teruna Bakti Karya. Terselenggaranya kegiatan Festival Barong Bangkung yang diadakan oleh Sekaa Teruna berarti Sekaa Teruna Bakti Karya Sila Dharma ini sudah mampu melestarikan seni, budaya.

“Ini patut dijadikan contoh bagi ST lainnya, dan ini harus terus dikembangkan apalagi ini merupakan program pemerintah untuk melestarikan seni dan budaya. Oleh karena itu apapun kegiatan yang dilakukan oleh ST yang bersifat positif pasti akan selalu didukung oleh Pemkab Badung. Bentuk konkritnya di bawah kepemimpinan Bupati Nyoman Giri Prasta berupaya sebisa mungkin untuk hadir dalam kegiatan apapun di masyarakat termasuk kegiatan yang difasilitasi oleh ST,” ujarnya.

Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut karena merupakan bagian dari pelestarian seni dan budaya, pemerintah pasti akan selalu beri dukungan dan support. Selain itu juga pasti dibantu berupa dana kreativitas. “Saya mewakili Bupati Badung hadir disini untuk memberi apresiasi dan dukungan setiap kegiatan Sekaa Teruna dan sekaligus juga membantu dana kegiatan festival bapang barong bangkung ini sebesar Rp. 30 juta,” ucap Sekda Adi Arnawa. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Dewa Indra: Terhitung Kamis (18/6), Rapid Test Gratis Dihentikan untuk Awak Kendaraan Logistik Masuk Bali

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SENI

Walikota Jaya Negara Tutup Kasanga Festival II 2024

Ogoh-ogoh Karya ST. Canti Graha Banjar Tengah Sesetan Raih Juara I

Published

on

By

Kasanga Festival
SERAHKAN PENGHARGAAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede dan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dalam penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba rangkaian kegiatan Kasanga Festival II, Caka 1946, Tahun 2024, Minggu petang (3/3) di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung. (Foto: eka/bi)

Denpasar, baliilu.com – Ajang Kasanga Festival II, Caka 1946, Tahun 2024 telah berlangsung sukses yang menghadirkan Lomba Ogoh-ogoh Dewasa, Ogoh-ogoh Mini, Sketsa Ogoh-ogoh dan Lomba Baleganjur Ngarap selama tiga hari dari tanggal 1-3 Maret di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung. Pada malam terakhir pagelaran Kasanga Festival secara resmi ditutup Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Minggu (3/3) ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua TP. PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, pimpinan OPD Pemkot Denpasar, dan pengamat seni Kota Denpasar.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, Anak Agung Made Angga Harta Yana menyampaikan, hasil dari penilaian juri telah menetapkan dari 12 ogoh-ogoh yang telah tampil dalam parade Kasanga Festival tahun ini, berhasil meraih Juara I, Sekaa Teruna (ST) Canti Graha, Banjar Tengah Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan. Sementara untuk Juara II, ST. Yowana Sawitra, Banjar Abiantimbul, Kecamatan Denpasar Barat, Juara III, diraih ST. Shanti Yowana, Banjar Yangbatu Kangin, Kecamatan Denpasar Timur.

Untuk Juara Harapan I diraih, ST. Yowana Werdhi, Banjar Batanbuah, Kecamatan Denpasar Timur, Juara Harapan II, ST. Dharma Subhiksa, Banjar Sasih Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, dan Juara Harapan III, diraih ST. Wira Dharma, Banjar Sumuh, Kecamatan Denpasar Barat.

Disampaikan pula, untuk para pemenang berhak mendapatkan piala, piagam dan uang tunai. Untuk Juara I mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 50 juta, Juara II, Rp. 35 juta, dan Juara III, uang tunai sebesar Rp. 25 juta. Sementara Juara Harapan I, uang tunai Rp. 15 juta, Juara Harapan II, Rp. 10 juta, dan Juara Harapan III, Rp. 5 Juta.

Baca Juga  Senin Ini, 7 Orang Dinyatakan Positif Covid-19 dari Transmisi Lokal di Kota Denpasar

“Kami ucapkan selamat kepada para pemenang Lomba Ogoh-ogoh Dewasa dari para yowana Denpasar, serta tetap semangat dan terus berkreativitas,” ujarnya.

Sementara Walikota Jaya Negara di sela-sela kegiatan mengungkapkan, apresiasi kepada hasil karya ogoh-ogoh baik itu dari ogoh-ogoh dewasa, ogoh-ogoh mini, sketsa ogoh-ogoh dan juga Baleganjur Ngarap dari para sekaa teruna. Kasanga Festival tahun ini juga menyuguhkan dan memberikan ruang kepada sekaa teruna dalam seni musik tradisional Bali, khususnya Baleganjur Ngarap. “Ini menjadi ajang menunjukan karya seni tabuh Baleganjur Ngarap yang saat ini sangat digandrungi para yowana di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan, anak muda memiliki banyak kreativitas dalam menciptakan seni ogoh-ogoh, yang merupakan bagian dari tradisi Bali dalam menyambut Hari Raya Nyepi. Hasil karya ogoh-ogoh dengan tema yang beragam mengangkat isu-isu sosial atau lingkungan, hingga kisah pewayangan yang tidak lepas pada aspek estetika dan keindahan desainnya. Jaya Negara berharap, gelaran Kasanga Festival dapat menjadi wadah dalam menuangkan kreativitas ogoh-ogoh para yowana Kota Denpasar.

“Terima kasih atas partisipasi dan apresiasi  hasil karya ogoh-ogoh sekaa teruna, dan juga karya Baleganjur Ngarap yang terus menghasilkan karya beragam dengan kreativitas yang sangat luar biasa dan membanggakan,” ujar Walikota Jaya Negara.

Hasil penjurian dari Lomba Ogoh-ogoh Mini non-mesin yakni, Juara I diraih ST. Belaluan Sadmerta, Banjar Belaluan Sadmerta, Kecamatan Denpasar Utara, Juara II diraih, ST. Eka Kula Warga, Banjar Panti Sari, Kecamatan Denpasar Utara, dan Juara III diraih, ST. Dwi Putra, Banjar Tegal Agung, Kecamatan Denpasar Barat.

Juara Lomba Ogoh-ogoh Mini Mesin diraih, Juara I, ST. Seterima Banjar Semaga, Kecamatan Denpasar Timur,  Juara II diraih, ST. Dharma Castra, Banjar Tengah Sidekarya, Kecamatan Denpasar Selatan, dan Juara III, ST. Dirgayusa, Banjar Tag-Tag Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

Baca Juga  Ny. IA Selly Mantra Serahkan Alat Bantu Kesehatan kepada Lansia dan Penyandang Disabilitas di Dentim

Untuk pemenang Lomba Sketsa Ogoh-ogoh Juara I diraih, ST. Mekar Jaya, Banjar Munang Maning, Kecamatan Denpasar Barat, Juara II, ST. Eka Sentana, Banjar Sebelanga, Kecamatan Denpasar Barat, dan Juara III diraih ST. Dharma Sawitra, Banjar Pulugambang, Kecamatan Denpasar Utara.

Malam penutupan Kasanga Festival juga diserahkan penghargaan oleh Walikota Jaya Negara kepada 3 peserta terbaik Lomba Baleganjur Ngarap. Diraih oleh ST. Widya Bhakti, Banjar Pegok Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, ST. Yowana Werdhi, Banjar Batan Buah Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, dan ST. Dharma Kerti, Banjar Balun Padang Sambian, Kecamatan Denpasar Barat. (eka/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SENI

Diikuti 38 Peserta, Lomba Ogoh-ogoh Mini Kasanga Fest Bertabur Kreativitas

Published

on

By

lomba ogoh-ogoh mini
OGOH-OGOH MINI: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat meninjau langsung pelaksanaan Lomba Ogoh-ogoh mini serangkaian Kasanga Fest di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (2/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran hari kedua Kasanga Festival Kota Denpasar Caka 1946 Tahun 2024 menghadirkan beragam lomba. Salah satunya Lomba Ogoh-ogoh Mini yang menghadirkan beragam kreativitas baik mesin maupun nonmesin yang digelar di Arena Kasanga Fest, Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (2/3).

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa turut meninjau langsung pelaksanaan Lomba Ogoh-ogoh Mini tersebut. Tampak seluruh ogoh-ogoh mini masih terpajang lengkap dengan sinopsis.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana menjelaskan, selain menghadirkan Lomba Ogoh-ogoh STT, Kasanga Fest juga menghadirkan Lomba Ogoh-ogoh Mini. Dimana, khusus ogoh-ogoh mini turut menghadirkan dua kategori, yakni kategori mesin dan kategori nonmesin.

Dikatakannya, pada tahun ini Lomba Ogoh-ogoh Mini diikuti oleh 38 peserta. Dimana, dari jumlah tersebut sebanyak 9 peserta merupakan kategori mesin dan 29 peserta kategori nonmesin. Dimana, nantinya dari lomba ini akan ditetapkan Juara I, II dan III untuk masing-masig kategori.

“Kita bersyukur setiap tahun peserta terus bertambah, dan semoga dapat mewadahi kreativitas yowana di Kota Denpasar,” ujarnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas karya kreatif yowana Kota Denpasar yang dituangkan dalam ogoh-ogoh mini. Tentunya ke depan karya ini agar terus dioptimalkan sebagai bentuk pengembangan kreativitas. Bahkan dapat direalisasikan dalam karya ogoh-ogoh STT.

“Kami memberikan apresiasi atas karya luar biasa, berbagai kreativitas turut ditampilkan, ada yang mesin dan nonmesin, semuanya luar biasa bagus-bagus, semoga terus berkembang dan berkelanjutan,” ujarnya. (eka/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Update Covid-19 (28/5) Pasien Sembuh Melonjak 12 Orang, Dewa Indra: Masuk Bali harus Lampirkan Persyaratan Administrasi Tambahan
Lanjutkan Membaca