Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Perkuat Peran Kader, Ny. Putri Koster Tekankan Pemahaman Menyeluruh Posyandu

BALIILU Tayang

:

putri koster
BUKA BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan ke-3 Tahun 2026 di UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali, Denpasar, Senin (27/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Upaya memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat terus dilakukan. Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh bagi para kader dalam menjalankan fungsi dan peran Posyandu di tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan ke-3 Tahun 2026 di UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali, Denpasar, Senin (27/4).

Menurutnya, kader Posyandu tidak hanya berperan dalam pelayanan dasar, tetapi juga menjadi penghubung aspirasi masyarakat dengan pemerintah desa. Oleh karena itu, pemahaman yang utuh terhadap tugas dan tanggung jawab menjadi kunci agar pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Posyandu harus dikelola dengan baik. Kader tidak hanya melayani, tetapi juga mencatat dan menyampaikan kebutuhan masyarakat agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran peserta dari Kabupaten Gianyar yang mencapai 112 orang dan hadir secara lengkap, termasuk jajaran TP Posyandu setempat. Kehadiran tersebut dinilai mencerminkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu.

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa program Bina Posyandu akan terus diperkuat secara berkelanjutan. Pada tahun 2026, program ini direncanakan berlangsung sebanyak 18 kali kegiatan, dengan harapan dapat ditingkatkan melalui perubahan anggaran. Sementara pada tahun 2027, program ini akan tetap dimantapkan untuk memastikan seluruh kader benar-benar siap menjalankan tugas di lapangan.

Selain penguatan kapasitas kader, ia juga mendorong masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong-royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya melalui rencana lomba kebersihan tingkat sekolah yang akan digelar tahun ini.

Melalui pemanfaatan “kul-kul” Posyandu dan PKK, masyarakat diajak meluangkan waktu minimal dua jam setiap bulan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing.

Baca Juga  Dampingi Ketua Dekranasda Sumut, Ny. Putri Koster Minta IKM Bali Miliki Identitas Personal Produk

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ni Komang Sriani, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 13 hingga 15 April 2026.

Materi yang diberikan mencakup akselerasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, pendalaman substansi, hingga pembahasan isu strategis dan kebijakan. Peserta juga dibekali strategi implementasi melalui internalisasi program Posyandu 6 SPM dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

Dengan penguatan ini, diharapkan Posyandu semakin optimal dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Sambut Piala Dunia 2026, Kodam IX/Udayana Ajak Masyarakat Nonton Bola Gembira Bersama TNI

Published

on

By

nobar tni
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf. Amrizal Nasution. (Foto: dok)

Denpasar, baliilu.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar kegiatan Nonton Bersama (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di seluruh Indonesia mulai tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di satuan jajaran TNI sebagai wujud sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI dalam membangun semangat nasionalisme serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui momentum pesta olahraga sepak bola terbesar di dunia.

Program Nobar Kebangsaan ini akan diselenggarakan di berbagai satuan jajaran TNI, mulai dari tingkat Kodam, Koarmada, Kodaeral, Kodau, Koopsud, Korem, Kodim, Lanal, Lanud, Koramil hingga Posal yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Selain menjadi sarana hiburan yang sehat dan edukatif bagi masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf. Amrizal Nasution, dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa di wilayah Kodam IX/Udayana, pelaksanaan Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 akan digelar di seluruh jajaran Kodim hingga Koramil dan terbuka bagi masyarakat umum.

“Kegiatan Nobar Kebangsaan ini merupakan wadah untuk mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk hadir dan menikmati pertandingan Piala Dunia 2026 bersama-sama dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh semangat persaudaraan,” ujar Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam menjelaskan bahwa penyediaan sarana pendukung pelaksanaan nobar, termasuk keterlibatan UMKM di lokasi kegiatan, akan dikoordinasikan oleh masing-masing satuan penyelenggara hingga tingkat Koramil, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tertib serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Hadiri Kampanye Wujudkan Indonesia Bebas DBD

Terkait kode batang (barcode) yang tercantum pada materi publikasi kegiatan, Kolonel Amrizal menerangkan bahwa barcode tersebut merupakan akses pendaftaran bagi penyelenggara Nobar Piala Dunia 2026. Hal ini merupakan bagian dari program resmi TVRI bertajuk “Nonton Bareng Bola Gembira”, yang memberikan kesempatan kepada berbagai pihak, baik lokasi komersial maupun non-komersial, untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan nonton bersama secara resmi di seluruh Indonesia.

Kapendam IX/Udayana juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Piala Dunia 2026 sebagai sarana memperkuat rasa persatuan dan mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

“Ayo kita nonton bola gembira bersama-sama TNI. Mari jadikan momentum Piala Dunia 2026 sebagai ajang mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat persatuan bangsa,” imbau Kolonel Amrizal Nasution.

Melalui kegiatan Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 ini, diharapkan tercipta ruang interaksi yang positif antara TNI dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, solidaritas, dan persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KPU Bali Gelar Bedah Buku, Perkuat Literasi Konstitusi dan Demokrasi

Published

on

By

kpu bali
BEDAH BUKU: Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan menyerahkan piagam penghargaan kepada Prof. Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.Hum, penulis buku “Mahkamah Konstitusi dan Dinamika Politik Hukum di Indonesia“ pada acara bedah buku seri I, pada Jumat (12/6/2026), di Kerthasabha Convention Hall, Fakultas Hukum Universitas Udayana. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menyelenggarakan Bedah Buku Seri I bertajuk Mahkamah Konstitusi dan Dinamika Politik Hukum di Indonesia, karya Prof. Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.Hum., pada Jumat (12/6/2026), di Kerthasabha Convention Hall, Fakultas Hukum Universitas Udayana.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya KPU Provinsi Bali memperkuat pemahaman mengenai konstitusi, demokrasi, politik hukum, serta kedudukan Mahkamah Konstitusi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Kegiatan diikuti oleh jajaran KPU kabupaten/kota se-Bali, sivitas akademika, serta mahasiswa Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, dan Universitas Pendidikan Nasional.

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menyampaikan bahwa kegiatan bedah buku merupakan ruang pembelajaran yang penting bagi jajaran penyelenggara pemilu dan kalangan akademik. Pemahaman terhadap konstitusi dan dinamika politik hukum diperlukan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam mengawal proses demokrasi. Menurutnya, keterlibatan generasi muda tidak hanya diperlukan pada saat pemungutan suara, tetapi juga dalam membangun kesadaran politik, mengawasi proses pemilu, serta menolak praktik-praktik yang dapat merusak integritas demokrasi.

Diskusi bedah buku dipandu oleh Anggota KPU Provinsi Bali, Luh Putu Sri Widyastini. Selain menghadirkan penulis buku, Prof. Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.Hum., kegiatan tersebut menghadirkan dua panelis, yakni Dr. Jimmy Z. Usfunan, S.H., M.H., dan Dr. Kadek Dwita Apriani, S.Sos., M.IP.

Dalam pemaparannya, Prof. Palguna menjelaskan bahwa Mahkamah Konstitusi memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga tegaknya konstitusi dan memastikan penyelenggaraan kehidupan bernegara tetap sejalan dengan cita-cita demokrasi. Kedudukan tersebut menempatkan Mahkamah Konstitusi tidak hanya sebagai lembaga peradilan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai konstitusional.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Hadiri Kampanye Wujudkan Indonesia Bebas DBD

Dr. Jimmy Z. Usfunan menyoroti pentingnya keadilan substantif dalam penyelesaian persoalan kepemiluan. Ia juga membahas prinsip judicial restraint, yaitu kehati-hatian hakim dalam menggunakan kewenangannya agar putusan pengadilan tetap berada dalam koridor konstitusi dan tidak mengganggu keseimbangan antarlembaga negara.

Sementara itu, Dr. Kadek Dwita Apriani membahas tantangan budaya demokrasi, terutama berkaitan dengan politik uang dan partisipasi politik masyarakat. Ia mengutip hasil penelitian tahun 2024 yang menunjukkan bahwa 56 persen responden dalam penelitian tersebut masih memaklumi praktik politik uang. Temuan itu menunjukkan bahwa penguatan demokrasi tidak cukup dilakukan melalui pembenahan kelembagaan, tetapi juga membutuhkan pendidikan politik yang berkelanjutan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas dinamika putusan Mahkamah Konstitusi, perkembangan politik hukum, tantangan integritas pemilu, serta upaya mengatasi apatisme politik di kalangan Generasi Z.

Dari pembahasan tersebut, terdapat tiga gagasan utama yang dapat dicatat. Pertama, Mahkamah Konstitusi memiliki posisi penting sebagai penjaga konstitusi dan demokrasi. Kedua, dinamika politik hukum berpengaruh besar terhadap perkembangan sistem ketatanegaraan. Ketiga, demokrasi yang sehat membutuhkan lembaga yang berintegritas serta warga negara yang memiliki kesadaran konstitusional.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada narasumber dan panelis, dilanjutkan dengan foto bersama.

Melalui Bedah Buku Seri I, KPU Provinsi Bali berharap ruang dialog antara penyelenggara pemilu, akademisi, dan mahasiswa dapat terus dikembangkan. Forum tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga konstitusi, integritas pemilu, dan kualitas demokrasi di Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Korban Banjir di Desa Bakti Seraga Ditemukan di Reruntuhan

Published

on

By

banjir desa bakti seraga
EVAKUASI: Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban banjir yang melanda Desa Bakti Seraga, Jumat (12/6/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Satu orang korban banjir yang melanda Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore.

Saat ditemui di lokasi, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng mengungkapkan bahwa awal pencarian tim terbagi pada beberapa lokasi sekitar wilayah terdampak banjir. “Kita membagi tim dalam tindak awal pencarian atau penyisiran di daerah lokasi kejadian ini,” terang Kadek Donny Indrawan, Koordinator Pos SAR Buleleng. SRU yang menyisiri aliran sungai melakukan pencarian hingga pinggir Pantai Pengambengan.

Pada pukul 16.15 Wita diterima informasi bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. “Kita dapatkan informasi bahwa target ditemukan di bawah reruntuhan rumah, selanjutnya kami laksanakan evakuasi secara manual,” ungkapnya.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.12 Wita. Upaya mengeluarkan korban ini dilakukan dengan hati-hati karena keadaan bangunan yang masih labil. Usai berhasil dikeluarkan dari runtuhan, kemudian jenasah Ricardo Razaq Alghivieri (20) dibawa menuju RSUD Buleleng dengan menggunakan ambulance PMI Buleleng.

Diberitakan sebelumnya, satu orang menjadi korban dari banjir yang melanda Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (12/6/2026) siang. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada pukul 13.55 Wita dan segera melakukan aksi. Sempat dilakukan pencarian menyisiri sungai dengan hasil nihil.

Unsur SAR yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR yakni Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Buleleng, Bupati Buleleng beserta jajarannya, BPBD Buleleng Polairud Polres Buleleng, Polsek Kota Singaraja, Samapta Polres Buleleng, TNI AL Pos Sangsit, Damkar Buleleng, pegawai Kecamatan Buleleng, Bhabinkamtibmas Bakti Seraga, Babinsa Bakti Seraga, Koramil 01 Buleleng, PUTR Buleleng, Dinas Sosial, PMI Buleleng, Balawista Buleleng, ⁠Bhuana Bali Rescue, Perangkat Desa Bakti Seraga, masyarakat setempat dan pihak keluarga korban. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Lepas PIN TP PKK dan Dekranasda Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca