Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pertahankan Eksistensi Sebagai Lumbung Beras, Bupati Sanjaya Motivasi Generasi Milenial Tabanan

BALIILU Tayang

:

petani muda tabanan
NARASUMBER: Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., berfoto bersama usai menjadi narasumber utama dalam Bimtek Pertanian Ramah Lingkungan, Senin (20/11) yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Meningkatkan minat untuk bergerak demi kemajuan dan kesejahteraan pertanian di Tabanan, merupakan tugas dari pemerintah dan rakyat Tabanan yang saling bersinergi dan berkesinambungan. Terutama untuk mempertahankan eksistensi Kabupaten Tabanan sebagai lumbung berasnya dan lumbung pangannya Bali. Regenerasi juga terus diupayakan, untuk menarik minat generasi muda milenial Tabanan dalam menggeluti dunia pertanian.

Berdasarkan hal tersebut, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., membuka sekaligus menjadi narasumber utama dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertanian Ramah Lingkungan untuk para Petani Muda Milenial Tabanan Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) oleh Dinas Pertanian Tabanan selaku leading sektor, Senin (20/11) yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan.

Diikuti oleh para peserta Bimtek yang tersebar di 10 kecamatan, dimana masing-masing Kecamatan diwakili oleh 15 orang perwakilan, Bimtek tersebut juga nampak dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan, Perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, para Asisten Setda, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Tabanan dan Direktur Perumda Darma Santika, Ketua KTNA Tabanan, Ketua P3SI, Penyarikan Majelis Madya Subak Tabanan, Ketua Perpadi dan Ketua Yayasan Bakti Ring Pertiwi Tabanan.

Sebanyak 150 total peserta, perwakilan dari masing-masing kecamatan tersebut, telah lebih dulu dibina oleh penyuluh pertanian yang ada di masing-masing balai penyuluh pertanian di Kecamatan Tabanan. Dengan tujuan pelaksanaan Bimbingan Teknis ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Petani Muda Milenial dalam pertanian ramah lingkungan menuju pertanian organik di Kabupaten Tabanan, serta untuk meningkatkan peran serta para petani muda milenial untuk menduduki sektor pertanian. Sehingga, tercapai peningkatan pola hidup dan kesejahteraan petani di Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Kota Singasana Tabanan Meriahkan HUT Ke-531 dengan Tema “Amukti Jayaning Singasana”

Berorientasi pada terwujudnya kesejahteraan rakyat melalui jalan Tri Sakti yang mana ketersediaan dan penyediaan pangan, sandang dan papan menjadi prioritas pertama dalam pembangunan Kabupaten Tabanan, Pemerintah memandang penting untuk melakukan akselerasi strategis dalam bidang pertanian. Dengan terlibatnya para muda milenial di Tabanan atas kontribusinya di bidang pertanian dan ketahanan pangan di Tabanan, Bupati Sanjaya berikan apresiasi yang sangat baik.

‘’Saya sangat mengapresiasi atas segala usaha yang telah dilakukan oleh para petani muda milenia untuk mendorong kembali minat generasi muda dalam bidang pertanian. Saya meyakini, bahwa masa depan pertanian ada di tangan para petani muda ini,’’ sebutnya penuh semangat.

Pihaknya juga memandang penting penyelenggaraan Bimtek ini untuk masa depan, sebab Pemerintah Kabupaten Tabanan akan memberikan pemahaman terkait regulasi dan aturan yang melandasi dan bertautan dengan sektor pertanian. ‘’Kalau bicara Perda tentang sektor pertanian, apa saja sudah ada, tapi sudah dilakukan atau belum, untuk itu perlu adanya Bimtek. Kegiatan ini bisa menyatukan langkah kita, menyatukan persepsi kita, arah kebijakan dan regulasi, menuju apa yang terjadi sekarang dan masa yang akan datang, akan dibawa kemana Tabanan ini khususnya di sektor pertanian,” ujarnya.

Melalui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Made Subagia menyampaikan, Komitmen Bupati terhadap pembangunan pertanan, dan kerja keras KTNA Tabanan, Bupati Tabanan berhasil meraih anugerah Satyalancana Wirakarya dari Presiden RI yang disematkan pada acara PENAS KTNA ke-16 tahun 2023 di Kota Padang Sumatera Barat. Dimana, penghargaan ini mampu menjadi spirit dan inspirasi dalam berkarya membangun pertanian di Tabanan.

Di kesempatan itu, pihaknya melaporkan, pada pelaksanaan penilaian lomba kinerja di bidang pertanian di tingkat Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan telah meraih juara pertama untuk kategori Gabungan Kelompok Tani yang diraih oleh Gapoktan Subak Guama Kecamatan Marga. Serta juara pertama kategori petani muda berprestasi yang diraih I Made Sandi dari Desa Bangli Kecamatan Baturiti. Nampak juga dihadirkan saat itu, salah satu petani muda milenial atas nama Kadek Ayu Ratna Fanisa dari Desa Mundeh Kangin Selemadeg Barat yang terpilih menjadi Ambassador Agriculture Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun 2023.

Baca Juga  Sinergi Pembangunan Bali, Bupati Tabanan Hadiri Rakor Pemerintah Daerah Se-Bali

‘’Sesuai dengan visi dan misi Bapak Bupati, maka kami berharap, ayo anak muda Tabanan, mari kita berkarya di bidang pertanian yang ramah lingkungan. Bertani dengan passion anak muda, untuk memanfaatkan potensi sumber daya manusia, sumber daya alam dan sumber daya teknologi, sehingga menghasilkan pertanian yang sehat untuk memenuhi kebutuhan pangannya kota kita tercinta, Kota Tabanan dan memenuhi kebutuhan pangan di Bali maupun di Republik Indonesia. Ini dalam kaitannya dengan peringatan HUT Kota ke-530, bangga jadi orang Tabanan,” sebut Made Subagia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pimpinan DPR Siap Letakkan Jabatan Jika RUU Perampasan Aset Belum Disahkan di Desember 2026

Published

on

By

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
AUDIENSI: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat menerima audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) atau Relawan Pati di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – DPR RI menargetkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dapat diselesaikan dan diputus dalam Rapat Paripurna paling lambat 15 Desember 2026. Target tersebut menjadi komitmen DPR dalam merespons aspirasi masyarakat terkait percepatan pengesahan regulasi pemberantasan kejahatan yang merugikan negara.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) atau Relawan Pati di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Dalam audiensi tersebut, Dasco didampingi Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa, serta Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.

“Limit waktu paling lambat untuk Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset itu akan diketok di Paripurna pada tanggal 15 Desember 2026,” kata Dasco.

Komitmen tersebut juga dituangkan dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani pimpinan DPR. Dalam dokumen hasil audiensi, pimpinan DPR menyatakan komitmen pembentukan RUU Perampasan Aset dapat diselesaikan paling lambat pada 15 Desember 2026.

Dalam pernyataan tersebut, pimpinan DPR juga menyatakan kesiapannya mengundurkan diri dari jabatan pimpinan DPR apabila hingga batas waktu yang telah ditentukan RUU tersebut belum dapat diselesaikan. Atas permintaan massa AMPB, klausul tersebut kemudian diperluas menjadi kesiapan mengundurkan diri bukan hanya dari jabatan pimpinan, tetapi juga sebagai anggota DPR.

Dasco mengatakan proses menuju penyelesaian RUU Perampasan Aset tetap membutuhkan pembahasan yang komprehensif. DPR masih membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan dalam tahapan pembahasan berikutnya.

“Masih ada acara-acara mendengarkan pendapat publik. Nah, itu bisa nanti diagendakan, nanti tinggal kapan dan waktunya,” ujar Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu yang dikutip dari laman dpr.go.id.

Baca Juga  Sinergi Pembangunan Bali, Bupati Tabanan Hadiri Rakor Pemerintah Daerah Se-Bali

Menurut Dasco, AMPB maupun kelompok masyarakat lainnya dapat kembali diundang untuk menyampaikan masukan yang lebih lengkap. Masukan tersebut diharapkan dapat memperkaya substansi RUU Perampasan Aset sebelum memasuki tahapan akhir pembahasan.

“Supaya nanti kita bisa agendakan untuk menerima masukan-masukan yang lebih komplet untuk memperkaya Perampasan Aset,” jelasnya.

Ia menegaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam audiensi menjadi bagian penting dalam proses penyusunan regulasi. Karena itu, DPR tetap memberikan ruang partisipasi publik agar substansi RUU Perampasan Aset dapat disusun secara komprehensif dan mampu menjawab kebutuhan pemberantasan tindak pidana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kesbangpol Buleleng Dorong Mahasiswa Buleleng Jadi Agen Perubahan Melalui Penguatan Wawasan Kebangsaan

Published

on

By

Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Buleleng Ketut Simbayasa membuka Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan di Kampus HI Singaraja.
SOSIALISASI: Kegiatan Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng bertema “Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Indonesia Maju” di Kampus HI Singaraja, Kamis (27/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng mendorong mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang mampu menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui penguatan wawasan kebangsaan. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Buleleng yang pada kesempatan presentasi diwakili Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Ketut Simbayasa saat membuka Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng bertema “Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Indonesia Maju” di Kampus HI Singaraja, Kamis (27/8).

Dalam berbagai hal, Kabid Simba menegaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan pedoman yang mengarahkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara menuju masa depan Indonesia yang dicita-citakan bersama. Di tengah berbagai tantangan yang dapat mengganggu kelangsungan bangsa, pemahaman terhadap wawasan kebangsaan yang dinilai menjadi benteng penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Wawasan kebangsaan membantu generasi muda memahami sejarah dan budaya bangsa, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan sikap nasionalisme. Ini menjadi modal utama dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujar Simba.

Kabid Simba menjelaskan, wawasan kebangsaan dibangun di atas nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme, patriotisme, serta tanggung jawab terhadap kemajuan bangsa.

Melalui kegiatan sosialisasi yang diikuti mahasiswa Kampus HI Singaraja ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap peserta tidak hanya memahami konsep privasi kebangsaan, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sekda Suyasa menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus yang berintegritas, menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945, menghargai keberagaman dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta menjadi agen perubahan yang mampu menjaga keutuhan NKRI.

Baca Juga  Bupati Tabanan Dukung Konsep Ngaben Bersama Warga Beraban

Ia menambahkan, penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk membangun generasi muda yang cinta tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, serta siap berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju dengan tetap menjaga persatuan dalam keberagaman.

Dalam sosialisasi ini turut menghadirkan empat narasumber sekaligus, diantaranya I Made Riyan Cahyadi dengan pemaparan Sub Materi Pancasila, Ni Putu Rahayu dengan pemaparan Sub Materi Undang-Undang Dasar 1945, I Putu Ari Sudiada dengan pemaparan Sub Materi Bhineka Tunggal Ika dan I Wayan Ngara dengan Pemaparan Sub Materi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Verifikasi Faktual Mangupura Award 2026 di Sekretariat Daerah Kabupaten Badung

Published

on

By

Tim Verifikasi Mangupura Award 2026 melakukan verifikasi faktual di Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.
VERIFIKASI: Tim Verifikasi saat memverifikasi Sekretariat Daerah Kabupaten Badung di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (27/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Masuk nominasi 10 besar, Sekretariat Daerah Kabupaten Badung mengikuti Verifikasi Faktual Mangupura Award Tahun 2026, Kamis (27/8). Tim Verifikasi diterima di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung. Penilaian kali ini masuk pada tahap presentasi dan verifikasi lapangan. Verifikasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian dokumen dan implementasi kinerja Sekretariat Daerah berdasarkan kriteria penilaian. Ada tujuh instrumen penilaian di tingkat perangkat daerah, meliputi; penatausahaan aset, tata kelola keuangan, tata kelola arsip, tata kelola sumber daya manusia, tata kelola pelayanan publik, program inovasi, serta administrasi akuntabilitas kinerja.

Tim Juri Mangupura Award Tahun 2026 yang dipimpin Putri Ayu Wijayanti dari STIKOM Bali beserta anggota tim juri, diterima Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Luh Suryaniti, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan serta para Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Badung.

Mangupura Award merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Badung kepada Perangkat Daerah yang menunjukkan kinerja unggul, tata kelola pemerintahan yang baik, serta komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan inovasi. Penghargaan ini sekaligus menjadi instrumen strategis dalam mendorong penguatan reformasi birokrasi, peningkatan akuntabilitas kinerja, serta terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil.

Asisten Bidang Administrasi Umum, Wayan Wijana menyampaikan apresiasi kehadiran tim penilai Mangupura Award 2026 di Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Menurutnya keberhasilan masuk nominasi 10 besar merupakan kerja keras, kerja sama, dan komitmen dari seluruh Bagian di Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Melalui verifikasi dari Tim Juri diharapkan seluruh jajaran Sekretariat Daerah dapat memberikan gambaran yang utuh kepada tim juri bahwa dokumen yang telah diunggah benar-benar dapat dibuktikan sesuai pelaksanaan di lapangan. Selain verifikasi dokumen, tim juri juga diharapkan memperoleh informasi secara lengkap mengenai pelaksanaan pelayanan publik, berbagai inovasi yang telah dilakukan, serta capaian-capaian yang diraih Sekretariat Daerah Kabupaten Badung.

Baca Juga  Libatkan serta Berdayakan Seniman dan Kuliner Lokal, Bupati Sanjaya Buka Marga Festival 2024 

Sementara Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Agus Aryawan menjelaskan, keberadaan Mangupura Award menjadi instrumen penting dalam mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan kinerja perangkat daerah. Karena itu, Sekretariat Daerah Kabupaten Badung memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Mangupura Award.

Ia menilai indikator penilaian yang digunakan dalam Mangupura Award memiliki keterkaitan erat dengan berbagai aspek evaluasi dan pemeriksaan eksternal yang harus dipersiapkan oleh pemerintah daerah.

“Verifikasi faktual Mangupura Award tidak hanya dipandang sebagai proses penilaian, tetapi juga menjadi momentum bagi Sekretariat Daerah untuk memastikan seluruh tata kelola, administrasi, pelayanan, inovasi, dan akuntabilitas kinerja berjalan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca