Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pimpinan dan Anggota DPRD Bali Ucapkan Rahajeng Rahina Galungan dan Kuningan

BALIILU Tayang

:

galungan

NEWS

HUT Ke-47 STT Widya Dharma Banjar Sayan, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pendidikan dan SDM Unggul

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri HUT Ke-47 STT Widya Dharma
HADIRI HUT STT: Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 STT. Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu (12/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan fisik. Kemajuan harus beriringan dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta pelestarian adat dan budaya Bali.

Hal itu disampaikan Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 Sekaa Teruna Teruni (STT) Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu (12/9). Acara dihadiri Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Werdi Bhuwana I Ketut Sadia Wijaya, Bendesa Adat I Made Bangur, serta tokoh masyarakat setempat.

Di hadapan generasi muda, Bupati menempatkan pendidikan sebagai investasi strategis agar masyarakat Badung mampu menjadi pelaku utama pembangunan di tengah berkembangnya pariwisata. “Buat apa infrastruktur kita hebat, tetapi kita tidak menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Untuk mewujudkannya, satu-satunya jalan adalah menyiapkan SDM unggul,” tegas Adi Arnawa.

Guna mendukung hal itu, Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat akses pendidikan lewat sekolah gratis jenjang SD hingga SMA/SMK, termasuk swasta. Langkah konkret ini diperluas dengan penyediaan beasiswa S1 hingga wisuda bagi kelompok prioritas.

“Mulai tahun 2026 ini, kami memberikan bantuan beasiswa S1 gratis selama 4 tahun sampai wisuda bagi anak petani, warga kurang mampu, hingga anak ketiga dan keempat,” ujarnya.

Kebijakan ini memiliki dimensi sosial dan kultural. Melalui organisasi Sekaa Teruna, ia mengingatkan pemuda agar tidak sekadar mengejar orientasi ekonomi, melainkan memanfaatkannya sebagai ruang belajar kepemimpinan dan pengabdian.

“Mumpung masih ada kesempatan, belajar! Jangan cepat-cepat berpikir hanya mencari uang. Berorganisasi di Sekaa Teruna adalah tempat belajar mempersiapkan diri menjadi generasi penerus adat dan budaya Bali,” ucap Bupati.

Baca Juga  Fraksi PDIP Bali Apresiasi dan Dukung Penuh 3 Raperda sebagai Derivasi UU Provinsi Bali

Lebih lanjut, Adi Arnawa memaparkan bahwa pariwisata Badung tidak terpisahkan dari budaya Bali. Penguatan generasi muda krusial untuk menjaga keberlanjutan tersebut di tengah tantangan daerah saat ini.

“Seperti diketahui, saya saat ini sedang fokus ke infrastruktur untuk memperkuat konektivitas sekaligus menjawab persoalan kemacetan yang berpotensi mempengaruhi daya saing pariwisata. Kita semua tahu bahwa Kabupaten Badung ini hidup dari sektor pariwisata, dan tantangan di depan mata adalah isu kemacetan tersebut,” jelasnya.

Selain fisik, Pemkab Badung memperkuat program sosial yang humanis, mulai dari perhatian terhadap penyandang disabilitas, lansia, hingga penguatan desa adat. “Pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan dan infrastruktur, tetapi bagaimana pemerintah hadir memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua STT Widya Dharma I Made Untung Wistika mengapresiasi dukungan dari pemerintah. Ia berharap organisasi pemuda ini bisa terus menjadi wadah kreativitas, inovasi, dan pengabdian generasi muda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Karya Pitra Yadnya Massal di Banjar Adat Tiyingan

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Upacara Pitra Yadnya Tiyingan
HADIRI UPACARA: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 di Balai Banjar Adat Tiyingan, Petang, Minggu (13/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Krama Banjar Adat Tiyingan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang menggelar rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Tiyingan. Kegiatan pengabenan dan penyucian atma secara kolektif ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Minggu (13/9/2026).

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan hibah secara simbolis sebesar Rp 400 juta yang diterima oleh Kelian Banjar Adat Tiyingan I Wayan Windra, disaksikan oleh seluruh krama dan undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan komitmen Pemkab Badung untuk selalu hadir meringankan beban ekonomi masyarakat dalam melaksanakan upacara adat. Terlebih, ritual keagamaan seperti ini merupakan pilar penting dalam pelestarian adat dan budaya di Bali.

“Upacara ini merupakan wujud bakti kita kepada leluhur kita yang telah mendahului kita. Semoga melalui pelaksanaan upacara penyucian atma ini, leluhur kita mendapat tempat yang terbaik disisi Ida Hyang Widhi Wasa. Selain itu juga, mudah-mudahan kita bersama-sama mendapat kerahayuan dan keselamatan. Dan yang paling terpenting krama tetap menjaga persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kelian Banjar Adat Tiyingan I Wayan Windra melaporkan bahwa seluruh rangkaian acara didasarkan atas hasil paruman prajuru dan tokoh masyarakat. Ia menjelaskan adanya karakteristik unik berdasarkan awig-awig setempat, di mana krama yang meninggal dunia harus dikubur terlebih dahulu dan tidak boleh langsung dibakar di krematorium seperti fenomena umum di Badung saat ini.

Rangkaian upacara massal tahun ini meliputi Nyekah 38 Sawa, Metatah (potong gigi) 64 orang, Mepetik dan Tiga Bulanan 49 orang, serta Ngelungah 20. “Terima kasih saya ucapkan kepada Pemkab Badung dan Anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara serta masyarakat krama Banjar Adat Tiyingan, yang telah bergotong-royong menyukseskan pelaksanaan upacara ini,” ungkap Wayan Windra.

Baca Juga  Ketua Dewan Adi Wiryatama Ambil Sumpah Dewa Nyoman Rai Sebagai PAW Anggota DPRD Bali

Upacara keagamaan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara, perwakilan Dinas Kebudayaan Badung, Camat Petang Anak Agung Ngurah Darma Putra, Perbekel Desa Pelaga I Made Ordin, Bendesa Adat I Made Kanta Yasa, serta seluruh kelian dinas se-Desa Pelaga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemancing Jatuh ke Sungai di Bawah Jembatan Imam Bonjol, Ditemukan Meninggal Dunia

Published

on

By

Evakuasi Korban Tewas di Sungai Jembatan Imam Bonjol
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi korban terpeleset saat memancing di bawah jembatan Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Sabtu (12/9/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Operasi SAR terhadap seorang warga yang dilaporkan terpeleset dan terjatuh ke sungai di bawah Jembatan Jalan Imam Bonjol, Kota Denpasar, Bali, berakhir dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (12/9/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 15.50 WITA dari Bram, anggota potensi SAR 115. Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 14.00 WITA. Korban diketahui bernama Farul (20), asal Jember.

“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan mengerahkan tim rescue menuju lokasi. Setelah tiba di lokasi, tim segera melakukan pencarian dan penyelaman hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ujar I Nyoman Sidakarya.

Sidakarya mengungkapkan, sesaat sebelum kejadian, korban sedang melakukan aktivitas memancing di sekitar aliran sungai yang berada di bawah Jembatan Jalan Imam Bonjol. Korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dalam sungai.

Sekitar pukul 16.10 WITA, tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan tujuh personel menuju lokasi kejadian. Setengah jam berselang tim tiba di lokasi dan langsung mempersiapkan alat selam untuk melakukan pencarian. Dua orang rescuer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Setelah melakukan penyisiran di bawah permukaan air, pada pukul 17.35 WITA tim penyelam berhasil menemukan korban. Selanjutnya, jenasah Farul dibawa menuju RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk proses lebih lanjut.

Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak tujuh personel, Damkar Denpasar satu personel, Polsek Denpasar Barat lima personel, Reskrim Polsek Denpasar Barat lima personel, Potensi Yber lima personel, Potensi Red Car dan masyarakat setempat. (eka/bi)

Baca Juga  Fraksi PDIP Bali Apresiasi dan Dukung Penuh 3 Raperda sebagai Derivasi UU Provinsi Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca