Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

PLN Hadirkan Listrik untuk Rakyat, Nyalakan Harapan dan Gerakkan Ekonomi Warga Karangasem lewat Program “Light Up The Dream”

BALIILU Tayang

:

PEMASANGAN LISTRIK: Petugas PLN sedang melakukan pemasangan listrik di salah satu rumah warga penerima manfaat LUTD di Karangasem. (Foto: Hms PLN)

Karangasem, baliilu.com – PT PLN (Persero) terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi rakyat dan penjaga kedaulatan energi nasional melalui berbagai inisiatif pro-rakyat. Salah satunya adalah program sosial Light Up The Dream (LUTD), yang kembali menyalakan harapan dan kebahagiaan bagi warga kurang mampu di Kabupaten Karangasem, Bali. 

Melalui listrik untuk rakyat, PLN menghadirkan terang yang bukan hanya menyinari rumah, tetapi juga membuka jalan bagi kehidupan yang lebih produktif dan berdaya.

LUTD merupakan program sosial yang digagas oleh insan PLN secara sukarela untuk memberikan sambungan listrik baru kepada masyarakat prasejahtera yang belum teraliri listrik. Program ini sepenuhnya dibiayai dari donasi para pegawai PLN yang dengan tulus menyisihkan sebagian penghasilannya demi membantu sesama.

Dalam kegiatan penyalaan tanggal 26 Juni 2025 ini, terdapat tiga penerima manfaat di wilayah Kabupaten Karangasem yakni Nengah Kanginan warga Banjar Dinas Kubu Kangin, I Gede Rai Tambun warga Banjar Dinas Bale Punduk Kelod dan I Wayan Polos warga Banjar Dinas Timbul.

Kegiatan penyalaan dilakukan secara langsung di salah satu rumah penerima manfaat, I Gede Rai Tambun dan disambut antusias oleh warga serta perangkat dusun setempat. Sebelumnya, dirinya dan keluarga hidup tanpa sambungan listrik. Kini, dengan semangat gotong-royong dan rasa kepedulian sosial, rumah sederhana miliknya resmi dialiri listrik untuk pertama kalinya. 

“Terima kasih untuk PLN atas bantuannya. Selama ini kami tidak punya listrik, namun setelah pemasangan ini, rumah kami menjadi terang. Semoga PLN semakin maju dan sukses,” ungkap I Gede Rai Tambun penuh rasa syukur.

Acara ini menjadi simbol nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan ketersediaan listrik yang andal untuk mendukung kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Baca Juga  Resmikan Anjungan Listrik Mandiri , PLN Jadikan Nusa Penida Sebagai Pulau Ramah Lingkungan

Hadirnya listrik bukan sekadar menerangi ruang, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, hingga peluang ekonomi mandiri, yang menjadi fondasi ketahanan dan kemandirian nasional.

Manager PLN ULP Karangasem, Aristo Adi Kusuma menyampaikan bahwa program ini menjadi bentuk nyata semangat PLN Peduli dan komitmen insan PLN untuk menghadirkan terang di setiap sudut negeri. 

“Melalui LUTD, kami tidak hanya mengalirkan listrik, namun juga menyalakan mimpi dan masa depan keluarga-keluarga Indonesia,” ungkapnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, turut menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program LUTD. 

Ia menegaskan bahwa PLN akan terus melanjutkan gerakan ini dengan menggugah semangat kepedulian seluruh insan PLN untuk bergotong-royong membantu masyarakat yang belum merdeka listrik.

“Program ini adalah bentuk nyata kehadiran PLN untuk rakyat. Kami akan terus mengajak seluruh pegawai PLN agar tak henti menyalurkan donasinya dan menyebarkan semangat berbagi, agar semakin banyak keluarga di pelosok dapat menikmati listrik dengan leluasa. Ketika listrik hadir, potensi ekonomi rakyat akan tumbuh, kualitas hidup meningkat, dan Indonesia akan semakin kuat,” tegas Eric Rossi.

Program ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi teknis, tetapi juga emosional, karena kehadiran listrik menjadi simbol kemajuan, kenyamanan, dan harapan bagi keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan. 

Dengan semangat kebersamaan, PLN akan terus melanjutkan program LUTD ke wilayah-wilayah lainnya yang masih belum berlistrik, sebagai bentuk kontribusi nyata BUMN untuk Indonesia. 

PLN percaya bahwa akses listrik yang merata adalah pondasi penting dalam membangun ekonomi rakyat yang tangguh dan berkeadilan, demi terwujudnya cita-cita kedaulatan energi nasional. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Satpol PP Denpasar Tertibkan 144 Baliho, Pamflet, Banner dan Spanduk di Fasilitas Umum

Published

on

By

Satpol PP Denpasar tertibkan media promosi di fasilitas umum
PENERTIBAN: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar saat melaksanakan penertiban terhadap berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Kamis (8/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga ketertiban, ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap berbagai media promosi yang terpasang di fasilitas umum, Kamis (8/10).

Kegiatan penertiban menyasar sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Denpasar, yakni Jalan Melati, Jalan P.B. Sudirman, dan Jalan Raya Sesetan. Penertiban dilakukan terhadap baliho, pamflet, banner, spanduk, hingga papan nama yang dipasang pada fasilitas umum dan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga ketertiban umum serta menciptakan lingkungan kota yang aman, nyaman, dan tertata.

“Penertiban ini kami laksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di ruang-ruang publik. Kami mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar memperhatikan ketentuan dalam pemasangan media promosi sehingga tidak mengganggu fasilitas umum maupun keindahan kota,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP Kota Denpasar berhasil menertibkan sebanyak 144 media, dengan rincian 25 baliho, 55 pamflet, 26 banner, 30 spanduk, dan 8 papan nama.

Bawa Nendra menambahkan, Satpol PP Kota Denpasar terus mengedepankan pendekatan persuasif dan sesuai dengan ketentuan dalam setiap pelaksanaan penertiban. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kota Denpasar yang tertib, aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

Selain penertiban, Satpol PP Kota Denpasar juga mengingatkan masyarakat terkait layanan pengaduan melalui GARBASITA (Gerakan Bersama Satuan Polisi Pamong Praja). Seluruh jenis layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA tidak dikenakan biaya.

“Untuk menjaga integritas seluruh jajaran Satpol PP Kota Denpasar, kami tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Apabila ada pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui WA Bot GARBASITA dengan menyertakan bukti yang autentik,” tegasnya.

Baca Juga  Resmikan Anjungan Listrik Mandiri , PLN Jadikan Nusa Penida Sebagai Pulau Ramah Lingkungan

Pengaduan dapat disampaikan melalui WA Bot GARBASITA di nomor 081337338326. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban kota sekaligus membantu mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” Pura Sekar Jepun Tangkas Kori Agung

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa hadiri Karya Ngenteg Linggih di Kerobokan
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nila Pati, Pedudusan Alit dan Wraspati Kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, Kamis (8/10). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Nila Pati, Pedudusan Alit dan Wraspati Kalpa di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung, Desa Adat Kerobokan, Kamis (8/10). Kehadiran Wawali Arya Wibawa merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat yang dilaksanakan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan desa adat dalam menjaga keberlanjutan adat, agama, tradisi dan budaya Bali.

Ketua Panitia Karya, I Wayan Sarjana Putra mengatakan, rangkaian karya telah dimulai sejak 1 Oktober 2026 dengan pelaksanaan Matur Piuning Karya. Selanjutnya, pada Kamis (8/10) dilaksanakan upacara Ngingsah sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju puncak karya.

“Rangkaian karya sudah dimulai sejak 1 Oktober dengan Matur Piuning. Hari ini dilaksanakan Ngingsah, kemudian pada 10 Oktober mendatang akan dilaksanakan Pecaruan Rsi Gana,” ujar I Wayan Sarjana Putra.

Sarjana menjelaskan, puncak karya akan dilaksanakan pada 14 Oktober 2026. Seluruh rangkaian upacara kemudian akan diakhiri dengan Penyineban pada 16 Oktober 2026.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi semangat dan kebersamaan krama dalam melaksanakan karya tersebut. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan sradha dan bhakti, namun juga memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan adat, budaya dan tradisi Bali.

“Pemerintah Kota Denpasar tentu memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan krama dalam melaksanakan karya ini. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga adat, tradisi dan budaya Bali agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujarnya.

Arya Wibawa menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai adat, agama, tradisi dan budaya. Sinergi antara pemerintah, desa adat dan masyarakat dinilai penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Denpasar yang tetap berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Juga  Dukung Proyek Strategis Nasional, PLN Sambung Listrik di Kawasan Pura Besakih

“Rangkaian karya di Pura Sekar Jepun, Tangkas Kori Agung tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dan khidmat serta menjadi momentum bagi seluruh krama untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Jiwa Kepemimpinan, Paskibraka Badung Kunjungi IPDN dan BPIP RI

Published

on

By

Paskibraka Badung studi kebangsaan di IPDN dan BPIP RI Jakarta
STUDI KEBANGSAAN: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendampingi anggota Paskibraka Kabupaten Badung angkatan tahun 2025 saat studi kebangsaan dan kepemimpinan ke Kampus IPDN dan Kantor Pusat BPIP RI di Jakarta, Rabu (7/10). (Foto: Hms Badung)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung angkatan tahun 2025 melaksanakan studi kebangsaan dan kepemimpinan ke dua lembaga nasional di Jakarta, Rabu (7/10). Dua instansi yang menjadi tujuan utama adalah Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta dan Kantor Pusat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Turut mendampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa beserta jajaran.

Saat mengunjungi Kampus IPDN Jakarta, rombongan diterima secara resmi oleh Direktur Sekolah Pascasarjana IPDN, Drs. Muhadam Labolo. Pertemuan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab seputar kepemimpinan, pengabdian negara, hingga tantangan menjaga persatuan bangsa.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa kehadiran generasi muda terbaik Badung ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran mendalam tentang arti kepemimpinan yang siap mengabdi dan ditempa. “IPDN adalah tempat lahirnya kader pemerintahan yang kokoh. Semangat inilah yang ingin kami wariskan kepada anak-anak Paskibraka Badung,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh Prof. Muhadam Labolo. Ia berpesan agar para anggota Paskibraka terus memperteguh persatuan demi kepentingan rakyat. “Kalian adalah simbol kebangkitan dan kesetiaan bangsa, pewaris harapan negeri,” tegasnya.

Usai dari IPDN, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Pusat BPIP RI. Mereka diterima langsung oleh Sekretaris Dewan Pengarah BPIP RI, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, yang juga merupakan tokoh asli kelahiran Badung, Bali.

Dalam arahannya, Wisnu Bawa Tenaya mengingatkan bahwa Pancasila harus hidup di dalam dada dan dipraktikkan dalam sikap sehari-hari, bukan sekadar menjadi lambang seremonial saat upacara. “Kalian sebagai Paskibraka memiliki tanggung jawab ganda. Tidak hanya mengibarkan bendera, melainkan juga mengibarkan semangat Pancasila di tengah masyarakat,” pungkas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Baca Juga  Resmikan Anjungan Listrik Mandiri , PLN Jadikan Nusa Penida Sebagai Pulau Ramah Lingkungan

Menanggapi hal itu, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap pemahaman utuh mengenai Pancasila sebagai perekat keberagaman bisa dibawa pulang ke daerah. Kunjungan bermakna ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin masa depan Badung yang berkarakter, berintegritas, serta menjadi pelopor persatuan di tengah masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca