Tuesday, 16 August 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KRIMINAL

Polresta Denpasar Amankan 11 Pelaku Kasus Pengeroyokan

BALIILU Tayang

:

polresta
Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, S.H.,S.I.K.,M.Si. saat konferensi pers Kamis (24/6/22) didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K.,M.H. di Mapolresta. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Reskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Selatan, Polsek Kawasan Benoa dan Polsek Kuta Selatan berhasil mengamankan sebelas pelaku tindak pidana pemerasan dengan ancaman atau pengeroyokan atau penganiyaan yang sempat viral di media sosial, dimana kejadian berawal di warung Bu Ayu Jalan Ikan Tuna II Pelabuhan Benoa pada Senin 20 Juni 2022 pukul 19.00 Wita.

Demikian diungkapkan Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, S.H.,S.I.K.,M.Si. kepada media Kamis (24/6/22) didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K.,M.H. di Mapolresta.

Lebih lanjut dijelaskan korban bernama Naheson Niko (37) warga Pemogan Densel dikeroyok beberapa orang pelaku bernama Yosafat Bani alias Jhon Key (36), Daniel Karim (30) dan Artono Bali Peka (20) karena perebutan menagih utang terhadap orang yang sama antara Jhon Key dengan korban Niko.

Korban dipukul beberapa kali oleh para pelaku dengan menggunakan kursi, helm dan juga batu hingga mengalami luka di pipi kiri serta kepala bagian belakang dan samping.

“Terkait dengan kasus ini para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun,” ungkap Kapolresta.

Kemudian kasus berlanjut di hari yang sama sekitar pukul 24.00 Wita depan Gang Merpati Jalan Dukuh Sari Denpasar Selatan terjadi tindak pidana pengeroyokan dan pemerasan dengan korban Fernando Ben Arielpatiwael (22), dimana saat korban melintas di wilayah tersebut pelaku yang berjumlah kurang lebih delapan orang melakukan pengeroyokan dan perampasan barang korban.

“Pelaku yang berhasil diamankan ada delapan orang dan barang bukti yang kita amankan satu buah kayu,” kata AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Delapan pelaku yang diamankan yaitu Jhon Key, Stefen (24), Yandri Ngongo (25), Marselius Dangi Kasi (20), Dodi (23), Andreas Bolu Jara (22), Melkianus Delo (24) dan Sapri Buka (22).

Baca Juga  Berhasil Ungkap Kasus Besar, Polresta Denpasar Dinilai Layak Menerima Penghargaan Kapolri

Terkait dengan dua kejadian tersebut Kapolresta Denpasar bersama dengan pemangku adat Kota Denpasar sebelumnya Rabu (21/6/2022) telah diadakan pertemuan elemen Sipandu Beradat menyelesaikan permasalahan tersebut dan sepakat kasus tersebut dilanjutkan sesuai proses hukum yang berlaku agar tidak terulang kembali.

Sedangkan TKP ketiga terjadi di kawasan Bedeng Kuta Selatan Jalan Taman Ayu Giri Asri Mumbul dengan korban Andreas Ra Mone (21) pada 21 Juni 2022 terjadi Tindak Pidana Penganiayaan dengan pelaku Petrus Patimone (19), korban ditusuk menggunakan pisau hingga mengalami luka di bagian pinggang.

“Polresta Denpasar berkomitmen tidak ada lagi pelaku yang mengganggu kamtibmas di Kota Denpasar karena akan kita tangkap dan proses hukum serta sepakat forum Sipandu Beradat dijalankan, memberikan rekomendasi untuk penegakan awig-awig desa adat,” tutup Kapolresta Denpasar. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KRIMINAL

Jambret Tas Wisatawan Prancis, Rohmat Diamankan Polsek Densel

Published

on

By

Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan berhasil mengamankan pelaku Jambret bernama Rohmat (39) asal Banyuwangi Jawa Timur. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan berhasil mengamankan pelaku Jambret berinisial Rohmat (39) asal Banyuwangi Jawa Timur pada Sabtu, 13 Agustus 2022 lalu.

Sebelumnya korban Noemie Chloe Sancelme turis asal Prancis melaporkan telah kehilangan tas miliknya di Jalan Sekar Waru Sanur Kauh Densel pada Selasa, 9 Agustus 2022 sekitar pukul 10.45 Wita saat korban naik sepeda gayung menuju Pantai Mertasari. Saat di TKP korban dihampiri pelaku yang naik sepeda motor dan mengambil tas yang diletakkan di keranjang depan.

“Pelaku berhasil kami amankan setelah melakukan olah TKP dan mengidentifikasi nomor plat kendaraan dan identitas pelaku,” ungkap Kapolsek Densel Kompol I Made Teja Dwi Permana, S.H.,S.I.K. didampingi Kasi Humas Iptu I Ketut Sukadi, Senin (15/8/2022).

Lebih lanjut disampaikan sesuai dengan perintah Kapolda Bali dan Kapolresta Denpasar agar seluruh jajaran Kepolisian mengatensi keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berlibur di pulau Bali dan memberikan tindakan tegas kepada para pelaku yang berani berbuat kriminal.

“Setelah diamankan dan dilakukan pengembangan pelaku berusaha melakukan perlawanan sehingga kami berikan tindakan tegas (tembak),” ucap Kapolsek.

Sedangkan barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa 1 buah tas parasut warna pink uang Rupiah Rp 1,4 juta, kartu kredit, kaca mata dan alat perlengkapan ke pantai.

“Pelaku mengakui mengambil tas korban setelah sebelumnya korban dibuntuti pelaku selanjutnya pelaku membuang pakaian dan kartu kredit korban di hutan mangrove Benoa, sedangkan barang lain disimpan pelaku, ” jelas Kompol Made Teja.

Dari hasil pemeriksaan pelaku juga mengakui pernah melakukan jambret di kawasan Jalan Pengembak Sanur sekitar tiga bulan lalu. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Baca Juga  Berhasil Ungkap Kasus Besar, Polresta Denpasar Dinilai Layak Menerima Penghargaan Kapolri
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Anggota Komisi III DPR RI Wayan Sudirta Apresiasi Langkah Tegas Kapolri

Published

on

By

sudirta
Anggota Komisi III Fraksi PDIP I Wayan Sudirta, S.H. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Anggota Komisi III Fraksi PDIP I Wayan Sudirta, S.H. mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengungkapkan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

Kasus yang menyita perhatian publik itu menetapkan mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka.

Dihubungi via telepon pada Rabu (10/8) Anggota Komisi III DPR menyampaikan, ketegasan seperti ini tidak saja bisa menghapus keragu-raguan masyarakat terhadap langkah-langkah kepolisian, dimana tingkat awal kasus ini sempat muncul atau menimbulkan tanda tanya, banyak hal-hal dipertanyakan, serta tidak masuk akal. Namun Kapolri Listyo melakukan beberapa tindakan tegas, yaitu memberikan sanksi kepada 31 pertugas kepolisian yang tidak profesional, diikuti penyelidikan dan penyidikan serius oleh Timsus Mabes Polri sehingga memunculkan tersangka yang ditunggu-tunggu. Bukan hanya 1 tapi 4 orang, salah satunya adalah perwira tinggi yaitu Irjen FS.

Ditambahkan lagi ini bertanda bahwa kepolisian dapat mewujudkan secara konkret instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk menuntaskan perkara ini dan kita berikan penghargaan dan jadi contoh ketegasan ini.

“Hal Ini diperlukan bagi Indonesia yang sedang membangun dan memerlukan terobosan diberbagai bidang karena sesungguhnya tidak mudah untuk mengatasi situasi intern seperti ini. Tapi akhirnya Kapolri bisa cari jalan keluar, tentu banyak hambatan, saya paham itu. Yang paling penting adalah hambatan-hambatan itu bisa disingkirkan sehingga sampai tingkat sekarang pertanyaan-pertanyaan masyarakat kalaupun tidak memuaskan dan terjawab, tapi cukup menyenangkan,” ungkap politisi PDIP ini.

Dengan langkah-langkah kapolri yaitu menentukan dan memastikan ada empat tersangka, ini cukup menyenangkan tapi sekali lagi belum memuaskan. Karena apa, masih perlu langkah-langkah berikutnya misalnya bagaimana hasil pemeriksaan inspektorat/pengawasan tentang masalah kode etik, apakah akan berhenti ditingkat kode etik, atau masih tanda koma. Kalau tanda koma berarti selain proses kode etik, harus dilacak unsur-unsur pidana jangan sampai ada tercecer. Artinya harus tuntas, baik secara kode etik, maupun pidana. Ini bisa dilakukan, termasuk kemungkinan ada pelanggaran pidana berapapun jumlahnya, apakah masalah pembunuhan, menghilangkan barang bukti, mengambil barang bukti, menyembunyikan barang bukti, laporan palsu, dan rekayasa. Semua itu harus dituntaskan dari segi kode etik dan pidana, “Bolehlah kita berharap masyarakat puas dengan langkah-langkah polisi sampai hari ini,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  Polresta Denpasar dan Polsek Jajaran Laksanakan Percepatan Vaksinasi

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Ungkap Kasus Pornografi, Ditreskrimsus Polda Bali Amankan Pasutri Muda

Published

on

By

Polda Bali
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali dipimpin Kabid Humas Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si., saat menggelar press release, Rabu ( 10/8). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali dipimpin Kabid Humas Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si., menggelar press release terkait kasus pornografi yang marak dan terjadi di wilayah hukum Polda Bali.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Kabagbinops Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Ida Putu Wedanajati, S.H., M.H., Kasubdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci, S.I.K., M.I.K., dan Kanit 2 Subdit 5 Siber Ditreskrimsus Polda Bali Kompol Tri Joko W., bertempat di Ruang Rupatama Ditreskrimsus Polda Bali, Rabu (10/8/2022).

Berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/A/406/VII/2022/SPKT.Ditreskrimsus/Polda Bali, yang bertanggal 21 Juli 2022, dari patroli siber diketahui bahwa adanya akun twitter dengan 106 following dan 68,900 follower yang memposting video yang bermuatan pornografi.  Di mana terlihat dari beberapa video, adegan berhubungan badan antara beberapa orang dengan perempun yang sama.

Di dalam akun twitter tersebut termuat open group exclusive telegram, dan untuk dapat bergabung ke dalam group tersebut diwajibkan membayar dengan nominal uang sebesar Rp. 200.000. Di dalam group telegram tersebut tersangka yang merupakan admin membagikan video porno yang di mana diduga diperankan oleh tersangka bersama dengan seorang wanita.

Berdasarkan dari patroli siber tersebut, Tim Siber Ditreskrimsus Polda Bali melaksanakan penyidikan dan diketahui bahwa pelaku dan wanita didalam video porno tersebut merupakan pasangan suami-istri (pasutri) dengan inisial GGG dan Kadek DKS.

Saat melakukan penangkapan didapati bahwa video tersebut diposting oleh GGG dengan sepertujuan Kadek DKS.  Berawal dari tahun 2019 tersangka sudah mulai meng-upload video porno mereka di twitter untuk memenuhi fantasi seksual namun tidak berbayar, dan pada tahun 2020 pada group telegram yang dibuatnya itu tersangka meng-upload video porno yang telah tersangka buat, apabila ada yang ingin bergabung ke dalam group telegram tersebut tersangka meminta bayaran sebesar Rp. 200.000, dan sampai saat ini tersangka memiliki 3 group telegram yang beranggotakan ratusan orang dan dengan keuntungan yang diperoleh kurang lebih sebesar Rp. 50.000.000.

Baca Juga  Polresta Denpasar dan Polsek Jajaran Laksanakan Percepatan Vaksinasi

Kabid Humas Polda Bali Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa tersangka akan dijerat dengan pasal 27 ayat (1) jo pasal 45 ayat (1) UU No.19 th 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pasal 4,10 UU No.44 th 2008 tentang Pornografi dan pasal 55 KUHP.

”Dari perbuatannya tersangka akan dijerat pasal 27 tentang UU ITE, UU nomor 44 tentang pornografi dan pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun penjara,” ucapnya.

Untuk barang bukti yang diamankan pihak kepolisian yakni 1 buah Handphone merek Realme C2 berwarna biru, 1 hardisk sebagai penyimpanan video, 1 akun twitter yang dipergunakan untuk memposting video bermuatan pornografi, 1 akun telegram dengan 3 group telegram berbayar yang berisi puluhan video porno yang diperankan oleh tersangka. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
logo dies natalis
Advertisements
iklan dtw tanah lot
Lanjutkan Membaca