Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Polsek Kutsel Bersama Aparat Gabungan Tertibkan Administrasi Kependudukan di Kampung GAR, Ungasan

BALIILU Tayang

:

polsek kutsel
PENERTIBAN: Aparat gabungan yang terdiri dari Polsek Kuta Selatan, TNI, unsur desa, pecalang, dan linmas saat menggelar penertiban administrasi kependudukan di Kampung GAR Banjar Angas Sari, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Selasa (29/4). (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Aparat gabungan yang terdiri dari Polsek Kuta Selatan (Kutsel), TNI, unsur desa, pecalang, dan linmas menggelar kegiatan penertiban administrasi kependudukan di Kampung GAR (Gabungan Anak Rantau), Banjar Angas Sari, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Selasa (29/4).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 Wita ini dipimpin oleh Kepala Desa Ungasan, I Made Kari, S.H., dan melibatkan 39 personel gabungan. Penertiban difokuskan pada pendataan penduduk pendatang yang belum melaporkan diri secara administratif sesuai ketentuan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 250 orang pendatang dari luar Bali yang diperiksa. Dari jumlah itu, 135 orang menunjukkan kartu identitas (KTP), sementara 15 orang tidak membawa KTP saat pemeriksaan berlangsung. Mereka diarahkan untuk segera mengurus Surat Tanda Lapor Diri (STLD) di Kantor Desa Ungasan. Seluruh warga yang terdata diketahui tinggal di lahan milik seorang warga setempat, I Wayan Nukarta.

Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana W, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Langkah ini penting untuk memastikan bahwa seluruh penduduk, termasuk pendatang, tercatat secara resmi dan dapat dilibatkan dalam pembinaan keamanan lingkungan,” ujarnya.

Operasi berakhir pada pukul 18.30 Wita dalam situasi yang aman dan tertib. Tidak ditemukan indikasi pelanggaran hukum dalam kegiatan tersebut. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Jelang Pemilu, Kelurahan Tonja dan Serangan Lakukan Pendataan Penduduk Nonpermanen

NEWS

Bupati Badung dan Ketua TP PKK Hadiri Puncak Perayaan HAN Kabupaten Badung 2026

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Puncak Perayaan Hari Anak Nasional Kabupaten Badung Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.
HADIRI HAN: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Puncak Perayaan Hari Anak Nasional Kabupaten Badung Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (28/7). (gs/bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri Puncak Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) “Swakarya Praba” Kabupaten Badung Tahun 2026, yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (28/7).

Pada kesempatan ini, Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan penghargaan Anugerah Kumara Mangupura kepada 7 perwakilan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Badung. Kegiatan ini juga diisi Pameran Forum Anak Daerah Kabupaten Badung dan Kecamatan se-Kabupaten Badung, selain itu juga terdapat pameran UMKM.

Bupati Wayan Adi Arnawa ditemui seusai acara menyampaikan sejalan dengan tema HAN tahun ini “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Pemkab Badung terus berupaya dalam melindungi anak dari perundungan, diskriminasi, eksploitasi maupun tindakan lainnya yang tidak sepantasnya untuk anak-anak. Dijelaskan lebih lanjut, Indonesia Emas 2045 dapat dicapai apabila anak-anak kita sudah siap.

“Membangun satu bangsa ini tidak cukup dengan membangun infrastruktur saja. Tapi membangun satu bangsa ini harus menyiapkan regenerasi yang siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan kita. Pertama, kita harus melindungi anak, lindungi anak dari kekerasan, kerundungan, dari keterbelakangan, kita harus melindungi dengan cara memberikan ruang buat anak yang seluas-luasnya untuk masa depan anak kita. Yang kedua, sayangi anak, sayangi anak dengan cara mempersiapkan dia, dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya

Bupati Adi Arnawa juga berpesan bahwa pendidikan merupakan hal yang penting untuk membangun SDM di Kabupaten Badung. Dirinya juga meminta kepada anak-anak di Kabupaten Badung untuk serius dalam mengenyam pendidikan, jangan melakukan perundungan maupun menzolimi teman-teman.

“Belajar yang baik, jangan menyesal belakangan, karena ini kesempatan untuk belajar. Berikan kesempatan, ruang untuk belajar setinggi-tingginya sehingga bisa menjadi orang yang berguna bukan hanya untuk orang tuanya tapi untuk daerah, untuk bangsa dan negara. Saya perintahkan kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Badung I Nyoman Gunarta untuk terus memberikan ruang kepada anak-anak untuk berkreativitas, berinovasi dan lainnya yang positif,” pungkas Adi Arnawa.

Baca Juga  Gercep, Unit Reskrim Polsek Kutsel Tangkap Pelaku Penebasan Beberapa Jam Setelah Kejadian

Ketua Panitia HAN tahun 2026 Yude Artini dalam laporannya menyampaikan bahwa Swakarya Praba merupakan akronim dari Suatu Wujud Kreativitas Budaya dan Prestasi Anak Badung yang mengangkat Samsara, yang bermakna bahwa kehidupan akan selalu berputar dan mengalami perubahan. Dijelaskan lebih lanjut, sebelum puncak Forum Anak Daerah Kabupaten Badung telah banyak menggelar kegiatan sosial hingga perlombaan.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Ayah Bupati Badung dan Bunda Ketua TP PKK beserta seluruh jajaran yang senantiasa menghadirkan ruang bagi suara dan karya anak. Semoga Swakarya Praba tidak berhenti sebagai sebuah perayaan melainkan terus menjadi cahaya yang menuntun langkah anak-anak Badung untuk berkarya, berdaya dan bermakna,” ucapnya.

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Perwakilan Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Perwakilan BPD Bali Mangupura dan Badung, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Nyonya I Gusti Ayu Oka Trisna Dewi, Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, Forum Anak Daerah Kabupaten Badung, Siswa/siswi SD, SMP, SMA/SMK sederajat di Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Serahkan Piala Bergilir Rare Angon Festival

Perkuat Pelestarian Budaya dan Persahabatan Internasional

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan Piala Bergilir Rare Angon Festival pada acara Gala Dinner di Denpasar.
SERAHKAN PIALA BERGILIR: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyerahkan Piala Bergilir Rare Angon Festival dalam suasana penuh kehangatan pada acara Gala Dinner yang digelar di Denpasar, Senin (27/7) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyerahkan Piala Bergilir Rare Angon Festival dalam suasana penuh kehangatan pada acara Gala Dinner yang digelar di Denpasar, Senin (27/7) malam.

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian Rare Angon Festival sekaligus bentuk apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, komunitas layang-layang, serta para pendukung yang telah menyukseskan penyelenggaraan festival.

Acara berlangsung semarak dengan suguhan hiburan yang menghangatkan suasana kebersamaan. Momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi antara peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara yang turut ambil bagian dalam festival budaya kebanggaan Kota Denpasar tersebut.

Dalam sambutannya, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Rare Angon Festival. Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang kompetisi layang-layang, melainkan juga media pelestarian budaya, promosi pariwisata, dan diplomasi budaya yang mampu mempererat persahabatan antarbangsa.

“Rare Angon Festival merupakan warisan budaya yang harus terus kita jaga bersama. Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan bahwa budaya Bali memiliki daya tarik yang kuat di mata dunia. Semoga festival ini terus berkembang menjadi agenda internasional yang memberikan manfaat bagi masyarakat, budaya, dan pariwisata Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Penyelenggaraan Rare Angon Festival tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran para pelayang internasional melalui kerja sama dengan beberapa negara. Salah seorang peserta internasional asal Amerika Serikat, Mr. Ron Spaulding mengaku sangat terkesan dengan sambutan hangat masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar selama mengikuti festival.

“Wonderful festival. Terima kasih atas sambutannya. Saya sangat bahagia melihat begitu banyak layang-layang menghiasi langit Bali. Ini adalah budaya dan pengalaman yang sangat luar biasa. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kota Denpasar atas dukungannya terhadap penyelenggaraan festival ini,” ungkap Mr. Ron.

Baca Juga  Gelar Razia Kendaraan dan Yustisi, Polsek Kutsel Ciptakan Situasi Kamtibmas Aman di Malam Minggu

Sementara itu, salah seorang panitia Rare Angon Festival, Kadek Armika mengatakan bahwa kehadiran peserta internasional menjadi motivasi tersendiri bagi panitia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival setiap tahunnya.

Menurutnya, Rare Angon Festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bertemunya berbagai budaya melalui tradisi layang-layang yang telah mengakar kuat di Bali. Dukungan Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting sehingga festival ini mampu berkembang dan semakin dikenal di tingkat internasional.

Penyerahan Piala Bergilir Rare Angon Festival menjadi simbol keberhasilan penyelenggaraan festival yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, pelestarian budaya, dan kebersamaan. Dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendukung Rare Angon Festival sebagai wadah pelestarian budaya, penguatan karakter generasi muda, sekaligus sarana membangun persahabatan antarbangsa melalui seni dan budaya.

“Rare Angon Festival diharapkan terus menjadi agenda budaya unggulan Kota Denpasar yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Bali kepada dunia serta memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya,” katanya.  (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

D’Youth Fest 6.0 Catatkan 42 Ribu Pengunjung, Nilai Transaksi Tembus Rp 3,2 Miliar

Published

on

By

Suasana keramaian pengunjung pada pelaksanaan D'Youth Fest 6.0 Tahun 2026 di Kota Denpasar.
 Suasana D'Youth Fest 6.0 Tahun 2026. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – D’Youth Fest 6.0 kembali membuktikan diri sebagai salah satu ajang ekonomi kreatif dan ruang ekspresi generasi muda terbesar di Kota Denpasar. Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pertengahan Juni hingga akhir Juli 2026 berhasil menarik antusiasme masyarakat. Khusus pada puncak pelaksanaan D’Youth Fest yang digelar pada 11–12 Juli 2026, jumlah kunjungan penonton tercatat mencapai sekitar 42 ribu orang, dengan total nilai transaksi ekonomi menembus Rp 3,2 miliar, meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp 1,4 miliar.

Kesuksesan tersebut menjadi indikator bahwa D’Youth Fest tidak hanya mampu menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang memberikan ruang bagi pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga para seniman untuk memasarkan karya dan produknya. Peningkatan jumlah pengunjung dan nilai transaksi menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap event kreatif yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar.

D’Youth Fest 6.0 sendiri menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lebih dari satu bulan. Diawali dengan pementasan Operet “This Week” pada 12–15 Juni 2026, dilanjutkan Glory of Youth yang menghadirkan kompetisi esports pada 1–5 Juli 2026. Memasuki pertengahan Juli, masyarakat disuguhkan Area Kreator (Kreha) pada 10–12 Juli 2026 yang menjadi wadah promosi produk ekonomi kreatif lokal, sebelum ditutup dengan Malam Puncak D’Youth Fest pada 11–12 Juli 2026 yang menghadirkan berbagai penampilan musisi nasional dan lokal. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui Denpasar Tattoo Expo pada 24–25 Juli 2026 yang turut memperkuat citra Denpasar sebagai kota kreatif yang terbuka terhadap berbagai bentuk seni dan kreativitas.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Riyastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, komunitas kreatif, pelaku usaha, sponsor, hingga masyarakat yang bersama-sama mendukung suksesnya penyelenggaraan D’Youth Fest 6.0.

Baca Juga  Dipimpin Kapolsek Kuta, Sinergi Lintas Sektor Tertibkan Ojol dan Pengendara Motor di Legian

Selain itu, membludaknya kunjungan masyarakat pada pelaksanaan Malam Puncak D’Youth Fest 6.0 juga tak lepas dari kolaborasi apik yang menghadirkan Ogoh-ogoh Gajah karya Keduk Garage bersama ST. Yowana Saka Bhuwana
yang juga berkolaborasi dengan komposer I Wayan Ari Wijaya yang juga founder Palawara Music Company. Selain itu,  pemilihan lokasi yang berbeda yang awalnya di lapangan Lumintang menjadi di lapangan I Gusti Ngurah Made Agung (Puputan) di pusat keramaian yang juga menjadi daya tarik tersendiri. Ke depan pihaknya akan mengevaluasi sejauh mana tingkat keberhasilan dari kegiatan ini.

“Peningkatan jumlah pengunjung hingga mencapai sekitar 42 ribu orang serta nilai transaksi yang menembus Rp 3,2 miliar merupakan capaian yang bagus. Ini menunjukkan bahwa D’Youth Fest tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan berekspresi bagi generasi muda, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Denpasar. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Riyastiti.

Lebih lanjut, Riyastiti menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar akan terus berupaya menghadirkan berbagai event kreatif yang berkualitas dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata berbasis budaya serta ekonomi kreatif.

Menurutnya, keberhasilan D’Youth Fest menjadi bukti bahwa kolaborasi antarkomunitas, pelaku industri kreatif, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem kreatif yang produktif sekaligus meningkatkan daya saing Kota Denpasar sebagai kota kreatif.

“Melalui capaian tersebut, D’Youth Fest diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan unggulan Kota Denpasar yang mampu mendorong lahirnya talenta-talenta muda, memperluas peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota yang kreatif, inovatif, dan berbudaya,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Polsek Kuta Selatan Gelar Blue Light Patrol Jaga Kamtibmas Jelang Konferensi WWF ke-10

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca