Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prodi Sastra Inggris FIB Unud Gelar Forum Ilmiah dan Peluncuran Buku

Dalam Rangka Purnabakti Prof. Dr. Ida Bagus Putra Yadnya, Prof. Dr. I Made Budiarsa dan Drs. I Ketut Wandia, M.App.Ling.

Loading

BALIILU Tayang

:

fib unud
Foto bersama dalam acara Forum Ilmiah, Peluncuran Buku dan Purnabhakti Dosen Sastra Inggris. Dari kiri ke kanan: I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D., Prof. Dr. Drs. I. B. Putra Yadnya, M.A., Drs. I Ketut Wandia, M.A., M.App.Ling., Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A., Prof. Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum., Prof. Dr. I Wayan Mulyawan, S.S., M.Hum., Prof. Dr. I Nengah Sudipa, M.A., Dr. Dra. Ni Made Suryati, M.Hum., Prof. Dr. I Nyoman Weda Kusuma, M.S. (Foto: Gilang Ramawan)

Denpasar, baliilu.com – Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) pada Senin, 9 Januari 2023 menyelenggarakan Forum Ilmiah, Peluncuran Buku, dan Purnabakti bertempat di Auditorium Widya Sabha Mandala, FIB Unud.

Acara dihadiri oleh Dekan FIB Unud, Prof. Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum., beserta jajaran, Ketua Senat FIB Unud, Prof. Dr. I Nyoman Weda Kusuma, M.S., Koordinator Program Studi Sastra Inggris, Prof. Dr. I Wayan Mulyawan, S. S., M. Hum., dan tamu undangan lainnya. Adapun guru besar dan dosen yang memasuki masa purnabakti, antara lain Prof. Dr. Drs. I. B. Putra Yadnya, M.A., Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. dan Drs. I Ketut Wandia, M.A., M.App.Ling.,

mulyawan
Koprodi Sastra Inggris, Prof. Dr. I Wayan Mulyawan, S.S., M.Hum. (Foto: Gilang Ramawan)

Acara dimulai dengan sambutan dari Koordinator Program Studi Sastra Inggris Udayana Prof. Dr. I Wayan Mulyawan, S.S., M.Hum. Dalam sambutannya Mulyawan mengungkapkan bahwa acara ini dilaksanakan untuk menghormati sumbangsih dan kerja keras para dosen dan guru besar yang telah memasuki masa purnabakti kepada Prodi Sastra Inggris.

“Kegiatan seremonial ini merupakan kegiatan rutin kita. Khususnya, acara peluncuran buku dan penyerahan buku untuk purnabakti. Akan tetapi untuk kesempatan ini, karena bersamaan tiga dosen yang akan pensiun, dua guru besar dan satu dosen, nah kita langsungkan bersamaan acaranya setelah ketiga-tiganya memasuki masa purnabakti, dimana Prof. Putra Yadnya pada tanggal 25, Pak Wandia pada tanggal 31, dan Prof. Budiarsa pada tanggal 7 Januari,” ungkap Mulyawan.

dekan FIB Unud
Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Ibu Prof. Dr. Made Sri Satyawati, S. S., M. Hum. (Foto: Gilang Ramawan)

Sementara itu, Dekan FIB Unud Prof. Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada ketiga dosen purnabakti karena telah menuntun dan memiliki peran yang besar hingga bisa sampai pada tempat yang beliau duduki sekarang. Dekan juga berterima kasih kepada Prof. Sudipa yang saban tahun menghasilkan buku-buku untuk mengantarkan teman-teman dan senior yang memasuki masa purnabakti.

Baca Juga  Angkat Tema Pendidikan, Mahasiswi FIB Unud Jadi Salah Satu Delegasi International Youth Innovation Summit #1 2023

“Pada saat apel tanggal 18 Oktober beliau (Prof. Sudipa) pernah menyampaikan amanat apel yang mengatakan bahwa menulis adalah kerja demi keabadian, dan setinggi-tingginya ilmu seseorang kalau belum pernah menulis kita menjadi tidak memiliki makna atau kita tidak dikenal oleh siapa pun. Jadi, menulis adalah sesuatu yang penting untuk memperlihatkan jati diri kita,” ungkapnya. 

Sedangkan Prof. Dr. I Nengah Sudipa, M.A. selaku editor menyampaikan bahwa menyusun buku merupakan sebuah warisan keilmuan. “Alasan kenapa saya mau membuat buku purnabakti. Yang pertama adalah niat yang tulus untuk berbakti kepada kolega dan alasan kedua karena ini merupakan warisan keilmuan,” ungkapnya.

Selanjutnya, acara peluncuran buku yang ditandai dengan penyerahan buku kepada Dekan, Koprodi, dan para dosen yang memasuki masa purnabakti.

fib unud
Prof. Dr. Drs. I. B. Putra Yadnya, M. A., saat memberikan kesan pesan. (Foto: Ardhiama)

Acara selanjutnya adalah penyampaian kesan dan pesan dari para dosen yang memasuki masa purnabakti. Prof. Dr. Drs. I.B. Putra Yadnya, M.A. mengawali pesan dan kesannya menyampaikan walaupun sudah memasuki masa pensiun, hubungan silaturahmi dengan Prodi Sastra Inggris harus tetap terjalin.

“Kita hanya berpisah dalam hubungan kerja, jangan memutuskan hubungan silaturahim, dan tetap menjalin komunikasi walaupun kami sudah pensiun, jika selama ini ada kenangan manis mari kita ukir dalam hati kita masing-masing,” ucapnya. 

Kesan dan pesan selanjutnya disampaikan oleh Drs. I Ketut Wandia, M.A., M.App.Ling. Ia mengungkapkan harapannya agar Fakultas Ilmu Budaya mampu terus semakin maju dan melebarkan sayapnya baik di dunia nasional maupun internasional.

“Begitu juga bagi Fakultas Ilmu Budaya yang selama ini terus bersinar, berkibar di Unud, mudah-mudahan terus berkibar sampai nasional dan juga internasional, so all the best,” harapnya.

budiastra
Prof. Dr. Made Budiarsa, M. A., saat memberikan kesan dan pesan. (Foto: Ardhiama)

Dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A. Selama 42 tahun masa baktinya, Budiarsa pernah menjabat sebagai Wakil Dekan II FIB Unud dan banyak jabatan penting lainnya di Universitas Udayana. Seluruh masa baktinya di Fakultas Ilmu Budaya dilakukan dengan sepenuh hati dan dengan rasa tulus. Budiarsa juga memberi penegasan bahwa pensiun bukanlah akhir dari perjalanan.

Baca Juga  Prodi Sastra Inggris Unud Gelar PKM di SMPN 2 Ubud

“Pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Saya harus bisa tetap bisa berkarya dan menjadi inspirasi bagi orang-orang yang ada di dekat saya. Semoga Tuhan selalu memberkahi perjalanan hidup saya setelah tidak lagi bekerja dan mengabdi di Fakultas Ilmu Budaya,” ujarnya.

Budiarsa juga berpesan agar seluruh civitas menjaga harkat dan martabat Fakultas Ilmu Budaya agar sesuai dengan harapan pendiri Fakultas Ilmu Budaya, yaitu kadi bahni ring pahoman dumilah mangde suka nikang rat

fib unud
Penyerahan sertifikat kepada moderator dan narasumber oleh Koprodi Sastra Inggris dalam acara Forum Ilmiah, Peluncuran Buku dan Purnabakti Dosen Sastra Inggris. (Foto: Ardhiama)

Acara yang terakhir adalah Forum Ilmiah dengan narasumber, Dr. I Made Netra, S.S., M.Hum yang dipandu oleh Dr. Ni Ketut Widhiarcani Matradewi, S.S., M. Hum. Dr. I Made Netra membawakan materi yang berjudul Intentionality Complexity of Speakers Meaning: Evidence From Requesting in Balinese. Judul tersebut dipilih karena ia melihat banyaknya tutur kata yang diekspresikan oleh orang-orang di desa dalam mengekspresikan intensionalitas. Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Pria Lanjut Usia yang Hilang di Gunung Batukaru

Published

on

By

batukaru
HENTIKAN PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menghentikan upaya pencarian dan pertolongan terhadap pria lanjut usia Made Dibya (84) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (2/5/2026). (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) menghentikan upaya pencarian dan pertolongan terhadap pria lanjut usia Made Dibya (84) yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (2/5/2026). Penghentian pencarian ini dilakukan mengingat selama tujuh hari pencarian tim SAR Gabungan belum menemukan tanda – tanda baru keberadaan korban.

“Sampai pencarian terakhir hari ini, tim SAR gabungan belum menemukan indikasi korban ditemukan,” terang Kepala Seksi Operasi Basarnas Bali I Wayan Juni Antara.

Ia menambahkan, sejak hari pertama, tim SAR gabungan yang melibatkan unsur TNI/Polri, instansi pemerintah, perangkat desa, relawan, masyarakat setempat dan kelurga korban, telah menyisir hutan dan area perbukitan yang dicurigai menjadi titik hilangnya korban, namum pencarian tetap nihil.

Tak hanya itu, saksi mata yang ikut dalam rombongan pendakian, Negah Susana Yasa (61) juga dilibatkan kembali dalam upaya pencarian.

Kondisi curah hujan yang tinggi disertai kabut menyebabkan jalur pendakian menjadi licin dan jarak pandang tim SAR gabungan menjadi terbatas.

“Sesuai dengan regulasi Undang – Undang Nomor. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, pencarian dengan pengerahan unsur SAR gabungan dapat dihentikan apabila selama 7 hari pencarian korban tidak ditemukan,” ungkap Juni Antara.

Meski demikian, Operasi SAR dapat dilanjutkan kembali apabila ditemukan tanda – tanda yang mengarah pada bukti baru yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar – besarnya kepada seluruh tim SAR gabungan atas dedikasi dan tugas kemanusian yang dilakukan sejak hari pertama hingga terakhir ini, pencarian kita lanjutkan dengan pemantauan dan akan berkoordinasi dengan pemandu – pemandu yang melaksanakan pendakian di Gunung Batukaru untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  FIB Unud Gelar Kuliah Tamu, Undang Linguis dan Antropolog dari Italia

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Revitalisasi Bahasa Pedawa Digelar, Sekolah Adat Manik Empul Libatkan Lintas Generasi

Published

on

By

Sekolah Adat Desa Pedawa
REVITALISASI: Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Adat Manik Empul Desa Pedawa Kecamatan Banjar menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Lisan Pedawa. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sekolah Adat Manik Empul Desa Pedawa Kecamatan Banjar menyelenggarakan kegiatan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Lisan Pedawa sebagai upaya menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah arus modernisasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengimbasan program revitalisasi yang selama ini secara berkelanjutan dilakukan oleh Manik Empul, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Bali. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahasa Pedawa.

Berbagai materi disajikan dalam kegiatan ini, di antaranya mesatua (bercerita), banyolan atau lawakan menggunakan bahasa Pedawa, pembacaan puisi, serta pidato (pidarta) berbahasa Pedawa. Ragam kegiatan tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali tradisi lisan yang mulai jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah Adat Mani Empul, Wayan Sadnyana ditemui saat kegiatan, Sabtu (2/5) menyampaikan kegiatan revitalisasi ini memiliki dua tujuan utama, yakni memperkuat keberadaan bahasa Pedawa sebagai salah satu dialek Bahasa Bali, serta menggali kembali kearifan lokal yang terkandung dalam berbagai istilah khas Pedawa yang kini mulai terlupakan.

“Banyak istilah lokal yang sesungguhnya sarat makna, namun sudah jarang dipahami generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin menjembatani transfer pengetahuan antar generasi,” ujar Sadnyana.

Secara teknis disampaikan, kegiatan dilaksanakan di wantilan Desa Adat Pedawa setiap akhir pekan sepanjang bulan Mei, dengan melibatkan instruktur dari kalangan relawan serta tokoh adat setempat. Peserta kegiatan mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak tingkat sekolah dasar, remaja SMP dan SMA, hingga mahasiswa dan masyarakat umum.

“Pelibatan lintas generasi ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan bahasa dan sastra lisan Pedawa sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat ikatan komunitas berbasis tradisi,” pungkasnya.

Baca Juga  Beri Manfaat dan Bekal kepada Siswa, FIB Unud Gelar PKM di SMAN 1 Selemadeg

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Sekolah Adat Manik Empul berharap bahasa Pedawa tidak hanya bertahan, tetapi juga kembali hidup dan berkembang di tengah masyarakat sebagai warisan budaya yang bernilai tinggi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Buruh: DPR Apresiasi Langkah Pemerintah Tata Aturan Outsourcing

Published

on

By

outsourcing
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: Munchen/dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua DPR RI Puan menyambut positif langkah Pemerintah yang dalam rangka Hari Buruh 2026 menerbitkan aturan baru melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya. Salah satu poin dalam Permenaker ini adalah pembatasan jenis pekerjaan dalam outsourcing.

Menurut Puan, penataan aturan outsourcing juga perlu memastikan bahwa fleksibilitas hubungan kerja tidak berkembang menjadi ruang yang memperbesar kerentanan pekerja terhadap kehilangan pekerjaan mendadak.

Puan memandang pembatasan outsourcing pada jenis pekerjaan tertentu pun harus diikuti kejelasan implementasi. “Ini diperlukan agar aturan tersebut tidak menimbulkan pola baru yang justru memindahkan ketidakpastian ke bentuk hubungan kerja lain yang belum sepenuhnya terlindungi,” imbaunya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Kemudian mengenai isu perlindungan pekerja transportasi digital, Puan menilai hal tersebut menjadi bagian dari perubahan struktur kerja yang perlu dibaca lebih luas. Pada peringatan May Day kali ini, Pemerintah disebut akan memberi kejutan bagi para buruh dan pengemudi ojek online (ojol).

“Perlindungan terhadap penghasilan, kepastian hubungan kerja, dan jaminan sosial bagi pengemudi layanan transportasi online menjadi penting karena sektor digital kini menjadi penopang ekonomi banyak keluarga,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Puan mengatakan semua upaya regulasi yang ada bermuara pada satu hal yakni memastikan masyarakat bekerja tetap memiliki rasa aman terhadap masa depannya dan keluarga.

“Karena ketika ketidakpastian kerja meningkat, tekanan sosial akan jauh lebih cepat dirasakan di tingkat keluarga. Ini tentang kebutuhan pokok rumah tangga, pendidikan anak-anak, dan berbagai kebutuhan hidup lain,” tegas Puan.

Puan lalu menyinggung 2 kejadian yang menjadi perhatian beberapa waktu terakhir yakni kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, dan kasus kekerasan pada anak di Tempat Penitipan Anak atau Daycare di Yogyakarta.

Baca Juga  FIB Unud Terima Kunjungan SMA Islam PB Soedirman Jakarta

“Dalam sepekan terakhir, kita melihat berbagai potret memilukan yang dihadapi pekerja. Kecelakaan kereta baru-baru ini dialami oleh mayoritas pekerja saat hendak pulang ke rumah,” kata Puan.

“Lalu kasus kekerasan pada Daycare, ini juga menjadi keprihatinan kita bersama karena tempat penitipan anak kita ketahui sekarang menjadi alternatif pengasuhan bagi orangtua pekerja,” lanjutnya.

Untuk itu, Puan mendorong agar Pemerintah semakin meningkatkan berbagai fasilitas pelayanan untuk mendukung pekerja. Termasuk keamanan pada transportasi dan kenyamanan pada kebutuhan domestik.

Puan menyatakan, DPR akan terus mengawal setiap kebijakan bagi pekerja, dan mendorong adanya peningkatan kesejahteraan untuk semua masyarakat bekerja. Bahkan DPR juga baru-baru ini mengesahkan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) untuk keadilan bagi pekerja di sektor domestik.

“Pengesahan UU PPRT yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini dan berdekatan dengan momen May Day, kita harapkan menjadi sebuah bentuk perjuangan nyata dari DPR untuk pekerja,” jelas Puan.

Puan menegaskan, semua pekerja berhak memperoleh perlindungan yang layak. “Baik itu pekerja formal, pekerja informal, pekerja di sektor konvensional, pekerja di sektor domestik, freelancer dan kreatif, guru, driver ojek online, PRT, petani gurem, buruh harian, hingga pekerja kaki lama, dan lain-lain, semuanya berhak mendapat perlindungan dari Negara,” urai cucu Bung Karno itu.

“Peringatan Hari Buruh harus dipahami sebagai pengingat bahwa menjaga kualitas hidup pekerja berarti juga menjaga landasan sosial yang menopang pembangunan nasional,” tutup Puan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca