Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2025 Berlangsung Khidmat

Gubernur Koster Pimpin Prosesi dan Mundut Pralingga Ida Bhatara Lingsir

Loading

BALIILU Tayang

:

puncak ibtk 2025
MUNDUT: Gubernur Bali Wayan Koster berkesempatan mundut (mengusung) Pralingga Ida Bhatara Lingsir saat Karya Agung Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) Tahun 2025 pada hari suci Purnama Sasih Kadasa, Sabtu (Saniscara Wage, Julungwangi) 12 April 2025. (Foto: ist)

Karangasem, baliilu.com – Rangkaian panjang Karya Agung Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) Tahun 2025 mencapai puncaknya pada hari suci Purnama Sasih Kadasa, Sabtu (Saniscara Wage, Julungwangi) 12 April 2025. Ribuan umat Hindu memadati kawasan Penataran Pura Agung Besakih, Karangasem, sejak pagi hari untuk mengikuti Muspayang Bhakti yang menjadi pembuka dari puncak karya.

Gubernur Bali Wayan Koster, tampak khusyuk memimpin langsung jalannya persembahyangan bersama para pemedek dan krama pengempon. Momen sakral yang digelar setiap tahun ini merupakan wujud syukur kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa atas segala limpahan rahmat dan karunia. Sasih Kadasa dipercaya sebagai waktu yang paling utama untuk melaksanakan upacara Dewa Yadnya.

Usai Muspayang Bhakti, prosesi Nedunang Ida Bhatara Kabeh dilaksanakan dengan khidmat. Ida Bhatara yang sebelumnya distanakan di Bale Pesamuhan Agung diiringi menuju Bale Paselang. Gubernur Wayan Koster berkesempatan mundut (mengusung) Pralingga Ida Bhatara Lingsir, diikuti oleh para Kepala Daerah atau perwakilan dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali yang mundut Pralingga Ida Bhatara sesuai dengan amongan (tanggung jawab) masing-masing.

Lima Sulinggih memimpin jalannya Muspayang Bhakti Karya, di antaranya Ida Sri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, Ida Pedanda Gede Karang Putra Kenitan, Ida Pedanda Suwabawa Karang Adnyana, Ida Pandita Dukuh, Ida Pandita Empu Pande, Ida Pandita Empu Ratu Pasek, serta Ida Dalem Semara Putra.

Dengan penuh semangat, khidmat dan ketulusan hati, Gubernur Koster mundut Pralingga Ida Bhatara dari awal hingga berakhir dalam prosesi Murwadaksina, mengelilingi seluruh pelinggih suci di areal Penataran Pura Agung Besakih sebanyak tiga kali.

Setibanya di Bale Paselang, upakara Paselang dihaturkan dan dipuput oleh dua Sulinggih, yaitu Ida Pandita Empu Siwa Putra Dharma Dhaksa dan Ida Pedanda Gede Jelantik Darma Purwita Karang. Muspayang Bhakti Paselang kembali diikuti oleh Gubernur Bali beserta jajaran Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, serta seluruh pemedek di depan Bale Paselang. Selanjutnya, Ida Bhatara Kabeh kembali distanakan di Bale Pesamuhan Agung.

Baca Juga  Wujudkan PSEL dan BMTH di Bali, Gubernur Koster Teken Dua Kesepakatan Strategis di Jakarta

Fenomena berbeda dibanding prosesi Nedunang Ida Bhatara Kabeh (9/4), yang diwarnai hujan gerimis. Dipercaya sebagai berkah dan dimaknai sebagai pembersihan energi negatif di jalur yang dilalui Ida Bhatara Kabeh menuju Bale Pesamuhan Agung.

Sementara itu, saat puncak karya berlangsung, matahari bersinar terik, memberikan sinar, menerangi jalannya upacara, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan. Dan pula, panasnya matahari tidak mengurangi kekhusyukan dan semangat para pemedek untuk ngayah dan menghaturkan bakti, karena sinarnya tetap terasa lembut di tengah sejuknya udara pegunungan Desa Besakih.

Selain upakara utama, juga dilaksanakan upakara Pengemit lan Pengerajeg yang dipuput oleh Sulinggih Ida Rsi Sidhi Cita bersama Ida Pedanda Bukit Kemenuh, serta upakara Ambal-ambal yang dipuput oleh Ida Rsi Bhujangga Wisnawa bersama Agni Wisesa Maheswara.

Jro Mangku Gusti Jana, Pemangku Pura Agung Besakih, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kelancaran seluruh rangkaian puncak Karya IBTK Tahun 2025.

“Upacara besar ini rutin kita gelar setiap tahun sebagai wujud bakti dan syukur atas anugerah Ida Bhatara Hyang Parama Kawi yang melimpahkan amertha kehidupan. Prosesi tedun ke paselang dimaknai sebagai kehadiran Ida Bhatara memberikan berkat kepada alam beserta isinya. Selanjutnya, setiap hari akan dilaksanakan upakara penganyar secara bergiliran oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali,” jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan Komjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, Bupati Karangasem Gusti Putu Parwata beserta Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, Bupati Klungkung Made Satria beserta Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta Ibu, Anggota DPRD Provinsi Bali Made Sumiati, Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023 Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, serta para Pimpinan Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali.

Baca Juga  Gubernur Koster Serukan Desa Lestari Tanpa Sampah Plastik

Usai mengikuti prosesi puncak Karya IBTK Tahun 2025, Gubernur Bali Wayan Koster berkesempatan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pura Pedharman Sira Arya Gajah Para Betara Sira Arya Getas yang masih berlokasi di kawasan Pura Agung Besakih.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehormatan yang diberikan untuk turut serta dalam awal pembangunan Pura Pedharman tersebut.

“Tidak ada yang lebih mulia dari niat dan tugas pratisentana untuk membangun linggih Pedharman guna memuliakan leluhurnya. Ini adalah wujud bakti sekaligus kewajiban. Kita telah dianugerahi kehidupan, rezeki, hingga jabatan, jangan sampai kita melupakan leluhur. Kita harus selalu ingat agar keturunan kita senantiasa diberkahi anugerah yang terbaik dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Bali Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

BUDAYA

Bupati Badung Hadiri “Karya Ngerehan“ di Pura Dalem Sakenan Munggu

Sebagai Bentuk Penghormatan dan Bakti, Adi Arnawa “Nyumpangin Sekar Emas” dan Tekankan Efektivitas Hibah

Loading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa hadiri Karya Ngerehan Ida Bhatara Ratu Bagus Kahyangan Jagat di Pura Dalem Sakenan Munggu
NYUMPANGIN SEKAR: Bupati Wayan Adi Arnawa berkesempataan “nyumpangin Sekar Emas” Ida Bhatara saat menghadiri prosesi sakral “Karya Ngerehan” Ida Bhatara Ratu Bagus Kahyangan Jagat di Pura Dalem Sakenan Munggu, Kecamatan Mengwi, Minggu (18/1). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri prosesi sakral Karya Ngerehan Ida Bhatara Ratu Bagus Kahyangan Jagat di Pura Dalem Sakenan Munggu, Kecamatan Mengwi, Minggu (18/1). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa berkesempatan melakukan prosesi nyumpangin Sekar Emas pada Sekar Taji Ida Bhatara Ratu Bagus sebagai bentuk penghormatan dan bakti.

Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya, Pemkab Badung menyerahkan bantuan Dana Hibah Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 742 juta lebih.

Turut hadir mendampingi Bupati, Anggota DPD RI Dapil Bali I Komang Merta Jiwa, Ketua DPRD Badung I Gst Anom Gumanti, Anggota DPRD Badung I Made Rai Wirata, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, perwakilan Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Munggu, serta Bendesa Adat se-Desa Munggu.

Dalam sembrama wacananya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya upacara ini. Ia berharap seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar. “Kami memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan adat yang telah dipersiapkan dengan perencanaan dan penganggaran yang matang. Dana hibah ini harus dikelola secara tepat sasaran untuk mendukung keberlangsungan kegiatan adat dan kebutuhan masyarakat setempat,” ujarnya.

Selain urusan adat, Bupati juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memaparkan program strategis Pemkab Badung Tahun 2026. Di antaranya adalah percepatan pembangunan jalan baru guna mengatasi kemacetan, penanganan sampah di sungai untuk mencegah banjir, hingga berbagai program sosial.

“Pemkab Badung terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui bantuan sosial, mulai dari beasiswa S1 gratis bagi keluarga berpenghasilan rendah, bantuan kematian sebesar Rp 10 juta, bantuan disabilitas, hingga santunan lansia sebesar Rp 3 juta tepat di hari ulang tahunnya,” tambahnya.

Baca Juga  Program Satu Keluarga Satu Sarjana Didukung Penuh 26 Kampus Negeri dan Swasta

Sementara itu, Manggala Karya I Made Rai Sujana menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran eksekutif dan legislatif Kabupaten Badung. Ia merinci bahwa dana bantuan Rp 742 juta lebih tersebut bersumber dari Anggaran Perubahan 2025, yang juga didukung oleh partisipasi swadaya masyarakat dan kontribusi Kepala Lingkungan Adat Desa Munggu sebesar Rp 50 juta.

Rai Sujana menjelaskan bahwa rangkaian upacara panjang ini telah dimulai sejak 15 September 2025 dan puncaknya berlangsung pada Januari 2026 ini. Selanjutnya, agenda akan diteruskan dengan upacara melaspas, pasupati serta persembahyangan di Pura Luhur Sampurna. Ia pun mengajak seluruh krama untuk terus menjaga soliditas demi kelancaran seluruh rangkaian upacara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

“Karya Atma Wedana” di Banjar Tanggayuda Bongkasa

Wabup Badung Bagus Alit Sucipta Serahkan Bantuan Rp 30 Juta

Loading

Published

on

By

Karya Banjar Tanggayuda
HADIRI KARYA: Wabup Bagus Alit Sucipta, didampingi Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri rangkaian “Karya Atma Wedana” (Nyekah Massal) yang dilaksanakan krama Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (17/1). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bertepatan dengan Rahina Suci Siwaratri, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, didampingi Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri rangkaian Karya Atma Wedana (Nyekah Massal) yang dilaksanakan krama Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (17/1).

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Yadnya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana secara pribadi sebesar Rp 30 juta yang diterima langsung Ketua Panitia Karya, I Wayan Sunarta.

Dalam sambrama wacananya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat kebersamaan dan gotong-royong krama dalam menyukseskan karya tersebut.

“Saya mengapresiasi seluruh krama Banjar Tanggayuda yang telah melaksanakan Karya Atma Wedana ini dengan penuh rasa kebersamaan. Pelaksanaan yadnya yang didukung swadaya krama adalah bukti nyata semangat gotong-royong yang masih kental di masyarakat,” ujar Wabup.

Di sela sambutannya, Wabup juga menekankan pentingnya penanganan sampah sebagai tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

“Jika kesadaran memilah sampah tumbuh dari rumah tangga, saya yakin sekitar 60 persen persoalan sampah dapat teratasi. Hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah,” tambahnya.

Wabup Bagus Alit Sucipta juga menjelaskan bahwa Pemkab Badung telah merencanakan pembangunan Teba Modern di Desa Bongkasa yang ditargetkan terealisasi pada anggaran induk tahun 2026 dan berpesan agar persatuan tetap dijaga.

“Saya berharap kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya dalam pelaksanaan yadnya, tetapi juga dalam berbagai kegiatan positif lainnya demi kemajuan desa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya Atma Wedana, I Wayan Sunarta, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Wakil Bupati beserta jajaran. Ia menjelaskan bahwa Nyekah Massal kali ini diikuti oleh 9 sawa dan mendapat dukungan dana APBDes Desa Bongkasa sebesar Rp 100 juta. Ia menjelaskan bahwa yadnya ini sejatinya direncanakan dua tahun mendatang. Namun, karena akan dilaksanakan rangkaian Dewa Yadnya di Pura Dalem Pingit pada bulan Juni mendatang, maka pelaksanaan Atma Wedana dimajukan. (gs/bi)

Baca Juga  Kado HUT Ke-421 Kota Singaraja, Gubernur Koster Komit Tuntaskan Infrastruktur Jalan, Pelabuhan dan Sport Center

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Siwaratri di Era Digital, Melayani Sang Diri, Memuliakan Anugerah Menjadi Manusia

Published

on

By

Melakukan persembahyangan bersama saat hari suci Siwa Ratri. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Fenomena di tengah riuhnya getaran zaman ketika jari lebih sering menyentuh layar daripada dada sendiri, manusia hidup dalam terang teknologi namun sering kehilangan cahaya batin. Notifikasi berbunyi nyaris tanpa jeda, informasi mengalir tanpa sempat direnungi, dan identitas digital perlahan menggantikan jati diri sejati. Demikian dikatakan Luh Irma Susanthi selaku Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, dikonfirmasi, Sabtu (17/1).

Dilanjutkan, kisah Lubdaka adalah hasil mahakarya Mpu Tanakung, yang menyimpan banyak nilai kehidupan, tetapi yang penting dipahami sesungguhnya dari cerita Lubdhaka merupakan simbolik tentang ajaran Ketuhanan dalam Hindu, diterjemahkan bahwa pemburu itu sesungguhnya asas dasar manusia, dimana manusia sebagai pemburu cahaya, pemburu Ketuhanan.

“Bahwa setiap manusia di dunia ini wajib berburu kebajikan, esensi Ketuhanan. Itu sebabnya yang diburu binatang. Sifat kebinatangan itulah yang diburu. Binatang juga disebut satwa itu juga bisa bermakna pemusnahan sifat buruk menuju sifat-sifat kebaikan dan itulah yang harus dimunculkan dalam dirinya, jadi Siwaratri itu sesungguhnya malam perenungan bagi umat Hindu untuk merenungi dan menyadari siapa jati dirinya agar matutur ikang atma ri jatinya atau dialog antara jiwa dan kesejatiannya,” jelas Irma.

Ditambahkan Irma, Siwaratri menjadi malam refleksi, bukan untuk menghakimi diri, tetapi untuk menyadari di mana kita kehilangan arah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
IKLAN STIKOM 1A
Advertisements
Nataru 2026 dprd badung
Advertisements
bks lpd
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kolaborasi Gubernur Koster dan Wamen Fahri Hamzah Hapus Rumah Tak Layak Huni di Bali mulai 2026
Lanjutkan Membaca