Connect with us

GAYA HIDUP

Rai Mantra Dukung Kegiatan Bali Houseplants Community

BALIILU Tayang

:

de
AUDIENSI: Bali Houseplants Community melakukan audiensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (14/7-2020) di Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Guna meningkatkan produktifitas UMKM dan kreatifitas anak muda di dalam budidaya tanaman, Bali Houseplants Community melakukan audiensi dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Selasa (14/7-2020) di Denpasar.

Salah satu pendiri Bali Houseplants Community, Ni Nyoman Novia Sartika Dewi atau sering dipanggil Manggek mengatakan dalam masa pandemi Covid-19 ini trend tanaman semakin digemari oleh masyarakat termasuk juga kalangan anak muda. “Ke depannya trend tanaman bukan sekedar hobi melainkan akan menjadi life style di kalangan anak muda Bali,” ujarnya.

Menurut rencana, kata Sartika Dewi,  komunitas Bali Housplants Community akan mengadakan events plants exhibition, sehingga akan memberikan peluang usaha untuk anak muda.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengapresiasi kegiatan Bali Houseplants Community untuk mengenalkan budidaya tanaman kepada masyarakat khususnya anak muda di Denpasar. “Kegiatan ini diharapkan dapat menarik minat anak muda di bidang budidaya tanaman dan menumbuhkan peluang usaha yang mana merupakan recovery awal di masa adaptasi kebiasaan normal baru,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kota Denpasar akan memfasilitasi kegiatan Bali Houseplants Community dengan menggunakan Gedung Dharma Negara Alaya yang akan menjadi ruang kreatif bagi pecinta budidaya tanaman serta dapat mengembangkan ekonomi kreatif ke depannya.

“Dengan berkolaborasi antara pencinta tanaman dengan Pemerintah Kota Denpasar diharapkan kegiatan ini dapat berjalan baik serta dapat menarik minat generasi milenial untuk menggeluti dunia usaha yang baru ini,” ujar Rai Mantra. (*/eka)

Baca Juga  KT Yowana Satya Graha dan PKK Sumerta Gelar Aksi Sosial bagi Sembako
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GAYA HIDUP

Hadir di Denpasar, ERBE Aesthetic Siap Manjakan Masyarakat Bali

Published

on

By

de
Dr. Gede Rombiawan selaku owner ERBE Aesthetic membuka secara resmi klinik kecantikan ini pada Rabu (3/3) di Jl. PB. Sudirman No. 7A Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Pandemi Covid-19 saat ini masih terjadi hampir di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia khususnya Bali. Meski ekonomi masyarakat tengah lesu akibat dampak dari pandemi tersebut, namun tak menyurutkan dr. Gede Rombiawan untuk menghadirkan ERBE Aesthetic di Denpasar. Klinik kecantikan dan perawatan yang berlokasi di Jl. PB. Sudirman No. 7A Denpasar ini siap memanjakan masyarakat Bali yang saat ini mulai penat dengan situasi pandemi.

Dr. Gede Rombiawan selaku owner ERBE Aesthetic membuka secara resmi klinik kecantikan ini pada Rabu (3/3) dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pria asal Desa Madenan, Tejakula, Buleleng ini dalam sambutannya mengatakan, walaupun disiapkan mulai dari bulan Desember lalu, namun ia memastikan ERBE Aesthetic bukan merupakan project yang terburu-buru.

“Pada akhirnya sampai juga pada hari ini, opening. Semua berawal dari Desember lalu saya persiapkan semuanya sendiri. Baik mencari lokasi, menyiapkan produk, menyiapkan SDM serta yang lainnya. Meski begitu, project ini saya pastikan tidak terburu-buru dan semua dipersiapkan dengan sangat matang dan serius,” tuturnya.

Grand opening ERBE Aesthetic

Ia juga bersyukur banyak pihak yang turut membantu dalam mewujudkan impian ini. Menurut dokter yang biasa dipanggil Rombi ini, banyak hal yang ia dapatkan di tempat lamanya bekerja. Selain pelajaran juga relasi yang sangat membantu selama ini hingga akhirnya ERBE Aesthetic terwujud di Kota Denpasar.

“Semua memberikan dukungan dan semangat untuk mewujudkan impian saya ini. Kadang hal-hal yang baik adalah hal yang mengejutkan kita. Hal yang tidak pernah kita inginkan terjadi, dan itu akhirnya terjadi dan itu akan membuat hal terbesar di dalam hidup kita,” ujarnya.

Yang menjadi spesial dalam acara grand opening pagi itu ialah kehadiran Ustad Riza Muhammad, sahabatnya yang tak lain merupakan pendakwah kondang Tanah Air. Menurut Rombi, Ustad Riza menawarkan diri siap untuk ikut mempromosikan ERBE Aesthetic.

Baca Juga  Satgas Ubung Kaja Berikan Sembako kepada Keluarga Karantina Mandiri

“Hari ini juga kita kedatangan Ustad Riza Muhammad. Beliau menawarkan diri ke saya akan membantu mempromosikan ERBE Aesthetic. Tentu hal ini menjadi spesial untuk saya. Saya berharap ke depannya ERBE Aesthetic bisa berkembang dan bersaing di dunia aesthetic,” pungkasnya. (gs)

Lanjutkan Membaca

GAYA HIDUP

Pasca Simulasi, Dishub Denpasar Tunda Pelaksanaan CFD di Kawasan Niti Mandala dan Lumintang

Published

on

By

de
PASCA SIMULASI: Pasca simulasi pengunjung membludak, Car Free Day pun ditunda pelaksanaannya di Lapangan Lumintang dan Niti Mandala Renon.

Denpasar, baliilu.com – Dinas Perhubungan Kota Denpasar memutuskan untuk menunda pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Denpasar. Keputusan tersebut diambil lantaran hasil evaluasi saat pelaksanaan simulasi pada Minggu (12/7) lalu. Dimana, dalam simulasi tersebut masih banyak masyarakat yang berkerumun dan sulit untuk diuraikan. Selain itu, penerapan protokol kesehatan masih terabaikan. Demikian diungkapkan Kadishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan saat diwawancarai Jumat (17/7-2020).

Lebih lanjut dijelaskan, memasuki adaptasi tatanan  kebiasaan baru atau normal era baru, Dishub Kota Denpasar selaku pelaksana teknis CFD berencana membuka kembali kegiatan akhir pekan yang sempat ditiadakan lantaran merebaknya Pandemi Covid-19 ini. Pun demikian, pada pelaksanaan simulasi, masyarakat yang hadir begitu banyak. Sehingga masih ditemukan kerumunan masyarakat yang tidak terkendali dan mengabaikan protokol kesehatan.

“Setelah kami coba buka dengan tahapan simulasi, pengunjung CFD membludak, sehingga kondisi di lapangan menjadi berkerumun dan tidak terkendali, dan melihat angka kasus penularan Covid-19 masih tinggi, sehingga sebagai upaya pencegahan kami terpaksa meniadakan kembali CFD di dua tempat, yakni Kawasan Lumintang dan Niti Mandala Renon,” terangnya

Sriawan menjelaskan saat pelaksanaan simulasi, pihaknya mencatat sedikitnya ada 5.000 orang yang datang ke area CFD. Namun jika dilihat dari luas wilayah memang masih representatif,  akan tetap kesadaran masyarakat untuk menjaga jarak dan tidak berkerumun masih sangat minim.

Pihaknya pun tak ingin membatasi masyarakat dalam berkegiatan, namun protokol kesehatan wajib menjadi perhatian bersama untuk dilaksanakan. Hingga saat ini, lanjut Sriawan, Pemkot Denpasar telah menyediakan lajur khusus sepeda, sehingga bagi pecinta gowes atau bersepeda dapat memanfaatkannya kembali lajur sepeda yang telah ada. Sehingga tidak perlu ke CFD jika hendak bersepeda.

Baca Juga  Ni Putu Putri Suastini Koster Mengucapkan Selamat Hari Koperasi Ke-73

“Kami akan terus evaluasi, sehingga jika situasi sudah memungukinkan car free day akan dibuka kembali, namun sembari menunggu evaluasi lanjutan kami berharap masyarakat untuk maklum, hal ini demi kebaikan kita bersama dan untuk mendukung pencegahan penularan Covid-19 ini,” ajak Sriawan. (*/eka).

Lanjutkan Membaca