Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rapat Evaluasi Penyaluran DAK Fisik, Dana Desa, dan KUR/UMi 2020, Badung Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran KUR

BALIILU Tayang

:

de
Sekda Adi Arnawa saat menerima Penghargaan Terbaik II Pendukung Penyaluran KUR Tahun 2020 Kategori Pemda di Gedung Keuangan Negara Denpasar, Kamis (28/1).

Badung, baliilu.com – Dalam rangka evaluasi atas penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Dana Desa dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi ) Tahun 2020, Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali menyelenggarakan Rakor Pemda se-Provinsi Bali Tahun 2021, di Gedung Keuangan Negara Denpasar, Kamis (28/1). 

Dalam kegiatan yang bertemakan “Meningkatkan Kinerja DAK Fisik, Dana Desa dan KUR serta UMi Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Bali” juga disertai dengan dengan  pemberian penghargaan kepada pemda yang berprestasi dalam kinerja pengelolaan DAK Fisik, Dana Desa, dan KUR-UMi Tahun 2020, serta bank penyalur KUR terbaik tahun 2020. Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Badung berhasil meraih Penghargaan Terbaik II Pendukung Penyaluran KUR Tahun 2020 Kategori Pemda yang diserahkan oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bali Tri Budhianto kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa.

Atas diraihnya penghargaan ini, Sekda Adi Arnawa menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan bekerja sama sehingga proses penyaluran KUR di Kabupaten Badung dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai aturan yang berlaku.

Dikatakan Adi Arnawa sinergi antara pusat dan daerah, serta sektor publik dan swasta membentuk harmoni indah dalam pelaksanaan program KUR. Hal itu yang kemudian diwadahi oleh dukungan teknologi dan informasi melalui Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) yang menjadi basis data dan membantu memastikan ketepatan sasaran program KUR di Kabupaten Badung.

Menurut Adi Arnawa KUR merupakan salah satu program kebijakan pemerintah pusat untuk akses pembiayaan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sangat diharapkan pelaku UMKM saat ini agar mampu bertahan dalam menjalankan usahanya. Dikatakan peran pemerintah daerah adalah mensupport dalam pengunggahan data calon debitur potensial ke dalam Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) yang dikelola Kemenko Perekonomian dan manfaat KUR sangat dirasakan oleh pelaku UMKM karena bunga sangat rendah yaitu 6 % per tahun. “Di Badung sendiri sebanyak 22 ribu UMKM potensial yang mesti diinput ke SIKP. Jadi semua pemda menginput data UMKM ke SIKP,” katanya.

Baca Juga  Ikatan Alumni Universitas Udayana Rayakan HUT Ke-48 Secara Sederhana

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa menambahkan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan sesuai fungsinya terus memfasilitasi pelaku UMKM dalam akses pembiayaan, perijinan usaha dan akses pemasaran, karena berkembangnya usaha sangat tergantung dari akses pasar (distribusi). “Kita terus memberikan motivasi, edukasi untuk meningkatkan inovasi agar ke depan UMKM bisa cepat go digital dan bisa on boarding menuju pasar yang lebih luas,” ujarnya seraya menambahkan sinergi antara pemerintah dan swasta sangat menentukan keberhasilan UMKM.

Acara juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma, para sekda dari kabupaten/ kota se-Provinsi Bali. (bt)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Pisah Kenal Kapolresta Denpasar

Harapkan Sinergi dan Kolaborasi Berlanjut Menuju Denpasar Maju

Loading

Published

on

By

Pisah Kenal Kapolresta Denpasar di Kuta
PISAH KENAL: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Nyonya Sagung Antari Jaya Negara berfoto bersama Kombes Pol. Leonardo David Simatupang bersama Nyonya saat menghadiri acara Pisah Kenal Kapolresta Denpasar di Bali Dynasty Resort, Kuta, Badung, Selasa (20/10). (Foto: Hms Dps)

Badung, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri acara pisah kenal Kapolresta Denpasar di Bali Dynasty Resort, Kuta, Badung, Selasa (20/10). Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang menyerahkan tugas Kapolresta Denpasar kepada Kombes Pol. I Wayan Winaya.

Kombes Pol. Leonardo David Simatupang selanjutnya dipercaya mengemban jabatan sebagai Penyelidik Pengamanan Internal Madya TK II Divpropam Polri. Sementara itu, Kombes Pol. I Wayan Winaya sebelum didapuk menjadi Kapolresta Denpasar menjabat sebagai Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda NTB.

Turut hadir Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, jajaran Forkopimda Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, serta undangan lainnya. Hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dan Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian Kombes Pol. Leonardo David Simatupang dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar. Pihaknya juga menyampaikan selamat bertugas kepada Kombes Pol. I Wayan Winaya yang kini mengemban amanah sebagai Kapolresta Denpasar.

“Kami berterima kasih kepada Kombes Pol. Leonardo David Simatupang atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Denpasar. Selamat bertugas di tempat yang baru,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara menegaskan, pergantian kepemimpinan di tubuh Polresta Denpasar diharapkan tidak mengurangi semangat sinergi dan kolaborasi yang selama ini telah terbangun bersama Pemerintah Kota Denpasar. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Pasca Reopening di Tengah Pandemi Covid, Bali Zoo Berikan ‘Special Price’

“Meski pimpinan datang silih berganti, kolaborasi yang telah berjalan baik harus terus dilanjutkan guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Kombes Pol. I Wayan Winaya sebagai Kapolresta Denpasar. Mari terus bersinergi dan berkolaborasi menuju Denpasar Maju,” tambahnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya bertugas sebagai Kapolresta Denpasar. Ia mengapresiasi sinergi Pemerintah Kota Denpasar, jajaran terkait, serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Denpasar.

Pihaknya juga memohon doa restu untuk menjalankan tugas di tempat yang baru serta berharap dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak, termasuk Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Denpasar,” ungkapnya.

Kapolresta Denpasar yang baru, Kombes Pol. I Wayan Winaya, turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi pendahulunya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar. Ia berharap sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Dengan kepemimpinan yang baru, sinergi antara Polresta Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus berlanjut dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terwujudnya Denpasar yang maju dan harmonis.

“Saya berharap dapat bekerja sama dengan semua pihak untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di Kota Denpasar, serta memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Hadiri Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana

Ajak Jajaran Forkopimda Senantiasa Menjaga Kekompakan dan Akur Dalam Menjaga Pulau Dewata

Loading

Published

on

By

Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana di Makodam
PISAH SAMBUT: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Piek Budyakto kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa yang berlangsung di Aula Supardi Lantai III Makodam IX/Udayana, Rabu (21/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Piek Budyakto kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa yang berlangsung di Aula Supardi Lantai III Makodam IX/Udayana, Rabu (21/10/2026). Untuk diketahui, Mayjen TNI Made Putra Widiastawa menggantikan Mayjen TNI Piek Budyakto yang mengemban tugas baru sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Gubernur Koster dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa selaku Pangdam IX/Udayana yang baru. Kepada Mayjen TNI Piek Budyakto, ia mengucapkan selamat bertugas sebagai Pangdam V/Brawijaya yang berkedudukan di Kota Malang.

Lebih jauh ia memberi gambaran, selama ini kerja sama di jajaran Forkopimda Bali telah terjalin dengan sangat baik. “Kami selalu solid dan kompak, dalam suka maupun duka bekerja menjaga Bali,” ujarnya.

Menurut Gubernur Koster, kendati Bali memiliki luas wilayah yang relatif kecil, namun pulau ini istimewa karena menjadi tujuan wisata dunia. “Sedikit saja terjadi sesuatu di Bali, maka pengaruhnya tidak hanya akan dirasakan di tingkat lokal. Tapi akan menjadi berita di seluruh dunia,” ujarnya. Oleh sebab itu, Gubernur Bali dua periode ini mengajak jajaran Forkopimda senantiasa menjaga kekompakan dan akur dalam menjaga Pulau Dewata serta mendukung program pembangunan yang tengah berjalan.

Masih dalam sambutannya, Gubernur Koster menyinggung sinergi sangat baik yang terbangun saat Bali menghadapi masalah distribusi BBM yang cukup mengkhawatirkan baru-baru ini. Saat itu, ia mendapat dukungan penuh dari Pangdam IX/Udayana dengan pengerahan prajurit yang mengatur antrean di SPBU, sekaligus menjadi operator untuk membantu mempercepat pelayanan kepada konsumen. Hal yang sama juga dilakukan Polda Bali dengan membantu pengawalan mobil tangki pengangkut BBM dari depo menuju SPBU. Sama seperti jajaran TNI, Polri juga menerjunkan anggota untuk mengatur antrean agar tak memperparah kemacetan.

Baca Juga  Pasca Reopening di Tengah Pandemi Covid, Bali Zoo Berikan ‘Special Price’

“Terima kasih kepada Bapak Pangdam dan Kapolda beserta jajaran karena telah bekerja keras mengatasi persoalan tersebut. Saat ini, situasi Bali sudah sangat kondusif,” ucapnya.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan selamat bertugas di Bali kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa. Mantan anggota DPR RI tiga periode ini mendoakan agar Pangdam Putra Widiastawa dapat mengemban tugas dengan baik di tanah kelahiran sendiri.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Wayan Koster dan jajaran Forkopimda Provinsi Bali, atas sambutan yang begitu hangat. Sebagai sesama alumni SMAN 1 Singaraja, ia mengaku mengenal Gubernur Koster dengan sangat baik, bahkan mengidolakan sosoknya yang dikenal cerdas. Bagi dia, mendapat mandat dan amanat mengabdi di tanah kelahiran merupakan sebuah kehormatan, sekaligus kebahagiaan. Untuk itu, selama memangku jabatan sebagai Pangdam IX/Udayana, ia akan sepenuhnya mengabdikan diri pada daerah dan masyarakat Bali.

Dalam kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana mohon dukungan kepada jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat. “Karena keberhasilan tugas kami sangat membutuhkan dukungan dari elemen masyarakat, termasuk di dalamnya tokoh masyarakat,” urainya sembari menambahkan bahwa ia akan melanjutkan kerja sama yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya. Dalam penilaiannya, kerja sama yang baik adalah modal utama dalam menjaga stabilitas dan menyukseskan pembangunan Daerah Bali.

Mayjen TNI Piek Budyakto yang bertugas selama 18 bulan sebagai Pangdam IX/Udayana menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur, jajaran Forkopimda dan seluruh masyarakat Bali. “Kami merasa sangat terbantu dalam menjalankan tugas,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Putri Koster Tekankan Kebersihan Lingkungan sebagai Fondasi Kesehatan Masyarakat dan Pariwisata Bali

Published

on

By

Putri Koster Serahkan Bantuan di Desa Songan A
SERAHKAN BANTUAN: Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan saat mendampingi kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Pusat dalam rangka asistensi penguatan peran Posyandu dalam mendukung penanganan sampah di Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Bangli, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata Bali. Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Pusat dalam rangka asistensi penguatan peran Posyandu dalam mendukung penanganan sampah di Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (20/10/2026).

Dalam arahannya di hadapan 150 kader Posyandu dari 15 banjar di Desa Songan, Putri Koster menyampaikan bahwa lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental masyarakat. Karena itu, kepedulian terhadap kebersihan perlu dibangun sebagai kebiasaan bersama, dimulai dari lingkungan keluarga.

Putri Koster secara khusus mengingatkan pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenisnya sejak dari sumber. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik merupakan langkah nyata untuk mencegah pencemaran lingkungan dan meminimalkan risiko penyakit. Ia juga mendorong para orang tua menanamkan kesadaran menjaga kebersihan kepada anak-anak sejak dini agar tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Putri Koster menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap kelestarian lingkungan, kehidupan masyarakat, dan kebudayaan Bali. Oleh karena itu, penerapan kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber serta pembatasan penggunaan plastik sekali pakai perlu terus diperkuat melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Posyandu.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum Tim Pembina Posyandu Pusat, Safriati Safrizal, menekankan bahwa kebersihan lingkungan merupakan salah satu modal utama dalam menjaga daya tarik Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. Menurutnya, kenyamanan dan kesehatan lingkungan menjadi faktor penting yang turut memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung.

Baca Juga  Unud Jadi Tuan Rumah Sosialisasi SNPMB-PTN 2023 Region 8

Safriati mengingatkan bahwa citra Bali sebagai destinasi wisata unggulan harus didukung dengan kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan terbebas dari persoalan sampah, khususnya sampah plastik sekali pakai. Apabila kebersihan tidak terjaga, kondisi tersebut dapat menurunkan kenyamanan wisatawan sekaligus berdampak terhadap citra pariwisata Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Safriati juga menyampaikan apresiasi Tim Pembina Posyandu Pusat kepada Provinsi Bali atas pelaksanaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui Posyandu. Menurutnya, Bali telah menunjukkan kemajuan dalam penguatan peran Posyandu dibandingkan dengan sejumlah daerah lain yang belum melaksanakan keenam bidang SPM secara menyeluruh.

Meski demikian, Safriati mengingatkan agar pelaksanaan enam bidang SPM melalui Posyandu tidak dilakukan secara kaku. Posyandu diharapkan mampu mengembangkan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan, karakteristik, serta potensi masing-masing wilayah, tanpa mengesampingkan pelayanan dasar yang menjadi tugas utamanya.

Khusus bagi Bali yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, Safriati mencontohkan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dikembangkan melalui pelatihan keterampilan bagi generasi muda, seperti pelatihan pemandu wisata, fotografi, maupun peningkatan kemampuan bahasa asing. Pengembangan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sesuai dengan potensi ekonomi daerah.

Selain pengembangan kegiatan pemberdayaan, Safriati menekankan pentingnya penguatan pendataan masyarakat oleh kader Posyandu. Data yang telah dihimpun perlu direkapitulasi, diperbarui, dan ditindaklanjuti melalui koordinasi antarsektor agar kebutuhan masyarakat pada enam bidang SPM dapat teridentifikasi secara lebih menyeluruh.

Ia juga mendorong para kader Posyandu menerapkan pendekatan pelayanan proaktif atau jemput bola dengan mendatangi masyarakat secara langsung. Langkah ini dinilai penting untuk menjangkau warga yang mengalami keterbatasan akses pelayanan, termasuk masyarakat yang sedang sakit, kelompok rentan, maupun warga yang belum memahami mekanisme penyampaian kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Pemecutan Kelod Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Safriati berharap kader Posyandu terus meningkatkan kreativitas, keaktifan, dan inovasi dalam menjalankan tugasnya. Kader diharapkan tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi secara aktif membangun komunikasi dan melakukan kunjungan dari rumah ke rumah agar tidak ada warga yang terabaikan dalam memperoleh pelayanan dasar.

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas sanitasi komunal di Kantor Desa Songan A. Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sanitasi lingkungan dan penyediaan sarana penunjang kegiatan masyarakat, termasuk pelayanan Posyandu.

Pembangunan fasilitas sanitasi komunal direncanakan mulai dilaksanakan pada November 2026. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat sekaligus meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta merawat sarana sanitasi secara berkelanjutan.

Fasilitas sanitasi komunal di Desa Songan A merupakan salah satu dari sepuluh fasilitas sanitasi yang dialokasikan untuk Provinsi Bali. Dari jumlah tersebut, tiga fasilitas dialokasikan bagi Kabupaten Bangli, masing-masing di Desa Songan A, Desa Songan B, dan Desa Belandingan. Pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana sanitasi yang lebih memadai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca