Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rapatkan Barisan Dalam Pengendalian Inflasi Pangan, Bupati Tabanan Hadiri Pertemuan GNPIP Bali-Nusra 2023

BALIILU Tayang

:

tabanan
Bupati Sanjaya saat mengikuti Pertemuan GNPIP Bali-Nusra 2023 yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Rabu (17/5/2023). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Dalam mendukung pentingnya sinergisitas dan digitalisasi dalam kestabilan harga, maupun pengambilan kebijakan pengendalian inflasi, dalam hal ini Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. bergerak merapatkan barisan, serta berkolaborasi dalam segala upaya yang dilakukan Pemerintah, guna mendorong wilayah Bali-Nusra dalam membangun sinergi serta memperkuat aspek digitalisasi. 

Rabu (17/5), sebagai tuan rumah, Bupati Sanjaya mengikuti Pertemuan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Bali-Nusra 2023 yang bertemakan “Sinergi dan Inovasi Ketahanan Pangan melalui Penguatan Kelembagaan dan Digitalisasi: Mepada Payu Antuk Bhuwana Bali Sentosa (Bersinergi Mewujudkan Bali yang Makmur)” yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan. 

Pertemuan itu juga dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Deputi 2 Bapanas Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Anggota DPR RI, para Bupati dan Walikota Se-Kabupaten/Kota di Bali, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Kepala OJK Kantor Regional VIII Bali-Nusra, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Provinsi Bali, Komisi XI DPR RI, Sekda Provinsi Bali, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta jajaran. 

 Pada momentum tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan perihal inflasi sebagai salah satu indikator penentu keberhasilan pembangunan ekonomi. Sebab dengan tingkat inflasi yang tinggi, mengakibatkan daya beli masyarakat menurun pada barang atau jasa yang dibutuhkannya. Selain itu, inflasi yang tinggi juga akan memberikan dampak pada peningkatan kemiskinan yang beberapa tahun ini telah dirasakan akibat pandemi Covid-19. 

Gubernur Koster menerangkan, semakin terkendalinya inflasi hingga pada akhir tahun 2022, merupakan hasil sinergi pengendalian inflasi di Bali yang semakin solid dan didukung oleh berbagai program yang semakin intensif antara jajaran Pemerintah Pusat, Daerah, dan Bank Indonesia dalam mengawal pengurangan inflasi di Bali. “Saya berharap, koordinasi dan sinergi antar-Provinsi, Kabupaten, Kota di Provinsi Bali dan Nusra yang telah terjalin melalui TPID dan Gerakan Nasional Inflasi Daerah, dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi. Kita bersyukur karena selama ini sinergi dan koordinasinya selalu berjalan baik dan setiap minggu sekali diadakan rapat yang dipimpin oleh Mendagri dan hasilnya pun menunjukkan kemajuan dengan cepat,” papar Gubernur Koster. 

Baca Juga  Bupati Tabanan Apresiasi Semangat Gotong-royong Warga Desa Adat Munduk Bun Dalam Membangun

Orang nomor satu di Bali itu juga menjelaskan, berdasarkan hasil rilis dari BPS, inflasi di Bali per April 2023, tercatat 0,04% month to month, dengan capaian ini tingkat inflasi tahunan Provinsi Bali sebesar 4,45% year on year, sedangkan capaian inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan Maret 2023, yang tercatat sebesar 5,46% dan diharapkan pada akhir tahun 2023 inflasi di Bali dapat tercapai sesuai target nasional diantaranya yaitu pada kisaran paling tinggi 4% dan terendah 2%. 

“Untuk mencapai target yang dimaksud, dibutuhkan kerja sama dan sinergi dengan pihak terkait, khususnya dalam upaya stabilisasi harga, pengelolaan permintaan, menjaga kelancaran distribusi serta menjamin ketersediaan pasokan yang sejalan dengan program 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi yang efektif,” ungkapnya. Diperlukan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Bali-Nusra 2023 guna tercapainya visi membangun Bali Era Baru. 

Di momentum itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. A. Fatoni.,M.Si memaparkan terkait solusi pengendalian inflasi, yakni diantaranya agar dijadikan sebagai kunci utama, yaitu prioritas dan sinergi dari semua stakeholder seperti saat penanganan pandemi Covid-19. Kemudian komunikasi publik, aktifkan TPID, aktifkan Satgas Pangan, BBM Subsidi tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu, laksanakan Gerakan Penghematan Energi, Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen, Laksanakan kerja sama antardaerah dan intensifkan jaring pengaman sosial serta BPS (Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia (BI) provinsi untuk terus mengumumkan angka inflasi hingga Kabupaten/Kota. 

 “Saya yakin dengan semangat kebersamaan yang hari ini kita tunjukkan, dapat menunjukkan komitmen kita yang besar untuk bersama-sama mengendalikan inflasi dan bersama mengatasi persoalan-persoalan yang ada di daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pada masyarakat,” jelas Fatoni. 

Baca Juga  Bupati Tabanan Harap Peran Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Lebih Maksimal

Selaras dengan tujuan dari GNPIP kali ini, Bupati Sanjaya mendukung dengan kuat langkah-langkah sinergitas yang dilakukan serta berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai unsur maupun lintas lini guna mengurangi angka inflasi terutama di Tabanan. “Kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan menyatakan akan siap mendukung segala bentuk sinergitas dan kolaborasi dalam upaya penanganan inflasi ini, di Tabanan terutama akan terus kami optimalkan untuk menjaga ketahanan pangan, ini tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat juga,” tuturnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Indonesia dan Thailand Perkuat Kemitraan Strategis, Presiden Prabowo dan PM Anutin Saksikan Penunjukan Dokumen Kerja Sama

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Kerajaan Tailan Anutin Charnvirakul menyaksikan penunjukan dokumen kerja sama di Istana Merdeka, Jakarta.
KERJA SAMA: Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul menyaksikan penunjukkan sejumlah dokumen kerja sama antara Indonesia dan Tailan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul menyaksikan penunjukkan sejumlah dokumen kerja sama antara Indonesia dan Thailand di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 3 Agustus 2026. Penunjukan dokumen tersebut menjadi salah satu hasil konkret dari kunjungan resmi PM Anutin ke Indonesia sekaligus menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang.

Dokumen pertama yang ditunjukan di hadapan Presiden Prabowo dan PM Anutin adalah Roadmap on Strategic Partnership Between Indonesia and Thailand 2026–2030 oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono dan Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Kerajaan Thailand Sihasak Phuangketkeow. Dokumen tersebut menjadi panduan bersama bagi kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis selama lima tahun ke depan.

Selanjutnya, ditunjukkan Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Kerajaan Thailand tentang Kerja Sama dalam bidang Pendidikan, oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti bersama Menteri Pendidikan Kerajaan Thailand Prasert Jantararuangtong. Kesepahaman tersebut menjadi landasan kerja sama kedua negara dalam pengembangan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pertemuan bilateral tersebut menghasilkan sejumlah capaian nyata yang akan memperkuat hubungan kedua negara di masa mendatang. Selain kerja sama antarpemerintah, Presiden Prabowo juga menyambut baik komitmen sektor swasta yang turut memperluas kolaborasi kedua negara.

“Kami juga menyambut baik komitmen kerja sama dan investasi dari sektor swasta yaitu MoU antara Tourism Authority of Thailand dan TransNusa di bidang pariwisata dan konektivitas. MoU antara Bio-Axel dan Pro-Konsilium terkait proyek pengolahan sampah organik,” ungkap Presiden.

Baca Juga  Roadshow di Dua Kecamatan, Bupati Tabanan Menyapa Masyarakat dan Dukung Pembangunan Sekala Niskala

Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi atas kunjungan resmi PM Anutin serta optimistis terhadap masa depan hubungan Indonesia dan Thailand yang semakin erat.

“Yang Mulia Perdana Menteri Anutin, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Yang Mulia, atas komitmen kita bersama untuk memperkuat hubungan kedua negara kita. Saya yakin Indonesia dan Thailand akan terus memastikan kemitraan strategis ini akan membawa manfaat nyata bagi kemakmuran rakyat kedua negara kita,” tutur Presiden.

Pertukaran sejumlah nota kesepahaman tersebut menjadi simbol penguatan kemitraan strategis Indonesia dan Tailan yang tidak hanya berfokus pada hubungan antarpemerintah, tetapi juga mendorong kolaborasi di bidang pendidikan, investasi, pariwisata, dan pembangunan berkelanjutan demi memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat kedua negara. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Penanganan Pemadaman Listrik dan Jaga Stabilitas Harga BBM

Published

on

By

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
KETERANGAN PERS: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran terkait untuk segera mengambil langkah-langkah penyelesaian atas pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 4 Agustus 2026.

“Kami harus akui di beberapa wilayah, khususnya di Kalimantan, masih ada pemadaman-pemadaman beberapa titik. Dan karena itu Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik,” jelas Menteri Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa pemadaman listrik tersebut bukan disebabkan oleh keterbatasan pasokan energi. Bahlil memastikan Kementerian ESDM bersama PLN akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Menurut informasi dari PLN, itu terkait dengan pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya nggak ada masalah,” tuturnya.

Terkait harga bahan bakar minyak (BBM) nasional, Menteri Bahlil mengatakan bahwa Presiden Prabowo mengarahkan agar stabilitas harga BBM, khususnya BBM bersubsidi, tetap terjaga. Menurutnya, pemerintah juga akan mempertimbangkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dengan memperhatikan perkembangan harga minyak mentah dunia.

“Arahan Bapak Presiden memerintahkan agar menjaga harga BBM dengan subsidi untuk tidak boleh dinaikan. Tetapi kalau memang harga ICP dunia menurun, kita juga yang non-subsidinya juga dipertimbangkan untuk disesuaikan dengan harga pasar. Kalau turun ya turun, jangan dinaikan, kira-kira begitu,” tuturnya.

Sementara itu, terkait program hilirisasi, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan seluruh perusahaan nasional yang memperoleh perpanjangan PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) menjalankan komitmen hilirisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Arahan Bapak Presiden harus betul-betul dijalankan sesuai dengan aturan dan kalau ada yang tidak menjalankan sesuai dengan aturan, segera dilakukan langkah-langkah yang terukur untuk kemudian bisa menjalankan sesuai dengan Pasal 33 undang-undang dasar 1945,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Wujud Cihna Bhakti, Bupati Sanjaya Hadiri ‘’Karya Pemelaspasan’’ di Desa Adat Kikian

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Masih Nekat Terobos Lampu Merah? Ini Bahaya dan Sanksi yang Mengintai Pengendara

Published

on

By

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran menerobos lampu merah di simpang empat.
Kecelakaan lalin di simpang empat. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Menerobos lampu merah masih menjadi salah satu pelanggaran lalu lintas yang kerap dilakukan sebagian pengendara. Tindakan tersebut bukan hanya melanggar aturan tapi juga dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengendara lainnya.

Lampu lalu lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) berfungsi untuk mengatur pergantian kendaraan dari setiap arahnya. Ketika ada pengendara yang menerobos lampu merah, risiko tabrakan dengan kendaraan lain sangat tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan korban mengalami luka berat hingga meninggal dunia.

Selain membahayakan keselamatan, pelanggaran tersebut juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Berdasarkan data Korlantas Polri per Mei 2026, sepanjang Januari hingga April 2026 tercatat 56.510 kejadian kecelakaan lalu lintas di berbagai wilayah Indonesia. Tingginya angka tersebut menjadi pengingat bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus terus ditingkatkan untuk menekan angka kecelakaan.

Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib mematuhi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 287 ayat (2), yakni pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Mematuhi lampu lalu lintas hanya membutuhkan kesabaran beberapa detik sehingga dapat menyelamatkan nyawa. Karena itu, setiap pengguna jalan diharapkan selalu disiplin berhenti saat lampu merah demi menciptakan Kamseltibcarlantas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Roadshow di Dua Kecamatan, Bupati Tabanan Menyapa Masyarakat dan Dukung Pembangunan Sekala Niskala
Lanjutkan Membaca