Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sambangi Gudang Logistik BPBD Bali, Sekda Dewa Made Indra Pastikan Penanganan Berjalan Lancar dan Layanan BPBD Tidak Terganggu

Diduga Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Loading

BALIILU Tayang

:

bpbd kebakaran
CEK: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat mengecek langsung lokasi kebakaran gudang BPBD Bali, Rabu (26/6/2024). (Foto: Hms BPBD Bali)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memastikan pelayanan BPBD Bali tidak mengalami gangguan pasca-mengalami musibah kebakaran Rabu (26/6/2024). “Pelayanan tidak boleh terganggu,” kata Sekda Dewa Indra saat mengecek langsung lokasi kebakaran Rabu sore.

Ia meminta agar segera dilakukan penanganan pasca-kebakaran seperti berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemanfaatan gudang logistik milik Kementerian Kesehatan yang ada di Kuta. BPBD Bali juga diminta berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk pengecekan struktur gedung setelah kebakaran termasuk melakukan perencanaan pembangunan gedung kembali dengan mekanisme pergeseran anggaran untuk keperluan mendesak.

Sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin dalam keterangan persnya kepada awak media menjelaskan kronologi kebakaran yang menghanguskan lantai dua gudang logistik tersebut.

Diterangkan Made Rentin, kejadian kebakaran pertama kali diketahui oleh Sekretaris BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya bersama seorang staf dan satpam yang melihat kepulan asap pada bagian atas gedung berlantai dua tersebut. Tiga personil BPBD kemudian melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Mereka membuka pintu dan langsung menuju sumber api di lantai dua, namun karena asap begitu pekat, APAR tidak efektif dan kami langsung mengontak Damkar Kota Denpasar,” urainya. Dalam kurun waktu kurang dari lima menit, Damkar Kota Denpasar dengan gerak cepat menerjunkan tiga armada sehingga api berhasil dijinakkan dalam waktu 1 jam dan 20 menit.

“Pemadaman api sudah tuntas pada pukul 13.20 Wita dan tidak sampai merembet ke lantai satu,” ujarnya.

Patut diketahui bahwa pada saat kejadian gudang dalam keadaan kosong dari petugas karena seluruh personil Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bali sedang melaksanakan pelatihan simulasi tanggap darurat di Margarana, Tabanan.

Baca Juga  Nilai IPS Terbaik, Seluruh Provinsi Se-Indonesia Studi Tiru Pembangunan Statistik di Provinsi Bali

Lebih jauh Made Rentin menginformasikan, kerugian yang timbul akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp. 7,9 miliar. “Kerugiannya kami sudah inventarisir. Untuk gedung diperkirakan senilai Rp. 1 miliar dan logistik yang terbakar mencapai Rp. 6,9 miliar,” sebutnya. Dugaan awal, kebakaran dipicu percikan api yang bersumber dari korsleting listrik.

“Itu dugaan awal kami karena instalasi listrik di gudang logistik memang sudah lama dan usang. Percikan api cepat membesar mengingat di gudang banyak tersimpan material yang mudah terbakar seperti kasur dan masker yang merupakan bantuan donatur saat penanganan Covid-19, terbanyak dari Temasek Singapura,” bebernya. Ia juga meyakini kejadian ini murni musibah dan tak ada indikasi kecurigaan yang mengarah kepada siapapun.

Selanjutnya, BPBD Bali akan fokus pada penanganan dan pembersihan pasca-musibah kebakaran. Sejalan dengan itu, Kalaksa BPBD Bali juga berkoordinasi dengan BPKAD terkait status asuransi gedung yang terbakar. “Kita akan kroscek apakah gedung ini diasuransikan. Jika ia, tentu ini hal positif untuk kita tindaklanjuti,” tambahnya.

Pada bagian lain, Made Rentin juga menginformasikan bahwa BPBD Bali telah berencana melakukan renovasi terhadap gudang logistik tersebut. “Gudang itu memang sudah lama, dibangun tahun 2013 dengan bantuan Kemendagri. Kami sudah lapor ke Bapak Sekda dan Pak Gubernur dan memang sudah direkomendasi untuk renovasi total,” ujarnya.

Mengakhiri paparannya, Made Rentin menegaskan bahwa musibah kebakaran bisa terjadi dimanapun dan kapan saja. Oleh sebab itu, ia mendorong penguatan mitigasi bencana kebakaran khususnya di gedung perkantoran. Kebetulan, ujar Rentin, tanggal 26 setiap bulannya diperingati sebagai Hari Simulasi Bencana (HSB). “Nah, hari ini tanggal 26 dan kami menghadapi musibah yang sesungguhnya, bukan semata simulasi. Musibah seperti ini tidak bisa ditolak atau direncanakan,” paparnya.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Pimpin Apel Siaga Bencana 2025–2026, Ingatkan Pentingnya Kesiapsiagaan Cuaca Ekstrem

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi jajaran BPBD dan seluruh jajaran Pemprov Bali untuk melakukan pengecekan lebih detail terhadap kondisi gedung utamanya instalasi listrik dan peralatan kebencanaan seperti APAR. Dijelaskan Rentin, ada tiga hal yang perlu mendapat perhatian dalam mitigasi yaitu simulasi kerja personil, kelistrikan dan pengecekan APAR. “Yang nomor dua dan tiga sering kurang diperhatikan, tapi sangat riskan,” tandasnya.

Menutup keterangan persnya, Made Rentin meyakinkan bahwa layanan BPBD Bali tidak mengalami gangguan karena bencana kebakaran ini. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

PT Pegadaian (Persero) Kembali Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Published

on

By

Penyaluran bantuan PT Pegadaian bagi korban kebakaran Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
SALURKAN BANTUAN: PT Pegadaian (Persero) melalui Program Pegadaian Peduli kembali menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada 23 Agustus 2026. (Foto: Hms PT Pegadaian)

Lombok Tengah, NTB, baliilu.com – Kepedulian PT Pegadaian (Persero) terhadap masyarakat terdampak musibah kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi korban kebakaran di Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada 23 Agustus 2026.

Melalui PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, bantuan disalurkan melalui PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

Sejak sesaat setelah kebakaran terjadi, PT Pegadaian (Persero) telah bergerak memberikan bantuan tahap pertama kepada masyarakat terdampak. Bantuan awal tersebut berupa sembako serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan warga dalam kondisi darurat.

Bantuan tahap pertama diberikan sebagai respons cepat untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang akibat kebakaran yang melanda kawasan Desa Adat Sade.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra, Edy Purwanto, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sebagai bentuk kepedulian perusahaan sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Sesaat setelah musibah kebakaran terjadi, kami langsung berupaya memberikan bantuan tahap pertama berupa sembako serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat. Ini merupakan bentuk kepedulian PT Pegadaian (Persero) untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Edy Purwanto.

Edy menambahkan, setelah bantuan tahap pertama disalurkan, PT Pegadaian (Persero) kembali menyiapkan bantuan tahap kedua yang akan difokuskan pada kebutuhan logistik masyarakat terdampak.

“Untuk tahap berikutnya, kami akan kembali menyalurkan bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan lainnya. Bantuan tahap kedua ini kami siapkan untuk melanjutkan dukungan kepada masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan, Taufan Nugroho, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan secara bertahap merupakan bentuk komitmen PT Pegadaian (Persero) untuk terus mendampingi masyarakat terdampak.

Baca Juga  Sekda Bali Serahkan Bantuan Sembako kepada PNS Golongan I dan II yang Masuki Masa Pensiun

“Kami berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Setelah bantuan tahap pertama disalurkan sesaat setelah kejadian, kami kembali berkoordinasi untuk memberikan bantuan tahap berikutnya sesuai dengan kebutuhan warga terdampak,” ungkap Taufan.

Menurut Taufan, kebutuhan masyarakat pascabencana tidak hanya muncul pada saat awal kejadian, tetapi juga berlanjut selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan. Karena itu, PT Pegadaian (Persero) berupaya memberikan dukungan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Pegadaian Peduli, sebagai wujud kepedulian sosial PT Pegadaian (Persero) kepada masyarakat di wilayah kerja perusahaan.

Melalui bantuan yang diberikan secara bertahap, PT Pegadaian (Persero) berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat Desa Adat Sade serta mendukung warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascakebakaran.

PT Pegadaian (Persero) Kanwil Bali Nusra melalui PT Pegadaian (Persero) Area Ampenan akan terus memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak serta berupaya memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Dampingi Kunjungan Wamenkes RI di Pustu Dauh Puri

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus meninjau Pustu Dauh Puri.
DAMPINGI WAMENKES: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Wamenkes RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus saat meninjau Pustu Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR dan Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Kemendagri, Dr. Elvin Elyas, S.Sos.,M.Si beserta jajaran ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri/Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat, Jumat (28/8).

Turut mendampingi di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. A.A. Ayu Agung Candrawati, M.Kes., Camat Denpasar Barat, I Putu Eka Pertama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi, perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dan undangan terkait lainnya. Hadir pula Kepala Puskesmas II Denpasar Barat dr. Ni Komang Suarjati dan Kepala Pustu Dauh Puri Made Ardani.

Pada kesempatan itu, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR meninjau sejumlah fasilitas layanan kesehatan yang ada di Pustu Dauh Puri. Layanan tersebut di antaranya Ruang Kesehatan Gigi dan Mulut, Ruang Kesehatan Ibu dan KB, Kelas Ibu Hamil, Ruang Kesehatan Anak dan Imunisasi, serta Ruang Damakesmas.

Usai melaksanakan peninjauan, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR memuji pelayanan yang ada di Pustu Dauh Puri. Pihaknya menyebut untuk sekelas Pustu, Pustu Dauh Puri memiliki pelayanan yang lengkap dengan standar yang baik.

“Lewat perbincangan saya dengan Bapak Walikota, saya mengetahui bahwa angka stunting di Bali merupakan salah satu yang terendah di Indonesia, yakni sekitar 8,2 persen, sementara angka nasional masih berada di 19,8 persen. Karena itu, saya datang ke sini untuk melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana di Bali bisa mencapai angka tersebut, serta strategi apa yang telah dilakukan sehingga nantinya dapat dibagikan dan diterapkan di daerah lain,” ungkapnya.

Baca Juga  Tak Hanya Kejar Angka, FGD IPKD, IID dan IKKD Kejar Kinerja Pemda yang Lebih Baik

Benjamin kemudian menyebutkan, hal di atas menunjukkan bahwa berbagai program dan intervensi yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat telah memberikan hasil yang sangat baik.

“Hal lain yang menurut saya sangat menakjubkan adalah Kota Denpasar memiliki sebuah terobosan yang sudah berjalan selama lebih dari tujuh tahun, yaitu Damakesmas. Terlebih lagi, layanan ini didukung dengan Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam,” katanya.

Lebih lanjut, Benjamin mengatakan, terobosan yang dilakukan Pemkot Denpasar adalah hal yang luar biasa. Tidak hanya inovatif, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Model seperti ini sangat baik untuk dipelajari dan dikembangkan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat Kota Denpasar, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Untuk itu, pihaknya juga berharap pengalaman dan inovasi yang telah dilakukan Kota Denpasar ini dapat terus dipertahankan, dikembangkan, dan dibagikan kepada daerah lain. Hal ini dikarenakan setiap daerah memiliki inovasi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakatnya, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pelayanan publik.

“Saya kira, apa yang kita lihat di Denpasar hari ini menjadi contoh bahwa ketika pemerintah memiliki komitmen, inovasi, dan kolaborasi yang kuat bersama masyarakat, maka capaian yang luar biasa dapat diwujudkan. Semoga praktik-praktik baik dari Denpasar ini bisa direplikasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI ke Pustu Dauh Puri merupakan momentum penting untuk memperkenalkan dan berbagi pengalaman terkait berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang telah dijalankan di Kota Denpasar.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Menteri Kesehatan ke Pustu Dauh Puri. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui penguatan pelayanan kesehatan tingkat pertama,” ucap Jaya Negara.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Wakili Pj. Gubernur Bali Buka Bulan Bahasa Bali VI Tahun 2024

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah bagaimana pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Untuk itu, Pemkot Denpasar terus mendorong penguatan Puskesmas Pembantu (Pustu) agar tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif serta deteksi dini berbagai masalah kesehatan.

“Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi ruang bertukar pengalaman dan masukan. Apa yang sudah baik di Denpasar tentu akan terus kami tingkatkan, dan sebaliknya kami juga terbuka untuk menerima arahan serta kebijakan dari pemerintah pusat agar pelayanan kesehatan di Kota Denpasar semakin baik,” ungkap Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri HUT Ke-61 SMPN 2 Denpasar, Sekda Eddy Mulya Launching Aplikasi Tampan Spentwo

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama Kadis Pendidikan A.A. Gede Wiratama melaunching Aplikasi Tampan Spentwo di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar.
LAUNCHING: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, A.A. Gede Wiratama, saat melaunching Aplikasi Tampan Spentwo dalam rangka HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar, Jumat (28/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membuka Spentwo Festival 5.0 dalam rangka HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar di Lapangan Olahraga SMPN 2 Denpasar, Jumat (28/8). Kegiatan yang mengusung tema The Eternal Power of Ascension tersebut turut dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi Tabungan Menginspirasi Harapan Siswa (Tampan Spentwo).

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan Sekda Eddy Mulya didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, A.A. Gede Wiratama.

Dalam sambutannya, Sekda Eddy Mulya mengucapkan selamat atas HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar. Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang terus dikembangkan sekolah, termasuk upaya menanamkan budaya menabung dan memberikan edukasi keuangan kepada siswa melalui Aplikasi Tampan Spentwo.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan selamat atas HUT ke-61 SMPN 2 Denpasar. Perjalanan panjang ini menjadi bagian penting dalam pembangunan pendidikan di Kota Denpasar. Kami terus mendorong SMPN 2 Denpasar untuk memberikan pendidikan terbaik bagi generasi muda, sejalan dengan program prioritas Bapak Walikota dalam memajukan pendidikan di Kota Denpasar,” ujar Eddy Mulya.

Sekda Eddy Mulya berharap Aplikasi Tampan Spentwo dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam memberikan pemahaman serta membangun budaya menabung dan pengelolaan keuangan sejak dini bagi para siswa.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, menjelaskan bahwa Spentwo Festival 5.0 juga menjadi wadah kreativitas dan pengembangan prestasi. Berbagai lomba yang telah digelar sebelumnya diikuti sebanyak 717 siswa Sekolah Dasar dari kawasan Sarbagita.

“Kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Kami mengapresiasi seluruh siswa SMPN 2 Denpasar yang telah berperan sebagai panitia dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Gusti Ayu Made Seniwati. (eka/bi)

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Wakili Pj. Gubernur Bali Buka Bulan Bahasa Bali VI Tahun 2024

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca