Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sambut Dies Natalis Ke-60, dari Napak Tilas, Donor Darah hingga Kukuhkan 9 Guru Besar

BALIILU Tayang

:

dies
Pimpinan Unud saat mengikuti media gathering Unud di Trans Resort. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Pada 29 September 2022, Universitas Udayana genap berusia 60 tahun. Berbagai kegiatan akan dan telah dilaksanakan untuk menyambut Dies Natalis Unud tersebut. Mulai dari napak tilas Prabu Udayana, gelar donor darah, berbagai acara kekeluargaan, perlombaan menarik, mengukuhkan 9 guru besar, hingga puncaknya dalam rapat senat Rektor Unud Prof. Gde Antara akan mempertanggungjawabkan kerja Rektor selama setahun terakhir.

Hal ini terungkap pada kegiatan Media Gathering Universitas Udayana yang diprakarsai Tim Juru Bicara Universitas Udayana di Trans Hotel, Seminyak Badung, Selasa, 16 Agustus 2022 malam.

Hadir pada acara ini yakni Rektor Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU., para Wakil Rektor, DWP Unud, para Dekan, para Guru Besar yang akan dikukuhkan, Ketua Forum Guru Besar Unud, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD., para kepala Biro, para Ketua Unit, Tim Jubir Rektor, dan rekan-rekan media online, cetak maupun elektronik.

Rektor Unud Prof. Gde Antara. (Foto: gs)

Rektor Unud Prof. Gde Antara mengatakan dalam rangka Dies Natalis Unud pada 29 September mendatang berbagai rangkaian kegiatan sudah dan akan diselenggarakan. Untuk itu, Rektor mengharapkan partisipasi civitas akademika Universitas Udayana untuk bersama-sama merayakan dies natalis ini dengan berbagai kegiatan sehingga berjalan semarak. Baik acara kekeluargaan maupun lomba-lomba.

‘’Bertepatan Dies Natalis ke-60, Unud juga akan mengukuhkan 9 guru besar yang akan dilantik pada 3 September mendatanag,’’ ujar Rektor Prof. Antara. Kesembilan guru besar tersebut, yaitu (1) Prof. Dr. Dra. Ni Made Suaniti, M.Si. (MIPA), (2) Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sutarja, M.S. (Teknik), (3) Prof. Dr. Dra. Ni Luh Ketut Mas Indrawati, M.A. (Ilmu Budaya), (4) Prof. Dr. I Nyoman Suyatna, S.H., M.H. (Hukum), (5) Prof. Dr. Ir. Ketut Ayu Yuliadhi, M.P. (Pertanian), (6) Prof. Dr. Drs. I Nyoman Wijaya, M.Hum. (Ilmu Budaya), (7) Prof. Dr. Ir. I Ketut Suamba, M.P. (Pertanian), (8) Prof. Dr. dr. I Gusti Ayu Sri Mahendra Dewi, Sp.PA(K). (Kedokteran) serta (9) Prof. Dr. Drs.I Putu Anom, M.Par (Fakultas Pariwisata).

Baca Juga  Rektor Unud Prof. Antara Hadiri Seminar Haluan Pembangunan Bali Masa Depan "100 Tahun Bali Era Baru"

Dengan menambah 9 guru besar lagi, kata Rektor, Unud akan memiliki 186 guru besar atau 13 persen dari jumlah dosen yang ada dan ini akan terus naik dan patut disyukuri. Namun Rektor menegaskan sekarang bukan sekedar jumlah yang diharapkan tetapi capaian profesor itu bagaimana bisa diraih dalam usia yang lebih muda. ‘’Itu tantangannya, bagaimana bisa mengukuhkan profesor di bawah umur 30 atau 40 tahun, jangan menjadi profesor sudah umur 64 tahun,’’ ujar Rektor seraya menyebut Unud sudah berinvestasi agar profesor itu lebih cepat.

Dalam setahun kepemimpinan Rektor Prof. Gde Antara, Unud telah menorehkan beberapa capaian. Di antaranya di bidang akademik Unud sudah terakreditasi unggul. Sebelumnya sudah diakreditasi internasional sebanyak 9 prodi, tahun 2022 ini menambah 14 prodi dan tahun depan menambah 12 prodi lagi sehingga tahun 2023 Unud akan memiliki 35 prodi akreditasi internasional. Dengan demikian, dari 118 prodi yang ada di Unud, hampir 70 persen sangat baik, A atau Unggul. Hanya 25 persen terakreditasi B.

‘’Ini patut kita syukuri, makanya kita dorong supaya yang B menjadi Unggul dan yang Unggul menjadi internasional,’’ ucap Rektor dan akan menarget prodi baru yang dibutuhkan masyarakat. Unud juga akan membuat program internasional yaitu Dewan Akademik Internasional yang akan berisikan 13-15 profesor terkenal di seluruh dunia. Mereka akan menjadi dewan akademik untuk menuntun guru besar Unud menjadi berkelas dunia. Dari 43 profesor yang masuk sudah diseleksi menjadi 11, dan 7 profesor berkelas dunia sudah menyatakan siap dan ditargetkan akan dihadirkan di Dies Natalis secara off line.

Tim Juru Bicara Unud, Senja Pratiwi (kanan). (Foto: gs)

Prof. Antara juga menyampaikan pada tahun 2021 Unud telah menyelesaikan 9 proyek, dan tahun ini akan selesai lagi 27 proyek. ‘’Yang menggembirakan, semua gedung dan infrastruktur itu tidak ada masalah setelah sudah ada kejelasan dari pihak berwenang. Sedangkan tahun depan Unud akan membangun 17 infrastruktur dimana tahun ini selesai 39 ruang kuliah baru dan tahun depan ada tambahan 226 ruang kuliah. Sedangkan yang lain-lain memerlukan perhatian untuk bisa dengan cepat kuliah bersama.

Baca Juga  DPM Unud Gelar Dialog Udayana dan Temu Rektor 2023

Sementara itu, Ketua Dies Natalis Ke-60 Dr. Ir. Gede Suarta, M.Si memaparkan dalm rangka Dies Natalis Unud beberapa kegiatan dilaksanakan, di antaranya sudah dilaksanakan napak tilas Prabu Udayana yang dihadiri banyak peserta, juga ada kegiatan kekeluargaan seminar dan pengabdian masyarakat.

‘’Kami juga akan membikin gebrakan donor darah. Semacam pemecah rekor,  supaya mendapatkan 500 kantong darah di satu titik. Untuk itu kami ingin dukungan bapak ibu untuk menggerakkan mahasiswanya,’’ terang Suarta di depan para pimpinan Unud.

Untuk diketahui RS Sanglah per bulan menghabiskan 2.800 kantong darah sedangkan Kabupaten Gianyar per hari  bisa menghabiskan 50-100 kantong. Untuk itu mari kita bangkitkan civitas akademika untuk berdonor darah. ‘’Dalam rangka mendukung PTN-BH, kita harus membuka UPT Donor Darah di RS Udayana,’’ ujarnya.

Sedangkan Ketua Forum Guru Besar Unud, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD. mengatakan untuk menghadapi dunia disrupsi kita harus berubah. Kadang-kadang kita ‘diperkosa’ oleh keadaan seperti Covid-19. Kalau dulu tidak mau online daripada offline, namun sekarang malah memilih online.

Suastika menyatakan keberadaan FGB Unud salah satunya memberikan sumbng saran kepada Rektor dan para pembantunya. Oleh karena itu, pihaknya mencoba mengajak para guru besar Unud di divisinya masing-masing untuk menyampaikan sumbang saran dan beberapa pemikiran di masing-masing divisi yang akan disampaikan pada saat Dies Natalis Unud ke-60 ini.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Gusti Bagus Wiksuana melaporkan mahasiswa yang diterima tahun akademik 2022-2023 sebanyak 7.362 mahasiswa, terdiri dari S1 dan diploma 6.106, Pascasarjana, Profesi, dan Spesialis menerima 1.226. Sebanyak 6.506 mahsiswa mengikuti PKKMB termasuk mahasiswa sebelumnya yang belum mengikuti sedangkan yang lulus 6.157 mahasiswa. Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Baca Juga  KPI Pusat Ajak Pakar dan Akademisi Bahas Perlindungan Hak Cipta Penyiaran di Medsos

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Apel Siaga Pilah Sampah Dipusatkan di Bali, Gubernur Koster Ajak Tuntaskan dari Sumber

10 Desa di Bali Jadi Motor Penggerak Pilah dan Tuntaskan Sampah di Sumber

Loading

Published

on

By

sampah bali
APEL SIAGA: Apel Siaga Pilah Sampah yang dipusatkan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Selasa (7/7) sore. Kegiatan ini adalah rangkaian dari agenda ground breaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilaksanakan pada Rabu (8/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Sebagai barometer nasional, Bali menjadi provinsi pertama yang mengawali gerakan pilah sampah. Gerakan itu ditandai dengan Apel Siaga Pilah Sampah yang dipusatkan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Selasa (7/7) sore. Kegiatan ini adalah rangkaian dari agenda ground breaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dilaksanakan pada Rabu (8/7).

Apel Siaga Pilah Sampah yang dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, didampingi Gubernur Bali Wayan Koster melibatkan ribuan peserta dari berbagai unsur. Kegiatan ini diikuti pelajar SD, SMP, SMA, jajaran Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat merupakan bentuk penguatan gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Gubernur Koster dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi agenda penting untuk menjaga masa depan lingkungan Bali sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Bali sebagai tuan rumah Apel Siaga Pilah Sampah. Momentum ini sangat tepat karena Bali sedang bergerak secara masif dan konsisten menuju Bali bersih sampah,” ujarnya.

Menurutnya, keindahan alam, kelestarian lingkungan hingga ketahanan pangan Bali sangat bergantung pada cara masyarakat memperlakukan sampah. Karena itu, paradigma pengelolaan sampah harus bergeser dari penyelesaian di TPA menuju penyelesaian dari sumber.

“Kita ingin memastikan sampah selesai di tempat dihasilkannya. Baik di rumah tangga, desa, pasar, hotel, restoran, kawasan pariwisata, rumah ibadah, sekolah maupun perkantoran,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menambahkan, gerakan ini sejalan dengan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang diperkuat melalui Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah.

Baca Juga  Rektor Unud Terbitkan Pertor Pencegahan dan Penanganan Perundungan dan Kekerasan Seksual

Ditekankan olehnya, pemilahan sampah bukan sekadar memisahkan sampah organik dan nonorganik, tetapi merupakan perubahan budaya masyarakat dalam menjaga kesucian alam Bali sesuai visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Sampah organik dapat langsung diolah menjadi pupuk yang menyuburkan tanah pertanian, sedangkan sampah nonorganik dapat didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi dan tidak mencemari lingkungan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Bali dua periode ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, desa adat, sektor swasta, TNI, Polri hingga kalangan pelajar untuk menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari.

“Melalui Apel Siaga Pilah Sampah ini, mari jadikan pilah sampah sebagai gerakan harian di setiap rumah tangga di Bali. Small actions, global impact,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq memberikan apresiasi terhadap capaian Bali dalam bidang ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan Indeks Ketahanan Pangan Nasional, Bali menempati posisi ketiga terbaik di Indonesia dengan nilai indeks 79,89, setelah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

“Bali menjadi provinsi dengan ketahanan pangan terbaik ketiga secara nasional. Bahkan Kabupaten Badung menjadi kabupaten terbaik dalam ketahanan pangan nasional. Ini merupakan hasil kerja keras pemerintah provinsi bersama seluruh kabupaten dan kota di Bali,” katanya.

Namun demikian, Hanif mengingatkan bahwa saat ini Bali menghadapi tantangan besar dalam persoalan sampah yang produksinya mencapai 3.500 ton per hari. Dalam penanganan sampah, ia mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Bali, mulai dari deklarasi Bali Bebas Sampah pada April 2025 hingga deklarasi percepatan pengelolaan sampah bersama Menteri Lingkungan Hidup dan seluruh kepala daerah di Bali pada 10 Juni 2026.

Baca Juga  Rektor Unud Prof. Antara Terima Kunjungan Rektor Unhas

“Hari ini kita melangkah lebih jauh lagi melalui Gerakan Pilah Sampah se-Bali. Berdasarkan data kami, Bali merupakan provinsi yang paling masif melakukan aksi pilah sampah di Indonesia, terutama Kota Denpasar dan Kabupaten Badung,” ungkapnya.

Masih dalam sambutannya, Hanif juga mengingatkan pentingnya percepatan pengurangan sampah yang masuk ke TPA karena tingginya risiko kebakaran dan pencemaran lingkungan lainnya.

“TPA Suwung pernah mengalami kebakaran besar pada 2023 bersamaan dengan TPA di daerah lainnya,” ujar dia.

Menurutnya, sampah organik yang ditimbun di TPA menghasilkan gas metana yang mudah terbakar sehingga meningkatkan risiko kebakaran saat musim kemarau.

“Kita tidak ingin kejadian seperti kebakaran TPA Suwung terulang kembali. Bali adalah wajah Indonesia dan destinasi wisata dunia. Karena itu Bali bersih tidak bisa ditawar lagi,” tegasnya.

Hanif berharap seluruh pemerintah kabupaten/kota di Bali segera mempercepat pembangunan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber sehingga target penyelesaian persoalan sampah di Bali dapat tercapai paling lambat Desember 2026.

“Kami berharap Bali benar-benar mampu menyelesaikan persoalan sampahnya paling lambat Desember 2026. Langkah ini memang berat, tetapi menjadi sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan bersama,” pungkasnya.

10 Desa di Bali Jadi Motor Penggerak Pilah Sampah dari Sumber

Apel Siaga Pilah sampah juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada 10 desa dan desa adat di Bali yang telah melakukan pemilahan dan pengolahan sampah di sumber. Kesepuluh desa dan desa adat itu yaitu Desa Sanur Kauh dan Desa Tegal Kerta Kota Denpasar, Desa Kutuh, Gulingan dan Pelaga Kabupaten Badung, Desa Taro, Desa Adat Cemenggoan, Desa Adat Padang Tegal Kabupaten Gianyar, Desa Bengkel Kabupaten Tabanan dan Desa Bakti Seraga Kabupaten Buleleng.

Baca Juga  KPI Pusat Ajak Pakar dan Akademisi Bahas Perlindungan Hak Cipta Penyiaran di Medsos

Selain menerima piagam penghargaan, sepuluh desa dan desa adat terbaik dalam penanganan sampah ini juga menerima bantuan alat pengolah sampah organik skala rumah tangga hasil pengembangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diberi nama Lahsamor (Pengolah Sampah Organik).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan turut hadir dalam Apel Siaga Pilah Sampah. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta Ajak Warga Jembrana Miliki Taman Bali Banten

Published

on

By

giri prasta
TANDA TANGAN PRASASTI: Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, melaksanakan penandatanganan prasasti Pura Desa lan Puseh, Desa Pangyangan saat menghadiri Upacara Karya Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Mapadudusan Alit, Wraspati Kalpa Utama, lan Ngusaba Desa yang bertepatan dengan Rahina Anggara Kasih Medangsia, Selasa (7/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada warga Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, yang bergotong-royong membangun Pura Kahyangan Tiga, yakni Pura Desa lan Puseh, sekaligus melaksanakan Upacara Karya Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Mapadudusan Alit, Wraspati Kalpa Utama, lan Ngusaba Desa yang bertepatan dengan Rahina Anggara Kasih Medangsia, Selasa (7/7).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Giri Prasta menekankan bahwa persatuan, kerja sama, solidaritas, semangat gotong-royong, dan rasa persaudaraan harus menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ngiring sagilik-saguluk salunglung sabayantaka. Dengan begitu, yadnya seberat apa pun akan terasa lebih ringan karena dikerjakan bersama. Hilangkan rasa dengki agar upacara suci, mulai dari persiapan hingga selesai, senantiasa diberikan kemudahan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Giri Prasta menyampaikan keinginannya untuk membangun perekonomian masyarakat yang sehat dan berkelanjutan melalui pengembangan Taman Bali Banten, yakni kawasan khusus yang ditanami berbagai jenis tanaman dan bahan kebutuhan upacara, seperti janur, daun pisang, daun beringin, daun sirih, daun pandan, bunga, kelapa, pisang, pinang, dan tanaman penunjang lainnya. Menurutnya, keberadaan taman tersebut akan memudahkan masyarakat memperoleh sarana upacara sekaligus menggerakkan perekonomian desa.

Ia juga mengingatkan bahwa Pura Kahyangan Tiga merupakan pura tempat berstananya Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi Brahma, Wisnu, dan Iswara. Oleh karena itu, Pura Kahyangan Tiga merupakan milik seluruh krama desa tanpa membedakan kasta maupun strata sosial.

Usai melaksanakan persembahyangan bersama, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, melaksanakan penandatanganan prasasti Pura Desa lan Puseh, Desa Pangyangan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Rektor Unud Minta Dekan Manfaatkan Gedung FMIPA di Kampus Sudirman Seoptimal Mungkin
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Sertijab Danlanal Denpasar

Perkuat Sinergi Menjaga Stabilitas Wujudkan Denpasar Maju

Loading

Published

on

By

walikota jaya negara
SERTIJAB: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sekaligus Pisah Sambut Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Denpasar dari Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun, M.Sc., M.Tr.Hanla kepada Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, S.T., M.M.S., yang berlangsung di Markas Komando Lanal Denpasar, Selasa (7/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sekaligus Pisah Sambut Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Denpasar dari Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun, M.Sc., M.Tr.Hanla kepada Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, S.T., M.M.S., yang berlangsung di Markas Komando Lanal Denpasar, Selasa (7/7).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, jajaran Forkopimda Provinsi Bali, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar AA Putu Gede Wibawa, para Bupati se-Bali, pimpinan instansi vertikal, unsur TNI-Polri, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan atas sinergi dan dukungan yang telah terjalin selama dirinya mengemban amanah sebagai Danlanal Denpasar.

“Terima kasih atas kerja sama, dukungan, dan kebersamaan yang telah terbangun dengan sangat baik selama saya bertugas di Lanal Denpasar. Sinergi yang kuat antara TNI AL, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keamanan wilayah perairan, mendukung penegakan hukum di laut, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya berharap hubungan baik ini terus berlanjut dan semakin diperkuat ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Danlanal Denpasar yang baru, Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program dan kolaborasi yang telah dibangun sebelumnya.

Menurutnya, TNI Angkatan Laut memiliki tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan, menegakkan hukum di laut sesuai kewenangan, serta mendukung berbagai program pemerintah dalam menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah sebagai Danlanal Denpasar. Sinergi yang telah terjalin dengan sangat baik akan kami lanjutkan dan tingkatkan. Kami siap memperkuat koordinasi bersama seluruh instansi terkait dalam menjalankan tugas pokok TNI Angkatan Laut, sekaligus mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Rektor Unud Terima Salinan Keputusan Pembukaan Prodi Bedah Thorax Kardiak dan Vaskular

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun selama bertugas di Denpasar serta mengucapkan selamat datang kepada Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa sebagai Danlanal Denpasar yang baru.

Menurut Jaya Negara, keberadaan Lanal Denpasar memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah pesisir dan perairan yang menjadi bagian penting dari Kota Denpasar sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan kawasan laut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Denpasar. Berbagai sinergi yang telah dibangun bersama Pemerintah Kota Denpasar telah memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara mengucapkan selamat bertugas kepada Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa. Ia berharap kepemimpinan baru mampu semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan, termasuk pengamanan wilayah pesisir, penanggulangan bencana, serta mendukung pembangunan Kota Denpasar.

“Kami percaya sinergi antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Lanal Denpasar akan terus terjalin semakin erat. Melalui kolaborasi yang solid bersama seluruh unsur Forkopimda, kita optimistis mampu mewujudkan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan menuju Denpasar Maju yang berlandaskan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yakni bergotong royong dan bersinergi demi kesejahteraan masyarakat,” kata Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca