Monday, 15 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Satgas Gotong-Royong Desa Adat Bias Kusamba Terus Beraksi, Cegah Covid-19 dari Bawah

BALIILU Tayang

:

de
SATGAS GOTONG-ROYONG DESA ADAT BIAS, Terus bekerja cegah penyebaran Corona di wilayah Desa Adat Bias Kusamba Klungkung.

Klungkung, baliilu.com – Wabah Corona yang melanda dunia, Indonesia dan juga Bali telah berdampak luas terhadap sendi-sendi kehidupan. Namun tidak membuat warga Bali harus berpangku diri. Seperti yang dilakukan Desa Adat Bias Kusamba Klungkung.

Ketika Gubernur Bali memberikan imbauan pada 2 April 2020 tentang pembentukan satgas gotong-royong berbasis desa adat, hanya berselang tiga hari Desat Adat Bias Kusamba merespons dengan membentuk Satgas Gotong-Royong Desa Adat Bias Kusamba pada 5 April 2020. ‘’Setelah Pak Gubernur mengumumkan melalui media dan juga tembusan ke desa adat, kami langsung merapatkan barisan dan membentuk satgas gotong-royong. Karena kami berkeyakinan dengan bersatu padu mencegah penyebaran Covid-19 ini maka wabah ini akan bisa dilenyapkan. Pekerjaan yang berat dan tidak diduga-duga ini bisa menjadi ringan,’’ terang Bandesa Adat Bias Ketut Sudarta yang juga sekaligus sebagai ketua satgas gotong-royong.

de
KETUT SUDARTA, Bandesa dan sekaligus Ketua Satgas Gotong-Royong bersama tim aktif jaga di posko.

Desa Ada Bias begitu cepat merespons imbauan Gubernur, kata Sudarta karena Desa Adat Bias mewilayahi daerah-daerah yang padat lalu-lalang warga, karena ada pelabuhan penyeberangan boat ke Nusa Penida.

Dengan keberadaan satgas gotong-royong ini, kata Sudarta, kita bisa lebih mudah mencegah,  menghambat, dan memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Desa Adat Bias Kusamba. Sehari setelah terbentuk, pada 6 April 2020,  Satgas langsung membuat tempat cuci tangan di tempat-tempat strategis seperti di pelabuhan penyeberangan boat Sekar Jaya, di areal parkiran,  di depan gudang pelabuhan, depan balai banjar, depan pura,  dan depan posko di jalan raya.

Begitu juga Satgas  menyediakan disinfektan di balai Banjar Bias untuk warga, membuat baliho, spanduk tentang Covid- 19 sebagai alat edukasi, melakukan sosialisasi Covid-19 kepada warga baik langsung maupun melalui pengeras suara / corong yang dipasang di posko. ‘’Kami secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh wewidangan Desa Adat Bias setiap 3 hari sekali. Baik di rumah-rumah, di areal pura, balai banjar, kios-kios, dan juga di areal penyeberangan,’’ ungkap Sudarta.

Baca Juga  Status Isolasi Dicabut, Dewa Indra: Warga Abuan Harus Tetap Waspada, Penanganan Covid-19 Belum Berakhir

Satgas juga membagikan disinfektan kepada krama adat untuk digunakan sebagaimana mestinya,  membagikan masker kepada seluruh warga adat Bias, mengawasi warga agar tidak berkerumun di pantai terutama hari suci Hindu agar tidak ramai orang mandi di laut.

Sejak 1 Mei 2020, Satgas juga mengawasi salah seorang warga yang melakukan isolasi mandiri setelah terpapar Covid-19. Satgas melayani keperluan warga yang sedang dikarantina, begitu juga membantu pemberian sembako kepada warga adat pada 23 -4-2020 dan 27-5-2020, dan tetap melakukan penjagaan di posko dari awal sampai sekarang. Tiap hari ada dua kelompok jaga, pagi dua orang mulai pukul 07.00 – 17.00 Wita dan malamnya 5 orang petugas jaga dari pukul 19.00 – 21.00 Wita. ‘’Dua kali pemberian sembako diambil dari dana kas desa adat dan joinan dengan LPD Desa Ada Bias,’’ ujar Sudarta seraya menambahkan tidak mengambil dari dana semesta berencana provinsi karena aturannya ketat dan tidak boleh merata ke semua warga. Dana dari provinsi (BKK) hanya diambil untuk jero mangku kahyangan tiga saja.

Ketut Sudarta menambahkan wabah yang melanda dunia ini memang sulit bisa dituntaskan oleh satu pihak pemerintah saja. Kerjasama semua pihak mesti terus dilakukan. Apa yang sudah dilakukan pemerintah daerah dengan mengajak seluruh stake holder khususnya desa adat adalah langkah yang sangat tepat. Karena desa adat sebagai garda terdepan yang berdekatan langsung dengan warga. Ikatan, sosial, persaudaraan dan agama begitu kuat sehingga segala imbauan, keputusan dari pemerintah sangat efektif dan bisa langsung menyentuh warga.

Ia juga mengaku salut dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  yang sudah mengambil langkah cepat pencegahan terutama menangani pekerja migran Indonesia yang sangat rawan positif dengan dikarantina ketika baru datang/masuk Bali sebelum ke masyarakat. Begitu juga penanganan yang positif dengan segera melakukan tracing dan tes swab sehingga lebih cepat bisa dicegah penyebarannya. ‘’Cuma sekarang yang agak merepotkan memberikan edukasi kepada warga masyarakat yang suka bandel apalagi meboye yang akan bisa meningkatkan penyebaran Corona,’’ ungkap Sudarta.

Baca Juga  Hadiri HUT Ke-20 Meditasi Angka, Wagub Cok Ace Harapkan Meditasi Angka Mampu Menuntun Arah Terbaik ke Depan

Hal ini sudah terbukti, kluster baru penyebaran mulai dari pasar yang semakin massif yang disebabkan ketidakdisiplinan menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menjaga jarak dll.

Ia berharap, jika Bali ingin segera menunju new normal, Bali era baru, tidak ada pilihan lain seluruh warga, objek wisata, hotel, pelayanan publik dll harus ketat menerapkan protokol kesehatan. Hanya dengan perilaku ini maka kita akan bisa berdampingan dengan virus Corona yang sampai saat ini belum ditemukan vaksin dan juga obatnya. (tri)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polri Gelar Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024, 700 Atlet Akan Berlaga Besok

Published

on

By

judo kapolri cup
KEJUARAAN JUDO: Suasana kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024 di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2024). (Foto: humas.polri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024 di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2024). Kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-78 ini dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Peserta Judo Kapolri Cup 2024 tidak hanya diikuti oleh atlet dari Polri, namun juga dari TNI dan Umum. Hal itu menjadi dasar kejuaraan ini diselenggarakan yakni untuk mencetak generasi atlet yang sportif, mandiri dan professional.

Ketua Pelaksana Judo Kapolri Cup 2024, Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid mengatakan, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 700 atlet Judo akan mengikuti pertandingan yang akan berlangsung pada Selasa dan Rabu besok. Adapun atlet yang akan bertanding pada kejuaraan tahun ini dari Polri sebanyak 379 atlet, TNI 34 atlet dan 287 atlet umum (usia 14-21 tahun).

“Alhamdulillah tahun ini peserta yang ikut bertanding pada tahun ini lebih banyak dua kali lipat dimana tahun lalu ada kurang lebih 340 peserta, sekarang ada 700 peserta,” kata Brigjen Yudhi di GBK Basket Hall usai pembukaan Judo Kapolri Cup 2024, dikutip dari humas.polri.go.id.

Yudhi berharap Kejuaraan Judo Kapolri Cup terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Sehingga Indonesia bisa lebih berkiprah lagi pada kejuaraan Judo nasional dan internasional.

“Tentunya banyak prestasi yang hilang di tahun-tahun sebelumnya. Kami berharap dengan kejuaraan seperti ini bisa menambah semangat atlet-atlet baru, kemudian prestasinya lebih bagus,” ucapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Jelang Galungan, Kadisos P3A Bali dan Relawan Bali Bagi Sembako dan THR untuk Lansia dan Anak Sekolah
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka MPLS, Kadis Astika Ingatkan Sekolah Lakukan Kegiatan Bersifat Edukatif dan Kreatif

Published

on

By

mpls di buleleng
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika, S.Pd., M.M., saat membuka secara resmi MPLS Tahun Pelajaran 2024/2025 di SMP N 4 Sukasada pada Senin, (15/7). (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Pentingnya kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif harus di tekankan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hal ini untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, serta mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang aman, ramah anak, sejuk, dan nyaman bagi peserta didik.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika, S.Pd., M.M., saat membuka secara resmi MPLS bagi siswa baru Tahun Pelajaran 2024/2025 jenjang TK, SD, dan SMP yang diadakan di SMP N 4 Sukasada pada Senin, (15/7).

Lebih lanjut, pihaknya berharap sekolah dapat menciptakan kegiatan yang edukatif dan kreatif serta lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para peserta dalam pelaksanaan MPLS.

“Masa pengenalan lingkungan sekolah di Kabupaten Buleleng tidak hanya sekadar perkenalan, melainkan juga bagian integral dari proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional,” ujar Kadis Astika, dikutip dari bulelengkab.go.id.

Ditambahkannya, bahwa pada MPLS kali ini, sekolah harus mengimplementasikan program pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan Di Lingkungan Sekolah (PPKSP) serta fokus pada Gerakan Sekolah Sehat (GSS). Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bebas dari masalah bullying serta kekerasan.

Tidak hanya itu, Pemerintah melalui program Merdeka Belajar dengan 26 episodenya menekankan pentingnya penyesuaian dan penyelarasan paradigma berpikir dalam pengembangan pendidikan, yang harus dimulai dari para pelaku pendidikan untuk kemudian diteruskan kepada anak-anak.

Terkait program Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, Kadis Astika menyampaikan bahwa dukungan sumber daya manusia melalui penempatan tenaga guru PAUD ke SD telah dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran di kelas awal berjalan efektif.

Baca Juga  Update Covid-19 Minggu (26/4) 3 PMI Positif, 5 PMI Sembuh, Dewa Indra: Sebaiknya Tidak Mudik dan Tetap di Tempat

“Pengelolaan pendidikan fase fondasi yang ada di PAUD mesti dilanjutkan di SD kelas awal. Menyikapi hal tersebut, pihak PAUD dan SD serta dukungan para orang tua perlu menyamakan persepsi dan gerak dalam memfasilitasi anak-anak, sehingga apa yang kita lakukan dan apa yang mereka terima sesuai dengan tahap perkembangan anak itu sendiri,” tutupnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPRD Gianyar Beri Pandangan Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2023

Published

on

By

DPRD Gianyar
Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar pada Senin (15/7). (Foto: gianyarkab.go.id)

Gianyar, baliilu.com – DPRD Kabupaten Gianyar menggelar sidang paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 di Ruang Sidang DPRD Gianyar, Senin (15/7).

“Ada empat fraksi yang menyampaikan pandangannya, semua menyatakan setuju dan dilaksanakannya pembahasan lebih lanjut terkait Rancangan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2023,” terang pimpinan sidang I Gusti Ngurah Anom Masta selaku Wakil Ketua DPRD, dikutip dari gianyarkab.go.id.

Fraksi PDI Perjuangan Luh Suciningsih menyampaikan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2023 kembali memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Dimana Tahun Anggaran 2023 merupakan tahun ke-10 secara berturut-turut Kabupaten Gianyar memperoleh WTP. “Ini harus terus dipertahankan dengan melaksanakan setiap catatan-catatan dari BPK yang dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun anggaran 2023 Pemerintah Kabupaten Gianyar,” ujarnya.

Fraksi Golkar I Wayan Gede Sudarta menyampaikan, bahwa antara RPJPD, RPJM, RKPD dan APBD perlu dicermati sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat direalisasikan dalam setiap penyusunan RKA dan APBD setiap tahunnya. Selain itu, Fraksi Golkar juga menyoroti pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Gianyar. “Harapan kita tidak hanya mengejar kuantitas pertumbuhan pariwisata tetapi yang lebih penting adalah quality tourism mengingat masih banyak keluhan terkait fasilitas dasar penunjang pariwisata,” ucapnya.

Terkait sampah dia mengatakan, pemerintah semestinya memberikan ruang dan waktu untuk menguji tingkat kesadaran masyarakat agar benar-benar memahami clean and green. “Perlu edukasi, sehingga pejabat bersangkutan mengemas kepada pejabat di bawahnya sampai ke tingkat desa dan banjar sesering mungkin menginformasikan melalui rapat atau sosialisasi agar terbangun kesadaran masyarakat tentang persampahan sesuai dengan jenisnya,” terangnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Kunjungi Pasar Gotong-royong, Harapkan mampu Percepat Pemulihan Ekonomi Masyarakat Badung

Masalah pendidikan, karena banyak kondisi gedung sekolah yang mengalami kerusakan terutama gedung Sekolah Dasar, Fraksi Golkar mengimbau kepada Dinas Pendidikan untuk memonitoring keberadaan gedung-gedung sekolah yang memerlukan rehab gedung.

Sedangkan Fraksi Demokrat yang disampaikan oleh Ida Bagus Rai Artha mengatakan, pendapatan asli daerah yang terdiri atas pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, supaya dioptimalkan Tahun Anggaran 2024. “Terhadap belanja daerah yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga dan belanja transfer semua bisa ditekan dari yang direncanakan, efisiensi belanja daerah sudah terlaksana, tetapi jangan sampai mengurangi hak masyarakat yaitu kesejahteraan untuk masyarakat,” terangnya.

Fraksi Indonesia Raya yang disampaikan oleh I Gusti Ngurah Agus Supriadi, mengapresiasi capaian target pendapatan daerah yang telah direalisasikan. “Namun, kami juga mendorong agar pemerintah daerah terus mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan lainnya, terutama dari sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa yang menjadi tulang punggung ekonomi Gianyar. Selain itu, upaya peningkatan efisiensi dalam pengelolaan aset daerah harus terus ditingkatkan,” katanya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca